cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 6 (2024)" : 20 Documents clear
Faktor Yang Berhubungan Terhadap Kelelahan Mata Pada Pegawai Pengguna Computer di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan Ririn Anggraeni; Farihah Muhsanah; Nurul Hikmah B
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.1602

Abstract

Kelelahan mata adalah sensasi tidak nyaman yng dialami mata setelah melakukan aktivitas berat atau memandang objek tertentu selama waktu yang lama. Hasil riset yang dilakukan  Hasil riset yang dilakukan The Vilion Council sebanyak 90% dari pekerja kantor mengeluhkan kelelahan mata setelah menggunakan komputer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan terhadap kelelahan mata pada pegawai pengguna computer di BNN Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran atau observasi data variabel independen dan dependen.Populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 45 orang. Sampel sebanyak 39 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data di analisis dengan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dan nilai α = 0,05. Hasil penelitian yang dipeoleh bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan dengan keluhan kelelahan mata adalah jarak pandang dengan keluhan kelelahan mata (p-value= 0,010), ada hubungan antara durasi penggunaan (p-value= 0,036), tidak ada hubungan antara pencahayaan dengan keluhan kelelahan mata (p-value= 1,000) dan tidak ada hubungan riwayat penyakit mata dengan keluhan kelelahan mata (p-value= 0,129). Kesimpulan pada penelitian ini antara lain Ada hubungan antara jarak pandang dengan keluhan kelelahan mata, Tidak ada hubungan antara riwayat penyakit dengan keluhan kelelahan mata, Ada hubungan antara durasi penggunaan dengan keluhan kelelahan mata, Tidak ada hubungan antara tingkat pencahayaan dengan keluhan kelelahan mata. Diharapkan kepada kayawan yang mengalami keluhan kelelahan mata agar menjaga jarak pandang ke monitor dan juga pencahayaan dari ruangan kerja sudah sesuai dengan ambang batas yang telah ditetapkan.
Faktor Yang Mempengaruhi Kelelahan Kerja Pada Guru Smk Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Makassar Yuliyanti, Lilis; Arman; Rusydi, Arni Rizqiani
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.1855

Abstract

Penyebab terjadinya kelelahan pada guru SMK Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Makassar disebabkan oleh pekerjaan yang dilakukan para guru : Sakit belakang, mudah lapar, mudah mengantuk, badan terasa pegal pegal, mudah lelah, pusing/kepala terasa berat, dan sakit pinggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada guru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan dengan pendekatan cross sectional studi dengan sampel sebanyak 50 orang guru yang diambil menggunakan teknik total sampling. Metode Analisis data mengunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Untuk univariat dan bivariat data analisis menggunakan uji chi-square, sedangkan untuk analisis data multivariat menggunakan uji regresi linear. Dari hasil penelitian berdasarkan uji chi-square diperoleh bahwan hubungan umur dengan kelelahan kerja didapatkan nilai  (p= 0.00 < 0.05), hubungan jenis kelamin dengan kelelahan kerja didapatkan nilai (p= 0.980 > 0.05), hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja didapatkan nilai (p= 0.00 < 0.05), dan hubungan  motivasi kerja dengan  kelelahan kerja didapatkan nilai (p= 0.00 < 0.05). Untuk hasil multivariat dengan uji regresi linear didaptkan untuk umur terhadap kelelahan kerja didapatkan nilai p value > 0,05 (0,666 > 0,05) dan nilai t hitung < t tabel yaitu (0,434 < 1,679) sehingga disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh umur terhadap kelelahan kerja, pengaruh beban kerja terhadap kelelahan kerja diperoleh nilai p value > 0,05 (0,523 > 0,05) dan nilai t hitung < t tabel yaitu (0,643 < 1,679) sehingga disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh beban kerja terhadap kelelahan kerj, pengaruh motivasi terhadap kelelahan kerja diperoleh nilai p value <  0,05 (0,16 < 0,05) dan nilai t hitung > t tabel yaitu (2,508 > 1,679) sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh motivasi kerja terhadap kelelahan kerja. Motivasi kerja berpengaruh dalam penelitian ini karena para guru disekolah yang mempunyai kinerja yang lebih sehigga mengalami kelelahan kerja.
Faktor Umur Berhubungan Dengan Paparan Timbal Dalam Rambut Pada Nelayan Kerang Di Galesong Utara Udani Asril, Fhirsya; Alfina Baharuddin; Nasruddin Syam
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.1971

