cover
Contact Name
Fauzi Rachman
Contact Email
fauzirachman.veteranbantara@gmail.com
Phone
+6285728585911
Journal Mail Official
pendidikansejarahunivet@gmail.com
Editorial Address
Univet Bantara Sukoharjo Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Keraton: Journal of History Education and Culture
Keraton: Journal of History Education and Culture Is a scientific journal that contains and disseminate the results of research, in-depth study, and the ideas or innovative work in the field of science and history education. The innovative work of the teachers and lecturers of the development of the education sector which is able to make a positive contribution to the schools and educational institutions the focus of this journal. History Education History literature Cultural studies Anthropology Social Studies Humaniora Multicultural Education Character Education Education Issues and Policy Curriculum Instructional Media and Model Teaching and Learning
Articles 133 Documents
Penerapan Sains dalam Pengembangan Penelitian Arkeologi Epigrafi di Indonesia Nugroho, A’ang Pambudi
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v3i2.2683

Abstract

Berdasarkan pembahasan di atas, ternyata penggunaan metode sains dapat diterapkan dalam penelitian arkeologi epigrafi di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan adanya perhitungan matematis pada sistem pertanggalan dan konsep astronomi dalam prasasti maupun naskah kuno, mengungkap aspek-aspek keruangan seperti yang diceritakan dalam sumber data tekstual prasasti maupun naskah kuno dengan dukungan data-data dan pendekatan geologi dan geo-morfologi terutama berkaitan dengan peristiwa-peristiwa alam tertentu, dan selanjutnya dalam penggunaan teknologi sains untuk melakukan perekaman data dan analisis material bahan khususnya cat pada inskripsi atau tulisan kuno ditulis menggunakan media tersebut. Selain itu dalam penerapan teknologi sains, para ahli arkeologi epigrafi juga harus ikut dalam melindungi bagaimana tulisan-tulisan yang berbahan mudah pudar terutama dari cat supaya tidak hilang atau aus. Hal ini juga sebagai kewajiban untuk melindungi warisan budaya tersebut.
Sejarah Penerbitan Buku sampai Terbentuknya Balai Pustaka pada Masa Pergerakan Nasional Indonesia Andriyanto, Andriyanto
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v3i2.2691

Abstract

Pada masa zaman purba bangsa mesir sudah menulis buku-bukunya pada semacam kertas yang terbuat dari semacam daun tumbuh-tumbuhan yang disebut “papyrus”. Berawal dari Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg yang berkebangsaan Jerman telah menemukan mesin cetak di 1450-an. Nula-mula diperuntukkan mencetak buku-buku untuk kepentingan keagamaan, sehingga sejarah penerbitan tidak bisa dipisahkan dari keberadaan misionaris. Di Indonesia perkembangan dunia percetakan buku diawali yaitu tahun 1619 saat pemerintah kolonial Belanda menempatkan Batavia menjadi pusat kekuasaan di Hindia Belanda. Politik perbukuan pada masa kolonial Belanda secara formal yaitu pada tanggal 14 September 1908 saat pemerintah mendirikan Commissie voor de Inlandsche School en Volkslectuur (Komisi Bacaan Rakyat). Pada tahun 1910, Komisi Bacaan Rakyat mampu meningkatan kegiatan saat D.A. Rinkes sebagai sekretaris komisi diberi wewenang untuk mengendalikan komisi. D.A. Rinkes melakukan perekrutan ahli bahasa Sunda dan Jawa guna mengawali aktivitas penerjemahan berbagai karya asing. Kemudian berdasarkan Keputusan No. 63 pada tanggal 22 September 1917 menjadi Kantoor voor de Volkslectuur. Bagaimana lembaga ini kemudian diganti nama dan menjadi Balai Poestaka, dengan dipimpin oleh D.A. Rinkes. Pada 1921, Balai Poestaka sudah mempunyai percetakan sendiri, kemudian saat itu dikenal sebagai ukuran gengsi intelektual dikarenakan para pembaca ialah para kaum elite dan juga dikarenakan memakai Bahasa yang tinggi.
Perjuangan dan Kegigihan Nyai Ageng Serang dalam Perang Diponegoro Tahun 1825-1830 Dari, Wulan; Pramudawardhani, Ira; Andriyanto, Andriyanto
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v3i2.2692

