cover
Contact Name
Luluk Ulfa Hanasah
Contact Email
jurnalmezurashii@untag-sby.ac.id
Phone
+6287712411600
Journal Mail Official
jurnalmezurashii@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. 45 Surabaya Phone 0315931800 (Ext 89)
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Mezurashii: Journal of Japanese Studies
ISSN : 27220567     EISSN : 27220567     DOI : https://doi.org/10.30996/mezurashii
Mezurashii: Journal of Japanese Studies is a biannual peer-reviewed, open-access journal published by the Faculty of Cultural Science, University of 17 Agustus 1945 Surabaya. The journal encourages original articles on various issues within Japanese Studies, which include but are not limited to linguistics, literature, and culture. Mezurashii: Journal of Japanese Studies accepts to publish a balanced composition of high-quality theoretical or empirical research articles, comparative studies, case studies, review papers, exploratory papers, and book reviews. All accepted manuscripts will be published either online and in printed journal.
Articles 105 Documents
Ecological Turn in Tones of Studio Ghibli’s On Your Mark Pasopati, Rommel Utungga
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v6i2.11576

Abstract

This article explores the idea of ecological turn in tones of one of animation by Studio Ghibli entitled On Your Mark published in 1995. The story is about a raid of a cult in which there is an angel being detained. Later, two policemen recued the angel and set her free. Through qualitative method and explorative approach, this paper accentuates matters of ecological turn as seen in the symbols of symbiocene including redefinition of progress in modern era, changing aspect from anthropocene to symbiocene, and the shift of humanism to rely more on nature beings and/or ecocentric surroundings. The tones of this animation indeed show the crucial aspects of ecological issues, such as shift from darkness to light, the signs of bright colors, and the rescue from such dominated power to positive freedom. In conclusion, this animation contains ecological turn in its tones regarding to ambience that point out to ecocentrism than anthropocentrism.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Manga Detektif Conan Volume 72 Guntur, Muhammad; Khasanah, Umul
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v6i2.11693

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan apa saja jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam manga Detektif Conan Volume 72. Tindak tutur ilokusi dianalisis secara kontekstual dan ditentukan jenis-jenisnya mengcu pada kategori tindak tututr menurut Kato (2004:45) dan fungsi-fungsinya menurut Leech (1983:162). Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan pragmatik. Data berupa dialog yang dikumpulkan dengan cara baca catat. Menganalisis data dengan cara menjelaskan konteks dituturkannya tindak tutur ilokusi dan menjelaskan. Setelah dianalisis dapat disimpulkan bahwa dalam manga Detektif Conan Volume 72 ditemukan bahwa dari 47 data tindak tutur ilokusi terdapat 12 data ilokusi asertif, 6 data ilokusi komisif, 13 data ilokusi direktif, 9 data ilokusi ekspresif dan 7 data ilokusi deklaratif. Selain itu, 47 data tersebut memiliki fungsi ilokusi yaitu fungsi kompetitif, fungsi menyenangkan, fungsi bekerja sama, dan fungsi bertentangan. Kata kunci : Pragmatik, Tindak tutur ilokusi, Fungsi, Manga, Detektif Conan.
Ekokritik dalam Anime Chikyuu Shoujo Arjuna Karya Shoji Kawamori Wardinda, Wanda; Andari, Novi
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v6i2.11865

Abstract

Ekokritik berfungsi sebagai sarana untuk menyalurkan gagasan maupun kritik yang berhubungan dengan fenomena kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia. Dengan pendekatan ekologi sastra, ekokritik dapat menjadi penghubung antara karya sastra dan alam untuk membuat manusia lainnya menjadi lebih sadar akan pentingnya keberadaan alam yang berdampingan dengan manusia dan makhluk hidup lainnya. Dalam anime Chikyuu Shoujo Arjuna gagasan tersebut disampaikan dengan adanya masalah-masalah lingkungan yang timbul akibat ulah manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data berupa dialog dan potongan gambar sebagai pendukung, yang berkaitan dengan ekokritik yang ada dalam anime Chikyuu Shoujo Arjuna. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan 15 data yang menggambarkan permasalahan lingkungan hidup yang dikategorikan menjadi 5, yaitu pencemaran yang disebabkan oleh kegiatan industri dan kegiatan pertanian, timbul berbagai penyakit yang disebabkan oleh limbah industri atau malfungsi dari kegiatan industri, pemanfaatan alam secara tidak terkendali, kepadatan penduduk, dan menurunnya populasi flora dan fauna. Dari 15 data yang ditemukan, paling banyak menggambarkan pencemaran yang disebabkan oleh industri dan pertanian. Kata Kunci: Ekologi Sastra, Ekokritik, Anime
Analisis Retorika Makna dalam Manga Doraemon Volume 18 Andraini, Yuwi; Khasanah, Umul
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.11727

