cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI JAJAN PADA MURID DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2022 Salbila Salbila; Tahara Dilla Santi; Radhiah Zakaria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15234

Abstract

Anak usia sekolah merupakan investasi bangsa karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Kualitas masa depan negara kita tergantung pada kualitas anak-anak kita hari ini. Anak-anak menjadi sasaran utama makanan dan jajanan tidak sehat karena mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang jajanan sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi jajan pada murid di Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh murid kelas IV, V dan VI di Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan berjumlah 71 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total population dan diperoleh sampel sebanyak 71 orang responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2022 - 05 Januari 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 53,5% perilaku konsumsi jajan tidak baik, 50,7% pengetahuan rendah, 38,0% ada pengaruh teman, 54,9% jumlah uang saku tinggi, 43,7% tidak ada kebiasaan membawa bekal dan 59,2% ada rasa ingin tahu. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,000), pengaruh teman (p-value=0,007), jumlah uang saku (p-value=0,020), kebiasaan membawa bekal (p-value=0,034), rasa ingin tahu (p-value=0,008) dengan perilaku konsumsi jajan pada murid di Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2022. Disarankan Kepada Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan agar membuat kebijakan atau peraturan untuk para pedagang jajanan di sekolah supaya dapat menyediakan makanan yang sehat
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KELELAHAN KERJA AHLI GIZI RUMAH SAKIT DI WILAYAH SUKOHARJO Angdelakirana Apdika Sary; Luluk Ria Rakhma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15250

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan tolak ukur terwujudnya masyarakat yang mempunyai tingkat kesehatan dan status gizi yang lebih baik. Dibutuhkannya tenaga pelayanan gizi yang mempunyai status gizi yang baik agar tidak mempengaruhi terjadinya kelelahan ataupun kecelakaan kerja yang berhubungan dengan proses penyelenggaraan makanan untuk pasien sehingga dapat menciptakan tempat kerja yang aman, pekerjaan yang teroganisir, dan sesuai dengan prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kelelahan Ahli Gizi rumah sakit di wilayah Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah populasi Ahli Gizi di Wilayah Sukoharjo berjumlah 52 orang, dilakukannya perhitungan dengan menggunakan rumus Lemeshow dan didapatkan jumlah sampel penelitian sebanyak 34 sampel. Penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Data karakteristik dan kelelahan kerja diperoleh dengan pengisian kuesioner karakteristik dan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Data status gizi diperoleh dengan mengukur secara langsung berat badan dan tinggi badan. Data hubungan status gizi dengan kelelahan dkerja menggunakan analisis uji korelasi. Mayoritas Ahli Gizi diwilayah Sukoharjo memiliki status gizi tidak normal sebanyak 18 orang (52,9%) dan memiliki skor kelelahan kerja dengan tingkatan sedang sebanyak 15 orang (44,1%). Hasil uji statistik untuk status gizi dengan kelelahan kerja didapatkan nilai p= 0,040. Ada hubungan status gizi dengan kelelahan kerja Ahli Gizi Rumah Sakit di wilayah Sukoharjo.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DAUN JARAK+VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DAN DAUN JARAK+MINYAK KAYU PUTIH TERHADAP KEMBUNG (METEORISMUS) PADA BAYI 6-12 BULAN Zilfi Yola Pitri; Adiva Syafira Arla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 1 No. 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i1.15326

