cover
Contact Name
Suparman Mannuhung
Contact Email
jurnal.andidjemma@gmail.com
Phone
+6285343619174
Journal Mail Official
jurnal.andidjemma@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samiun Nomor 4 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Andi Djemma I Jurnal Pendidikan
ISSN : 26226537     EISSN : 26228513     DOI : -
Core Subject : Education,
urnal Andi Djemma adalah jurnal pendidikan untuk berbagai keilmuan yang sesuai meliputi pendidikan agama, pendidikan bahasa Indonesia, pendidikan kewarganegaraan dan bidang lainnya yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun. Menerima tulisan hasil pemikiran dan hasil penelitian berkaitan dengan ilmu pendidikan, keguruan dan pembelajaran. Jurnal ini menerbitkan hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik (guru dan dosen), ilmuan dan praktisi pendidikan. Artikel yang dikirim akan direview oleh pakar yang berpengalaman sesuai bidang keahliannya. Jurnal Andi Djemma terbit dengan open akses dimana abstrak dan teks penuh yang telah dipublikasikan di website dapat dibaca dan di download secara gratis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 125 Documents
EKSISTENSI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA    DIDIK KELAS V PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI UPT SPF SD INPRES NIPA-NIPA KECAMATAN MANGGALA Abbas, Sitti Aisyah; Henni Sukmawati; Suparman Mannuhung
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/bfcwxc73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Eksistensi guru PAI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di UPT SPF SD Inpres Nipa-Nipa Kecamatan Manggala. Latar belakang penelitian ini pentingnya minat belajar untuk peserta didik. Minat belajar dapat dipahami sebagai kecenderungan untuk selalu memperhatikan dan mempelajari sesuatu secara terus menerus yang disertai dengan adanya perasaan senang sehingga kegiatan belajar ini di dorong dengan adanya minat yang berlangsung lebih lama dan meninggalkan kesan yang lebih mendalam kepada diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan mengambil data langsung ke sekolah tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian yang menunjukkan bahwa eksistensi guru PAI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran pendidikan agama islam di UPT SPF SD Inpres Nipa-nipa Kecamatan Manggala yaitu: 1) Memberikan motivasi keapada peserta didik, 2) Menggunakan metode atau model pembelajaran yang dapat menarik perhatian peserta didik, 3) Menciptakan suasana yang lebih menyenangkan agar peserta didik dapat aktif dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung guru PAI dalam meningkatkan minat belajar peserta didik yaitu, Adanya metode atau model pembelajaran yang telah disiapkan, sarana dan prasarana yang tersedia dan adanya kerja sama antara orang tua dan guru, Sedangkan faktor penghambatnya yaitu lingkungan sekitar peserta didik yang kurang mendukung, kurangnya perhatian dari orang tua terhadap peserta didik. Kata Kunci: Eksistensi guru PAI dan minat belajar peserta didik
MENAKAR PENGARUH BEASISWA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DIMODERASI STATUS GENDER (Studi Pada Mahasiswa Universitas Andi Djemma Penerima Beasiswa Pemerintah Daerah Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan) Harun, Harsya; Drajat, Ulfah Zakiah; Paonganan, Melni
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/s3f81x10

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis pengaruh pemberian beasiswa terhadap motivasi belajar mahasiswa serta menguji apakah status gender memoderasi pengaruh tersebut pada mahasiswa Universitas Andi Djemma penerima beasiswa Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain survei terhadap 70 responden (33 laki-laki; 37 perempuan) menggunakan kuesioner skala Likert. Hipotesis yang diajukan diuji dengan regresi linier sederhana untuk model gabungan dan per kelompok gender, sedangkan moderasi gender diuji menggunakan uji beda koefisien antar-kelompok (Chow test). Hasil menunjukkan beasiswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar pada model gabungan maupun pada kelompok laki-laki dan perempuan. Namun, uji Chow menunjukkan tidak terdapat perbedaan koefisien yang signifikan antar gender, sehingga gender tidak memoderasi pengaruh beasiswa terhadap motivasi belajar. Implikasi penelitian menekankan pentingnya kualitas tata kelola beasiswa (kejelasan informasi, ketepatan pencairan, dan keberlanjutan) bagi seluruh penerima tanpa pembedaan gender.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI Z Andi Fadhilah A. Natsir; Ariesthina Laelah; Jufri
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/4xszgp49

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi Z yang lahir pada era digital dengan tantangan moral dan etika yang kompleks. Pembentukan karakter melalui PAI berfokus pada internalisasi nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan toleransi dan berupaya menjawab tantangan globalisasi, tekanan sosial media, dan perubahan budaya kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode pustaka dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah untuk menggambarkan peran PAI dalam pembentukan karakter generasi Z, termasuk strategi kurikulum, peran guru, dan integrasi nilai moral dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI berkontribusi signifikan dalam memperkuat karakter religius, etika sosial, dan kompetensi moral generasi Z melalui pendekatan holistik dalam pembelajaran berbasis nilai keislaman.
INTERNALISASI EKOTEOLOGI SEBAGAI RESILIENSI SPIRITUAL: MODEL PEMBELAJARAN PAI YANG RESPONSIF BENCANA DI PESANTREN WAHDAH ISLAMIYAH KOTA PALOPO Mannuhung, Suparman; Amaluddin; Waode Kasriawati Bakari; Neneng Juliana; Munadirah M. Ahdad; Muhlar Sultan
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/r8mvw324

