cover
Contact Name
Charlie D. Heatubun
Contact Email
charlie_deheatboen@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
ishjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Brigjen Mariner(Purn)Abraham O. Atururi, Kompl. Perkantoran Arfai, Manokwari 98311
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
ISSN : 27160491     EISSN : 2722516X     DOI : https://doi.org/10.47039/ish
Core Subject : Agriculture, Social,
Igya ser hanjop adalah jurnal yang menyediakan sumber informasi ilmiah yang ditujukan untuk peneliti, lembaga penelitian, instansi pemerintah, dan pemangku kepentingan. Jurnal ini menerbitkan manuskrip penelitian asli yang berfokus pada hasil penelitian tentang semua aspek pembangunan berkelanjutan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2025)" : 6 Documents clear
Konservasi Teripang Berbasis Sasi dalam Mendukung Keberlanjutan Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus di Pulau Nusi, Nabire, Papua Tengah Bawole, Roni; Sultary, Ayu; Toha, Abdul Hamid A.; Boli, Paulus; Mudjirahayu; Bawole, Christover Alfarani
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Papua Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47039/ish.7.2025.13-28

Abstract

Sistem sasi sebagai kearifan lokal telah diterapkan di Nabire, Papua Tengah, untuk mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan, termasuk teripang yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi. Namun, keberhasilannya bergantung pada efektivitas konservasi, yang mencakup penegakan aturan lokal, monitoring dan evaluasi, serta dukungan pemerintah dan maupun nonpemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas konservasi pada ekosistem laut serta peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan berbasis sasi berada pada kategori sangat baik, dengan kontribusi signifikan terhadap perlindungan habitat laut (67,74%) dan diversifikasi sumber daya (67,74%). Penegakan aturan lokal (67,74%) dan dukungan pemerintah serta non pemerintah (70,97%) menjadi faktor kunci dalam keberhasilan ini. Outcome utama dari implementasi sasi adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat (70,97%) melalui peningkatan pendapatan dan pemberdayaan sosial ekonomi, serta perlindungan habitat yang mendukung keberlanjutan ekosistem laut. Efektivitas konservasi memainkan peran penting dalam menghubungkan berbagai faktor konservasi teripang dengan outcome yang dihasilkan. Untuk meningkatkan keberhasilan implementasi sasi, direkomendasikan penguatan Monev, harmonisasi aturan adat dan formal, serta peningkatan kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah, dan lembaga terkait. Sistem sasi dapat menjadi model konservasi berkelanjutan yang relevan untuk diterapkan di wilayah lain dengan kondisi ekosistem serupa.
Kajian Daya Dukung Lingkungan di Kawasan Ekowisata Isyo Hill’s Kampung Rhepang Muaif Distrik Nimbokrang Buli, Lumeli Jacky; Wambrauw, Elisabeth V.; Rumbiak, Riano
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Papua Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47039/ish.7.2025.53-72