Abstract

This study aims to determine the form of struggle carried out by Nyai Ageng Serang, to find out the role of Nyai Ageng Serang in the Diponegoro war in 1825-1830 to find out how Nyai Ageng Serang was initially involved in the rebellion led by Prince Diponegoro. Research and writing about the persistence and struggle of Nyai Ageng Serang in the Diponegoro war in 1825-1830 using the Historical Research Method. From this research, it can be concluded that Nyai Ageng Serang is a female warrior figure whose education in her family environment is anti-colonial. Made Nyai Ageng Serang one of the rebels in the Diponegoro war to expel the Dutch from Indonesia. And there are values that can be taken in the struggle of Nyai Ageng Serang, including Nationalism, Patriotism, and persistence and struggle.
Konsep Kedudukan Raja pada Awal Berdirinya Kerajaan Mataram Islam Andriyanto, Andriyanto
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v4i1.2693

Abstract

Penelitian ini berjudul Konsep kedudukan Raja pada Awal Berdirinya Kerajaan Mataram Islam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaiamana konsep kedudukan Raja pada awal berdirinya kerajaan Mataram Islam. Metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode Historis yang terdiri dari heuristik, kritik intern ekstern, interpretasi, dan Historiografi. Hasil dari penelitian ini adalah Kekuasaan raja tidak dapat dilepaskan dari konsep Spiritual yang berasal dari kultur atau budaya India, yaitu kepercayaan adanya kesejajaran antara makrokosmos dan mikrokosmos, antara jagat raya dan dunia manusia.Konsep Dewa Raja yang dipandang sebagai pusat dari kosmos dan dari diri raja terpancar kekuatan yang terpengaruh pada alam pikir manusia di wilayah kerajaan Mataram. Anggapan ini dikaitkan dengan kepercayaan magis dari wahyu raja pulung raja) dan konsep tentang pewaris keturunan wahyu raja.
Sejarah dan Perkembangan Yayasan Umat Islam Kaliyoso (YAUMIKA) serta Kontribusinya Bagi Masyarakat Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen Tahun 1969-2015 Cahyani, Ida Ayu; Safitry, Martina; Kusairi, Latif
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v4i1.2694

Abstract

This study is a historical study of the development of local Islam in Kaliyoso Village, Kalijambe District, Sragen Regency, Central Java. Kaliyoso was the forerunner of the spread of Islam in the northern region of Surakarta City. The teachings of Islam in Kaliyoso were first spread by a cleric descended from a local Muslim family named Kiai Abdul Jalal I (Bagus Turmudi). After paying attention to the steps of the struggle of Kiai Abdul Jalal I in developing the Islamic religion, the struggle for preaching from Kiai Abdul Jalal I was continued by the sons of Wayah Kaliyoso with an effort to establish a foundation called the Yayasan Umat Islam Kaliyoso (YAUMIKA) in 1969. This research using a historical methodology that has four main stages of historical methods, namely (1) heuristics, (2) verification, (3) interpretation, (4) historiography. The results of this study indicate that the Yayasan Umat Islam Kaliyoso (YAUMIKA) has a role and contribution in efforts to foster the Kaliyoso community towards a more advanced civilization, as well as organize Islamic community activities. This was done with the aim of spreading the religion of Islam and the welfare of the people of Kaliyoso and its surroundings.
Lary: Inovasi Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Pahlawan Lokal Lampung Sebagai Upaya Pengintegrasian Pendidikan Karakter bagi Generasi Emas Sumargono, Sumargono; Aswandi, Vany; Kusuma, Imroah Laina Retno Mukti
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v4i2.3492

Abstract

The use of history learning media is one of the factors that support the course of the learning process, for this reason, it is necessary to apply appropriate learning media in the learning process. Local history provides awareness that facilities are needed on the delivery of values that can be the main breakthrough of the student's character cultivation plan. This research discusses the development of history learning media through the application of local history with material on local heroes in Lampung as an effort to integrate character education. This research uses research and development (R&D) methods adapted from the 4-D development research model. Data collection techniques used in this study include interviews, literature studies, observations and questionnaires. Learning media developed feasibility are used as learning media based on due diligence by material experts getting a percentage of 94% value and media experts getting a percentage value of 92%, overall stating that android-based learning media to introduce students to the historical relics of the pre-script period in Lampung is worthy of being used as a historical learning media. The results of the SPSS 17.0 analysis obtained significantly at 0.000 < 0.05 this shows that there is a significant difference between class XI IPS 1 as an experimental class and class XI IPS 2 as a control class after testing. The difference in the results of the average attitude scale test of the experimental class of 75,3 and the control class of 68,75, this shows that the historical learning media through the application developed is effective in instilling the values of character education for students.
Selayang Pandang Bangunan Pura Mangkunegaran Prasetyo, Himawan
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v4i2.3493