Abstract

Penggunaan retorika dalam sebuah manga bertujuan untuk menambah nilai estetika pada manga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis retorika makna yang terdapat pada manga “Doraemon” volume 18 karya Fujiko.F. Fujio dengan menggunakan teori retorika makna menurut Seto (2002). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini berupa dialog dan monolog para tokoh yang ada dalam manga “Doraemon” Volume 18 karya Fujiko.F. Fujio dan dikumpulkan dengan menggunakan teknik baca catat. Hasil penelitian terhadap 56 data yang berupa dialog dan monolog para tokoh dalam manga “Doraemon” Volume 18 diketahui ada 7 jenis retorika makna, yaitu simile sebanyak 4 data, sinestesia 38 data, sinekdok 2 data, hiperbola 2 data, tautologi 7 data, eufemisme 2 data, dan pertanyaan retorika 1 data pada manga “Doraemon” volume 18 karya Fujiko.F. Fujio. Kata Kunci: pragmatik, Retorika Makna, Manga, Doraemon
Analisis Bahasa Hormat (Keigo) dalam Anime Isekai Yakkyoku Episode 1 Karya Liz Takayama Hidayatullah, Syarif; Yuana, Cuk
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.11752

Abstract

Bahasa adalah sistem komunikasi yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan pesan, berbagi informasi, dan memahami satu sama lain. Beberapa variasi bahasa muncul berdasarkan siapa penutur dan petuturnya. Negara Jepang terkenal dengan aturan tata bahasa kesopanan yang unik, yang dikenal dengan sebutan keigo. dalam bahasa Indonesia, keigo sering disebut sebagai bahasa hormat, dan ini menjadi salah satu ciri khas bahasa Jepang. Secara umum, keigo dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yakni sonkeigo (尊敬語), kenjougo (謙譲語), dan teineigo (丁寧語). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan ragam jenis keigo (sonkeigo, kenjougo, teneigo) dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan keigo (sonkeigo, kenjougo, teneigo) yang terdapat dalam anime Isekai yakyoku episode 1 karya liz takayama. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah berupa percakapan/dialog yang terdapat data keigo. Sumber data penelitian ini adalah anime Isekai yakyoku episode 1 karya liz takayama. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 5 data percakapan/dialog dengan total data yang diperoleh berupa 43 data mencangkup 3 jenis keigo, yaitu 22 data sonkeigo, 3 data kenjougo, dan 17 data teineigo yang dianalisis dengan mengacu pada teori-teori Nagasaki (2004, 2007) dan sudjianto & dahidi (2007). Sedangkan faktor yang mempengaruhi penggunaan keigo tersebut yaitu usia dan status dianalisis dengan mengacu pada teori dari nakao (dalam sudjianto 2007). Kata kunci : sosiolinguistik, keigo, sonkeigo, kenjougo, teneigo, anime
Metafora pada Lirik Lagu dalam Album Koi No Uta Karya Mosawo Kaltsum, Dinar Umi; Amalijah, Eva
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.11777

