cover
Contact Name
Otto Fajarianto
Contact Email
ofajarianto@gmail.com
Phone
+6281296890687
Journal Mail Official
ofajarianto@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pemuda Raya No.32, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Agroswagati : Jurnal Agronomi
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGROSWAGATI diterbitkan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL AGROSWAGATI tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang agronomi dengan ruang lingkup Budidaya tanaman, Aspek tanah, OPT, Mekanisasi, Pemuliaan, Ilmu dasar tanaman. JURNAL AGROSWAGATI menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Maret dan Oktober dengan nomor p-ISSN 2339-0085 serta e-ISSN 2580-5185.
Articles 169 Documents
Pengaruh Pemberian Pupuk Nitrogen dan Zat Pengatur Tumbuh Giberelin Terhadap Serapan N, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Kultivar Inpari 10 Masta Toharudin; Harwan Sutomo
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v1i2.791

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui (1). Pengaruh dari pemberian pupuk nitrogen dan  zat pengatur tumbuh giberelin pada  tanaman padi kultivar Inpari 10 yang di beri Nitrogen dan konsentrasi ZPT Giberelin yang berbeda, dan (2) takaran pupuk dan ZPT Giberelin yang  yang bisa meningkatkan pertumbuhan, serapan N dan hasil tanaman padi Inpari 10 yang maksimal.  Penelitian dilakukan di Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka dari bulan Juni sampai Oktober 2012.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL).  Terdiri dari kombinasi perlakuan pupuk Nitrogen dan konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Giberelin dan diulang tiga kali.  Kombinasi Perlakuan tersebut adalah :  A (90 kg N/ha dan 0 ppm Giberelin), B (90 kg N/ha dan 10 ppm Giberelin), C (90 kg N/ha dan 20 ppm Giberelin), D (120 kg N/ha dan 0 ppm Giberelin), E ( 120 kg N/ha dan 10 ppm Giberelin), F (120 kg N dan 20 ppm), G ( 150 kg N/ha dan 0 ppm Giberelin), H ( 150 kg N/ha dan 10 ppm Giberelin), I 150 kg N/ha dan 20 ppm Giberelin).Hasil penelitian menunjukkan bahwa : ( 1) kombinasi takaran pupuk nitrogen dan konsentrasi Giberelin berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, serapan N tanaman dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.) Kultivar Inpari 10, dan (2) takaran pupuk nitrogen 90 kg/ha  yang dikombinasikan  dengan konsentrasi Giberelin 10 ppm memberikan jumlah anakan per rumpun, jumlah anakan produktif per rumpun, panjang akar, jumlah gabah per malai, jumlah gabah isi per malai, dan bobot gabah per pot terbaik.
Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Vitazyme terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi (Oryza sativa L.) Tadjudin Surawinata; I Ketut Sukanata; Deni Puji Listianto
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v2i2.1824

