cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
IDENTIFIKASI RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA SAMPAH DAN PREVELANSINYA Tiara Hayuningtyas Mulya; Sjahrul Meizar Nasri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16051

Abstract

Pekerja pengumpul sampah memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan di kota. Mereka berisiko tinggi mengalami cedera kerja karena melakukan pengumpulan sampah yang terkontaminasi secara manual tanpa perlindungan, yang berkontribusi pada peningkatan prevalensi cedera kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi cedera kerja dan prevalensinya. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 16 artikel ditemukan yang memenuhi kriteria seleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sampah sangat rentan terhadap cedera kerja. Penggunaan alat pelindung diri (APD) rendah dan tidak sesuai di kalangan pekerja, serta kebiasaan pribadi berisiko seperti merokok, merupakan faktor yang terkait dengan cedera kerja pada pekerja pengumpul sampah. Oleh karena itu, diperlukan penegakan prosedur kerja yang aman dan penggunaan APD yang sesuai bagi pekerja pengumpul sampah di semua wilayah.
ANALISIS KETERSEDIAAN OBAT DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI (BMHP) DI INSTALASI FARMASI RSUD DR. SAM RATULANGI TONDANO Frederika Filly Toad; Fatimawali Fatimawali; John Socrates Kekenusa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16057

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan bagi msyarakat harus memiliki standar pelayanan kesehatan agar mampu meningkatkan mutu pelayanan yang paripurna, salah satunya adalah standar pelayanan kefarmasian. Obat merupakan salah satu unsur penting dalam pelayanan kesehatan yang meliputi upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, diagnosis, pengobatan dan pemulihan sehingga harus diusahakan agar selalu tersedia pada saat dibutuhkan. Akses terhadap obat terutama obat esensial merupakan salah satu hak asasi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa Ketersediaan Obat dan BMHP di Instalasi Farmasi RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara terhadap beberapa informan untuk memperoleh informasi tentang analisis proses perencanaan, pemilihan dan pengadaan kebutuhan obat dan BMHP di Instalasi farmasi RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi kemudian didokumentasi dan dilakukan triangulasi atau penggabungan data. Simpulannya yaitu penyimpanan dan distribusi obat dan bmhp yaitu penerimaan dari distributor ke gudang farmasi dan didistribusi ke apotik rawat jalan dan apotik rawat inap kemudian pelayanan terhadap pasien melalui pelayanan resep dan kartu pemberian obat, pengendalian akan evaluasi penggunaan obat yang tidak terpakai ataupun obat-obat yang slow moving tidak dilakukan. Sedangkan hasil stok opname tidak dipakai sebagai acuan dalam perencanaan selanjutnya.
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN SURVEI PADA PASIEN RAWAT INAP DI KLINIK PT. BRIDGESTONE SUMATRA RUBBER ESTATE, TAHUN 2022 Nisa El Nisa El; Masdalina Masdalina; Johansen Hutajulu; Otniel Ketaren; Dewi Risma Uli Br. Bancin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16068

Abstract

Kepuasan pasien merupakan tingkat keadaan yang dirasakan seseorang yang merupakan hasil dari membandingkan penampilan atau outcome produk yang dirasakan dalam hubungannya dengan harapan seseorang. Kualitas pelayanan kesehatan digunakan untuk meninjau tingkat kepuasan pasien rawat inap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan pasien rawat inap di Klinik PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini berlokasi di klinik PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate dengan jumlah sample 89 responden. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan ada hubungan bukti fisik (tanglible) (p=0.000), perhatian (p=0.044), keandalan (reliability) (p=0.021), jaminan (assurance) (p=0.000) terhadap kepuasan pasien. Dan tidak ada hubungan ketanggapan (responsiveness) (p=0.172) terhadap kepuasan pasien rawat inap di Klinik PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate. Dalam hal ini pihak kl.inik dapat lebih meningkatkan kepuasan pasien terutama dalam ketersediaan fasilitas fisik, keandalan serta ketanggapan dokter dan perawat untuk meningkatkan tingkat kepuasan pasien atas pelayanan kesehatan yang diperoleh di klinik.
IMPLEMENTASI INTER PROFESSIONAL COLLABORATION (IPC) Jonni Sastra Manurung; Myrnawati Crie Handini; Mido Ester J Sitorus; Kesaktian Manurung; Jasmen Manurung
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16069

