cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 762 Documents
Gambaran Efek Samping Vaksin Sinovac Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar Rahmawati, Nindita; Fatmah Afrianty Gobel; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.406

Abstract

Indonesia telah menggunakan 3 jenis vaksin salah satunya adalah vaksin Sinovac. Vaksin Sinovac adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19. Vaksinasi dosis 1 di Provinsi Sulewesi Selatan. Pada bulan Desember 2021, telah mencapai 51,63%. Angka ini setara dengan 3,64 juta peserta vaksin. Sementara untuk vaksinasi dosis 2 hingga kemarin telah tercapai 33,57% dari target. Tujuan Penelitian yaitu untuk mendapatkan informasi mengenai efek samping dari vaksin sinovac pada masyarakat di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara Systematic sampling yaitu 107 orang dengan kriteria, yaitu: Tercatat sebagai paserta mengikuti vaksinasi di Puskesmas Tamalanrea (warga Tamalanrea), Sudah melakukan vaksinasi, memiliki sertifikat vaksinasi, dan bersedia menjadi responden dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan menggunakan program Ms Excel dan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan “cukup” sebanyak 78 orang (72,9%) dan yang memiliki pengetahuan “Kurang” sebanyak 29 orang (27,1%). Jenis efek samping yang diderita responden terbanyak yaitu: nyeri dibahu tempat suntikan (85%), nyeri pada otot (62,6%), mengantuk (68,2%), dan perubahan nafsu makan (43,9%), kelelahan (45,8%), dan tidak enak badan (42,1%). Seperti semua vaksin pada umumnya, vaksin Covid-19 dapat menyebabkan efek samping yang sebagian besar ringan atau sedang dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Pengkajian Home Care Dalam Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Antara Kota Makassar Jabriani, St. Nadila; Reza Aril Ahri; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.434

Abstract

Home Care atau pelayanan di rumah merupakan pelayanan kesehatan yang disediakan untuk induvidu dan keluarga ditempat tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit. Berdasarkan data kunjungan follow up Home Care diwilayah Puskesmas Antara terjadi peningkatan kunjungan Follow Up Home Care dikarenakan masih ada pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan pasca rawat inap di rumah sakit. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Pengkajian Home Care dalam pelayanan kesehatan di puskesmas Antara Kota Makassar . Penelitian ini mengunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode indepth interview dimana pengumpulan datanya adalah wawancara , observasi dan juga berdasarkan dokumen dari Home Care Puskesmas Antara. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Home Care berdasarkan proses merupakan pelaksanaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan melalui pengkajian. Pengkajian merupakan pemikiran dasar dari proses keperawatan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi atau data tentang pasien, kebutuhan Kesehatan dan keperawatan pasien, baik fisik, mental, social dan lingkungan. Pelayanan Home Care dalam tahap pengkajian harus terus ditingkatkan agar tenaga kesehatan yang turun dalam pelayanan Home Care lebih mengetahui kebutuhan pasien.
Hubungan Perceived Severity dengan Penerapan PHBS Rumah Tangga di Masa Pandemi Covid-19 pada Masyarakat di Desa Simbang Hermanzah, Dwi Murty Wardani; Yusriani; Asrina, Andi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.465

Abstract

Covid-19 ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi global pada maret 2020, untuk itu pemerintah mengeluarkan kebijakan, layanan promotive dan preventif dalam hal ini menghimbau untuk penerapan PHBS termasuk PHBS rumah tangga. PHBS sendiri belum sepenuhnya terlaksana di masyarakat, jika merujuk hal tersebut bahwa persoalan kesehatan pada masyarakat disebabkan oleh kebiasaan dan persepsi, hal ini seperti yang diungkapkan oleh Rosentock mengenai Health Belief Model khususnya perceived severity. Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Maros di Kecamatan Simbang cakupan berPHBS 25% dan yang belum berPHBS 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendekatan perceived severity dengan penerapan PHBS rumah tangga di masa pandemi Covid-19 pada masyarakat di Desa Simbang Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dalam hal ini ibu rumah tangga yang memiliki bayi/balita berjumlah 290 orang. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan jumlah 166 orang. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji korelasi Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji Chi-square variabel perceived severity (P-Value 0.063). Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa tidak adanya hubungan antara persepsi keseriusan dengan penerapan PHBS rumah tangga, dimana ini dikarenakan adanya faktor lain yang lebih mendominasi masyarakat dalam menerapkan PHBS rumah tangga di masa pandemi Covid-19.
Pengaruh Mitigasi Bencana Banjir Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan Anak Usia 8-13 Tahun Rustam, Ermi; Mutthalib, Nurul Ulfah; Rahman, Harpiana
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.516

