cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 5 (2022)" : 20 Documents clear
Pengaruh Mitigasi Bencana Banjir Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan Anak Usia 8-13 Tahun Rustam, Ermi; Mutthalib, Nurul Ulfah; Rahman, Harpiana
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.516

Abstract

Mitigasi adalah upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Mitigasi Bencana Banjir Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Anak Usia 8-13 Tahun Di Desa Radda Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini termasuk jenis penelitian “pra experimental” yang bersifat analitik dengan menggunakan metode penelitian “One-group pra-post test design”. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak yang bertempat tinggal di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara sebanyak 626 anak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebesar 244 anak. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisa data penelitian ini dilakukan uji secara kuantitatif pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan anak sebelum diberikan edukasi yaitu 200 (82,0%) memiliki pengetahuan kurang. dan tingkat pengetahuan anak setelah diberikan edukasi termasuk dalam kriteria tinggi yaitu 221 (90,6%) memiliki pengetahuan cukup. Sikap anak sebelum diberikan edukasi memiliki sikap negatif 204 (83,6%) dan sikap anak setelah diberikan edukasi memiliki sikap positif sebanyak 221 (90,6%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada pengaruh edukasi mitigasi bencana banjir melalui video animasi terhadap pengetahuan dan sikap anak.
Faktor Determinan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Buruh Palka Di PT. Biringkassi Raya Kabupaten Pangkep Maeshal, Ayu Adheriska; Ikhram Hardi; A. Mansur Solulipu; Aulia Rahman; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.528

Abstract

H.W Heinrich menyatakan bahwa kecelakaan kerja paling banyak disebabkan oleh perbuatan atau tindakan tidak aman dari manusia dengan prensetase sebanyak 88% sedangkan sisanya sebanyak 10% disebabkan oleh hal-hal yang tidak berhubungan dengan kesalahan manusia yaitu kondisi yang tidak aman dan 2% disebabkan oleh ketentuan tuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor determinan tindakan tidak aman pada pekerja buruh palka di PT. Biringkassi Raya Kabupaten Pangkep Tahun 2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross-Sectional Study. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja buruh palka PT. Biringkassi Raya Kabupaten Pangkep, sebanyak 126 orang dan sampel sebanyak 96 orang yang diambil dengan metode accidental sampling. Data diambil menggunakan kuesioner lalu dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai p-value untuk masa kerja p=0,000, pengetahuan p=0,001, kelelahan kerja p=0,009, kepatuhan penggunaan APD p=0,000, pengawasan p=0,780 terhadap tindakan tidak aman pada pekerja buruh palka. Kesimpulannya adalah menunjukkan bahwa masa kerja, pengetahuan, kelelahan kerja dan kepatuhan penggunaan APD memiliki hubungan yang bermakna dengan tindakan tidak aman sedangkan pengawasan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan tindakan tidak aman. Sarannya adalah pekerja harus melakukan pekerjaan sesuai prosedur pihak perusahaan agar dapat bekerja secara aman, pekerja meningkatkan pengetahuan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, pekerja harus melakukan peregangan, berolahraga dan meningkatkan pola hidup sehat, pekerja meningkatkan kepatuhan penggunaan APD secara lengkap baik saat melakukan pekerjaan maupun berada ditempat kerja dan serta lebih memaksimalkan sistem pengawasan dan pendisiplinan kepatuhan terhadap pekerja buruh palka.
Pengaruh Penyuluhan Dan Media MP3 Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pemanfaatan Jamban Di Desa Bontomanai Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Ghani, Nur; Andi Asrina; Septiyanti; Yusriani; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.619

