cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
DAYA TERIMA COOKIES ALMOND (Prunus amygdalus) SUBSTITUSI TEPUNG KULIT ARI KEDELAI (Glycine max) untuk MP ASI Khofifatus Sa’adah; Junica Happy Dwi Ananda Budi Anggara; Kikiamyani Kikiamyani; Lovia Ayu Nenda Rizqy Putri; Agung Nugraha; Ika Fitria Rahmawati; Arya Ulilalbab
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14419

Abstract

Kulit ari kedelai dapat digunakan dalam bahan campuran pada olahan pangan yang tinggi kandungan serat dan protein. kulit ari kedelai masih sedikit dimanfaatkan oleh masyarakat. Dalam penelitian ini memiliki manfaat untuk mengetahui daya terima cookies yang berasal dari tepung kulit ari kedelai. Uji mutu hedonik pada 4 parameter yaitu warna, aroma, tekstur dan rasa. Produk cookies terdapat dua perbandingan berbeda antara bahan tepung terigu dan tepung kulit ari yaitu untuk produk 1 (100% : 0%), produk 2 (75% : 25%), dan produk 3 (50% : 50%). Panelis dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Tingkat daya terima terhadap produk 1, produk 2 dan produk 3 berturut- turut untuk parameter warna adalah 87%, 58%, dan 79%; aroma 90%, 62%, dan 87%; tekstur 71%, 71%, dan 85%; rasa 85%, 40%, dan 81%. Berdasarkan hasil uji friedman rank, ada perbedaan antara warna, aroma, tekstur, dan rasa pada ketiga produk dengan nilai sig <0,05 sehingga perlu dilakukan uji lanjut dengan Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Parameter warna, aroma dan rasa yang terbaik yaitu pada perlakuan 1, sedangkan parameter tekstur yang terbaik pada perlakuan 3. Berdasarkan dari uji organoleptik, urutan tingkat kepentingan menurut panelis yaitu parameter rasa, aroma, warna, dan tekstur. Pada penelitian selanjutnya perlu dilakukan reformulasi cookies kulit ari kedelai perlakuan 3 untuk mendapatkan semua parameter dengan nilai terbaik, terutama perbaikan dalam hal warna, aroma dan rasa.
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING LGBT PENYINTAS HIV YANG MENDAPATKAN SIKAP DISKRIMINASI Kuni Kusuma Prahastami; Aris Munandar; Yean Aguste
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14487

Abstract

Stigma masyarakat tentang LGBT dan penyintas HIV sering membuat pelaku LGBT dengan HIV mendapatkan perlakuan diskriminasi yang sangat berdampak pada tingkat psychological well-being. Sementara psychological well-being yang baik sangat diperlukan oleh seorang individu untuk menjalani hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan psychological well-being pada LGBT penyintas HIV yang mengalami sikap diskriminasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Secara lebih spesifik, desain penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan pemilihan partisipan dengan teknik purposive sampling yang karakteristiknya disesuaikan dengan tujuan penelitian. Partisipan penelitian berjumlah 2 orang dengan inisial HW yang berumur 37 tahun dan YS yang berumur 55 tahun. Teknik analisis data yang dipakai berupa reduksi data, penyajian data, dan conclusion drawing/verification. Dari data yang diperoleh dari partisipan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa psychological well-being pada LGBT penyintas HIV yang mendapatkan sikap diskriminasi yaitu HW dan YS bersifat positif. Peran faktor internal yang positif yaitu penerimaan diri (Self-acceptance), perkembangan pribadi (personal growth),tujuan hidup (purpose in life), hubungan positif dengan orang lain (positive relationship with others), penguasaan terhadap lingkungan (environmental mastery), dan kemandirian (autonomy)  memiliki kontribusi yang besar terhadap psychological well-being yang dimiliki oleh HW dan YS sehingga HW dan YS dapat menjalani hidupnya dengan baik meskipun HW dan YS masih mendapatkan perlakuan diskriminatif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN MAHASISWA TERHADAP PENYAKIT LEPRA SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI Velika Elaine Kangnata; Irene Dorthy Santoso
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14521

