Window of Public Health Journal
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Articles
762 Documents
Mikrobial Risk Assasment (MRA) Air Minum Isi Ulang Pada Depot Air Minum (DAM) Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar
Andi Asyra Ainun;
Ulfa Sulaeman;
Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i2.385
Depot air minum adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjualnya langsung kepada konsumen, yang murah dann praktis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui risiko mikroba pada air minum isi ulang yang dikonsumsi masyarakat di wilayah kerja puskesmas antang kota Makassar tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan penilaian Microbial Risk Assasment (MRA) pada DAMIU. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh usaha depot air minum di wilayah kerja puskesmas antang sebanyak 21 depot. Pengambilan menggunakan teknik total sampling. Untuk pemeriksa keberadaan bakteri Escherichia coli dengan metode Most Probable Number (MPN), sedangkan untuk variabel sanitasi tempat, sanitasi peralatan dan hygiene penjamah dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 21 sampel yang diteliti tidak ada yang memenuhi syarat kualitas bakteriologi. Sebanyak 48% kondisi bangunan, 4,8% sanitasi peralatan, dan 8% hygiene penjamah depot air minum kategori kurang baik. Berdasarkan Penilaian Risiko Kuantitatif, disimpulkan bahwa dari 21 sampel DAMIU memiliki konsentrasi dan tingkat risiko yang tinggi, untuk jumlah estimasi bakteri Escherichia coli pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Peneliti menyarankan kepada pihak pengelolah hendaknya selalu mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Bagi konsumen demi keamanan dan keselamatan sebelum konsumsi air minum isi ulang sebaiknya air tersebut dimasak terlebih dahulu, karena pencemaran atau kontaminasi bisa saja terjadi mulai dari proses pengambilan air pengolahan maupun pengemasan.
Efektivitas Karbon Aktif Dalam Menurunkan Konsentrasi COD Pada Limbah Cair RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang
Dina Fajrina Nurhaliq;
Rahman;
Hidayat
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i2.386
Limbah cair rumah sakit terdiri dari limbah cair medis dan limbah cair non medis. Air limbah dapat mengandung bibit penyakit bawaan air (waterborne disease). Limbah cair yang tidak dikelola dengan baik juga dapat menjadi sarang vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas karbon aktif tempurung kelapa dalam menurunkan kosentrasi kadar COD pada limbah cair RSUD Massenrempulu Kab. Enrekang. Jenis penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian COD pada air limbah RSUD Massenrempulu kadar COD sebelum pelakuan yaitu sebesar 67,36 mg/L. Pengolahan yang dilakukan oleh peneliti yaitu dengan penambahan karbon aktif tempurung kelapa dengan dosis berbeda dengan menggunakan pengadukan cepat 100 rpm selama 15 menit kemudian diendapakan selama 2,5 jam. Kadar COD dengan dosis 15 gr mengalami penurunan sebesar 64,66%. Pada dosis 25 gr mengalami penurunan sebesar 41,3%. Pada dosis 30 gr juga mengalami penurunan sebesar 39,33%. Diharapkan pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan limbah cair minimal 3 bulan kali. Perluadanya penelitian lanjutan mengenai media adsorben dalam menurunkan parameter yang lainnya. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan media adsorben dalam menurunkan kadar COD pada air limbah yang lainnya.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kota Makassar
Putri Aighina Chikita Nanda;
Reza Aril Ahri;
Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i2.387
Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang artinya muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2021. Jenis Penelitian ini mengunakan penelitian Kuantitatif dengan Pendekatan Cross Sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja puskesmas kassi-kassi. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 52 orang dan selanjutnya di survey berdasarkan Quesioner. Pengolahan data menggunakan progam SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p=0,237 > α = 0.05), ASI Eksklusif dengan kejadian stunting yaitu (p= 0,027 < α = 0,05), Pola Asuh dengan kejadian stunting (p= 0,702 < α = 0,05). Dari hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting, ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting dan tidak ada hubungan antara Pola asuh dengan kejadian stunting. Saran : Diharapkan Ibu untuk memberikan ASI Eksklusif dan MP-ASI sesuai umurnya, Diharapkan kepada Ibu hamil untuk memperhatikan asupan makanan dan diharapkan kepada Ibu untuk memberikan ASI sampai umur dua tahun.