Abstract

Meteorismus atau perut kembung adalah peningkatan volume udara pada saluran cerna atau dalam rongga peritonium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Efektivitas Daun Jarak + Virgin Coconut Oil (VCO) Dan Daun Jarak + Minyak Kayu Putih Terhadap Kembung (meteorismus) Pada Bayi 6-12 bulan di Puskesmas Koto Besar Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif numerik tidak berpasangan dengan desain penelitian quasy experiment design dengan pendekatan two group pretest-posttest design. Dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi penelitian adalah sasaran bayi 6-12 bulan Januari-Desember 2019 di Puskesmas Koto Besar, sampel sebanyak 22 bayi, 11 bayi pemberian daun jarak+VCO dan 11 bayi pemberian daun jarak+minyak kayu putih dengan teknik pengambilan sampel adalah secara purposive sampling. Hasil penelitian uji analisis data yang digunakan adalah uji wilkoxon T-test daun jarak+VCO hasilnya p-value=0.003 dan daun jarak+minyak kayu putih hasilnya p-value=0.003. Sehingga kesimpulannya terdapat pengaruh daun jarak+ VCO dan daun jarak + minyak kayu putih terhadap kembung pada bayi 6-12 bulan. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan bagi ibu bayi yang mengalami kembung dapat memberikan daun jarak+VCO atau daun jarak+minyak kayu putih dapat dijadikan rekomendasi dan menerapkannya pada bayi kembung.
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT Chintya G. Derek; Fatimawali Fatimawali; Alexander S.L Bolang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15378

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai keadaan tubuh yang Z-score tinggi badan menurut usianya berada di bawah garis normal yaitu kurang dari -2SD dikategorikan pendek dan kurang dari -3SD dikategorikan sangat pendek (Sarmin & Darmin, 2021). Stunting adalah gangguan tumbuh kembang sebagai akibat dari kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang menyerang anak di bawah usia lima tahun terutama selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah balita dan ibu yang ada di wilayah Puskesmas Jailolo Kabupaten Halmahera Barat sebanyak 93 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas (riwayat pemberian ASI eksklusif, pola pemberian makan, pengetahuan ibu, dan pendapatan keluarga) dan variabel terikat (kejadian stunting). Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif (p =0,002), pola pemberian makan (p=0,000), pengetahuan ibu (p=0,000), pendapatan keluarga (p=0,000) dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Hasil analisis multivariat menunjukkan nilai exp ? variabel pola pemberian makan sebesar 19,483 dengan nilai signifikan 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu balita yang dengan pola pemberian makan kurang tepat berisiko mengalami stunting sebesar 19,483 kali dibanding dengan balita dengan pola pemberian makan yang tepat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERIMAAN VAKSIN BOOSTER PADA USIA LANJUT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAJABASA INDAH BANDAR LAMPUNG Archangela Olitia; Vera Yulyani; Festy Ladyani; Dessy Hermawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15418

Abstract

Covid-19 pertama kali ditemukan di Indonesia pada bulan  Maret  2020.  Vaksinasi  menjadi  salah  satu  upaya  preventif  yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menekan jumlah kesakitan akibat covid 19. Lanjut usia merupakan kelompok yang paling rentan  terkena  dampak  penyakit  Covid-19. Beberapa determinan kepatuhan terhadap penerimaan vaksin  Covd-19 diantaranya adalah tingkat Pendidikan, tingkat pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga. Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penerimaan vaksin booster pada usia lanjut di Wilayah Kerja Puskesmas  Rajabasa Indah  Bandar Lampung Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel sebanyak 161 orang. Analisis data menggunakan Chi Square. Diketahui distribusi  frekuensi penerimaan vaksin mayoritas menerima diberikannya vaksin sebanyak 109 orang (67.7%), tingkat pengetahuan mayoritas baik sebanyak 96 orang (59.6%), sikap  mayoritas positif sebanyak 92 orang (57.1%) dan dukungan keluarga  mayoritas baik sebanyak 110 orang (68.3%).  Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (P-value = 0.001), sikap (P-value = 0.034) dan dukungan keluarga (0.000)  dengan penerimaan vaksin  booster pada usia lanjut.
STRESS AND QUALITY OF LIFE PATIENTS WITH DIABETES MELLITUS Duma Ayu Sianturi; Agustina Boru Gultom
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15431