Abstract

Lepra ialah sebuah penyakit infeksi kronik, yang dikarenakan oleh Mycobacterium leprae, dapat menyerang semua usia. Basil dari Mycobacterium leprae menular lewat droplet yang keluar dari hidung dan mulut di saat kontak erat dengan penderita. Infeksi ini ditandai dengan bercak kemerahan, mati rasa, dan gangguan saraf. Penyakit Lepra ini dapat disembuhkan dengan terapi multidrug (multidrug theraphy), namun jika tidak teratasi maka dapat menyebabkan kerusakan progresif dan permanen pada kulit, saraf, ekstremitas, dan mata sehingga banyak penderita penyakit Lepra merasa dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Tingkat pengetahuan yang baik dapat membantu mengurangi risiko peningkatan kejadian Lepra, salah satunya dengan melakukan penyuluhan. Tujuan studi ini yaitu mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan tentang penyakit Lepra dengan menggunakan video edukasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumangara Angkatan 2021. Studi ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pre-test dan post-test. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2021 – Februari 2022 pada 118 responden. Pengumpulan data memakai kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan 5 responden (4,2%) berpengetahuan baik, 59 responden (50%) berpengetahuan cukup, dan 54 responden (45,7%) berpengetahuan kurang sebelum diberikan penyuluhan, sedangkan setelah penyuluhan sebanyak 98 responden (83,1%) berpengetahuan baik, 19 responden (16%) berpengetahuan cukup, dan 1 responden (0,8%) berpengetahuan kurang. Pada penelitian ini didapatkan perbedaan bermakna tentang pengetahuan Lepra sebelum dan setelah diberikan penyuluhan menggunakan video edukasi (p = 0,000).
PHYTOCHEMICAL SCREENING, TOTAL ANTIOXIDANT ACTIVITY AND TOXICITY TEST ON METHANOL EXTRACT OF ANDROGRAPHIS PANICULATA LEAF Thalia Gabriella Siriwa; Frans Ferdinal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14522

Abstract

Antioxidants are compounds that can inhibit the oxidation of a molecule and neutralize radicals that have a negative impact on cells. In addition, antioxidants can also inhibit the activity of reactive oxygen species (ROS) by regulating the superoxide dismutase enzyme. When the level of ROS is greater than that of antioxidants, an imbalance state called oxidative stress can occur. In this case, antioxidants play an important role in preventing ROS activity. Sambiloto or, "King of Bitter," is one of the herbal plants that contain antioxidants and often used as traditional medicine. Phytochemicals are chemical compounds produced by herbal plants, which can act as anti-inflammatory, antidiabetic, antimicrobial, antiparasitic, antidepressant, anti-cancer, antioxidant, and wound healing. This study aims to increase knowledge about the antioxidant ability and toxicity of Sambiloto leaf. This study used an in-vitro experimental and bioassay study consisting of qualitative phytochemical tests (Harborne), total antioxidant capacity with DPPH (Blois), total phenolic content (Singleton and Rossi), total alkaloid content (Trivedi et al) and toxicity test with BSLT. The results showed that the phytochemical test of Sambiloto leaf extract contained alkaloids, cardio glycosides, flavonoids, glycosides, phenolics, saponins, quinones, steroids, terpenoids, tannins, coumarins, and betacyanins; total antioxidant capacity (IC50=104.22 µg/mL); mean total phenolic content (392.19 µg/mL); mean total alkaloid content (9.47 µg/mL); toxicity test (LC50=107.54 g/mL). It can be concluded that Sambiloto leaf extract has the potential to be antioxidant and cytotoxic.
PENGARUH PENDIDIKAN SEKSUALITAS TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU TENTANG SEKSUALITAS PADA SISWA/I SMP NEGERI 245 JAKARTA Alfaniah Aufa Shidqi Al Widad; Zita Atzmardina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan seksualitas terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang seksualitas pada siswa/i SMP Negeri 245 Jakarta. Penelitian observasional dengan desain analitik cross-sectional ini dengan menggunakan rumus analitik katagorik tidak berpasangan dan didapatkan 158 orang subjek penelitian dengan cara simple random sampling. Data dikumpulkan berupa identitas responden dan penilaian pendidikan seksualitas serta pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang seksualitas yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan disebarkan melalui daring. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian dari 158 sampel didapatkan sebanyak 51,9% siswa/i mendapatkan pendidikan seksualitas dan yang tidak mendapatkan pendidikan seksualitas sebanyak 48,1%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan tidak terdapat pengaruh pendidikan seksualitas terhadap pengetahuan (p value = 0,23), sikap (p value = 0,351; PR = 0,809), dan perilaku (p value = 1; PR = 1,03). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh pendidikan seksualitas terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang seksualitas pada siswa-siswi SMP Negeri 245 Jakarta. Meskipun tidak mendapatkan pendidikan seksualitas dari orang tua dan sekolah, tetapi ada era digital, informasi bisa didapatkan dengan lebih mudah. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti pengaruh pendidikan seksualitas sejak dini terhadap responden yang lebih beragam.
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2020 Eska Adhiyaksa Sugiyanto; Rebekah Malik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14528