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Ruang Inap Rsud Haji Kota Makassar
Nurul Pratiwi Basir;
Ella Andayanie;
Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i2.390
Perawat sebagai profesi dalam bidang kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang professional dan berorientasi pada paradigma sehat sesuai dengan paradigma keperawatan yang dimiliki. Perawat memberikan pelayanan di rumah sakit 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, serta mempunyai kontak yang konstan dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Haji Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional study. Dan besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 81 perawat pns berdasarkan rumus slovin Data dianalisis dengan menggunakan univariat dan bivariat untuk mendeskripsikan karakterisitik responden dan mengetahui pengaruh setiap variabel. Penelitian ini menggunakan uji t regresi sederhana untuk melihat pengaruh antar variable. Hasil penelitian yang di peroleh ada pengaruh antara kondisi kerja terhadap kinerja perawat dengan nilai sig = 0,040. Adanya pengaruh kompensasi terhadap kinerja perawat dengan nilai sig = 0,026. Adanya pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja perawat dengan nilai sig = 0,011. Adanya pengaruh supervise terhadap kinerja perawat dengan hasil nilai sig = 0,005. Dari hasil penelitian ini, disarankan kepada instansi rumah sakit untuk selalu memperhatikan dan meningkatkan dengan baik motivasi para perawatnya sehingga dapat menghasilkan kinerja yang baik. Dengan adanya kinerja yang baik dapat memberikan pelayanan sehingga masyarakat yang merasakan bisa merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kesehatan Keselamatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PLN ULP Panakkukang Makassar
Namira Ilham;
Ikhram Hardi S;
Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i2.394
Perusahaan dituntut untuk dapat membuat lingkungan kerja yang baik, dengan cara memperhatikan lingkungan kerja fisik dan non fisik. Lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif ini berpengaruh terhadap karyawan dalam melaksanakan tugasnya dan secara bersamaan menurunkan tingkat stres karyawan, sebaliknya apabila lingkungan kerja tidak kondusif dan tidak baik maka akan berdampak pada tingginya stress kerja karyawan. Untuk meningkatkan kinerja karyawan agar dapat berkualitas dan bekerja dengan baik salah satu faktor terpenting yaitu lingkungan kerja tempat karyawan tersebut bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kesehatan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN ULP Panakukkang Makassar Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional Study. Jumlah populasi 86 karyawan dengan menggunakan metode total sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat,bivariat menggunakan uji chi square dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 3 variabel diteliti terdapat 1 variabel yang tidak berhubungan yaitu keselamatan kerja (p=0,134) sedangkan variabel lingkungan kerja (p=0,000) dan kesehatan kerja (p=0,000) memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN ULP Panakukkang Makassar Selatan. Perusahaan agar lebih memperhatikan lingkungan kerja sebab kondisi lingkungan kerja yang aman dan nyaman dapat membuat karyawan menjadi sehat dan produktif, semakin produktif karyawan akan meningkatkan kinerja dan hasil yang tinggi. Kesehatan kerja perlu diperhatikan lagi, terutama sarana penyediaan air bersih, kamar mandi dan menyediakan fasilitas kesehatan karyawan.
Perilaku Pencarian Pengobatan Selama Pandemi Covid-19 Wilayah Kerja Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros
Nur Naningsi;
Nurgahayu;
Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i2.395
Perilaku pencarian pengobatan adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu yang menganggap diri mereka memiliki masalah kesehatan atau sakit dan dimaksudkan untuk menemukan pengobatan yang tepat. Berdasarkan data dari Puskesmas Bantimurung dari bulan januari hingga bulan oktober 2020 terjadi penurunan kunjungan pasien rawat jalan selama pandemi COVID-19. %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencarian pengobatan selama pandemic COVID-19 pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros Metode penelitian mengunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis rancangan cross sectional study. Jumlah populasi 596 responden dan sample 103 responden. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa perilaku pencarian pengobatan masyarakat adalah pengobatan sendiri. Berdasarkan hasil analisis uji chi-square dengan α=0,05 menunjukkan bahwa nilai Ƿ-value untuk persepsi keseriusan Ƿ = 0.009, persepsi kerentanan Ƿ = 0.045, persepsi manfaat Ƿ = 0.001 dan persepsi hambatan Ƿ = 0.002 terhadap perilaku pencarian pengobatan. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi manfaat dan persepsi hambatan dengan perilaku pencarian pengobatan. Saran dalam penelitian ini agar masyarakat melakukan deteksi dini terhadap gangguan kesehatan yang dialaminya di layanan kesehatan agar gangguan kesehatan yang dialaminya bertambah parah.
