cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA HIDUNG MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Ari Usman; Sabila Pratiwi; Alvi Nur Ilmi br.Ginting; Zahrani Nabilah; M. Abu Fattahillah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15778

Abstract

Di Zaman yang cukup canggih pada saat ini, perkembangan teknologi sangatlah pesat dan kecerdasan Buatan telah membawa perubahan yang cukup signifikan dalam bidang Kesehatan, dimana sudah umum digunakan dalam aplikasi medis yang dimana sebagai pelengkap dalam menemukan solusi permasalahan pada dunia medis. Timbulnya teknologi kecerdasan buatan pada bidang kesehatan mempercepat pengembangan aplikasi sistem pakar pada layanan Kesehatan, satu diantaranya yaitu proses diagnosa penyakit dengan akurasi yang cukup baik. Untuk menentukan sebuah diagnosis, biasanya mengharuskan kita untuk pergi ke dokter ataupun pelayanan Kesehatan. Akan tetapi, pada zaman sekarang ini kita dapat melakukan diagnosa terhadap suatu penyakit hanya melalui aplikasi secara mudah dan juga instant. Terdapat beragam jenis penyakit yang dialami suatu individu, diantaranya penyakit pada hidung atau umumnya sering disebut dengan penyakit THT. Sangat banyak keluhan  penyakit  THT terutama pada hidung  yang  ditemui  dalam kehidupan kita sehari-hari, diantaranya penyakit Sinusitis, Polip Hidung, dan pilek. Survey ini bertujuan untuk memvalidasi sistem pakar yang telah dikembangkan dalam berbagai konteks dan domain penyakit  atau studi kasus untuk membuktikan efektivitas dan keandalan system, membantu dalam penyebaran pengetahuan tentang sistem pakar diagnosa penyakit kepada komunitas ilmiah, praktisi kesehatan, dan pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini memungkinkan peneliti dan praktisi lain untuk mempelajari, mengadopsi, dan mengimplementasikan sistem yang telah dikembangkan dalam praktik mereka serta dengan melakukan survey tentang sistem pakar ini, penulis berharap dapat berkontribusi pada peningkatan diagnosa medis secara keseluruhan dan memberikan manfaat bagi pasien dan praktisi kesehatan.
EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM): UJI FITOKIMIA, ANALISA SIDIK JARI, KAPASITAS TOTAL ANTIOKSIDAN, DAN PENENTUAN KADAR FENOLIK Alexa Griffith Jaya Leslie; Shirly Gunawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15922

Abstract

Stres oksidatif terjadi karena adanya ketidakeimbangan antara produksi Reactive Oxygen Species (ROS) dalam sel dengan kemampuan sistem biologis untuk mendetoksifikasi ROS. Proses oksidasi yang terjadi di bawah pengaruh ROS dapat dihambat dengan antioksidan, dimana antioksidan berperan dalam mekanisme pertahanan organisme terhadap patologi yang berhubungan dengan serangan radikal bebas. Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) merupakan salah satu tanaman yang mengandung antioksidan alami. Jahe merah telah digunakan turun temurun oleh masyarakat Indonesia untuk mengobati nyeri tenggorokan, gatal, masuk angin, muntah, maupun diare. Selain itu, beberapa penelitian terbaru mengungkapkan bahwa jahe merah juga memiliki efek farmakologis seperti antiinflamasi, antidiabetes, antimikroba, antidepresan, antikanker dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan kandungan fitokimia, kadar antioksidan, kadar fenolik, serta kadar senyawa terpenoid pada ekstrak jahe. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental in vitro, dengan sampel ekstrak jahe merah yang didapatkan dari metode ekstraksi maserasi dengan pelarut methanol. Skrining fitokimia dilakukan dengan metode Harborne, uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode Blois menggunakan DPPH, kadar total fenolik dilakukan dengan metode Singelton, serta skrining High-Performance Thin-Layer Chromatography (HPTLC) untuk menganalisa profil sidik jari senyawa terpenoid pada ekstrak jahe merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jahe merah memiliki kandungan fitokimia seperti alkaloid, flavonoid, kardioglikosida, glikosida, saponin, kumarin, fenolik, kuinon, betasianin, steroid, terpenoid; kapasitas total antioksidan dengan IC50 sebesar 125,437 µg/mL, yang mengindikasikan antioksidan dengan aktivitas sedang; kadar total fenolik sebesar 4.065,7 ?g/mL; serta profil HPTLC dengan spray reagent vanilin sulfat menunjukkan nilai Rf 0,11 pada terpenoid 1, Rf 0,29 pada terpenoid 2, Rf 0,46 pada terpenoid 3, dan Rf 0,77 pada terpenoid 4 yang mengindikasikan bahwa jahe merah mengandung terpenoid.
ANALISIS SIDIK JARI, KAPASITAS TOTAL ANTIOKSIDAN SERTA UJI FITOKIMIA PADA EKSTRAK METANOL DAUN SIRIH (PIPER BETLE L.) Darlene Zaneta; Frans Ferdinal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15923

