cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
TREN PENELITIAN MANAJEMEN INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT DI INDONESIA Ratna Listyani; Puput Oktamianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14593

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) merupakan salah satu unit pelayanan yang sangat vital di rumah sakit. Berbagai upaya dilakukan agar dapat memberikan pelayanan yang komprehensif kepada pasien dengan berbagai kondisi klinis yang beragam. Diantaranya adalah dengan menggunakan evidence base management yaitu dengan menggunakan basis penelitian sebagai dasar untuk meningkatkan kinerja dan melakukan perbaikan di rumah sakit.  Sehingga makin banyak manajemen rumah sakit yang menggunakan penelitian sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Hal ini akan mendorong para peneliti untuk lebih banyak melakukan penelitian di bidang manajemen rumah sakit khususnya di IGD. Namun dari sekian banyak penelitian yang telah dilakukan, belum ada penelitian yang melakukan analisis isi dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman penelitian manajemen di IGD RS, sehingga bisa diketahui aspek-aspek apa saja yang masih perlu untuk mendapat perhatian dalam penelitian-penelitian selanjutnya. Penelitian ini menggunakan analisis isi terhadap sejumlah artikel yang telah diterbitkan di jurnal-jurnal kesehatan masyarakat di Indonesia yang terindeks SINTA sejak tahun 2013 hingga maret 2023, dengan manajemen di IGD RS sebagai fokus utamanya. Dari kajian ini didapatkan, jumlah artikel yang mengulas tentang manajemen di IGD RS terus mengalami peningkatan, dengan metode penelitian kuantitatif sebagai metode yang paling banyak digunakan. Sedangkan untuk topik penelitian, peneliti lebih cenderung mengangkat topik tentang Manajemen Mutu, dengan kuesioner sebagai instrumen yang paling sering digunakan peneliti untuk pengumpulan datanya. Dari hasil temuan tersebut dapat dilihat bahwa peningkatan jumlah penelitian tidak diimbangi dengan keragaman topik penelitian
FAKTOR FAKTOR YANG BERPERAN TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SISWA SISWI SDN 2 TATAARAN KECAMATAN TONDANO SELATAN KABUPATEN MINAHASA TAHUN 2023 Chyntia L. Rembet; Jootje M. L. Umboh; John S. Kekenusa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14627

Abstract

Anak usia sekolah pada dasarnya memiliki masalah kesehatan yang sangat kompleks dan bermacam-macam biasanya berkaitan dengan soal kebersihan pribadi dan lingkungan, sehingga pada umumnya berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor apa saja yang berperan terhadap PHBS siswa yang ada di SDN 2 Tataaran Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa.Jenis penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kuantitatif.  Data primer diperoleh melalui kuesioner.  Data primer dikumpulkan secara langsung ditempat penelitian. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional.  Sampel penelitian ini adalah siswa siswi kelas 4, 5 dan 6 berjumlah 100 siswa.  Variabel bebas penelitian ini adalah peran guru, peran orang tua, pengetahuan, dan sikap siswa.  Variabel terikatnya adalah PHBS siswa. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan nilai signifikansi p<0,05.  Data dianalisis menggunakan program SPSS versi 20.Hasil penelitian ini adalah, terdapat 2 faktor yang berperan terhadap PHBS siswa siswi SDN 2 Tataaran Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa.  Dari 2 variabel yang berperan terhadap PHBS siswa SDN 2 Tataaran Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa, setelah dilakukan uji multivariat maka didapatkan bahwa faktor peran orang tua sebagai faktor yang paling berperan. Dimana nilai p = 0, 012 dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 3, 087. Peran guru, dan sikap siswa tidak berperan terhadap PHBS siswa yang ada di SDN 2 Tataaran Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa.  Faktor yang paling berperan terhadap PHBS 2 Tataaran Kecamatan Tondano Selatan adalah peran orang tua oleh karena itu diharapkan orang tua lebih memperhatikan, memotivasi, dan memberikan informasi mengenai PHBS kepada siswa.
AKTIFITAS FISIK DAN PAPARAN AUDIO VISUAL TERHADAP USIA MENARCHE DI SMP PUJA HANDAYANI TAHUN 2022 Atma Deviliawati; Dewi Sayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14639