Abstract

Mahasiswa merupakan salah satu pengguna sosial media. Prestasi belajar merupakan hal yang sangat penting bagi mahasiswa karena dapat menjadi dasar untuk mendapatkan karir yang bagus di masa depan. Penelitian-penelitian mengenai hubungan media sosial dengan prestasi belajar mahasiswa masih memiliki hasil yang berbeda-beda, ada penelitian yang menyatakan media sosial memiliki pengaruh positif, negatif, maupun tidak berpengaruh sama sekali. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara media sosial dengan prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara agar mahasiswa dapat mengantisipasi faktor yang berpengaruh terhadap prestasi belajarnya. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian sebanyak 144 orang dengan metode consecutive sampling. Data yang dikumpulkan berupa durasi sosial media dan IPK menggunakan kuesioner yang disebarkan secara daring. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 101 orang (70,1%) mahasiswa menggunakan sosial media dengan durasi lebih dari 4 jam per hari sedangkan 43 orang (29,9%) dengan durasi kurang dari 4 jam per hari. Mahasiswa FK Untar angkatan 2020 paling banyak memiliki IPK ?2,75 yaitu sebanyak 120 orang (83,3%), sedangkan yang memiliki IPK <2,75 sebanyak 24 orang (16,7%). Tidak terdapat hubungan antara durasi sosial media dengan IPK Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 (p=0,569). Hal ini menunjukkan durasi sosial media tidak berpengaruh terhadap IPK.
PREVALENCE AND FACTORS ASSOCIATED WITH CARE DEPENDENCY OF CANCER PATIENT UNDERGOING CHEMOTHERAPY Muhamad Zulfatul A'la; Rondhianto Rondhianto; Jon Hafan Sutawardana; Lianawati Lianawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14556

Abstract

Increasing the number of cancer patients need exploration of the impact of cancer and chemotherapy. Care dependency is one impact of chemotherapy treatment and can affect the quality of life. Therefore, the prevalence and factor associated with care dependency of cancer patients undergoing chemotherapy need to be explored. This study aimed to determine the prevalence of care dependency and correlation among depression, hemoglobin level, pain, and fatigue to care dependency of cancer patients undergoing chemotherapy. Cross-sectional study was performed. 388 cancer patient undergoing chemotherapy in Baladhika Husada Hospital Jember, Indonesia was recruited using a consecutive sampling technique. Multivariate logistic regression was used to determine the association..The age of the samples was 51.49 (± 9.71) years old. This study found 29.9% of people have care-dependent conditions. After multivariate analysis, hemoglobin, pain, fatigue, and depression were statistically significant with care dependency. Conclusion: Fatigue has the most significant influence on care dependency of cancer patients undergoing chemotherapy. Further research needs to be analyzed care dependency in cancer patients using multi-center chemotherapy service. Also, the development of nursing interventions to reduce care-dependent conditions needs to be conducted.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK BALITA Wahidanur Wahidanur; Miniharianti Miniharianti; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14558