Abstract

Abstrak Kesenjangan epistemologis antara teologi (iman) dan ekologi (amal) masih menjadi tantangan utama dalam Pendidikan Agama Islam di daerah rawan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model internalisasi ekoteologi dan resiliensi spiritual dalam kurikulum serta aktivitas Pesantren Wahdah Islamiyah Kota Palopo dalam merespons banjir bandang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental dan analisis konten digital, penelitian ini menelaah dokumen kurikulum (mawad tarbiyah), rencana strategis, dan transkrip ceramah kebencanaan. Hasil penelitian menyingkap tiga temuan fundamental. Pertama, terdapat fenomena “Kurikulum Sunyi” (The Silent Curriculum), di mana literasi bencana absen dalam silabus formal kaderisasi namun terinternalisasi secara masif melalui aktivisme lapangan (kurikulum tersembunyi). Kedua, terbentuknya “Resiliensi Berbasis Fiqih” (Fiqh-Based Resilience), di mana fleksibilitas hukum (rukhsoh) dan kepastian status ibadah saat krisis berfungsi sebagai mekanisme pertahanan mental (coping mechanism) bagi penyintas dan relawan. Ketiga, terjadi negosiasi teologis yang dinamis antara narasi “Bencana sebagai Azab” (teosentris) dengan “Bencana sebagai Sunnatullah” (ekosentris). Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan Wahdah Islamiyah saat ini menerapkan “Resiliensi Pasrah-Aktif”. Studi ini merekomendasikan transisi menuju “Resiliensi Transformatif” dengan mengintegrasikan fiqih lingkungan ke dalam struktur kurikulum inti untuk membangun kesadaran mitigasi yang preventif, bukan sekadar responsif. Kata Kunci: Ekoteologi, Fiqih Bencana, Kurikulum PAI, Resiliensi Spiritual, Wahdah Islamiyah. Abstract The epistemological gap between theology (faith) and ecology (action) remains a primary challenge in Islamic religious education within disaster-prone areas. This study aims to analyze the model of internalizing eco-theology and spiritual resilience within the curriculum and activities of Pesantren Wahdah Islamiyah, Palopo City, in responding to flash floods. Employing a qualitative approach with an instrumental case study design and digital content analysis, this research examines curriculum documents (mawad tarbiyah), strategic plans, and disaster lecture transcripts. The results reveal three fundamental findings. First, there is a "Silent Curriculum" phenomenon, where disaster literacy is absent in the formal cadre syllabus but is massively internalized through field activism (hidden curriculum). Second, the formation of "Fiqh-Based Resilience," where legal flexibility (rukhsoh) and the certainty of worship status during crises function as a religious coping mechanism for survivors and volunteers. Third, a dynamic theological negotiation occurs between the narrative of "Disaster as Divine Punishment" (Azab theocentric) and "Disaster as Natural Law" (Sunnatullah ecocentric). This study concludes that the current educational model of Wahdah Islamiyah applies "Passive-Active Resilience." The study recommends a transition towards "Transformative Resilience" by integrating environmental fiqh (Fiqh al-Bi'ah) into the core curriculum structure to cultivate preventive mitigation awareness, rather than merely responsive measures. Keywords: Eco-theology, Disaster Fiqh, PAI Curriculum, Spiritual Resilience, Wahdah Islamiyah.
FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN (STUDI: FAKTOR PSIKOLOGIS DAN KUALITAS GURU) Uleng, Indo; Shamjaya
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/k837rr18

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pendidikan sebagai proses kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor determinan yang saling berkaitan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif faktor-faktor determinan dalam dunia pendidikan dengan fokus pada faktor psikologis peserta didik dan kualitas guru. Faktor psikologis yang meliputi motivasi belajar, minat, kepercayaan diri, serta kondisi emosional peserta didik memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keterlibatan dan keberhasilan belajar. Sementara itu, kualitas guru yang mencakup kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial menjadi elemen kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber jurnal nasional dan internasional yang relevan dan terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan kualitas guru memiliki hubungan yang saling memengaruhi dan berkontribusi signifikan terhadap mutu proses serta hasil pendidikan. Guru yang berkualitas mampu mengelola pembelajaran secara adaptif dan responsif terhadap kondisi psikologis peserta didik, sehingga mendorong terciptanya iklim belajar yang kondusif. Oleh karena itu, upaya peningkatan mutu pendidikan perlu diarahkan pada penguatan aspek psikologis peserta didik dan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas pendidikan secara holistik. Kata Kunci: faktor determinan, faktor psikologis, kualitas guru, mutu pendidikan.

Page 13 of 13 | Total Record : 125