Abstract

Ketidakseimbangan antara produksi dan akumulasi reactive oxygen species (ROS) dalam sel dan jaringan dapat memicu stres oksidatif. Kerusakan akibat stres oksidatif dapat dicegah dengan antioksidan yang memiliki peran untuk menetralisir radikal bebas sekaligus melindungi sel-sel yang normal. Piper betel L. atau yang dikenal dengan tanaman sirih merupakan salah satu tanaman yang memproduksi antioksidan. Piper betle L. seringkali dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan kandungan fitokimia, kadar antioksidan, serta kadar senyawa terpenoid pada ekstrak daun sirih. Penelitian ini merupakan penelitian eskperimental dengan teknik in vitro dan bioassay. Uji in vitro meliputi uji fitokimia yang melibatkan 12 senyawa metabolik sekunder yang terdiri dari alkaloid, antosianin dan betasianin, kardioglikosida, koumarin, flavonoid, glikosida, fenol, kuinon dan fenolik. Kemudian, uji kapasitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Selain itu, profil High Performance Thin Layer Chromatography (HPTLC) juga dilakukan dalam penelitian ini untuk melihat apakah terdapat terpenoid dalam ekstrak Piper betle L. Hasil penelitian menunjukkan skrinning fitokimia ekstrak Piper betle L. mengandung kumarin, flavonoid, steroid, alkaloid, antosianin, glikosida, kardioglikosida, kuinon, terpenoid, tanin dan fenolik; aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 44,929 µg/mL yang mengindikasikan antioksidan yang sangat kuat; serta Profile HPTLC dengan nilai Rf 0,39 dan 0,77 yang mengindikasikan adanya terpenoid.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGGAH MULO KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2023 Winda Gustina; Anwar Arbi; Vera Nazhira Arifin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15952

Abstract

Pemerintah Indonesia memiliki kewajiban untuk memajukan  dan menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan agar penduduk lanjut usia dapat terus hidup mandiri dan produktif secara sosial dan ekonomi. Dengan meningkatnya harapan hidup, jumlah orang lanjut usia meningkat dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian  ini utnuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Singgah Mulo Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriftif analitik dengan pendekatan Cross- Sectional. Populasi  dalam penelitian ini adalah lansia umur 60-69 tahun di Desa Bener Meriah, Desa Pulo Intan, Desa Rimba Raya, Desa Simpang Lancang, Desa Musara Pakat Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah Berjumlah 160 orang. Pengambilan sampel sebanyak 160 responden menggunakan teknik  total population.  Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 16-26 Januari 2023 dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat  dengan menggunakan uji  Chi- Square menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 51,2 % lansia tidak memanfaatkan posyandu lansia, 58,8 pengetahuan lansia kurang baik 65,6% sikap  lansia negatif , 55,0 % keluarga tidak mendukung, 60,0% kader tidak berperan, 47,5% tokoh masyarakat tidak mendukung. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan lansia (p value 0,012 ), sikap  lansia (p – value = 0,002), dukungan keluarga (p –value =0,001), peran kader (p –value=0,002), tokoh masyarakat (p-value=0,026) dengan pemanfaatan posyandu lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Singgah Mulo Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah Tahun 2022. Disarankan kepada pihak puskesmas agar lebih banyak memberikan pembinaan dan pelatihan program kesehatan kepada kader posyandu guna meningkatkan pengetahuan dan kemauan bagi para lansia untuk meningkatkan pemanfaatan  posyandu  lansia.
IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO DISTRESS DAN PROGRAM PENANGGULANGAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR DI TEMPAT KERJA Anto Yamashita Saputra Saputra; Dadan Erwandi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15953