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang terjadi dalam rentang usia 10-16 tahun. Ada kecenderungan bahwa saat ini anak mendapat menstruasi pertama kali pada usia yang lebih muda. Ada yang 12 tahun tetapi ada juga yang usia 8 tahun.. Hal ini dipengaruhi oleh pola makan, berat badan, stres, dan aktivitas fisik. Rangsangan audio visual baik dari percakapan langsung antar teman sebaya, tontonan dari internet atau film-film berlabel dewasa, vulgar menjadi faktor penyebab menstruasi dini. Menstruasi terlalu dini juga disebabkan oleh faktor gaya hidup dan lingkungan, termasuk paparan polusi udara dan gaya hidup yang tidak sehat, faktor gaya hidup yaitu konsumsi junk food berlebih, terlalu banyak konsumsi minuman manis, kurangnya aktfitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktifitas fisik dan paparan audio visual dengan usia menarche. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan  Mei 2022 di SMP Puja Handayani Palembang dengan sampel penelitian sebanyak 33 orang yang diambil dengan tehnik total sampling. Penelitian  ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dan diuji menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian didapatkan variabel aktifitas fisik dengan p value 0.068 dan paparan audio visual dengan p value 0,295. Simpulan variabel aktifitas fisik dan paparan audio visual tidak berhubungan dengan usia menarche, disarankan bagi SMP Puja Handayani untuk melakukan sosialisasi dan bimbingan konseling bagi siswa khususnya mengenai kesehatan reproduksi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN PERAWAT DALAM PENINGKATAN KESELAMATAN PASIEN Heriyati Heriyati; Masniati Masniati; Widya Astuti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14662

Abstract

Hal mutlak yang harus dilindungi dilingkungan rumah sakit berkaitan dengan keselamatan pasien. Perawat yang memiliki interaksi terbesar bersama dengan pasien, sehingga perawat tentunya akan memiliki peran dalam meningkatkan keselamatan pasien. Dalam memberikan pelayanan akan muncul beragam faktor yang akan memengaruhi peningkatan keselamatan pasien. Faktor tersebut dapat dijadikan sebagai fokus perbaikan dan  bahan pertimbangan untuk pihak manajemen dalam peningkatan budaya keselamatan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perawat dalam upaya peningkatan keselamatan pasien. Metode yang digunakan adalah PICO untuk menemukan hasil penelitian yang relevan, dengan penjabaran populasi adalah perawat, intervensi yang digunakan adalah keselamatan pasien, tanpa perbandingan dan outcome yang digunakan adalah faktor yang mempengaruhi perawat dalam meningkatkan keselamatan pasien, kriteria Inklusi yang digunakan yaitu menggunakan artikel atau jurnal nasional dan internasional dengan jangka waktu 5 tahun (2017-2021), dapat di akses asecara full teks, menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, membahas terkait faktor yang berkaitan dengan peran perawat dalam meningkatkan keselamatan pasien. Hasil dari literature review ini diketahui faktor berperan dalam meningkatkan keselamatan pasien adalah pengetahuan yang berkaitan dengan pemahaman insiden keselamatan pasien, sikap, lama bekerja dengan jangka lebih dari 3 tahun, motivasi berupa dukungan dan penghargaan dari kepala ruangan maupun pihak manajemen rumah sakit, supervisi berkala, dan pelatihan terkait kemampuan fokus perawat yang berkaitan dengan keselamatan pasien.  Kesimpulan dari literature review ini yaitu faktor pengetahuan, sikap, lama bekerja, motivasi, supervisi, pelatihan mempengaruhi peran perawat dalam peningkatan keselamatan pasien.
MANAJEMEN DIET DASH SEBAGAI INTERVENSI PADA LANSIA HIPERTENSI: A SYSTEMATIC REVIEW Annisa Febriana; Heryyanoor Heryyanoor
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14669

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi pada berbagai kalangan usia termasuk pada lansia. Manajemen diet hipertensi dengan pendekatan Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) merupakan salah satu intervensi yang dapat diberikan pada penderita hipertensi. Manajemen diet DASH berfokus pada konsumsi makanan yang rendah lemak dan rendah garam untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas dari intervensi manajemen diet DASH pada lansia hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan systematic review. Metode yang digunakan dalam penelusuran artikel yaitu metode PRISMA. Hasil penelusuran terdapat 117 artikel jurnal yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2017-2023 dengan pencarian pada google scholar. Sebanyak 5 artikel terpilih sesuai dengan tujuan penelitian dan kriteria responden yang ditetapkan. Hasil dari 5 artikel yang terpilih menunjukan intervensi manajemen diet DASH efektif diberikan kepada lansia yang menderita hipertensi dengan hasil terjadinya penurunan pada tekanan darah, terjadi peningkatan pada efikasi diri lansia, serta terjadi peningkatan kepatuhan terhadap diet dan pengobatan hipertensi. Manajemen diet DASH dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan yang relatif mudah dan terjangkau untuk diberikan kepada lansia. Pemberian intervensi dapat di modifikasi dengan berbagai metode agar penerapan manajemen diet DASH menjadi lebih optimal, serta diperlukan keterlibatan aktif keluarga untuk mendukung lansia dalam menjalankan manajemen diet DASH yang diajarkan.
The GAMBARAN TINGKAT ANSIETAS LANSIA YANG MENGALAMI PENYAKIT DEGENERATIF DI PUSKESMAS NANGGALO PADANG Rizka Ausrianti; Rifka Putri Andayani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14688