Abstract

Percobaan dilaksanakan di Desa Ciputih Kecamatan Salem Kabupaten Brebes Jawa Tengah, dari bulan Februari sampai dengan Juni 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh interaksi antara konsentrasi dan frekuensi pemberian Vitazyme pada perlakuan benih terhadap pertumbuhan dan hasil padi kultivar Ciherang, (2) konsentrasi dan frekuensi pemberian Vitazyme mana yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi kultivar Ciherang, dan (3) hubungan antara variabel pertumbuhan dengan hasil tanaman padi kultivar Ciherang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Kelompok, pola faktorial, yang terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu faktor konsentrasi dan frekuensi pemberian Vitazyme yang diulang tiga kali. Faktor pertama konsentrasi Vitazyme (K) terdiri dari lima taraf perlakuan yaitu : k0 (0 ml Vitazyme/1 air), k1 (25 ml Vitazyme/1 air), k2 (50 ml Vitazyme/1 air), k3 (75 ml Vitazyme/1 air), dan k4 (100 ml Vitazyme/1 air). Faktor kedua frekuensi pemberian Vitazyme (F) terdiri dari tiga taraf yaitu :  f1 (1 kali, pada perlakuan benih), f2 (2 kali, pada perlakuan benih dan umur 10 hari setelah tanam), dan f3 (3 kali, pada perlakuan benih, umur 10 dan 35 hari setelah tanam).Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh interaksi antara konsentrasi dan frekuensi pemberian Vitazyme terhadap hasil gabah kering panen per petak dan hasil gabah kering panen gabah kering giling per petak, tetapi tidak terjadi interaksi terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, jumlah gabah per malai, jumlah gabah bernas per malai dan bobot 1000 butir gabah, (2) Konsentrasi Vitazyme 50 ml/l air dengan frekuensi pemberian 2 kali (pada perlakuan benih dan 10 hari setelah tanam) memberikan pengaruh terbaik terhadap hasil gabah kering panen dan hasil gabah kering giling per petak, yaitu 9,31 kg gabah kering panen dan 7,72 kg gabah kering giling per petak, dan (3) terdapat hubungan yang nyata antara variabel tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, dan jumlah anakan produktif per rumpun dengan hasil gabah kering giling per petak.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) PADA LAHAN BEKAS TEBANGAN HUTAN JATI Mugni Mugni
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i2.1977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui interaksi antara perlakuan pupuk organik dan pupuk majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) di lahan hutan bekas tebangan jati. (2) Untuk mengetahui hasil terbaik dari pupuk organik dan pupuk majemuk pada pertumbuhan dan hasil jagung (Zea mays L.) di tanah hutan jati bekas tebangan. (3) Untuk mengetahui perkembangan dan hasil panen jagung (Zea mays L.) di tanah hutan jati bekas tebangan.Penelitian ini dilakukan di Pelak 95 BKPH Margasari Perum Perhutani KPH Kabupaten Balapulang Tegal. Lokasi tersebut berada pada ketinggian 102 meter di atas permukaan laut, suhu rata-rata 22-28oC, tipe hujan menurut Schmidt dan Fergusson (1951) termasuk tipe hujan D (sedang). Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Maret hingga Juni 2017. Metode eksperimen yang digunakan adalah metode. Perawatan terdiri dari dua faktor, yaitu pupuk organik Petroganik (P) dan dosis pupuk NPK (16:16:16) (N) yang terdiri dari tiga tingkatan. Pupuk organik petroganik: P1 (0,5 ton / ha), P2 (1,0 ton / ha), dan P3 (1,5 ton / ha). Pupuk NPK (16:16:16): N1 (200 kg / ha), N2 (300 kg / ha), dan N3 (400 kg / ha).Hasil penelitian menunjukkan bencana antara pupuk organik Petroganik dan pupuk NPK (16: 16: 16) dengan parameter pertumbuhan tinggi tanaman berumur 35 dan 42 HST, diameter batang 28 HST, dan volume akar umur 35 dan 42 HST, pada Semua parameter tidak menghasilkan interaksi. Berat kering per hektar tertinggi pada tahap perlakuan P2, P3, dan N3 adalah 8,02 kg / plot, 8,04 kg / plot dan 8,03 kg / plot sama dengan 9,20 ton / ha, 9, 23 ton / ha dan 921 ton / ha dan tanah efektif 70%. Lalu ada yang antara pertumbuhan (tinggi tanaman 35 dan 42 HST, jumlah daun 28, 35, dan 42 HST, diameter batang 35 HST dan rasio tajuk akar 28 HST) dengan hasil berat kering pipilan per plot.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI EM4 (Effective microorganisms) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Mohamad Sofyan Nurhuda; Dukat Dukat; Tety Suciaty