Abstract

Inter Proffesional Collaboration (IPC) merupakan kolaborasi Interprofesi yaitu kemitraan antara seorang dengan latar belakang profesi yang berbeda dan bekerja sama untuk memecahkan masalah kesehatan dan menyediakan pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggali secara lebih mendalam bagaimana, penyebab dan upaya yang telah dilakukan oleh Tenaga Kesehatan dan Pimpinan RSU Karya Husada Perdagangan untuk meningkatkan IPC di Unit Rawat Inap di RSU Karya Husada Perdagangan Tahun 2022. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan rancangan Fenomenologi. Informan penelitian sebanyak 6 orang yaitu Pimpinan Rumah Sakit, PMKP, Komite Medik, Unsur Pelayanan Medik, Unsur Keperawatan, Unsur Penunjang Medis. Pengumpulan data dengan observasi, FGD, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Pengolahan dan analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi IPC di RSU Karya Husada Perdagangan tahun 2022 kurang baik. Kurangnya kemampuan komunikasi efektif menjadi penyebab utama IPC di RSU Karya Husada Perdagangan menjadi kurang baik. Upaya manajemen RSU Karya Husada Perdagangan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi efektif yaitu dengan memberi pelatihan terkait komunikasi efektif, serta membentuk tim evaluasi, dan memberi reward serta punishment. Upaya petugas kesehatan yaitu harus mematuhi segala aturan yang telah diberikan oleh pihak manajemen untuk mendukung program komunikasi yang efektif kepada pasien baik antar sesama petugas kesehatan.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI INDEKS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PADASUKA BANDUNG Leni Herfiyanti; Rudi Rudi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16074

Abstract

Kegiatan rekam medis memiliki pengaruh utama pada penelitian ini. Penyelenggaraan rekam medis dengan pemanfaatan teknologi yang baik akan menghasilkan kualitas layanan medis yang bermutu kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi pada penyelenggaraan rekam medis di Puskesmas Padasuka belum secara holistik, data pasien dan pemeriksaan sudah terintegrasi secara elektronik melalui Sistem Informasi Kesehatan Daerah namun indeks rawat jalan pada sistem tersebut belum spesifik dan keluaran yang didapat berupa laporan dalam tampilan microsoft excel sehingga mempersulit pencarian sesuai kategori dan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengkategorikan data tersebut guna menghasilkan laporan sesuai kebutuhan dengan cepat, tepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan sistem informasi indeks rawat jalan menggunakan microsoft visual studio 2010. Metode waterfall dipilih sebagai metode perancangan, MySQL sebagai basis data dan metode black-box digunakan dalam pengujian program. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan studi Pustaka. Dari penelitian ini menghasilkan sistem informasi indeks rawat jalan yang terintegrasi dan dapat memudahkan dalam pengolahan dan menghasilkan laporan internal dan eksternal yang cepat, tepat dan akurat untuk dilaporkan setiap bulan, triwulan, semester dan atau tahunan.
ANALISIS KESIAPAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK II MEDAN TERHADAP PELAKSANAAN KELAS RAWAT INAP STANDAR (KRIS) Mz, Miftahul Qurnaini; Pane, Masdalina; Hutajulu, Johansen; Tarigan, Frida Lina; Ginting, Daniel
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16079