Abstract

Diabetes Mellitus is still a health issue both globally and in Indonesia. This is evidenced by the increasing morbidity and can even lead to a decrease in the quality of life and event death if not handled properly. One of the factors that may be related to the quality of life of patients with diabetes mellitus is stress. This study aimed to analyze the relationship between stress and quality of life of patients with diabetes mellitus at Pirngadi Hospital, Medan City in 2022. The study used an analytical method with a cross-sectional approach. The number of samples was calculated using the formula and 41 patients were taken using purposive sampling technique. The instrument used for stress is the Perceived Stress Scale (PSS) which includes 10 statement items.  As for the quality of life using WHOQOL-BREF as many as 26 statement items.  Both of these instruments were standard instruments that have been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using the Chi-square test. It obtained p-value 0.003. It indicated a relationship between stress and the quality of life of patients with diabetes mellitus. It is recommended that the nurse can train the patient some stress reductions methods and encourage the patient to do it every day.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK INSTALASI RAWAT JALAN RSUP PROF Dr. R.D KANDOU MANADO Tuti Orangbio; Freddy W. Wagey; Diana Vanda D. Doda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15438

Abstract

Rekam medis merupakan unsur penting dalam pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan serta kinerja petugas kesehatan dipengarui oleh dukungan teknologi terlebih khusus dalam rekam medis. Pencatatan medis secara manual dianggap tidak efisien karena rumah sakit harus menggunakan banyak kertas untuk membuat catatan medis. dengan demikian pelaksanaan rekam medis elektronik selain banyak kelebihan juga ada kekurangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian desain kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian adalah seluruh pekerja berjumlah 33 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rekam medis elektronik, kuesioner dalam bentuk google form dan gadget. Hasil penelitian didapati dari hasil uji analisis statistik dengan menggunakan chi square didapati antara variabel pengetahuan dengan kelengkapan berkas rekam medis dimana nilai p=0.000 dengan nilai odds ratio : 150.000, sementara variabel usia dengan kelengkapan pengisian berkas rekam medis didapati nilai p=0.279, dan varibel pengawasan dengan pengisian berkas rekam medis dimana nilai p=0.002 dengan nilai odd ratio 20.000 dan juga variabel Fasilitas dengan pengisian berkas rekam medis didapati nilai p=0.000 dengan nilai odd ratio 33.000. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, pengetahuan, pengawasan dan fasilitas mempengaruhi kelengkapan berkas rekam medis. Dari varibel yang mempengnaruhi didapati dimana pengetahuan merupakan variabel yang dominan mempengaruhi kelengkapan berkas rekam medis. Diharapkan hasil yang ada dapat menjadi salah satu tolak ukur dalam mengevalusi kinerja perawat dalam melakukan pengisian berkas rekam medis secara elektronik.
MONITORING PENGAWASAN MENELAN OBAT (PMO) BERBASIS AUDIO VISUAL TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN MULTI DRUG RESISTANT TUBERCULOSIS (MDR-TB) DI SULAWESI UTARA Franny Frangky Wagania; Grace D. Kandou; Herlina I. S. Wungouw
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15444

Abstract

Multi Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) merupkaan masalah kesehatan masyarakat dan menjadi perhatian dunia. Pengobatan MDR-TB yang cukup lama, dilakukan secara tuntas dengan samping berbeda mempengaruhi kepatuhan pengobatan yang merupkan kunci kesembuhan pasien. Kepatuhan pengobatan dapat diubah melalui health education, berbasis audio visual, serta Pengawas Menelan Obat (PMO) yang juga merupakan salah satu program utama keberhasilan pengobatan. Desain penelitian yang digunakan experimental dengan pendekatan true experiment. Populasi seluruh seluruh pasien MDR-TB yang pengobatan rejimen jangka pendek yaitu 44 orang. Teknik pengambilan sampel Total sampling dimana semua populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian didapati bahwa pada kelompok perlakuan nilai mean pre test 4.4545 dan post tets turun menjadi 2.0455, serta nilai p=0.000 dan nilai Z=-3.895. Pada kelompok kontrol dapat dilihat nilai mean pre 4.2727 dan post turun menjadi 3.9545, serta nilai p=0.186 > ?= 0.05 dan nilai Z=1.323. Sementara pada post tets pada kelompok perlakuan dan post kelompok kontrol diperoleh nilai mean untuk kelompok perlakuan 2.0455 lebih kecil dibandingkan kelompok post kontrol yaitu 3.9545, dengan nilai p= .001 dan nilai Z= -3.287. Dari hasil diatas dapat dijelaskan bahwa semakin rendah nilai mean, maka semakin baik kepatuhan dalam pengobatan, sehingga disimpulkan adanya perbedaan kepatuhan pengobatan pada kelompok perlakuan yang sangat signifikan, dan pada kelompok kontrol terjadi perbedaan namun tidak signifikan. Sementara pada post tets kelompok perlakuan dan post kelompok kontrol dimana nilai mean pada kelompok perlakuan lebih besar dan sangat signifikan sehingga kepatuhan pengobatan kelompok perlakuan lebih baik dari kelompok kontrol.
GAMBARAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, STATUS PERTUMBUHAN, DAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATU BRAK, LAMPUNG BARAT Septia Putri Lambara; Yulia Novika Juherman; Sutrio Sutrio
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15648