Hubungan Health Literacy dengan Manajemen Perawatan Diri Pasien Diabetes Melitus di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone
Safitri, Rina;
Nur Ulmy Mahmud;
Ulfa Sulaeman
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i4.51
Health literacy merupakan faktor penting dalam meningkatkan manajemen perawatan diri pada penderita DM. Seseorang yang memiliki health literacy yang baik akan meningkatkan keyakinan dalam dirinya untuk melakukan hal-hal agar dapat mencapai tujuan terkait penyakitnya Oleh karena itu dalam meningkatkan manajemen perawatan diri dibutuhkan health literacy yang baik agar dapat mencegah komplikasi yang lebih jauh pada penderita DM. Self Care merupakan salah satu manajemen diri pada penderita diabetes melitus dan sangat diperlukan untuk mendapatkan kontrol glikemik yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan health literacu dengan manajemen perawatan diri pasien diabetes melitus di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien DM yang di rawat jalan dan dirawat inap di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan dengan manajemen perawatan diri pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Tenriawaru Kabupaten Bone adalah mendapatkan informasi kesehatan (p=0,000), memahami informasi kesehatan (p=0,006), menilai informasi kesehatan (p=0,003), dan menerapkan informasi kesehatan (p=0,034). Dalam memberikan informasi kesehatan, perawat dan petugas kesehatan lainnya untuk lebih memperhatikan health literacy dan manajemen perawatan diri pasien.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Aktivitas Self Care pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar
Qusyairi, Rahmat;
Andi Sani;
Chaeruddin Hasan
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i4.61
Diabetes Mellitus adalah suatu kondisi kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menghasilkan cukup insulin, dimana Diabetes melitus ini adalah salah satu diantara penyakit tidak menular yang akan meningkat jumlahnya di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan akitivitas self care pada penderita Diabetes melitus di Puskesmas Batua. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian yang digunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu pasien diabetes melitus yang berumur 30 – 64 tahun dengan sampel sebanyak 79 orang. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan program MS Excel dan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil analisis bivariat tingkat pengetahuan dengan aktivitas self care pada penderita Diabetes melitusdengan p value 0,000 (p value < 0,05), sehingga dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang dimana adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan aktivitas self care pada penderita Diabetes melitus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan aktivitas self-care pasien Diabetes melitusdi wilayah kerja Puskesmas Batua kota Makassar tahun 2022. Saran diharapkan dapat menjadikan penderita diabetes melitus dapat mengontrol dan mengatur penyakit mereka secara mandiri, dan menjadi sumber pengetahuan masyarakat semakin meningkatkan pengetahuannya.
Analisis Spasial dan Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Tamamaung Kota Makassar
Samal, Rizky Febryan;
Sumiaty;
Arman
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i4.169
Salah satu penyakit menular yang memiliki angka morbiditas dan mortalitas tinggi adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit DBD disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Analisis Spasial Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Makassar dan memetakan sebaran kasus Demam Berdarah Dengue menggunakan analisis spasial di Kelurahan Tamamaung Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan matched case control menurut jenis kelamin. Populasi dalam penelitian terbagi menjadi 2, yaitu populasi kasus sebesar 15 orang dan populasi kontrol sebesar 30 sehingga total populasi adalah 45 orang. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling. dengan jumlah sampel sebanyak 45 Responden. Metode analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Odd Ratio dan spasial pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang merupakan faktor risiko dengan kejadian dbd di Kelurahan Tamamaung Kota Makassar adalah kondisi SPAL (OR=1,313) dan genangan air (OR=1,583). Diharapkan Bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan faktor risiko lingkungan yang lebih rentan agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki kondisi SPAL, serta membersihkan lingkungan sekitar rumah dalam hal ini kegiatan 3M plus.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Keselamatan Berkendara pada Pelajar SMAN 1 Kotamobagu
Mokoginta, Salsabilah;
Ulfa Sulaeman;
A. Rizki Amelia
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i3.232
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah di Indonesia yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak terkait. Safety riding merupakan salah satu program untuk mencegah angka kecelakaan lalu lintas dengan cara memberikan pemahaman pada pengendara bahwasannya berlalu lintas adalah kegiatan yang melibatkan banyak aspek sehingga harus memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan individu ataupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku keselamatan berkendara pada pelajar SMAN 1 Kotamobagu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Kotamobagu yang mampu mengendarai sepeda motor, yakni berjumlah 218 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunkan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 98 Responden. Metode analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang berhubungan dengan perilaku keselamatan berkendara (safety riding) adalah sikap (p=0,000), persepsi (p=0,000) dan peran teman sebaya (p=0,017). Diharapkan siswa dapat mengikuti penyuluhan atau pelatiha mengenai keselamatan berkendara (safety riding) yang diselenggarakan oleh pihak sekolah, ataupun dari pihak kepolisian dan lembaga terkait.