Abstract

Pendahuluan: Penyakit kardiovaskular merupakan jenis penyakit tidak menular yang menyumbang angka kematian tertinggi yang salah satu faktor risikonya adalah distress. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa 17 juta orang di dunia meninggal per tahunnya akibat penyakit kardiovaskular. Berdasarkan data laporan investigasi PT X, terdapat 20 kasus kematian di tempat kerja (illness fatality), 90% diantaranya disebabkan penyakit kardiovaskular. Metode: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko signifikan terhadap distress dan program penanggulangan distress di tempat kerja. penelitian ini menggunakan metode literartur review dengan menggunakan kata kunci illness fatality, distress, kardiovaskular, dan penanggulangan distress pada pekerja melalui database elektronik. Hasil: Dari penyaringan diperoleh 15 jurnal yang relevan yang dapat mengidentifikasi faktor risiko signifikan terhadap distress dan program manajemen distress. Simpulan: Faktor risiko signifikan terhadap distress pada pekerja adalah durasi kerja, ambiguitas peran, konflik peran, kurangnya alat pelindung diri, masa kerja, beban kerja, job insecurity, iklim organisasi, pengembangan karier, work life balance, hubungan interpersonal, jenis kelamin, pendidikan dan usia. Sementara program manajemen distress dapat dilakukan melalui intervensi primer, sekunder dan tersier.
PENILAIAN RISIKO KESEHATAN PAJANAN PELARUT ORGANIK MEK DENGAN METODE SQRA PADA PEKERJA INDUSTRI ALAS KAKI PT. X Ratu Aam Amaliyah; Sjahrul M. Nasri Nasri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16010

Abstract

Pekerja di pabrik pembuatan sepatu di negara berkembang setiap hari terpapar campuran kompleks pelarut organic. Proses produksi pembuatan sepatu dimulai dengan proses memotong, mengelem, menjahit, mewarnai dan melapisi sepatu. Risiko terbesar terhadap toksisitas akibat kerja terdapat dalam proses pengeleman karena adanya pajanan pelarut organik. Salah satu pelarut organik yang sering digunakan di pabrik pembuatan sepatu salah satunya adalah metil etil keton (MEK). Paparan bahan kimia metil etil keton di tempat kerja dapat menimbulkan bahaya Kesehatan, penilaian risiko Kesehatan melalui inhalasi menggunakan metode SQRA Singapura diperlukan untuk menilai jumlah risiko paparan bahan kimia terhadap kesehatan pekerja di PT. X. The German Q18 Questionnaire merupakan kuisioner yang digunakan untuk mengumpulkan data keluhan kesehatan pekerja PT.X terhadap gejala neurotoksik. Informasi tentang bahan kimia dari website Pubchem serta Echa Europe digunakan untuk menentukan tingkat bahaya. Adapun tingkat pajanan didapatkan dari faktor pajanan dan indeks pajanan, data tersebut diperuntukan untuk penetapan tingkat risiko. Tingkat pajanan dari Metil etil keton  (MEK) adalah 3,1 dan memiliki tingkat risiko 3 (risiko moderat). Sebanyak 33,3% (3 responden) memiliki gejala neurotoksik positif dan 66,7% (6 responden) lainnya memiliki gejala neurotoksik negatif.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK, KUALITAS TIDUR, DAN STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP KESEHATAN SISWA SMP DAN SMA PADA ERA COVID-19 DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Hanna Elga Sulu; Fatimawali Fatimawali; John Socrates Kekenusa; Aaltje Manampiring
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16038