Abstract

Pura Mangkunegaran memiliki nilai penting, maka peninggalan tersebut dapat dimanfaatkan untuk beberapa kepentingan antara lain ideologis, akademis, dan ekonomis. Manfaat secara ideologis antara lain untuk meningkatkan kualitas hidup bangsa, memperkuat kepribadian bangsa, mempertebal harga diri dan kebanggan nasional, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu menjadi penggerak bagi terwujudnya cita-cita Kota Solo.
Modernisasi Pendidikan Islam di Jambi Abad XX Wahyuni, Bella; Pradita, Dennys
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v4i2.3494

Abstract

Masyarakat Melayu Jambi merupakan masyarakat yang identik dengan agama Islam. Mayarakat Islam di Jambi terus mengakar dengan adanya sistem pendidikan berbasis Islam. Pendidikan Islam di Jambi pada Abad XX berbasis surau. Banyaknya surau  menyebabkan mereka menolak untuk bersekolah di sekolah umum buatan Belanda. Namun demikian, sistem pendidikan berbasis agama yang ada di Jambi kemudian dilakukan modernisasi. Modernisasi pada pendidikan Islam di Jambi terletak pada materi yang diajarkan. Materi yang diajarkan selain memperdalam ilmu agama juga adanya penambahan pengetahuan umum sehingga menyiapkan mereka untuk bersaing di era modern. Kajian ini akan membahas bagaimana transformasi dan juga perkembangan sistem pendidikan Islam di Jambi. Pada dekade kedua abad ke-20 dibentuklah suatu organisasi bernama Perukunan Tsamaratul Insan organisasi inilah yang pertama membangun madrasah di Jambi yaitu Madrasah Nurul Iman, Madrasah Nurul Islam, Madrasah Al-Jauharen dan Madrasah Sa’adatuddaren. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan islam modern di Jambi dipelopori oleh K H. Abdul Qodir yaitu ketika ia membangun madrasah As’ad yang mengizinkan perempuan untuk masuk madrasah dan juga memasukan mata pelajaran umum dalam kurikulum pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode historis yaitu historiografi, kritik sumber, interpretasi dan historiografi.
Liberalisme dan Monetisasi Ekonomi di Hindia Belanda (1870-1900) Tasnur, Irvan; Apriyanto, Joni; Arrazaq, Naufal Raffi
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v4i2.3495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu proses berlangsung liberalisme di Hindia Belanda, serta pemberlakuan ekonomi uang (monetisasi) dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat pribumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri atas heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian didapatkan bahwa liberalisme di Hindia-Belanda mulai berlaku 1870 dengan dikeluarkannya Undang-undang Agraria, yang mengatur tentang penyewaan tanah milik pribumi. Dampaknya banyak investor asing baik dari eropa dan cina berbondong-bondong datang mengambil bagian untuk mendirikan perusahaan, begitu pula kaum pribumi namun hanya terbatas pada golongan bangsawan. Pemberlakuan sistem ekonomi liberal juga berdampak pada lahirinya sistem ekonomi uang (monetisasi ekonomi) yang menyebabkan masyarakat memiliki ketergantungan tinggi terhadap uang yang menimbulkan masalah sosial lain seperti peningkatan kemiskinan, kejahatan, perjudian,  konsumsi candu (kokain), seks bebas hingga terlilit jerat utang piutang.
Rivalitas KNIL dan PETA dalam Sejarah Kemiliteran Indonesia pada Masa Awal Kemerdekaan Sofuan, Tazkia Kamila
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v4i2.3496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan TNI (Tentara Nasional Indonesia) sejak awal kemerdekaan yang disertai dengan berbagai macam lika-liku di dalamnya, kemudian menjelaskan tentang rivalitas PETA dan KNIL dalam tubuh TNI sehingga dapat diketahui penyebab dari terjadinya konflik tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian sejarah dengan lima tahapan yang terdiri atas pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini yaitu rivalitas yangterjadi antara KNIL dan PETA dalam tubuh TNI disebabkan karena perbedaan pandangan dan pengalaman yang diperolehnya ketika menjalani pendidikan militer. Adanya kecurigaan di antara dua kubu tersebut menyebabkan sering terjadinya perdebatan terutama ketika pemilihan panglima tertinggi tentara Indonesia. Manfaat dari adanya penelitian ini yaitu dapat mengetahui sistem yang diterapkan ketika pemilihan panglima tentara Indonesia. Selain itu, untuk mengetahui bahwa rivalitas yang terjadi antara KNIL dan PETA dalam tubuh TNI tidak menyebabkan tentara Indonesia menjadi tercerai berai, namun tetap menjadi satu kesatuan utuh dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga pertahanan dan kemanan negara Indonesia.

Page 9 of 14 | Total Record : 133