Abstract

Kawasan Ekowisata Isyo Hill’s, Kampung Rhepang Muaif merupakan ka-wasan ekowisata sekaligus habitat dari berbagai macam keanekaragaman hayati. Kawasan ini telah berjalan selama lima tahun sebagai kawasan ekowisata na-mun belum dilakukan kajian daya dukung lingkungannya. Daya dukung ling-kungan berperan penting agar sumberdaya alam di kawasan tersebut dapat dikelola secara lestari dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menge-tahui daya dukung lingkungan di Kawasan Ekowisata Isyo Hill’s, Kampung Rhe-pang Muaif dan strategi dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan ter-sebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMCE (Spatial Mul-ticriteria Evaluation) dan metode analisis SWOT. Metode pengumpulan data da-lam penelitian ini yaitu pengumpulan data primer, data sekunder, dan studi lit-eratur. Berdasarkan pengolahan data menggunakan analisis SMCE, Kampung Rhepang Muaif mempunyai luas lahan yang sesuai (S) yaitu 232,40 ha, sesuai bersyarat (CS) yaitu 910 ha dan tidak sesuai (N) seluas 3,55 ha. Kawasan Ekow-isata Isyo Hill’s sebagian besar berada pada lahan yang sesuai (S). Sedangkan berdasarkan analisis SWOT, Kawasan Ekowisata Isyo Hill’s berada pada kuadran II dengan letak sumbu x=0,2 dan sumbu y=-0,2. Hal ini berarti bahwa kawasan Ekowisata Isyo Hill’s berada pada kondisi yang kuat namun sedang menghadapi tantangan yang besar. Berdasarkan hasil dari matriks SWOT, strategi yang dapat digunakan yaitu strategi ST. Strategi ST merupakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk menghadapi ancaman. Adapun rekomendasi strategi ST aitu melibatkan pemerintah dalam mengevaluasi perkembangan Kawasan Ekowisata, menyediakan transportasi dari bandara/pusat kota, mengadakan sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait pemanfaatan lahan untuk ekowisata, dan mempromosikan kawasan ekowisata Isyo Hill’s lewat berbagai media.
Keragaman Kultivar Buah Merah (Pandanus conoideus Lamk.) Menurut Pengetahuan Tradisional Masyarakat Lokal di Manokwari Iwanggin, Marthinus; Nugroho, Julius Dwi; Auri, Amilda
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Papua Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47039/ish.7.2025.73-81

Abstract

Buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) memiliki nilai budaya yang tinggi dalam kehidupan masyarakat di daerah Nugini. Salah satu lokasi penyebarannya berada di Kabupaten Manokwari yaitu Distrik Manokwari Utara di Kampung Nuni, Saubeba dan Asai. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman budidaya penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman kultivar buah merah di Kampung Nuni, Saubeba dan Asai berdasarkan pengetahuan masyarakat. Pengumpulan data melalui mewawancarai responden kunci yang dipilih berdasarkan penguasaan dalam membedakan kultivar buah merah, dan eksplorasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 (lima) kultivar buah merah, yaitu: Edewewits, Yohomna, Monsorekenik, Enyefeyi dan Momuruk. Karakter kunci yang dipergunakan oleh masyarakat untuk membedakan antarkultivar adalah karakter duri.
Keragaman Genotipe dan Daya Hasil Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L.) Lokal Asal Papua Merahabia, Paskalius Apriyanto; Prabawardani, Saraswati; Mawikere, Lenda; Linggi, Mery I.A.
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Papua Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47039/ish.7.2025.1-11

Abstract

Keragaman genotipe ubi jalar sebagai sumber gen untuk perbaikan mutu genetik dalam perakitan varietas unggul baru. Penelitian ini bertujuan untuk menduga keragaman genotipe dan mendapatkan informasi kemampuan daya hasil 31 genotipe ubi jalar lokal Papua. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan 31 genotipe ubi jalar lokal Papua. Analisis data meliputi Analisis Ragam, Analisa Komponen Utama, Analisis Klaster, Koefisien Kolerasi dan Analisis Biplot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe uji berpengaruh sangat nyata pada karakter diameter umbi, panjang umbi, jumlah umbi per tanaman, bobot umbi per tanaman, jumlah umbi ekonomi, bobot umbi ekonomi, jumlah umbi per gulud, bobot umbi per gulud, kadar kemanisan dan kadar pati. Terdapat keragaman genetik pada 31 genotipe ubi jalar lokal Papua dengan koefisien ketidak miripan sebesar 0,38-2,24. Terdapat empat komponen utama dengan keragaman kumulatif 79.495%. Terdapat korelasi positif nyata antara diameter umbi, bobot umbi per tanaman, jumlah umbi ekonomi, bobot umbi ekonomi, jumlah umbi per gulud dan terhadap hasil.
Kelimpahan Sampah Plastik di Pesisir Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya Liling, Irman; Patria, Mufti Petala; Bowolaksono, Anom; Ismail; Supriatna, Jatna; Heatubun, Charlie D.
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Papua Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47039/ish.7.2025.43-51

