cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANJUT USIA DENGAN DM TIPE II DI PSTW “INA” I SAHATI TONDANO Finni Fitria Tumiwa; Angelia Pondaa; Rivolta Alfiko Musak
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14486

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya (PERKENI, 2019). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap kadar gula darah pada lanjut usia dengan DM Tipe II di PSTW “INA” I Sahati Tondano. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan metode pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 12 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, Checklist dan SAP Senam Diabetik, Glucometer untuk memeriksa kadar gula darah pre dan post intervensi. Variabel dalam penelitian ini adalah senam kaki diabetik dan perubahan kadar gula darah pada lansia. Analisa data menggunakan analisis parametrik (paired t-test) dengan uji statistik komputer menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai  p = 0,040 lebih kecil dari pada nilai ? = 0,05. Maka Ho ditolak yang berarti bahwa ada Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah pada Lansia dengan DM Tipe II di PSTW ‘INA’I Sahati Tondano. Terdapat perubahan kadar gula darah pada lansia sebelum dan sesudah dilakukannya pemberian intervensi senam kaki diabetik. Kadar gula darah pada lansia dengan DM Tipe II sesudah dilakukannya intervensi senam kaki diabetik mengalami perubahan atau penurunan kadar gula darah.
PENGAWASAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DALAM MENJAMIN KUALITAS AIR MINUM Atta Isfadhilah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14490

Abstract

Terdapat beberapa air minum di depot air minum isi ulang yang tidak memenuhi persyaratan higiene sanitasi air minum maka  akan menimbulkan berbagai penyakit bagi masyarakat yang mengonsumsi air minum isi ulang seperti diare. Hal ini terjadi disebabkan aspek eksternal yang terdiri dari pengawasan pemerintah, sanksi, dan kerjasama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan terkait pengawasan eksternal depot air minum isi ulang. Penelitian ini merupakan literature review dengan menggunakan berbagai sumber referensi yang didapatkan dari 2 database yaitu Google Scholar dan Pubmed. Artikel yang diperoleh sejumlah 10 artikel penelitian. Pengawasan dari Dinas Kesehatan/Kota pengelola sudah dilakukan tetapi ada hambatan kurang efektifnya pelaksanaan, dan kurang sesuai aturan yang berlaku. Selain dari Dinas Kesehatan, pengelola belum melaksanakan pengawasan karena kurang memahami kebijakan yang berlaku. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan pada depot air minum sehingga dibutuhkan bagian-bagian yang kurang dari proses pelaksanaan pengawasan tersebut. Pengawasan pada depot air minum isi ulang yang maksimal menjadi faktor terpenting dalam keberhasilan pelaksanaan kebijakan terkait pengawasan kualitas air minum isi ulang.
KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN BERDASARKAN DIMENSI RELIABILITY, RESPONSIVNESS, ASSURANCE, EMPATHY, DAN TANGIBLE DI RUMAH SAKIT TINGKAT II ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO Yuke Tyneke Darado; Barnabas Harold Ralph Kairupan; Oksfriani Jufri Sumampouw
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14511

Abstract

Rumah sakit merupakan salah penyedia layanan kesehatan yang diharapkan memberikan layanan yang berkualitas. Kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit merupakan salah satu hal yang penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kualitas layanan keperawatan di Rumah Sakit Tingkat II Robert Wolter Mongisidi Manado. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2022. Responden penelitian ini sebanyak 115 pasien yang diambil secara purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reliability pelayanan perawat diperoleh sebanyak 100 responden (87%) merasa cukup sedangkan 15 responden (13%) merasa kurang, responsiveness perawat menunjukkan sebanyak 101 responden (87,8%) merasa cukup dan 14 responden (12,2%) merasa kurang. Assurance pelayanan perawat menunjukkan sebanyak 98 responden (85,2%) merasa cukup sedangkan yang merasa kurang sebanyak 17 responden (14,8%). Emphaty perawat diperoleh sebanyak 100 responden (87%) merasa cukup sedangkan yang merasa kurang ada sebanyak 15 responden (13%). Kualitas pelayanan dilihat dari tangible menunjukan bahwa sebanyak 100 responden (87%) merasa cukup dan sebanyak 15 responden (13%) merasa kurang. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas pelayanan perawat berdasarkan dimensi reliability, responsivness, assurance, empathy, dan tangible menunjukkan kualitas yang cukup baik sehingga perlu mengupayakan peningkatan kualitas pelayanan perawat melalui pengawasan dan evaluasi terhadap perawat yang melakukan pelayanan terhadap pasien dan memberikan rewards kepada perawat yang sudah memberikan pelayanan secara maksimal terhadap pasien yang datang berkunjung di Rumah Sakit Tingkat II Robert Wolter Mongisidi Manado.
TANGGUNGJAWAB RUMAH SAKIT TERHADAP KELALAIAN MEDIK OLEH TENAGA MEDIS DI RUMAH SAKIT SWASTA JAKARTA Ferdinand Ferdinand; Lia Martilova; Gandi Haryono; Yeni Triana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14529