Abstract

Stunting merupakan status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dengan zscore <-2 SD (standar deviasi). Pravelensi stunting di Kabupaten Lampung Barat lebih besar dibandingkan dengan prevalensi di Provinsi Lampung yaitu sebesar 16,5%. Kejadian stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti pemberian ASI eksklusif dan pengetahuan ibu tentang ASI karena kurangnya informasi Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran riwayat pemberian ASI eksklusif, status pertumbuhan dan kejadian stunting anak usia 6-12 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Batu Brak Lampung Barat Tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian bersifat deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 46 anak usia 6-12 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Batu Brak Lampung Barat. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara terstruktur. Analisis data yang digunakan yaitu distribusi frekuensi dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar jumlah anak memiliki status gizi normal menurut indeks PB/U (84,8%) dan berat badan normal menurut indeks BB/U (94,3%). Sebagian bayi tidak diberikan ASI eksklusif (52,2%). Selanjutnya berat badan naik sebesar 73,9% dan tidak naik sebesar 26,1%. Ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup (56,5%) dan sebagian besar akses informasi ibu tentang yang diperoleh dari tenaga kesehatan (78,3%), media cetak (34,7%), media elektronik dan keluarga (26,0%). Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan pihak Puskesmas khusunya tenaga gizi dan bidan melatih seluruh kader terkait penyegaran kader dan konseling menyusui dan penekanan materi edukasi terkait cara pemberian ASI perah dan pelekatan menyusu yang baik dan benar.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS KURIPAN Eka Mustika Yanti; Supiani Supiani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i4.15876

Abstract

Pada periode trimester ketiga timbul sindroma persalinan (childbirth syndrome), sindrom persalinan ini menimbulkan rasa cemas seperti apakah proses persalinan akan berjalan dengan selamat baik bagi janin maupun bagi dirinya. Kondisi ini dapat menimbulkan perasaan takut melahirkan, cemas, sedih, stress dan depresi yang menambah beban bagi perempuan hamil.Kecemasan yang terjadi secara terus menerus pada ibu hamil berdampak pada bayi maupun ibu hamil seperti solusio plasenta, berat badan lahir rendah, dan prematuritas. Mengetahui mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuripan Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Pre Experiment Design dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 52 ibu primigravida trimester III dengan tekhnik pengambilan sampel dengan total sampling. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale).Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Rata-rata tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III sebelum dilakukan intervensi pendidikan keshetan adalah 18,98, sedangkan rata-rata tingkat kecemasan sesudah dilakukan intervensi pendidikan kesehatan adalah 14,50. Berdasarkan hasil analisis uji statistik menggunakan Uji Paired Sampel T Test didapatkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III (p-value = 0,000). Terdapat pengaruh pada pemberian pendidikan kesehatan dengan tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III. Hasil penelitian ini menyarankan agar dilakukan penelitian terkait intervensi lain yang dimungkinkan bisa berpengaruh terhadap penurunan kecemasan ibu hamil primigravida trimester III.

Page 43 of 435 | Total Record : 4346