Abstract

Mitigasi adalah upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Mitigasi Bencana Banjir Melalui Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Anak Usia 8-13 Tahun Di Desa Radda Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini termasuk jenis penelitian “pra experimental” yang bersifat analitik dengan menggunakan metode penelitian “One-group pra-post test design”. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak yang bertempat tinggal di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara sebanyak 626 anak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebesar 244 anak. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisa data penelitian ini dilakukan uji secara kuantitatif pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan anak sebelum diberikan edukasi yaitu 200 (82,0%) memiliki pengetahuan kurang. dan tingkat pengetahuan anak setelah diberikan edukasi termasuk dalam kriteria tinggi yaitu 221 (90,6%) memiliki pengetahuan cukup. Sikap anak sebelum diberikan edukasi memiliki sikap negatif 204 (83,6%) dan sikap anak setelah diberikan edukasi memiliki sikap positif sebanyak 221 (90,6%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada pengaruh edukasi mitigasi bencana banjir melalui video animasi terhadap pengetahuan dan sikap anak.
Studi Spasial Determinan Kejadian Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya Irfansyah, Andi Farid; Abbas, Hasriwiani Habo; Yusriani
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.522

Abstract

Kasus Covid-19 menurut data Dinas Kesehatan Kota Makassar yang ditemukan dan ditangani pada tahun 2021 sebanyak 57.190 orang, tertinggi berada di Kecamatan Biringkanaya. Usia produktif rentan terhadap Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial determinan kejadian Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Raya Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan pendekatan spasial. Populasi adalah jumlah kasus Covid-19 yang berada di Kelurahan Sudiang Raya dan Laikang. Sampel adalah jumlah penderita Covid-19 pada bulan april – mei dengan menggunakan teknik purposive sampling, sebanyak 126 kasus. Hasil penelitian diperoleh data dari penderita Covid-19 yaitu ditemukan 14 orang penyintas Covid-19, data umur dewasa 20-45 tahun diperoleh 66 orang, jenis kelamin perempuan diperoleh 69 orang, pendidikan D3/D4/S1/Sederajat diperoleh 66 orang, pekerjaan ASN/PNS diperoleh 27 orang. Adapun Vaksinasi, jenis vaksin tertinggi sinovac diperoleh 86 orang, status vaksinasi kategori vaksin tidak lengkap diperoleh 88 orang. Demikian perilaku 5m yaitu, ditemukan  71 orang memakai masker, 106 orang mencuci tangan, 73 orang menjaga jarak, 94 orang menjauhi kerumunan dan 75 orang Tidak membatasi mobilitas dan interaksi. Kesimpulan dari penelitian yaitu berdasarkan umur, mayoritas masyarakat berusia dewasa 20-45 tahun, jenis kelamin terbanyak perempuan, tingkat pendidikan lebih tinggi D3/D4/S1/Sederajat, pekerjaan masyarakat dominan sebagai ASN/PNS. Adapun perilaku 5M, dalam kategori memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan masyarakat pada penelitian ini tidak membatasi mobilitas dan interaksi. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah setempat dan puskesmas secara kooperatif memberikan penyuluhan dan sosialisasi terkait pencegahan Covid-19.
Faktor Determinan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Buruh Palka Di PT. Biringkassi Raya Kabupaten Pangkep Maeshal, Ayu Adheriska; Ikhram Hardi; A. Mansur Solulipu; Aulia Rahman; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.528

Abstract

H.W Heinrich menyatakan bahwa kecelakaan kerja paling banyak disebabkan oleh perbuatan atau tindakan tidak aman dari manusia dengan prensetase sebanyak 88% sedangkan sisanya sebanyak 10% disebabkan oleh hal-hal yang tidak berhubungan dengan kesalahan manusia yaitu kondisi yang tidak aman dan 2% disebabkan oleh ketentuan tuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor determinan tindakan tidak aman pada pekerja buruh palka di PT. Biringkassi Raya Kabupaten Pangkep Tahun 2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross-Sectional Study. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja buruh palka PT. Biringkassi Raya Kabupaten Pangkep, sebanyak 126 orang dan sampel sebanyak 96 orang yang diambil dengan metode accidental sampling. Data diambil menggunakan kuesioner lalu dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai p-value untuk masa kerja p=0,000, pengetahuan p=0,001, kelelahan kerja p=0,009, kepatuhan penggunaan APD p=0,000, pengawasan p=0,780 terhadap tindakan tidak aman pada pekerja buruh palka. Kesimpulannya adalah menunjukkan bahwa masa kerja, pengetahuan, kelelahan kerja dan kepatuhan penggunaan APD memiliki hubungan yang bermakna dengan tindakan tidak aman sedangkan pengawasan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan tindakan tidak aman. Sarannya adalah pekerja harus melakukan pekerjaan sesuai prosedur pihak perusahaan agar dapat bekerja secara aman, pekerja meningkatkan pengetahuan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, pekerja harus melakukan peregangan, berolahraga dan meningkatkan pola hidup sehat, pekerja meningkatkan kepatuhan penggunaan APD secara lengkap baik saat melakukan pekerjaan maupun berada ditempat kerja dan serta lebih memaksimalkan sistem pengawasan dan pendisiplinan kepatuhan terhadap pekerja buruh palka.
Pengaruh Penyuluhan Dan Media MP3 Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pemanfaatan Jamban Di Desa Bontomanai Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Ghani, Nur; Andi Asrina; Septiyanti; Yusriani; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.619