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis tanggungjawab rumah sakit terhadap kelalaian medik oleh tenaga medis rumah sakit swasta di Jakarta. Oleh karena itu rumah sakit dituntut agar mampu mengelola kegiatannya, dengan mengutamakan pada tanggung jawab para professional di bidang kesehatan, khususnya tenaga medis dan tenaga keperawatan dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Tidak selamanya layanan medis yang diberikan oleh dokter dan tenaga medis lainnya yang ada di rumah sakit, dapat memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan semua pihak. Ada kalanya layanan tersebut terjadi kelalaian dokter dan tenaga medis lainnya yang menimbulkan malapetaka; seperti misalnya cacat, lumpuh atau bahkan meninggal dunia. Kalau hal itu terjadi, maka pasien atau pihak keluarganya sering menuntut ganti rugi. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, hal ini dimaksudkan agar peneliti sejauh mungkin dapat mengetahui apa yang menjadi alat ukur dalam membahas penelitian ini, sehingga dapat mencari setitik kebenaran tujuan dalam penelitian ini. Sumber data berasal dari data sekunder.
HUBUNGAN TINGKAT KONTROL ASMA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA BRONKIAL DI KLINIK INTERNA RSUD KOTAMOBAGU Citra Fatima Marsidi; Weny Indayany Wiyono; Meilani Jayanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14547

Abstract

Penatalaksanaan asma yang efektif bertujuan untuk mencapai kontrol asma yang baik sehingga pasien dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan optimal serta meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kontrol asma dengan kualitas hidup pasien asma bronkial di Klinik Interna RSUD Kotamobagu. Penelitian observasional analitik ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 32 pasien sebagai responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data pasien dikumpulkan dari Januari sampai Februari 2023 menggunakan Asthma Control Test (ACT) untuk mengukur tingkat kontrol asma dan MiniAsthma Quality of Life Questionnaire (Mini-AQLQ) untuk mengukur kualitas hidup. Analisis hubungan antara tingkat kontrol asma dengan kualitas hidup menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh 20 responden (62.5%) yang mempunyai asma terkontrol, 12 responden (37.5%) mempunyai asma tidak terkontrol dan jumlah responden yang memiliki kualitas hidup baik sebanyak 18 orang (56.3%), responden dengan kualitas hidup buruk yaitu 14 orang (43.8%) serta tabulasi silang mayoritas berbanding lurus dimana pasien dengan tingkat kontrol asma yang tidak terkontrol memiliki kualitas hidup buruk sebesar (31.3%) sedangkan pasien dengan tingkat kontrol asma yang tidak terkontrol yang memiliki kualitas hidup baik sebesar (6.3%). Kemudian mayoritas pasien dengan asma yang  terkontrol memiliki kualitas hidup baik sebesar (50%) sedangkan pasien dengan asma yang terkontrol yang memiliki kualitas hidup buruk sebesar (12.5%).  nilai p = 0.00 (< 0.05) pada uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kontrol asma dengan kualitas hidup pasien asma bronkial di Klinik Interna RSUD Kotamobagu. Semakin baik tingkat kontrol asma maka semakin baik juga kualitas hidup.
GAMBARAN IKLIM KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE NOSACQ-50 DI PT X Kharisma Bella Prameswari; Naomi Cimera
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14566