Abstract

Pertambahan umur pada lansia mengakibatkan fungsi fisiologisnya mengalami penurunan akibat proses penuaan, sehingga penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif banyak muncul. Prevalensi penderita penyakit degeneratif di Indonesia yaitu 3,5 juta jiwa dan prevalensi tertinggi terdapat pada umur 55-74 tahun. Lansia juga mengalami gangguan psikologis salah satunya adalah ansietas. Penderita penyakit degeneratif yang mengalami ansietas akan memperlihatkan gejala somatis (timbul gejala pada tubuh), seperti kepala terasa pusing atau ringan, diare, berkeringat, selain itu ansietas dapat juga mempengaruhi proses berpikir persepsi, dan proses belajar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat ansietas pada lansia yang mengalami penyakit degenratif di Puskesmas Nanggalo Padang. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan pada tanggal 28 Maret - 01 April 2022. Sampel berjumlah 56 responden dengan teknik pengambilan sampel non random sampling dengan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kusioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) yang terdiri dari 14 pernyatann. Hasil penelitian didapatkan hasil proporsi lansia yang mengalami tingkat ansietas ringan 76,8 %, tingkat sedang sebanyak 23,2 %. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Sebahagian besar tingkat ansietas pada lansia yang mengalami penyakit degenerative yaiu ansietas ringan. Saran bagi keluarga agar memberikan perhatian dan dukungan kepada lansia agar lansia tidak mengalami ansietas karena dapat berdampak tehadap kualitas kesehatan lansia.
THE EFFECT OF SERVICE QUALITY ON PATIENT LOYALTY IN THE HOSPITAL Putri Aulia Rosmayani; Eva Nur Agustin; Bahiizza Shadrina Zhafarin; Huwaydi Azzam Yusuf; Riswandy Wasir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14692

Abstract

Kualitas layanan kesehatan memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan dan harapan pasien, termasuk standar layanan kesehatan yang optimal dan sumber daya yang dapat diakses. Pasien menuntut layanan kesehatan yang unggul dan berkualitas tinggi yang menghasilkan kepercayaan dan perlindungan yang mengarah pada kunjungan berulang ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak kualitas layanan terhadap loyalitas pasien di rumah sakit melalui metode tinjauan sistematis. Penulis melakukan pencarian literatur menggunakan basis data Google Scholar dan SAGE, termasuk artikel akses terbuka dengan teks lengkap, relevansi, International Standard Serial Number (ISSN), dan diterbitkan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dari tahun 2019 hingga 2022. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kualitas layanan secara signifikan mempengaruhi loyalitas pasien, dengan setidaknya lima dimensi kualitas layanan yang terkait dengan loyalitas, yaitu keandalan, jaminan, daya tanggap, bukti fisik, dan empati. Analisis terhadap tujuh artikel menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas tinggi dapat meningkatkan kepuasan pasien, yang mengarah pada dampak positif pada loyalitas pasien. Dimensi kualitas layanan sangat penting bagi rumah sakit untuk memahami dan menerapkannya untuk menumbuhkan loyalitas pasien dan kunjungan ulang. Penelitian ini meninjau perlunya rumah sakit untuk fokus dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang memenuhi harapan dan kebutuhan pasien. Dengan demikian, rumah sakit dapat meningkatkan loyalitas pasien dan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi pasien dan penyedia layanan kesehatan.
STUDI KASUS TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI MAHASISWA UNTUK BERPRESTASI Despita Pramesti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14708