Abstract

Sungai dapat tercemar karena masuknya benda dan zat ke dalam sungai yang berakibat dari aktifitas manusia, yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan dalam ekosistem makhluk hidup yaitu logam berat timbal (Pb). Logam berat dalam suatu perairan memiliki peran penting dalam proses metabolisme makhluk hidup. Namun, apabila konsentrasinya yang juga berlebihan akan bisa menyebabkan keracunan. Logam berat dianggap sebagai bahan pencemar jika keberadaannya melebihi batas baku mutu yang telah ditetapkan. Data WHO (World Health Organization) melaporkan bahwa ada sekitar 143 juta kematian akibat paparan (Pb) di negara berkembang setiap tahunnya, dimana kematian tersebut terjadi akibat banyak nya (Pb) di dalam tubuh sehingga menyebabkan penyakit seperti diare, pusing, mual, gangguan sistem saraf dan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konsentrasi paparan timbal (Pb) dalam rambut pada nelayan kerang di perairan galesong utara tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konsentrasi paparan timbal (Pb) dalam rambut pada nelayan kerang di Galesong Utara Tahun 2024. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur dengan pajanan timbal (p value = 0.002) dan tidak terdapat hubungan antara keluhan kesehatan dengan paparan timbal (p value = 0.563). Bagi masyarakat diharapakan untuk tidak bekerja jika melebihi batas umur dewasa dan diharapkan nelayan memeriksa kesehatan di puskesmas jika mengalami keluhan.
Pengaruh Vitamin C Terhadap Kadar Hba1c Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Rappokalling Makassar Zalsa Dilla, Salwa; Masriadi; A. Multazam Mustari; Arman; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2003

Abstract

Jumlah kasus diabetes di Makassar terus meningkat dari tahun ke tahun dan pada tahun 2020-2021, diabetes tercatat sebagai penyakit tidak menular nomor tiga terbanyak dari segi kasus 30.976 juta pasien, Data Dinas Kesehatan Kota Makassar tahun (2021) kasus Diabetes Melitus akan terus bertambah bilamana pencegahan dan pengendalian tidak ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vitamin C terhadap kadar HbA1C pada penderita diabetes mellitus II Di puskesmas rappokalling makassar. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen sungguhan (true experiment) model Pretest- Posttest With Control Group. Populasi penelitian adalah seluruh penderita diabetes melitus Tipe 2 di Puskesmas Rappokaling kecamatan tammua kota makassar sulawesi selatan dan sampel penelitian yaitu sebanyak 45 pasien diabetes mellitus Tipe 2 di Puskesmas Rappokaling kecamatan tammua kota makassar sulawesi selatan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh dari data yang diambil dengan melakukan pemeriksaan lalu dilakukan uji normalitas data dan dianalisis data menggunakan uji wilcoxon menunjukkan ada pengaruh berjemur dengan konsumsi vitamin C dengan nilai p-value 0,001 < 0,05 pada pasien penderita DM II, berjemur dengan konsumsi vitamin D dengan nilai p-value 0,001 < 0,05 pasien penderita DM II dan berjemur terhadap kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus II di puskesmas rappokalling Makassar dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh vitamin C terhadap Kadar Hba1C pada penderita diabetes mellitus II di Puskesmas Rappokalling Makassar.
Hubungan Pola Makan Dan Tingkat Stres Dengan Gejala Gastritis Pada Perawat Di RSUD Labuang Baji Makassar Lola, Lola Ayu Pitaloka; `Suharni A. Fachrin; Ikhram Hardi S
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2012