Abstract

Dari peta jalan DJSN, pemerintah akan mulai mengimplementasikan kelas tunggal JKN ini di 2024. Pada saat ini RS Bhayangkara Medan belum menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sejak diumumkan oleh DJSN tahun 2020. Belum terlaksananya KRIS pada RS Bhayangkara kemungkinan diakibatkan oleh kurangnya sosialisasi, infrastruktur, sarana prasarana dan sumber daya manusia yang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesiapan rumah sakit baik dari faktor internal maupun faktor eksternal dalam menghadapi wacana pemerintah menjadikan kelas rawat inap standar atau kelas tunggal JKN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang bersifat subyektif, maka data yang diperoleh harus diperiksa keabsahannya dengan menggunakan metode triangulasi, yaitu perpanjangan waktu, triangulasi sumber dan triangulasi metode pengumpulan data. Informan adalah Kepala Rumah Sakit, Bagian Pelayanan Kesehatan, Bagian Jangmedum RS Bhayangkara, Keuangan RS Bhayangkara, dan Pasien RS Bhayangkara.Analisis data dengan menggunakan SWOT, Fishbone dan VUCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Bhayangkara TK II Medan siap dalam melaksanakan KRIS yang diusungkan oleh DJSN. Hal ini dapat dilihat dengan upaya RS Bhayangkara TK II Medan yang terus melakukan sosialisasi dan hubungan baik dengan pasien, pembenahan infrastruktur dan perluasan bangunan rawat inap. RS Bhayngkara yakin bahwa kebijakan ini akan memberikan dampak yang baik bagi kita semua. Studi ini menghasilkan Theoritical Frame Work sesuai dengan hasil pengumpulan, pengolahan dan analisis data.
HUBUNGAN FAKTOR PEKERJAAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT PUSKESMAS DI KABUPATEN SAMBAS TAHUN TAHUN 2023 Dian Dian; Meily Kurniawidjaja
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16086

Abstract

Kelelahan merupakan proses alami pada manusia namun dalam kontek pekerjaan, kelelahan kerja harus dicegah dan dihindari. Kelelahan kerja memiliki dampak negatif dan berisiko menimbulkan gangguan baik gangguan fisik, kognitif dan emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor pekerjaan terhadap kejadian kelelahan kerja pada perawat puskesmas di Kabupaten Sambas Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan dari maret 2023 sampai Mei 2023. Sampel pada penelitian ini adalah perawat yang bekerja di puskesmas kabupaten Sambas sejumlah 126 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling dengan quota sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan data dilakukan secara daring dengan instrumen kuesioner yang disebarkan dalam bentuk google form. Analisis data menggunakan uji statistik chi square dengan alpha 5% (0,05). Hasil uji statistik diperoleh tidak ada hubungan signifikan antara shift kerja p=0.595, beban kerja p=1.000 dan jam kerja p=0.368 dan kelelahan kerja. sementara itu terdapat hubungan signifikan antara stres kerja p=0.001 dan kelelahan kerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa variabel stres kerja berpengaruh terhadap kelelahan kerja dan variabel shift kerja,beban kerja dan jam kerja tidak berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada perawat puskesmas di Kabupaten Sambas Tahun 2023. Diharapkan manajemen puskesmas dapat menyusun kebijakan dan stategi terkait manajemen kelelahan di tempat kerja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA TABANG KECAMATAN KOTAMOBAGU SELATAN Citra Mokoagow; Jimmy Posangi; Lidya Tendean
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16098

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan dalam segala hal yang berhubungan dengan sistem reproduksi dan fungsi-fungsinya serta prosesnya. Faktor penyebab keputihan dipicu karena adanya virus, bakteri, kuman dan aktivitas yang terlalu lelah, hormonal, dan pada vulva hygiene. Banyak wanita Indonesia yang tidak tahu tentang keputihan (Flour Albus), sehingga mereka menganggap sebagai hal yang umum dan kurang penting. Padahal keputihan patologis yang tidak segera ditangani mengakibatkan kemandulan 15% pada usia 30-34 tahun, meningkat 30% pada usia 35-39 tahun, dan 64% pada usia 40-45 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur di Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan. Penelitian observasional dengan desain cross sectional,  populasi 100, sampel 80, teknik purposive sampling, variabel penelitian ini yaitu pengetahuan vulva hygiene dan kejadian keputihan pada wanita usia subur, pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji rank spearman. diperoleh angka signifikan atau angka probabilitas (0,000) jauh lebih rendah standart signifikan dari 0,05 atau (p<a), maka data H0 di tolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan antara pengetahuan vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur. Pengetahuan dan perawatan yang baik merupakan faktor penentu dalam memelihara kesehatan reproduksi.
GAMBARAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS WANAREJA KABUPATEN CILACAP TAHUN 2021 Wynne Pratiwi; Hadisono Hadisono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16117