Abstract

Bahasa merupakan suatu alat komunikasi untuk berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu fungsi bahasa adalah untuk menyampaikan makna. Ilmu yang mempelajari makna disebut semantik. Semantik biasa digunakan untuk meneliti gaya bahasa. Gaya bahasa sering diungkapkan dalam bentuk bahasa tulis, terutama dalam karya sastra, misalnya puisi, cerpen, novel, bahkan lirik lagu. Salah satu gaya bahasa yang sering digunakan dalam lirik lagu adalah metafora. Penelitian ini menganalisis dan mendeskripsikan metafora dan makna yang terdapat pada lirik lagu dalam album Koi No Uta karya Mosawo. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik dengan metode deskriptif kualitatif karena hasil penelitian berupa teks narasi deskripsi yang menjabarkan metafora dan makna yang ada pada frasa dan kalimat. Dari 15 lirik lagu yang telah diteliti, terdapat 14 data yang terkumpul berdasarkan teori yang digunakan. Hasil analisis data yang didapatkan bahwa 8 lirik lagu yang terdapat metafora. Metafora yang terdapat pada data dalam penelitian ini sesuai dengan teori dari Seto Kenichi.
Hubungan Majas Perbandingan dan Citraan dalam Album Hajimete no EP Yoasobi oleh Ayase: Kajian Stilistika Damayanti, Erika Selphie; Pratita, Ina Ika; Amri, Miftachul; Soepardjo, Djodjok; Parastuti, Parastuti
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.12156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara majas perbandingan dengan citraan dalam album Hajimete no EP karya Yoasobi. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif non-interaktif dengan teknik simak-catat dan studi pustaka. Instrumen yang digunakan adalah alat perekam berupa aplikasi atau platform streaming music online dan alat tulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori stilistika yang digunakan adalah teori Nurgiyantoro (2022) tentang hubungan antara majas perbandingan dan citraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 data dan 5 hubungan yang ditemukan. 3 data dari lagu Seventeen, 5 data dari lagu Umi no Manimani, dan 3 data dari lagu Mister. Hubungan yang ditemukan bertujuan untuk mengkonkretkan sesuatu yang abstrak; untuk menghidupkan penuturan agar mudah dipahami; untuk memperindah penuturan agar lebih mengesankan; penggunaan majas perbandingan dapat memperkuat citraan; dan penggunaan majas perbandingan dan citraan dapat menekankan dan mengintensifkan penuturan. Hubungan antara majas perbandingan dan citraan yang paling banyak ditemukan adalah antara majas perbandingan simile, personifikasi dengan citraan visual. Keduanya berfungsi untuk menegaskan perasaan, memudahkan pemahaman, dan efek estetika.
Representation of Honne and Tatemae in Drama “Cherry Magic Thirty Years of Virginity Can Make You A Wizard” Saragih, Debora; Arfianty, Rani; Tampubolon, Meyland; Sitanggang, Aura Zefanya
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.12390

Abstract

ABSTRAK Studi ini menyelidiki interaksi rumit antara honne (perasaan sejati) dan tatemae (fasad sosial) seperti yang digambarkan dalam drama Jepang, "Cherry Magic." Dengan menganalisis karakter Adachi dan Kurosawa, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep budaya ini terwujud dalam hubungan interpersonal dalam konteks Jepang kontemporer. Studi ini menemukan bahwa sementara honne sering diungkapkan dalam suasana informal dan dengan hubungan dekat, tatemae umumnya digunakan dalam situasi formal atau ketika hubungan hierarkis terlibat. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika sosial Jepang, menyoroti cara-cara bernuansa di mana individu menavigasi antara diri mereka yang autentik dan harapan masyarakat. Melalui analisis kualitatif drama, studi ini menawarkan wawasan tentang signifikansi budaya honne dan tatemae dalam membentuk interaksi interpersonal dalam masyarakat Jepang.
Analisis Pembalasan Tokoh Utama Moriguchi Yuko dalam Novel Confession karya Minato Kanae Hani, Aprilya Meta; Arfianty, Rani
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.12413