Abstract

Salah satu perilaku masyarakat yang masih kurang dalam bidang sanitasi adalah tingkat kesadaran masyarakat dalam penggunaan jamban. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan jamban sehat sebagai sarana untuk buang air besar, serta akses sanitasi jamban sehat yang masih buruk akan mencemari lingkungan dan memberikan dampak pada masalah kesehatan seperti diare, kolera, disentri, hepatitisA, tifus abdominalis, polio dan terhambatnya pertumbuhan pada balita Jenis penelitian yang akan digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Quasi Eksperimen two group pre-post test design yaitu pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh pengaruh penyuluhan dan MP3 terhadap pengetahuan pemanfaatan jamban. Pertama-tama dilakukan pengukuran dengan membagikan keusioner, lalu pemberian materi pendidikan kesehatan tentang Jamban, kemudian kuesioner akan dibagikan kembali pada responden yang sama Berdasarkan hasil analisis dengan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga dusun Manteke dan dusun Lakatong dengan jumlah sampel 56 kepala keluarga dusun manteke dan 56 kepala keluarga dusun lakatong. Hasil penelitian ini menunjukan pengetahuan diperoleh nilai p value= 0,00 < 0,05, sesudah dilakukan penyuluhan dan di dapatkan nilai p value = 0,00 < 0,05 setelah diberikan penyuluhan menggunakan media mp3. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan dan media mp3 terhadap pengetahuan pemanfaatan jamban di desa Bontomanai tahun 2022. Pihak Puskesmas Bontomanai perlu meningkatkan penyuluhan sesuai dengan tingkatan pengetahuan masyarakat yang terfokus pada peningkatan pemanfaatan jamban keluarga, baik melalui posyandu, arisanibu- ibu, kegiatan pemuda maupun kegiatan lainnya
Perilaku Penggunaan APD Pada Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Khusus Daerah Sulawesi Selatan Nasaruddin, Muh. Risal; Ikhram Hardi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.737

Abstract

Masih tingginya kasus sebaran COVID-19, menempatkan tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya pada risiko terpapar COVID-19 ini. Oleh karena itu, selama periode wabah COVID-19 penerapan dan pencegahan serta pengendalian infeksi COVID – 19 sangat penting diterapkan pada rumah sakit atau layanan kesehatan, terutama pengetahuan perawat atau petugas tentang K3 pada rumah sakit yang telah ditunjuk sebagai tempat penanganan dan karangtina pasien COVID-19, seperti menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan satandar nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam upaya penaggulangan wabah COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mandalam menegenai Penerapan alat pelindung kesehatan dan keselamatan kerja pada tenaga Kesehatan di unit Covid 19 pada Rumah Sakit Khusus Daerah Sulawesi Selatan tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, sampel dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci 1 orang dan informan biasa 2 orang. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu perilaku penggunan alat pelindung diri di rumah sakit sudah berjalan dengan sangat baik dan sudah sesuai dengan standar yang berlaku, hanya saja dalam penggunaan APD terdapat beberapa pegawai yang merasa masih kurang nyaman dan gerah, penerapan penggunaan alat pelindung diri pada petugas meninjau alat pelindung diri pada setiap saat, penerapan kesehatan keselamatan kerja sudah tercapai karna petugas merasa terlidungi selama berada di ruang lingkup kerja serta pengawasan penggunaan alat pelindung diri pada petugas telah di lakukan oleh pihak kesehatan keselamatan kerja sesuai standard yang berlaku, dan apabila di temukan alat pelindung diri yang rusak akan di adakan pengantian.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah Latarissa, Nur Ardianty; Nurul Hikmah B; A. Mansur Solulipu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.749

