cover
Contact Name
Luluk Ulfa Hanasah
Contact Email
jurnalmezurashii@untag-sby.ac.id
Phone
+6287712411600
Journal Mail Official
jurnalmezurashii@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. 45 Surabaya Phone 0315931800 (Ext 89)
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Mezurashii: Journal of Japanese Studies
ISSN : 27220567     EISSN : 27220567     DOI : https://doi.org/10.30996/mezurashii
Mezurashii: Journal of Japanese Studies is a biannual peer-reviewed, open-access journal published by the Faculty of Cultural Science, University of 17 Agustus 1945 Surabaya. The journal encourages original articles on various issues within Japanese Studies, which include but are not limited to linguistics, literature, and culture. Mezurashii: Journal of Japanese Studies accepts to publish a balanced composition of high-quality theoretical or empirical research articles, comparative studies, case studies, review papers, exploratory papers, and book reviews. All accepted manuscripts will be published either online and in printed journal.
Articles 111 Documents
Fenomena Alih Kode pada Pembelajar Bahasa Jepang di Tempat Kursus Chunye Language Class Surabaya Kartikasari, Juanita; Ainie, Isnin; Andarwati, Titien Wahyu
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL (on Progress)
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v8i1.133001

Abstract

Fenomena alih kode atau dapat disebut juga dengan peralihan bahasa adalah salah satu aspek yang cukup menarik untuk dikaji dalam sosiolinguistik, terutama dalam kalangan bilingual Indonesia-Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi terjadinya alih kode di kalangan pembelajar bahasa Jepang di Chunye Language Class di Surabaya. Penelitian ini menggunakan kombinasi antara metode kuantitatif dan kualitatif, dimana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Total responden dalam pengisian kuesioner ini sebanyak 15 orang pembelajar bahasa Jepang. Semua responden berada dalam lingkungan bilingual dan multilingual. Dari hasil penelitian, alih kode seringkali terjadi pada situasi kasual atau informal. Sebaliknya, penggunaan bahasa Jepang terbatas dalam lingkungan kerja dan keluarga dikarenakan latar belakang responden. Beberapa motivasi utama responden dalam melakukan alih kode adalah (1) untuk menciptakan suasana yang akrab (membangkitkan rasa humor), (2) untuk pengekspresian ide dan maksud yang lebih spesifik (topik tertentu), dan (3) karena kebiasaan dalam bersosialisasi (pendengar atau lawan tutur). Minat pribadi terhadap budaya Jepang memiliki peranan yang penting dalam pembentukan kebiasaaan berbahasa. Fenomena alih kode juga menggambarkan identitas sosial dan budaya responden. Namun, ada juga responden yang beranggapan bahwa penggunaan bahasa Jepang tidak lebih hanya bersifat fungsional (pembicara atau penutur). Implikasi penelitian ini adalah dengan memahami alih kode dalam konteks pengajaran bahasa Jepang, kita dapat mendukung pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan para pembelajar.

Page 12 of 12 | Total Record : 111