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan prevalensi gastritis mencapai 40,8%, dengan jumlah mencapai 274.396 dari populasi sebanyak238.452.952 orang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Menurut angka statistik kemenkes tahun 2019, gastritis merupakan  10  penyakit yang paling umum di Indonesia, dengan 30.154 kasus tercatat pada setiap orang yang melakukan kunjungan di Puskesmas. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara gejala gastritis di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar dengan pola makan dan tingkat stres. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, dan pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling acak sederhana. Sejumlah 79 perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar menjadi subjek penelitian, dengan 57 sampel yang diambil. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola makan dan gejala gastritis (nilai p = 0,000 < 0,05%), namun tidak ditemukan hubungan antara tingkat stres dan gejala gastritis (nilai p = 0,522 > 0,05%). Berdasarkan hasil penelitian ini, perawat perlu meningkatkan kesadaran terhadap pola makan harian mereka, termasuk jenis makanan yang mereka konsumsi, frekuensi dan waktu makan, serta minuman yang mereka minum, guna menghindari atau mencegah gejala dan kejadian gastritis.  
Hubungan Pendidikan Dan Riwayat Vaksin Dengan Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate Anggita Putri Kharie; Arman; Fatmah Afrianty Gobel
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2013

Abstract

Hepatitis B adalah infeksi disebabkan oleh virus Hepatitis B, peradangan hati yang bisa berkembang menjadi fibrosis (jaringan parut), sirosis atau kanker hati. Hepatitis merupakan satu dari banyak penyebab kematian wanita di dunia, penyebab pada wanita hamil menderita hepatitis dikarenakan defek koagulasi, kegagalan organ, dan peningkatan mortalitas maternal dan bayi baru lahir. Jenis penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 198 orang di wilayah kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pekerjaan (p value=0.000 <0.05%), ada hubungan antara riwayat vaksin (p value=0.000 <0.05%) dengan kejadian hepatitis b pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate. Saran yang diberikan bagi Puskesmas, diharapkan bagi Puskesmas untuk lebih sering melakukan sosialisasi ataupun penyuluhan kepada ibu hamil agar mau melakukan pemeriksaan hepatitis B. Bagi peran tenaga kesehatan, diharapkan untuk menjadwalkan setiap bulannya melakukan kunjungan rumah ataupun seminar terjadwal kepada ibu-ibu hamil, agar ibu hamil mendapatkan informasi mengenai pencegahan dini tentang penyakit hepatitis B. Bagi ibu hamil, diharapkan agar selalu menjaga kesehatan, menghindari aktivitas-aktivitas yang dapat mengakibatkan terinfeksi hepatitis B masuk kedalam tubuh. Bagi peneliti selanjutnya, diharapakan melakukan penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan meneliti faktor lain seperti sumber informasi dan peran tenaga kesehatan.
Gambaran Perilaku Pijat Bayi Dan Pijat Ibu Hamil Pada Masyarakat Etnik Jawa Di Desa Patila Levia, Yayang; Arni Rizqiani Rusydi; Haeruddin
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2021

Abstract

Pijat merupakan salah satu metode pengobatan tertua di dunia. Pijat meliputi seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang mampu melemaskan sendi yang terlalu kaku dan menyatukan organ tubuh dengan gosokan yang kuat. Pijat bayi dan pijat ibu hamil pada masyarakat etnik Jawa di Desa Patila sudah menjadi salah satu tradisi yang dilakukan turun-temurun. Penelitian ini dilakukan untuk menggali informasi mengenai manfaat pijat bayi dan pijat ibu hamil terhadap kualitas tidur, nafsu makan, dan kebugaran masyarakat  etnik Jawa di Desa Patila Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang mengungkap situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang diperoleh dari situasi yang alamiah. Hasil penelitian yang di peroleh kualitas tidur,nafsu makan dan kebugaran pada bayi dan ibu hamil sebelum diberikan pijat lebih  cenderung dengan kualitas tidur yang kurang baik, terkadang bayi rewel, sulit tidur di malam hari dan setelah diberikan pijat bayi tidurnya lebih nyenyak dan lebih lama sehingga berpengaruh juga kepada daya tahan tubuhnya, begitu pun dengan ibu hamil dengan kualitas tidur yang baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi resiko terjadinya anemia.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja PT. Industri Kapal Indonesia Dina, Anita Bela; Yuliati; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2029