Abstract

World Health Organization (WHO) telah menetapkan pentingnya penerapan standar precaution. Dasar standar precaution salah satunya adalah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Alat pelindung diri merupakan suatu alat yang memiliki kemampuan untuk melindungi seseorang dan berfungsi mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. Alat pelindung diri antara lain sarung tangan, pelindung pernapasan, pelindung mata, penutup kepala, jas dan sepatu pelindung. Perawat diwajibkan untuk menggunakan alat pelindung diri untuk menghindari resiko keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit dalam memberikan pelayanan perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat pelindung diri pada perawat di ruang rawat inap RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap RSIUD Masohi, menggunakan teknik accidental sampling dengan total sampel sebanyak 105 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, ketersediaan APD dan motivasi pada perawat dengan nilai p< 0,05 dengan hasil analisis pengetahuan (p= 0,004), sikap (p= 0,000), ketersediaan APD (p= 0,010) dan motivasi (p= 0,002). Dari hasil penelitian ini diharapkan pihak rumah sakit dapat memberikan perhatian khusus tentang pentingnya penggunaan APD dan kebijakan terkait penggunaan APD pada perawat.
Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Bengkel Las Di Kelurahan Pampang Kota Makassar Amini, Siti Marwa; Alfina Baharuddin; Nasruddin Syam
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.751

Abstract

Penggunaan APD adalah salah satu upaya tenaga kerja menyediakan lingkungan yang sehat dan aman dari infeksi sekaligus sebagai upaya perlindungan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi penggunaan APD pada pekerja bengkel las di Kelurahan Pampang Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observational analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel las di Kelurahan Pampang yang berjumlah 33 orang pekerja. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data di analisis menggunakan uji korelasi Chi- square pada program SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Tidak ada hubungan antara ketersediaan APD dengan penggunaan APD (p value=0,186), tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan APD (p value=1.000), tidak ada hubungan antara pengalaman kerja dengan penggunaan APD (p value=1.000), tidak ada hubungan antara motivasi kerja dengan penggunaan APD (p value=1.000). Disarankan agar pemilik usaha di bengkel las yang ada di Kelurahan Pampang menyediakan APD secara lengkap dan pemantauan penggunaannya.
Hubungan Penerapan Program SMK3 Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di PT. Industri Kapal Indonesia (PERSERO) Makassar Auliasari, Putrysuci; Haeruddin; Masriadi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.759

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang efisien dan produktif. Penelitian ini memfokuskan pada penerapan program SMK3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja di PT. IKI (Persero) Makassar unit produksi kapal sebagai unit yang memiliki potensi bahaya dengan jumlah 100 pekerja tetap sebagai tanggungan pihak perusahaan PT. IKI (Persero) Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan program SMK3 dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. IKI (Persero) Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan cross-sectional study dengan jumlah populasi 100 pekerja dan sampel 80 responden teknik penentuan jumlah sampel menggunakan rumus lemeshow. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui variabel yang berhubungan dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik untuk mengetahui variabel yang memiliki hubungan paling besar terhadap kejadian kecelakaan kerja. Hasil penelitian ini diperoleh nilai P-Value pengetahuan SMK3 sebesar 0,000, P-Value penerapan 5R 0,000, P-Value safety sign 0,000, P-Value Kepatuhan pengguaan APD 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa ada variabel yang paling berpengaruh yaitu pengetahuan SMK3. Kesimpulan dari penelitian ini ada variabel yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja diantaranya pengetahuan, penerapan 5R, safety sign dan kepatuhan penggunaan APD. Adapun saran dari penelitian ini yaitu diharapkan agar pihak perusahaan tetap mempertahankan program kesehatan dan keselamatan kerja pada pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero).
Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Sinovac Pada Siswa di SMA Negeri 7 Luwu Utara Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara S. Nur Fauziyah Masse; Fatmah Afrianty Gobel; Hasriwiani Habo Abbas; Muhammad Khidri Alwi; Mansur Sididi; Masse, S. Nur Fauziyah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.762