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i1.4885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kombinasi pemberian berbagai pupuk kandang dan konsentrasi EM4 (Effective microorganisms) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Serta untuk mengetahui hubungan antara komponen pertumbuhan dengan komponen hasil tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Desa Playangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Desember sampai dengan bulan Februari 2019. Lokasi terletak pada ketinggian 2 m di atas permukaan laut (dpl), jenis tanah liat tipe curah hujan di daerah penelitian termasuk dalam tipe curah hujan Agak Kering (E). Penelitian ini mengunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Percobaan ini terdiri dari 12 kombinasi perlakuan berbagai pupuk kandang dan konsentrasi EM4, yang masing-masing diulang tiga kali, sehingga terdapat 36 petak percobaan. Kombinasi perlakuan yang diuji di lapangan adalah : A (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 0 ml/l), B (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 3,5 ml/l), C (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 7,0 ml/l), D (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 10,5 ml/l), E (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 0 ml/l), F (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 3,5 ml/l), G (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 7,0 ml/l), H (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 10,5 ml/l), I (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 0 ml/l), J (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 3,5 ml/l), K (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 7,0 ml/l), L (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 10,5 ml/l). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang nyata dari perlakuan berbagai pupuk kandang dan konsentrasi EM4 terhadap jumlah anakan 14 hst, 21 hst 28 hst dan 35 hst, bobot basah umbi per rumpun dan per petak, bobot kering umbi per rumpun dan per petak. Serta tidak ada korelasi antara komponen pertumbuhan dan hasil.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA PEMBIBITAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT STEK JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.). Alfandi Alfandi; Yoyo Sunaryo; Agung Sugiana
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v2i1.1806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai komposisi media pembibitan (topsoil, kascing dan arang sekam) terhadap pertumbuhan bibit jarak pagar, mengetahui komposisi media pembibitan, yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan bibit jarak pagar, dan mengetahui korelasi antara variabel pertumbuhan bibit dengan bobot segar bibit Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan dari 9 (sembilan) perlakuan dan diulang 3 (tiga) kali. Variabel yang diamati yaitu persentase tumbuh bibit stek, pengukuran tinggi tunas, jumlah daun, volume akar, bobot segar bibit.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media pembibitan stek jarak pagar yang berbeda  berpengaruh terhadap tinggi tunas (30 HST), jumlah daun (15, 30, 45, dan 60 HST),  volume akar dan bobot segar tanaman; pada komposisi media tanam berupa campuran topsoil : kascing (1: 1), topsoil : kascing (2:1), topsoil : kascing : sekam (2:1:1), dan topsoil : kascing : sekam (2:2:1) memberikan pengaruh yang paling baik terhadap pertumbuhan bibit jarak pagar (jumlah daun, volume akar, dan bobot segar tanaman) terdapat hubungan yang nyata antara persentase tumbuh (umur 15 HST), tinggi tunas, jumlah daun, volume akar dengan bobot segar tanaman.
PENGARUH KONSENTRASI GIBERELIN DAN WAKTU PERENDAMAN BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Lilih Salmah
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i1.1947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh interaksi konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata), (2) perlakuan konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih mana yang mempunyai pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata), dan (3) korelasi antara komponen pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata). Penelitian  dilaksanakan di di lahan SMKN 1 Susukan Desa Kedongdong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, dari bulan April sampai dengan bulan Juli 2016. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), pola faktorial. Penelitian terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih yang diulang 3 kali. Faktor pertama yaitu waktu perendaman benih (G) terdiri dari tiga taraf yaitu : G1 (2 jam), G2 (4 jam), dan G3 (6 jam). Faktor kedua yaitu konsentrasi giberelin (R) terdiri dari empat taraf yaitu : R1 (0 ppm), R2 (5 ppm), R3 (10 ppm), dan R4 (15 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh interaksi antara konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih terhadap daya kecambah umur 3 dan 5 HST, jumlah polong total per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji kering per tanaman dan petak, dan bobot 100 butir biji kering, (2) perlakuan giberelin dengan konsentrasi 10 ppm dan 4 jam perendaman benih menunjukkan pengaruh terbaik terhadap bobot biji kering per petak yang menghasilkan 1,54 kg/petak atau setara dengan 2,05 ton/ha, dan (3) terdapat korelasi yang nyata antara jumlah cabang per tanaman umur 35 HST dan jumlah daun per tanaman umur 35 HST dengan bobot biji kering per petak.
PRODUKTIVITAS PADI PADA MUSIM PENGHUJAN DAN MUSIM KEMARAU DI WILAYAH DESA CIREBON GIRANG (Rice Productivity in The Rainy and Dry Seasons in The Cirebon Village Area) Amran Jaenudin; E. Tadjudin; Meilina Parsetyo; Maryuliyanna Maryuliyanna
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v8i1.4048