Abstract

Prestasi merupakan hasil belajar yang dicapai  oleh seseorang setelah melalui proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor –faktor yang mempengaruhi motivasi mahasiswa untuk berprestasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, pada penelitian ini partisipan yang diteliti adalah mahasiswa keperawatan angkatan I, II dan III  yang berprestasi serta mahasiswa yang kurang berprestasi sebagai pembanding, pengambilan data  melalui Focus Grup Discussion (FGD), wawancara mendalam dan triangulasi data kepada  6 orang informan. Hasil penelitian ini menunjukkan: Motivasi mahasiswa untuk mengikuti kuliah dapat timbul karena faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Mahasiswa yang berprestasi semuanya memiliki motivasi yang tinggi dan mahasiswa yang kurang berprestasi semuanya memiliki motivasi yang sedang. Ada keterkaitan antara motivasi dengan prestasi mahasiswa. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi motivasi mahasiswa untuk berprestasi yaitu faktor intrinsik (pribadi) meliputi: keinginan berhasil, harapan, hasrat, cita-cita dan minat. Sedangkan untuk faktor ekstrinsik meliputi: dorongan orang tua, keluarga, teman, pacar, saudara yang bekerja di bidang kesehatan, lingkungan tempat tinggal, lingkungan kampus, kebiasaan belajar dan keinginan menyenangkan orang lain. Kesimpulannya adalah motivasi mahasiswa yang tinggi dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan faktor  ekstrinsik sedangkan mahasiswa yang memiliki motivasi sedang dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik.
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN SEBAGAI SALAH SATU UJI SKRINING RISIKO KERACUNAN PESTISIDA PADA PETANI BAWANG MERAH Ausi Ausi; Yanti Sunaidi; Andi Meinar Dwi Rantisari Thayeb
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14712

Abstract

Pestisida merupakan bahan kimia, yang penggunaanya dapat mengakibatkan keracunan pestisida. Petani bawang merah memiliki risiko keracunan pestisida, keracunan pestisida dapat menurunkan kadar hemoglobin dalam darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kadar hemoglobin sebagai salah satu uji skrining risiko keracunan pestisida pada petani bawang merah. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 subjek, dengan hasil penelitian kadar hemoglobin normal umur 35-42 tahun sebanyak 14 (88%) subjek dan mengalami penurunan hemoglobin sebanyak 2 (12%) subjek. Umur 43-50 tahun memiliki hemoglobin normal sebanyak 5 (36%) subjek dan mengalami penurunan hemoglobin sebanyak 9 (64%) subjek. Berdasarkan penggunaan APD, petani bawang yang merah tidak menggunakan APD sama sekali sebanyak 4 (13%) subjek dan semuanya mengalami penurunan hemoglobin. Petani menggunakan APD tetapi tidak lengkap sebanyak 25 (83%) subjek dengan hasil hemoglobin normal sebanyak 18 (72%) subjek dan mengalami penurunan hemoglobin sebanyak 7 (28%) subjek. Petani mengunakan APD lengkap hanya 1 (4%) subjek dan memiliki hasil hemoglobin yang normal yaitu 16,3 g/dL. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan petani bawang merah di Kelurahan Lakawan Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, lebih banyak memiliki kadar hemoglobin normal yaitu sebanyak 19 (63%) subjek dan mengalami penurunan kadar hemoglobin sebanyak 11 (37%) subjek.
PERBEDAAN EFEK NIKOTIN PADA ROKOK DAN VAPE TERHADAP PENINGKATAN TEKANAN DARAH : LITERATURE REVIEW Fahreza Albar Mulyadi; Afrita Amalia Laitupa; Muslim Andala Putra; Irma Kartikasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14713

Abstract

Merokok dengan kandungan nikotin merupakan penyebab kematian dini di seluruh dunia. Nikotin berperan sebagai obat sympathomimetic dan meningkatan aktivitas simpatik yang berkorelasi peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit jantung. Tujuan review studi ini adalah untuk mengidentifikasi dan membuat kesimpulan berdasarkan temuan riset yang membahas tentang perbedaan efek nikotin pada rokok dan vape terhadap peningkatan tekanan darah. Metode menggunakan literature review dari hasil penelitian tahun 2012-2022 yang sudah terpublikasi di media elektronik seperti PubMed. 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Rokok dan vape dapat meningkatkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Terdapat perbedaan peningkatan tekanan darah yang signifikan atau tidak signifikan pada rokok dan vape antar studi, masih belum diketahui secara pasti bagaimana hal tersebut bisa terjadi walaupun keduanya mengandung nikotin. Simpulannya yaitu peningkatan tekanan darah akibat rokok ditemukan lebih tinggi dibanding vape pada 12 dari 20 literatur, dengan 8 literatur yang hanya membahas peningkatan tekanan darah khusus vape. Hasil analisis penulis berpendapat ada beberapa penyebab yang memungkinkan terjadinya peningkatan tekanan darah yang lebih tinggi pada rokok dibanding vape, antara lain, konstituen non-nikotin lain pada rokok, farmakokinetik rokok yang berbeda dengan vape sehingga retensi nikotin lebih rendah pada vape, metode intervensi hisapan yang berbeda, populasi, dan jenis vape atau rokok yang digunakan.  

Page 38 of 435 | Total Record : 4346