Abstract

Perkembangan populasi penduduk berbanding lurus dengan peningkatan jumlah sampah atau limbah. Kota Sorong dengan daya tarik sebagai pintu gerbang Papua membuat perkembangan populasinya meningkat pesat. Sampai saat ini, manajemen pengelolaan persampahan di Kota Sorong belum berjalan dengan baik. Pengelolaan sampah di Kota Sorong belum mencakup seluruh wilayah yang ada. Pesatnya perkembangan dan pertumbuhan wilayah menyebabkan sampah yang dihasilkan menjadi besar. Kelimpahan sampah laut terutama jenis plastik menjadi perhatian dunia karena potensi bahaya yang dapat ditimbulkan terhadap kehidupan di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan sampah plastik di pesisir Kota Sorong. Metode pengambilan sampel dilakukan dua kali secara sengaja menggunakan transek kuadrat (ukuran 2 x 2 m2) pada lima lokasi atau stasiun penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan Kelimpahan sampah plastik pada pengambilan sampel I memiliki range antara 0,47 – 20,26 item/m2 dan pada pengambilan sampel II yaitu 0,36 – 13,64 item/m2. Stasiun I memiliki kelimpahan sampah terbesar yaitu 20,26± 16,56 item/m2 (Pengambilan sampel I) dan 13,64± 11,41 item/m2 (Pengambilan sampel II) dan kelimpahan sampah terendah yaitu 0,13± 0,28 item/m2 berlokasi di Stasiun IV pada pengambilan sampel I dan 0,36± 0,48 item/m2 berlokasi di Stasiun V pada pengambilan sampel II. Sampah plastik yang ditemukan didominasi oleh kemasan makanan, serpihan plastik, kemasan plastik dan botol minuman.
Strategi Pengelolaan Berkelanjutan Program Pamsimas di Kampung Mansinam Distrik Manokwari Timur Saputro, Agus Adhi; Yuminarti, Umi; Raharjo, Syafrudin
Igya ser hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Papua Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47039/ish.7.2025.29-41

Abstract

Pamsimas merupakan Pamsimas merupakan program pemerintah bertujuan untuk memberikan kemudahan akses air bersih bagi masyarakat. Pengelolaan secara berkelanjutan diperlukan guna memastikan sarana dari program pamsimas tetap fungsional dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengelolaan dan menganalisis strategi pengelolaan program Pamsimas. Metode penelitian yang digunakan adalah Mixed Method dan data dianalisis dengan menggunakan analisa deskriptif dan SWOT. Pengambilan data dilakukan secara observasi, wawancara dengan menggunakan kuisoner dan dokumentasi. Selain itu dilakukan Focus group Discussion ((FGD) dengan melibatkan tokoh masyarakat, anggota KP-SPAM dan institusi pemerintah dari Balai Prasarana Permukiman Provinsi Papua Barat. Jumlah responden dalam penelitian ini seluruhnya 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan sarana yang berasal dari program pamsimas masih berfungsi meskipun terdapat beberapa sarana mengalami kerusakan. Pengelolaan Program Pamsimas tidak berjalan optimal karena rendahnya partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan program Pamsimas dan kelembagaan tidak berjalan dengan baik. Hasil analisis SWOT diperoleh nilai kekuatan sebesar 2,52, kelemahan 0,76, peluang 2,41 dan ancaman 0,46. Diagram SWOT menunjukkan strategi berada pada kuadran I, yang berarti strategi yang diperlukan dalam pengelolaan program Pamsimas adalah pentingnya menjaga keberadaan sumber air bersih, peningkatan kinerja KP-SPAM dalam menerapkan pedoman pengelolaan program Pamsimas dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk usulan keberlanjutan program air bersih.

Page 1 of 1 | Total Record : 6