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) dapat menyebabkan permasalahan kerja yang sangat serius, salah satunya yaitu peningkatan kompensasi biaya kesehatan, penurunan produktivitas pekerja dan rendahnya kualitas hidup. Kondisi Musculoskeletal Disorders (MSDs adalah penyebab kecacatan di empat dari enam wilayah salah satunya Mediterania Timur dan Afrika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pendekatan cros sectional. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 45 pekerja pada bagian pengelasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero). Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji hubungan chi square. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas berulang (p = 0,001 <  = 0,05), kebiasaan olahraga (p = 0,000 <  = 0,05) sikap kerja (p = 0,000 <  = 0,05) dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lama kerja (p = 0,691 > = 0,05) dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara lama kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan terdapat hubungan antara aktivitas berulang, kebiasaan olahraga dan sikap kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Diharapkan kepada peneliti selanjutnya sebaiknya dapat meneliti atau menambah variabel-variabel lain yang dapat berhubungan atau mempengaruhi tingkat kelelahan kerja.
Analisis Potensi Bahaya Pada Pekerja Facade (Curtain Wall) Dan Pengendalian Risiko Di Proyek Rumah Sakit UPT Vertikal Makassar Dina Febiani; A. Muh. Multazam; Andi Sani; Suharni A. Fachrin; Yuliati
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2033

Abstract

International Labour Organization (ILO) pada November 2023 menyatakan bahwa 395 juta pekerja di seluruh dunia mengalami cedera kerja yang tidak fatal. Hampir 3 juta orang meninggal karena kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sebagian besar kematian akibat pekerjaan ini, yaitu sebesar 2,6 juta kematian, disebabkan oleh penyakit akibat kerja. Kecelakaan kerja menyebabkan tambahan 330.000 kematian, menurut data analisis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya dan pengendalian risiko pada pekerja façade (curtain wall) di Proyek Rumah Sakit UPT Vertikal Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bagian façade (curtain wall) di Proyek Rumah Sakit UPT Vertikal Makassar yang berjumlah 74 orang. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan cara mendeskripsikan tiap variabel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua potensi bahaya mungkin akan terjadi, tetapi adapun bahaya yang sangat mungkin terjadi di bagian pekerja façade (cuirtain wall) adalah bahaya fisik dan ergonomic. Pengendalian risiko yang dilakukan di bagian pekerja façade (cuirtain wall) adalah pengendalian risiko berdasarkan hirarki pengendalian yaitu subtitusi, engineering control, administrative control dan Alat Pelindung Diri (APD).
Faktor Risiko Kejadian Penyakit Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep Faizal, Nur Fadillah; Nurul Ulfah Mutthalib; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2036

Abstract

Ancaman serius bagi kesehatan global juga dirasakan oleh pasien diabetes melitus, tanpa memandang status sosial maupun ekonomi. Menurut Kemenkes RI tahun 2020, menjelaskan bahwa Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis atau menahun yang berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah diatas normal, penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep tahun 2024. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif menggunakan case control. Adapun Lokasi penelitian ini yaitu wilayah kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep, jumlah populasi 371 pasien yang berkunjung ke Puskesmas Segeri dan jumlah sampel 79 responden. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan kejadian penyakit diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep (p-value 0.082 > 0.05), tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian penyakit diabetes melitus (p-value 0.637 > 0.05), ada hubungan antara pendapatan dengan kejadian penyakit diabetes melitus (p-value 0.018 < 0.05), ada hubungan antara pendidikan dengan kejadian penyakit diabetes melitus (p-value 0.000< 0.05), ada hubungan antara riwayat keluarga dengan kejadian penyakit diabetes melitus (p-value 0.002 < 0.05), tidak ada hubungan antara obesitas dengan kejadian penyakit diabetes melitus (p-value 0.185 > 0.05), ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian penyakit diabetes melitus (p-value 0.000 < 0.05), ada hubungan antara pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus (p-value 0.000 < 0.05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat banyak fakor yang berhubungan kejadian penyakit diabetes melitus yang terjadi, diharapakan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga lifestyle guna mencegah DM.

Page 1 of 2 | Total Record : 20