Abstract

Kualitas hidup pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain kesehatan fisik, kesehatan psikologis, persepsi diri, hubungan orang tua, finansial, lingkungan dan hubungan sosial. Status gizi ialah satu dari beberapa faktor yang dapat membuat kualitas hidup pada remaja menjadi menurun atau bahkan meningkat. Masalah gizi remaja perlu mendapatkan perhatian khusus karena berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta munculnya dampak pada masalah gizi remaja yaitu kejadian berbagai penyakit. Meskipun banyak orang yang mengetahui manfaat fisik dan psikologi dari aktivitas fisik namun masih terdapat beberapa faktor yang mengambat dan menyebabkan rendahnya aktivitas fisik di kalangan remaja. Perkembangan teknologi dan gaya hidup pada generasi muda saat ini menyebabkan terjadinya banyak perubahan, terutama pada frekuensi dan intensitas aktivitas fisik, kualitas tidur, kualitas hidup, kesehatan fisik dan mental seseorang. Remaja yang berada pada masa transisi penting dalam kehidupan dapat mengalami gangguan kualitas hidup kesehatannya, terutama pada masa pandemi COVID-19. Desain penelitian ialah observasional analitik, dengan pendekatan penelitian potong lintang yang dilaksanakan kurang lebih sejak November 2021 sampai April 2023 pada siswa-siswi SMP dan SMA di Kabupaten Minahasa Utara. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis bivariat (chi-square) dan melihat nilai odds ratio yang ada. Hasil analisis bivariat uji chi square variabel aktivitas fisik dengan kualitas hidup kesehatan diperoleh nilai ? (0,231) nilai OR (1,5), variabel kualitas tidur dengan kualitas hidup kesehatan diperoleh nilai ? (0,333) nilai OR (0,4), variabel status gizi dengan kualitas hidup kesehatan dipeoleh nilai ? (0,801) nilai OR (1,1), Simpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan antara ketiga variabel yang diteliti yaitu aktivitas fisik, kualitas tidur dan status gizi dengan kualitas hidup kesehatan siswa-siswi SMP dan SMA di Kabupaten Minahsa Utara. Saran Penelitian didapati tidak memiliki hubungan namun perlu adanya pendekatan lebih lanjut mengenai pendidikan kesehatan yang mempromosikan aktivitas fisik yang sehat, tidur yang baik, dan pola makan yang seimbang tetap penting dalam mendukung kesejahteraan remaja.
PENILAIAN RISIKO KESEHATAN TERKAIT STRESOR LINGKUNGAN KERJA FAKTOR FISIKA, KIMIA DAN BIOLOGI PADA PETUGAS PENGAMBIL CONTOH DI LABORATORIUM LINGKUNGAN PT X Dian Komalasari; Sjahrul M Nasri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16048