Abstract

Peningkatan kesadaran pekerja atas keselamatan kerja tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan budaya perusahaan. Dalam mencapai budaya keselamatan dapat dilakukan melalui pendekatan keselamatan kerja.  Pendekatan keselamatan kerja ini dilakukan dengan mengimplementasikan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang baik. Salah satu metode yang digunakan untuk pendekatan keselamatan yaitu dengan melalui iklim keselamatan. Iklim keselamatan menggambarkan penerapan kebijakan keselamatan di tempat kerja. Pengukuran iklim keselamatan kerja dilakukan untuk melihat persepsi pekerja terkait penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Salah satu metode untuk mengukur iklim keselamatan adalah dengan menggunakan instrumen NOSACQ-50. Instrumen NOSACQ-50 merupakan suatu kuesioner yang digunakan untuk mengetahui pandangan pekerja terhadap keselamatan kerja di suatu tempat kerja tertentu. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan iklim keselamatan kerja dengan menggunakan metode NOSACQ-50 di PT X Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menggunakan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan skoring berdasarkan metode NOSACQ-50 Berdasarkan data hasil penilaian iklim keselamatan kerja PT X 2022, dapat terlihat bahwa dari ketujuh dimensi yang diukur menunjukkan hasil yang baik dan cukup baik.  Dampak dari penerapan iklim keselamatan ini adalah perilaku keselamatan pekerja. Salain itu, penerapan iklim keselamatan ini dapat mengurangi angka kecelakaan di tempat kerja karena kesadaran pekerja akan keselamatan kerja.
POTENSI EKSTRAK KULIT DAUN LIDAH BUAYA (Aloe barbadensis Miller) SEBAGAI ANTIBAKTERI Shigella sonnei Ray Clara Cendy Regina; Brigita Elsza Liana; Ni Wayan Desi Bintari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14598

Abstract

Shigellosis adalah radang usus besar yang disebabkan oleh infeksi dari genus Shigella salah satunya Shigella sonnei. Pengobatan infeksi shigellosis dapat dilakukan dengan pemberian terapi antibiotik. Namun penggunaan antibiotik secara terus menerus saat ini dikhawatirkan meningkatkan kejadian resistensi antibiotik. Alternatif untuk mengatasi masalah ini salah satunya dengan memanfaatkan tanaman lidah buaya (Aloe barbadensis Miller) yang mengandung senyawa antibakteri aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya efektivitas ekstrak lidah buaya (A. barbadensis Miller) terhadap bakteri S. sonei melalui pengujian in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bakteriologi STIKES Wira Medika Bali pada November- Desember 2022. Pengujian aktivitas antibiotik dilakukan dengan metode sumur difusi. Taraf ekstrak lidah buaya yang digunakan untuk pengujian yaitu konsentrasi 100%, 75%, 50% dan 25%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak lidah buaya (A. barbadensis Miller) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri S. sonei. Daya hambat tertinggi ditunjukkan pada konsentrasi ekstrak 75% dengan diameter 15mm. Pada konsentrasi ekstrak 50% menunjukan zona hambat 13,67 mm dan pada konsentrasi 100% sebesar 8,75 mm. Sementara itu pada konsentrasi 25% tidak terdapat zona hambatan. Berdasarkan hasil tersebut ekstrak kulit lidah buaya (A. barbadensis Miller) memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai antibakteri terhadap bakteri oleh S. sonei.
DETERMINAN TINGKAT KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRAPURI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Era Fazira; Tahara Dilla Santi; Basri Aramico
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14658