Abstract

This research aims to determine the appropriate rice cultivation and cropping patterns in the rainy and dry seasons and to find out the analysis of rice farming in the rainy and dry seasons. The time of the research is from January to April 2019. The research location was in the village of Cirebon Girang, Talun District, Cirebon. The method used in this research is descriptive qualitative. The results showed that rice cultivation in the rainy and dry seasons experienced differences especially in fertilization, different plant disturbing organisms, different cropping patterns from the two farmer groups, as well as the highest farming business analysis in the Talun Makmur Rainy Season Farmer group Rp. 22,772,885 and the lowest farming business is the Tanjung Makmur farmer group. Rainy season Rp. 17,044,044. While the large profits obtained in the Talun Makmur Rainy season farmers group of Rp. 24,718,667.
PENGARUH KOMBINASI KOMPOS DAN TANAH BEKAS TAMBANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) KULTIVAR BISMA Amran Jaenudin; Umi Trisnaningsih; Jodi Wicaksono
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v4i1.806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Perlakuan terbaik antara media tanam bekas galian penambangan industri semen dan kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) Kultivar Bisma, (2) Antara media tanam bekas galian penambangan industri semen dan kompos yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) Kultivar Bisma, dan (3) korelasi antara komponen pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) Kultivar Bisma. Penelitian  dilaksanakan di Green House P3M, CSR (Corporate Social Responsibility), PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk. Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dari bulan Maret sampai dengan bulan Juli 2015.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Percobaan ini terdiri dari 6 kombinasi perlakuan kompos dan tanah bekas tambang yang masing-masing diulang 4 kali, sehingga terdapat 4 petak percobaan. Kombinasi perlakuan yang diuji di lapangan adalah : A (15 kg tanah bekas tambang tanpa penambahan kompos per polybag), B (12 kg tanah bekas tambang + 3 kg kompos per polybag), C (9 kg tanah bekas tambang + 6 kg kompos per polybag), D (6 kg tanah bekas tambang + 9 kg kompos per polybag), E (3 kg tanah bekas tambang + 12 kg kompos per polybag), dan F (15 kg kompos tanpa penambahan tanah bekas tambang per polybag).Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh yang nyata antara kombinasi kompos dan tanah bekas tambang terhadap tinggi tanaman umur 14, 28, dan 42 HST (Hari Setelah Tanam), diameter batang umur 14, 28, dan 42 HST, Indeks Luas Daun umur 50 dan 71 HST, serapan N, P, dan K, panjang tongkol tanpa kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, bobot biji kering kotor per tanaman, dan bobot biji kering bersih per tanaman, (2) bobot biji kering bersih per tanaman tertinggi terdapat pada kombinasi perlakuan 12 kg tanah bekas tambang + 3 kg kompos per polybag yang menghasilkan 89,51 g/tanaman atau setara dengan 5,11 ton/ha dengan asumsi 80 % lahan efektif, dan (3) terdapat korelasi yang nyata antara tinggi tanaman umur 14 dan 42 HST, diameter batang umur 14, 28, dan 42 HST, Indeks Luas Daun umur 29, 50, dan 71 HST, dan serapan P dengan bobot biji kering bersih per tanaman.
PENGARUH KOMBINASI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR (SUPER FARM) DAN KULTIVAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY (Brassica rapa L.) Achmad Faqih; Nunnik Ameyliska
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v5i1.1891

Abstract

The purpose of  this experiment the effect of liquid was to organic fertilizer (Super Farm) and cultivars on growth and yield pakcoy (Brassica rapa L.). The experiment was conducted in UPTD BPBP Plumbon Cirebon. The location is above 17 m a thigh of sea level, with soil type is regosol. The time of research was conducted on June until July.The experiments used was experimental method Randomized Design (RBD) consists of two factors and repeated three times. The first factor of the liquid organic fertilizer concentration levels: control (without POC), 1 ml/l of water, 2 ml/l of water, 3 ml/l of water, 4 ml/l of water, 5 ml/l of water. The second factor consists of two cultivars cultivar that is green and green pakcoy putsoi. The variables measured were plant height, number of leaves, plants per plot gross weight, net weight of plants per plot, gross weight per plant, and gross weight per plant.Concentration combination treatment of liquid organic fertilizer (Super Farm) and cultivars provide significant effect on the average variable plant height, number of leaves per plant, gross weight per plant, planting net weight, gross weight per plot, and the net weight per plot. Concentration combination treatment of liquid organic fertilizer (Super Farm) 2.0 ml/l of water on the cultivar Green Pakcoy and Green Putsoi can provide the best results in the net weight per plot of 8.764 kg/plot and 8.803 kg/plot, equivalent to 35.056 tons/ha and 35.212 tons/ha.
PERBAIKAN TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI RAMAH LINGKUNGAN POTENSI HASIL TINGGI MELALUI PENGELOLAAN HARA DI LAHAN BUKAAN BARU Idrus Hasmi; L. M. Zarwazi; Dukat Dukat
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v7i2.2799

Abstract

developed. This study aims to obtain optimum fertilization technology in several new high yielding rice varieties with high yield potential in new open fields. Research has been carried out in new openings in two locations, namely in West Kalimantan Province, with the criteria for new openings in the first location are new openings less than 5 years old and the second location is openings aged 5-10 years after opening. The study refers to a split plot design with 3 replications. The main plot is fertilization level consisting of (R1) Fertilizer dosage recommendations for new openings, (R2) PTT recommended dosage fertilizers, (R3) Fertilizer dosage way of farmers (local), as plots are (V1) Inpara 9, (V2) Inpari 22, (V3) Inpari 30. Research results show that in new openings of land aged <5 years, inpari 22 has a significant effect on the formation of panicles per clump and percent grains of contents while inpari 30 has an effect on increasing the weight of 1000 grains. In newly opened land of 5-10 years, inpari 22 had a significant effect on the formation of panicles per clump while inpari 30 had an effect on increasing percent grains of content and weight of 1000 grains. The dosage treatment with recommended fertilizer dosages for new openings and inpari 22 has a tendency to produce the highest MPD results in new openings with land age <5 years. The dosage treatment with the recommended PTT fertilizer dosage and inpari 30 variety has a tendency to produce the highest MPD results in new openings with a land age of 5-10 years.

Page 10 of 17 | Total Record : 169