Abstract

Tuberkulosis ialah penyakit menular yang dapat menyebar melalui udara dan penyebabnya yaitu bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis ialah permasalahan utama kesehatan di dunia dan dapat menyebabkan kematian. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan melihat gambaran pasien tuberkulosis paru yang berada di Puskesmas Wanareja I, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap Tahun 2021. Karakteristik yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, tipe diagnosis, tipe penderita, hasil pemeriksaan bakteriologis dan paduan OAT. Penelitian diambil berdasarkan rekam medis sejumlah 71 pasien yang memenuhi kriteria. Hasil yang diteliti didapatkan karakteristik demografi pasien TB paru di Puskesmas Wanareja I berdasarkan segi usia 18 – 25 tahun sejumlah 6 (8,5%), 26-35 tahun 12 (16,9%), 36-45 tahun 18 (25,4%), 46-55 tahun 23 (32,4%), 56-65 tahun 6 (8,5%), >65 tahun 6 (8,5%). Jenis kelamin jumlah laki-laki 38 (53,5%) dan perempuan 33 (46,5%). Pasien yang bekerja 43 (60,6%) dan pasien yang tidak bekerja 28 (39,4%). Tipe diagnosis terdiri dari terkonfirmasi bakteriologis 43 (60,6%) dan terdiagnosis klinis 28 (39,4%). Tipe penderita kasus terbanyak yaitu kasus baru 64 (90,1%), diikuti dengan kasus gagal pengobatan 3 (4,2%), kasus kambuh 2 (2,8%), kasus setelah loss to follow up 1 (1,4%) dan riwayat pengobatan tidak diketahui 1 (1,4%). Hasil pemeriksaan bakteriologis positif 41 (57,7%) lebih banyak dibandingkan negatif 30 (42,3%). Pasien lebih banyak mengonsumsi kategori I OAT 63 (88,7%) dibandingkan dengan kategori II OAT 8 (11,3%).  
DAMPAK SATURASI OKSIGEN DAN KETIDAKNYAMANAN DALAM PENGGUNAAN MASKER Nurlita Safna Septianti; Hadisono Hadisono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16119

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit infeksi virus SARS-CoV 2 yang menyebar melalui inhalasi saat berbicara, batuk, dan bersin. Salah satu tindakan untuk mencegah penularan penyakit infeksi virus SARS-CoV 2 adalah dengan menggunakan masker. Masker digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama berinteraksi dengan orang dan beraktifitas diluar rumah. Penggunaan masker banyak dikeluhkan oleh masyarakat karena terasa tidaknyaman dan sesak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang menilai saturasi oksigen dan ketidaknyamanan dalam penggunaan masker selama beraktivitas di kampus pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Hasil karakteristik durasi penggunaan masker pada penelitian ini, terdapat 17 orang (13,8%) menggunakan masker selama 30-100 menit dan 106 orang (86,2%) selama >100 menit. Hasil saturasi oksigen didapatkan 3 orang dengan saturasi oksigen 94%, 1 orang dengan saturasi oksigen 95%, 6 orang dengan saturasi oksigen 96%, 21 orang dengan saturasi oksigen 97%, 37 orang dengan saturasi oksigen 98%, 37 orang dengan saturasi oksigen 99%, dan 18 orang dengan saturasi oksigen 100%. Prevalensi ketidaknyamanan dengan kategori sangat terasa (skala >7) terbanyak adalah terasa panas sebanyak 37 orang (30,1%), kesulitan bernafas sebanyak 28 orang (22,8%), dan rasa sesak sebanyak 24 orang (19,5%). Dari 123 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, hasil ketidaknyamanan secara keseluruhan didapatkan kategori nyaman sebanyak 52 orang (42,3%), kategori tidaknyaman sebanyak 55 orang (44,7%), dan kategori sangat tidak nyaman sebanyak 16 orang (13%).

Page 45 of 435 | Total Record : 4346