Abstract

Novel karya Minato Kanae dengan judul “Confession” atau “Kokuhaku (告白)” dalam bahasa Jepang, adalah novel dengan tema balas dendam. Peneliti memusatkan fokus pada tokoh Moriguchi Yuko dalam kasus pembalasan dendamnya. Dengan metode penelitian Deskriptif Kualitatif, tujuan penelitian ini untuk menjabarkan latar belakang pembalasan Moriguchi Yuko kepada anak anak SMP yang telah membunuh anaknya, yaitu Manami. Novel Confession karya Minato Kanae juga menjadi sumber data utama dalam penelitian ini. Hasil analisis yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa kasus balas dendam menjadi kunci utama dalam novel ini. Penggambaran tata cara penulisan novel, menggunakan narasi satu arah atau sudut pandang orang pertama, pada setiap bagan. Minao Kanae, menghadirkan cita rasa narasi baru, dengan menjabarkan setiap emosi karakter yang ada pada novel Confession. Namun, meskipun begitu, kunci novel terdapat pada karakter utama yaitu Moriguchi Yuko. Moriguchi Yuko digambarkan sebagai seorang guru SMP, dan seorang ibu tunggal yang sangat menyayangi anaknya, Manami. Semua berjalan dengan baik, sampai pada anaknya yaitu “Manami” meninggal dunia secara tidak wajar. Kemudian, mulailah berbagai macam kasus pembalasan dendam yang kompleks dan saling terikat satu sama lain, oleh Moriguchi Yuko sebagai dalang utama. Melalui novel ini, pembaca dapat mendapatkan banyak pesan moral yang berkaitan dengan Keadilan, Moralitas, dan Konsekuensi Psikologis. Kata kunci: Analisis Karakter, Minato Kanae, Confession, Moriguchi Yuko, Pembalasan Dendam The novel “Confession” (Kokuhaku, 告白) by Minato Kanae is a story with the theme of revenge. The researcher focuses on the character of Moriguchi Yuko in her case of revenge. Using a descriptive qualitative research method, the aim of this study is to elaborate on the background of Moriguchi Yuko’s revenge against the middle school children who killed her daughter, Manami. The novel *Confession* by Minato Kanae is also the primary source of data for this research. The analysis shows that the theme of revenge is a key element in the novel. The writing style of the novel uses a one-way narrative or first-person perspective for each section. Minato Kanae presents a new narrative flavor by describing the emotions of each character in *Confession*. However, despite this, the key to the novel lies in the main character, Moriguchi Yuko. Moriguchi Yuko is depicted as a middle school teacher and a single mother who deeply loves her daughter, Manami. Everything goes well until her daughter, Manami, dies in an unnatural way. Afterward, a series of complex and interconnected revenge cases begin, with Moriguchi Yuko as the mastermind. Through this novel, readers can gain many moral lessons related to Justice, Morality, and Psychological Consequences. Keywords: Character Analysis, Minato Kanae, Confession, Moriguchi Yuko, Revenge
Variasi Aktivitas Kelas Pada Mata Kuliah Hyouki Asrini, Dwi Puji; Puspitosari, Dwi
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.12502

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan variasi aktivitas kelas pada mata kuliah Hyouki dan mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap aktivitas kelas pada mata kuliah Hyouki. Aktivitas yang diberikan yaitu berupa haya mono gachi, shinkei suijyaku, torampu asobi, cross word kanji, maching card, dan juga tutor sebaya. Teknik pengumpulan data berupa angket dan observasi langsung. Angket diberikan kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNNES untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap aktivitas kelas pada mata kuliah Hyouki. Observasi langsung dilakukan untuk memperkuat hasil angket mengenai variasi aktivitas yang diberikan pada mata kuliah Hyouki. Teknik yang digunakan untuk menganailisis data adalah dengan teknik deskriptif kualitatif. Dari hasil angket yang diberikan kepada 80 mahasiswa tentang aktivitas yang diberikan pada mata kuliah hyoki, 86,3% menyatakan pembelajaran lebih menarik setelah ada aktivitas yang bervariasi, 71,3% menyatakan aktivitas kelas membantu mereka dalam menghafal kanji yang sedang dipelajari, 75% mengatakan bahwa aktivitas shinkei suijyaku dan torampu asobi membuat mereka lebih konsentrasi dan mengasah ingatan kanji, 74.5% menyatakan aktivitas cross word kanji membuat mahasiswa lebih teliti dalam mencari kanji dan melatih logika berfikir mahasiswa, 74,8% menyatakan aktivitas hayai mono gachi melatih keberanian untuk tampil ke depan dan keberanian mengambil keputusan, 76,3% menyatakan maching card melatih kerjasama dan meningkatkan pemahaman tentang kanji yang dipelajari, 76% menyatakan aktivitas tutor sebaya membuat lebih leluasa bertanya kepada teman mengenai Kanji yang belum dipahami dan meningkatkan rasa percaya diri untuk terus belajar Kanji.

Page 9 of 11 | Total Record : 105