Abstract

Keefektivitasan vaksin dalam mengurangi angka morbiditas serta mortalitas penduduk, yang ditunjukkan dengan semakin menurunnya kasus COVID-19. Reaksi dari vaksinasi juga tidak dapat dipungkiri, biasa juga disebut KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi.  Berdasarkan data bulan Februari 2022 di SMA Negeri 7 Lutra, beberapa siswa yang telah melakukan vaksinasidosis 1 sekitar 30,35% mengeluhkan gejala KIPI. Untuk itu penting dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang muncul setelah melakukan vaksinasi sinovac, khususnya pada remaja siswa SMA Negeri 7 Lutra.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purpossive sampling, sampel 221 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden tingkat kejadian KIPI mencapai 71,5%. Mayoritas kelas XI MIPA 1 sebanyak 33 siswa (14,9%). Didominasi oleh siswa berumur 16 tahun sebanyak 99 siswa (44,8%). Kebanyakan adalah perempuan sebanyak 121 siswa (54,8%). Dengan status vaksinasi 100% z ke-2. Sedangkan hasil analisis data variabel pengetahuan responden kategori baik sebesar 88,2%. Dari variabel sikap kategori baik sebesar 89,6%. Variabel tindakankategori baik sebesar 76,5%. Variabel gejala KIPI vaksin sinovac gejala paling banyak pada rasa lelah dan sakit kepala sebanyak 69,7%. Kesimpulan dari penelitian ini, tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan yang baik terhadap terjadinya KIPI pada siswa SMA Negeri 7 Lutra. Namun gejala KIPI vaksin sinovac yaitu rasa lelah dan sakit kepala banyak dialami oleh responden yaitu sebanyak 69,7%. Penelitian lebih lanjut juga dibutuhkan untuk lebih memahami KIPI vaksi sinovac, bukan hanya dari jenis vaksin sinovac, namun vaksin jenis lainnya.
Penerapan Program Patient Safety Pada Ruang Rawat Inap Puskesmas Minasa Upa Paputungan, Ainun; Muchlis, Nurmiati; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.825

Abstract

  Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara di Puskesmas Minasa Upa bahwa pelayanan pruang rawat inap Puskesmas Minasa upa masih kurang lengkap dan minimnya pengetahuan perawat terhadap program patient safety, dan kurangnya kesadaran perawat yang ada untuk meningkatkan program patient safety. ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Puskesmas Minasa Upa telah dengan benar menerapkan program patient safety . Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan pendekatan dekskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program patient safety di puskesmas Minasa Upa, dapat dilihat dari kepatuhan perawat terhadap pencatatan dan pelaporan kesalahan tindakan medis dilakukan dengan baik, budaya patient safety juga terlaksana dengan baik dengan mematuhi SOP dan selalu menerapkan prinsip-prinsip kode etik, adapun pengengetahuan perawat terhadap patient safety masih belum maksimal dikarenakan perawat tidak pernah mendapat pelatihan terkait patient safety, beberapa fasilitas pendukung program patient safety masih tidak berfungsi dengan baik. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Puskesmas Minasa Upa telah dengan cukup baik dalam menerapkan program patient safety. Disarankan untuk Puskesmas Minasa Upa untuk terus meningkatkan kesiapan Program patient safety.  
Faktor Yang Berhubungan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Konstruksi Pembangunan Rumah Sakit Raudah Makassar Yaqub, Muhammad; Yuliati; Mansyur Solulipu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.884

Abstract

Sektor konstruksi adalah sektor pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja, hal ini disebabkan karena dalam pengerjaannya proyek konstruksi banyak ditemukan perilaku tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition). Unsafe action adalah tindakan atau perbuatan dari seseorang atau beberapa pekerja yang memperbesar terjadinya kecelakaan terhadap pekerja. Tindakan tidak aman (unsafe action) terjadi karena dua hal yaitu faktor internal seperti persepsi dan pengetahuan, serta faktor eksternal seperti komunikasi, pengawasan dan penggunaan Alat Pelindug Diri (APD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi, pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), komunikasi, pengawasan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja konstruksi di pembangunan Rumah Sakit Raudah Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja di CV. Batara Graha Nusantara Kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi (p = 0,034) dan pengawasan (p = 0,002) dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja kontruksi di pembangunan Rumah sakit Raudah Makassar sedangkan pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) (p = 0,484), komunikasi (p = 0,437) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p = 0,595) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja kontruksi di pembangunan Rumah sakit Raudah Makassar.

Page 2 of 2 | Total Record : 20