Abstract

Coronavirus disease (Covid-19) merupakan virus yang menginfeksi saluran pernapasan yang dapat menular ke sesama manusia dan bisa menyerang siapa saja dari bayi, anak, remaja, dewasa bahkan orang lanjut usia (lansia). Peningkatan kasus covid-19 terjadi secara signifikan di Indonesia hingga menempatin posisi ke 14 dengan kasus tertinggi diseluruh dunia. Sementara di Aceh kasus tertinggi berada di Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan di Pidie. Di Indrapuri juga terjadi peningkatan kasus covid-19 yang signifikan yaitu 0,17 % kasus pada tahun 2020 menjadi 0,86% kasus pada tahun 2021. Sehingga diperlukan kepatuhan penerapan protokol sebagai upaya untuk menanggulangi peningkatan kejadian Covid-19, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Indrapuri tahun 2022.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat usia 10 – 75 tahun yang berada di wilayah kerja Puskemas Indrapuri yang berjumlah 14.912 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode Random Sampling sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 20 April s/d 27 Mei 2022 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Statistik Chi Square test dan Odds Rasio dengan menggunakan program komputer SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, peran tokoh masyarakat, sarana dan prasarana, media informasi, serta kepercayaan dengan tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada masyarakat dengan nilai p-value = 0,000 < nilai ? 0,05.Diharapkan kepada petugas Puskesmas Indrapuri untuk meningkatkan penyuluhan dan pembinaan tentang pentingnya penerapan protokol Kesehatan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFERTILITAS PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) Neneng Fitria Ningsih; Desri Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) dalam Novrika, 2018 memperkirakan kasus infertilitas sekitar 8% - 10% pada pasangan suami istri, gambaran global populasi sekitar 50 - 80 juta pasangan suami istri (1 dari 7 pasangan) atau sekitar 2 juta pasangan infertilitas baru setiap tahun dan jumlah ini terus meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran faktor yang berhubungan dengan kejadian infertilitas pada Wanita usia Subur (WUS). Penelitian ini bersifat kualitatif dengan cara Systematic literature Review penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai September Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan teknik Pencarian artikel-artikel yang berhubungan dengan penelitian dan alur penelitian adalah dengan menyusun sebuah reasearch Question, Melakukan searcing Literatur, Melakukan kritisi dan Menentukan struktur yang logis Analisis data pada penelitian ini yaitu deskriptif yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri, baik hanya satu variabel atau lebih. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang pengertian infertilitas primer sebagian besar adalah kurang. Usia rata rata penderita infertile adalah wanita yang berusia diatan 35 tahun. Pekerjaan yang menyebabkan infertile adalah pekerjaan yang meningaktkan terjadinya stress, obasita juga bias menyebabkan terjadinya infertile akibat polikistik ovary, maslah mentruasi yang membat ovulasi tidak teratur dan gangguan dari uterus seperti endometriosis dan kelainan anatomi juga merupakan factor utama penyebab terjadinya infertilitas. Diharapkan Bagi perempuan yang menginginkan program kehamilan disarankan agar berupaya mencegah terjadinya infertelitas pada wanita dan Tenaga Kesehatan khususnya perawat sebagai bahan masukan agar mampu meningkatkan pelayanan yang berkualitas
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA TERHADAP PERAWATAN ISOLASI MANDIRI COVID 19 Thasya Rohmayanti; Ernawati Ernawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14165

Abstract

COVID 19 ditemukan pertama di kota Wuhan, China dan dengan cepat menjadi wabah di dunia, termasuk Indonesia. Akibatnya diterapkan lockdown untuk mencegah penularan virus Corona. Salah satu hal yang penting adalah pengetahuan tentang cara isolasi mandiri yang benar diperlukan untuk mengurangi penyebaran virus COVID 19. Penelitian ini ditujukan untuk mencari hubungan tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa terhadap perawatan isolasi mandiri COVID 19. Penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional pada 96 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik Non-Random Sampling. Data diambil menggunakan kuesioner dalam bentuk google form dan data diolah menggunakan aplikasi statistik dengan melakukan uji fisher exact. Hasil penelitian yaitu mahasiswa dengan pengetahuan baik dengan sikap positif maupun negatif berjumlah 80 orang dan mahasiswa dengan pengetahuan  serta memiliki sikap positif maupun negatif berjumlah 16 orang. Analisis penelitian ini menunjukkan hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan terhadap sikap perawatan isolasi mandiri COVID 19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara dengan p value < 0,05 dan PR 1,06. Mahasiswa dengan pengetahuan baik dan sikap positif sebanyak 53 orang (55,3%), mahasiswa dengan pengetahuan baik dan sikap negatif sebanyak 27 orang (28,1%), mahasiswa dengan tingkat pengetahuan cukup dan sikap negatif sebanyak 16 orang (16,7%), dan tidak terdapat mahasiswa dengan tingkat pengetahuan cukup dan sikap positif.

Page 36 of 435 | Total Record : 4346