Abstract

Laboratorium merupakan tempat kerja dengan potensi bahaya yang tinggi. Kegiatan laboratorium tidak terbatas pada pekerjaan pengujian namun juga aktivitas pengambilan contoh uji. Penilaian risiko kesehatan pada petugas pengambil contoh perlu diidentifikasi, dievaluasi, dan dikendalikan untuk memastikan pekerja terhindar dari penyakit akibat kerja. Studi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor risiko kesehatan terkait stresor lingkungan kerja Petugas Pengambil Contoh di Laboratorium Lingkungan PT X. Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional berdasarkan waktu penelitiannya. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan laporan yang disajikan dalam bentuk tabel dan diagram kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terdapat 3 jenis aktivitas pekerjaan, yaitu pengambilan contoh uji udara emisi, pengambilan contoh uji udara ambien dan pengambilan contoh uji air dengan hasil identifikasi bahaya stresor lingkungan kerja 4 faktor fisika, 8 faktor kimia dan 3 faktor biologi. Berdasarkan hasil penilaian risiko, terdapat 2 diantaranya termasuk kategori risiko tinggi, 5 termasuk kategori risiko sedang dan 7 termasuk kategori risiko rendah. Simpulan: Pendekatan higien industri dengan metode exposure assessment dapat digunakan untuk menilai risiko kesehatan dari stresor lingkungan kerja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ZOOM FATIGUE PADA PEKERJA Alaitanisa Nabila; Zulkifli Djunaidi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16049

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mendorong meluasnya penggunaan teknologi konferensi video, yang mengakibatkan terjadinya system kerja jarak jauh. Zoom fatigue  menjadi sebuah masalah psikologis dan potensi dampak negatif dari penggunaan konferensi video. Penelitian ini menggunakan metodologi systematic literature review (SLR), menganalisis secara objektif dengan mengikuti tahap dan prosedur yang ditentukan. Penggunaan SLR mengurangi bias dan subjektivitas, meningkatkan keandalan, dan validitas temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zoom fatigue adalah dampak negatif terhadap kesehatan yang muncul dari aktivitas konferensi video. Faktor-faktor seperti frekuensi, durasi, jeda, faktor psikologis, dangangguan teknis berkontribusi terhadap zoom fatigue. Penelitian selanjutnya tentang zoom fatigue harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan konferensi video, dan diperlukan strategi mitigasi untuk mencegah kelelahan dan menjaga kesejahteraan pekerja di lingkungan kerja hybrid.
ANALISIS PEMBOROSAN (WASTE) MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANAJEMEN PADA INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT HERMINA MANADO Febriane Adeleide Everdine; Lydia Tendean; Junita Maja Pertiwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16050

Abstract

Salah satu bagian di Rumah sakit yang bertanggung jawab atas proses pengelolaan obat adalah Instalasi Farmasi Rumah sakit. Instalasi Farmasi selalu dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanannya mengingat kontribusi pengelolaan instalasi farmasi yang sangat signifikan terhadap mutu dan pendapatan. Waktu tunggu pasien yang lama di pelayanan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap rumah sakit. Waktu tunggu pelayanan Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS Hermina Manado menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan resep baik racik maupun non racik masih belum memenuhi standar waktu pelayanan resep obat. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis jenis pemborosan (waste) yang terjadi dalam proses pelayanan obat instalasi farmasi rawat jalan RS Hermina Manado dengan menggunakan pendekatan Lean Manajemen. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Farmasi RS Hermina Manado pada bulan Januari – Juni 2023. Sumber data didapat dari data primer dan sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh dari observasi langsung dan dengan cara wawancara secara langsung dan mendalam kepada Informan, yaitu dengan Direktur, Kepala Instalasi Farmasi, Apoteker, Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) RS Hermina Manado, dan pasien rawat jalan. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari telaah dokumen yang dimiliki Instalasi farmasi RS Hermina Manado. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode Lean Hospital. Untuk menetapkan validasi data, teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi metode, yakni melalui pengamatan, wawancara dan penelusuran dokumen. Hasil: pemborosan (waste) yang terjadi di instalasi farmasi ini adalah pemborosan (waste) waiting, not utilized talent, dan defect. Nilai Non Value Added (NVA) pada pelayanan resep non racik sebesar 66% dan racik sebesar 55%. Simpulan: Pemborosan (waste) yang terjadi pada instalasi farmasi rawat jalan RS Hermina Manado yaitu waiting, defect, dan not utilized people.

Page 44 of 435 | Total Record : 4346