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak balita. Anak balita yang mendapatkan pola asuh positif dari orang tuanya diprediksi dapat terhindar dari penyimpangan perkembangan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan anak balita wilayah kerja puskesmas Pidie. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang yang memiliki balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pidie sebanyak 368 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 79 orang orang tua dikumpulkan secara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 s/d 29 Juli 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Pidie. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan analisa data dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil uji univariat didapatkan bahwa katagori usia dominan pada katagori dewasa akhir sebanyak (54,4%), pendidikan dominan pada katagori menengah sebanyak (48,1%), pola asuh dominan pada katagori demokratis sebanyak (55,7%), Perkembangan dominan pada katagori sesuai sebanyak (40,5%). Hasil uji bivariat diperoleh semua variabel independen yang signifikan berhubungan dengan Perkembangan anak balita yaitu usia (P= 0,041), pendidikan (P= 0,020), pola asuh (P= 0,016). Penelitian ini diharapkan agar pihak posyandu dapat memberikan pendidikan kesehatan yang lebih terperinci kepada ibu tentang pola asuh yang baik dan bagaimana cara mencapai perkembangan anak yang optimal sesuai dengan usia anak.
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS RATAHAN Gloria Kapahang; Weny Indayany Wiyono; Deby Afriani Mpila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14568

Abstract

WHO menunjukkan pada tahun 2018 sekitar 972 juta orang di dunia menderita hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai karena penyakit ini tidak menunjukan gejala atau tanda yang bisa dilihat secara langsung. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi dibagi menjadi dua, yaitu faktor yang dapat dimodifikasi dan faktor yang tidak dapat dimodifikasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor risiko yang mempengaruhi kejadian hipertensi di Puskesmas Ratahan Periode Desember 2022 – Februari 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian case control. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu Purposive Sampling. Jumlah sampel keseluruhan 60 responden, terdiri dari 30 kelompok kasus dan 30 kelompok kontrol. Analisis data yang digunakan yaitu Chi-Square dan Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi yaitu usia (p = 0,000), sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi yaitu jenis kelamin (p = 0,784), riwayat keturunan (p = 0,434), tingkat pendidikan (p = 0,196), jenis pekerjaan (p = 0,671), tingkat pendapatan (p = 1,000), konsumsi garam (p = 1,000), konsumsi alkohol (p = 1,000), aktivitas fisik (p = 1,000), obesitas (p = 1,000), kebiasaan merokok (p = 0,671), dan stres (p = 0,448). Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor risiko yang mempengaruhi kejadian hipertensi di Puskesmas Ratahan yaitu Usia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, TINDAKAN TERHADAP KEJADIAN ANXIETY PADA PETUGAS COVID-19 DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Fatimah Fatimah; Maryam Latifah Harahap; Rahma Juliani Siregar; Elvi Suryani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14573

Abstract

Sumatera Utara merupakan provinsi dengan kasus positif tertinggi di Indonesia. Petugas covid-19 melakukan tindakan, kontak langsung dengan pasien covid-19 dan bekerja di ruang isolasi, harus juga menjaga jarak dengan keluarga dan teman agar tidak tertular dan menulari, mulai merasakan gangguan kesehatan mental  stress dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, tindakan dengan terhadap kejadian anxiety pada petugas covid-19 di kabupaten tapanuli selatan tahun 2020. Jenis penelitian crossectional Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tim covid-19 setiap puskesmas di Kabupaten tapanuli Selatan, yang menjadi total sampling dalam penelitian ini sebanyak 80 orang. Data dikumpulkan melalui rekam medik dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan  uji Chi-Square pada taraf kepercayaan 95% (P<0,05) . Hasil penelitian menunjukkan uji statistik hasil variabel independen Umur diperoleh nilai Sig 1,000 < p: 0,05, Jenis Kelamin diperoleh nilai Sig 0,623 < p: 0,05, Pendidikan terakhir diperoleh nilai Sig 0,329 < p: 0,05, Status pernikahan diperoleh nilai Sig 0,832 < p: 0,05, lama bekerja diperoleh nilai Sig 0,632 < p: 0,05 berarti tidak  ada hubungan yang signifikan variabel independen dengan dependen. Variabel yang ada hubungan dengan kejadian anxiety yaitu Pengetahuan, sikap dan tindakan, dengan nilai p<0,05. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan meningkatkan program pelatihan terhadap tim covid-19. Puskesmas se Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan meningkatkan peran petugas kesehatan khususnya membuat pelayanan psikology dan pendampingan psikologi petugas tim covid-19.

Page 37 of 435 | Total Record : 4346