Abstract

Salah satu perilaku masyarakat yang masih kurang dalam bidang sanitasi adalah tingkat kesadaran masyarakat dalam penggunaan jamban. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan jamban sehat sebagai sarana untuk buang air besar, serta akses sanitasi jamban sehat yang masih buruk akan mencemari lingkungan dan memberikan dampak pada masalah kesehatan seperti diare, kolera, disentri, hepatitisA, tifus abdominalis, polio dan terhambatnya pertumbuhan pada balita Jenis penelitian yang akan digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Quasi Eksperimen two group pre-post test design yaitu pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh pengaruh penyuluhan dan MP3 terhadap pengetahuan pemanfaatan jamban. Pertama-tama dilakukan pengukuran dengan membagikan keusioner, lalu pemberian materi pendidikan kesehatan tentang Jamban, kemudian kuesioner akan dibagikan kembali pada responden yang sama Berdasarkan hasil analisis dengan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga dusun Manteke dan dusun Lakatong dengan jumlah sampel 56 kepala keluarga dusun manteke dan 56 kepala keluarga dusun lakatong. Hasil penelitian ini menunjukan pengetahuan diperoleh nilai p value= 0,00 < 0,05, sesudah dilakukan penyuluhan dan di dapatkan nilai p value = 0,00 < 0,05 setelah diberikan penyuluhan menggunakan media mp3. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan dan media mp3 terhadap pengetahuan pemanfaatan jamban di desa Bontomanai tahun 2022. Pihak Puskesmas Bontomanai perlu meningkatkan penyuluhan sesuai dengan tingkatan pengetahuan masyarakat yang terfokus pada peningkatan pemanfaatan jamban keluarga, baik melalui posyandu, arisanibu- ibu, kegiatan pemuda maupun kegiatan lainnya
Perilaku Penggunaan APD Pada Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Khusus Daerah Sulawesi Selatan Nasaruddin, Muh. Risal; Ikhram Hardi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.737

Abstract

Masih tingginya kasus sebaran COVID-19, menempatkan tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya pada risiko terpapar COVID-19 ini. Oleh karena itu, selama periode wabah COVID-19 penerapan dan pencegahan serta pengendalian infeksi COVID – 19 sangat penting diterapkan pada rumah sakit atau layanan kesehatan, terutama pengetahuan perawat atau petugas tentang K3 pada rumah sakit yang telah ditunjuk sebagai tempat penanganan dan karangtina pasien COVID-19, seperti menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan satandar nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam upaya penaggulangan wabah COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mandalam menegenai Penerapan alat pelindung kesehatan dan keselamatan kerja pada tenaga Kesehatan di unit Covid 19 pada Rumah Sakit Khusus Daerah Sulawesi Selatan tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, sampel dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci 1 orang dan informan biasa 2 orang. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu perilaku penggunan alat pelindung diri di rumah sakit sudah berjalan dengan sangat baik dan sudah sesuai dengan standar yang berlaku, hanya saja dalam penggunaan APD terdapat beberapa pegawai yang merasa masih kurang nyaman dan gerah, penerapan penggunaan alat pelindung diri pada petugas meninjau alat pelindung diri pada setiap saat, penerapan kesehatan keselamatan kerja sudah tercapai karna petugas merasa terlidungi selama berada di ruang lingkup kerja serta pengawasan penggunaan alat pelindung diri pada petugas telah di lakukan oleh pihak kesehatan keselamatan kerja sesuai standard yang berlaku, dan apabila di temukan alat pelindung diri yang rusak akan di adakan pengantian.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah Latarissa, Nur Ardianty; Nurul Hikmah B; A. Mansur Solulipu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.749

Abstract

World Health Organization (WHO) telah menetapkan pentingnya penerapan standar precaution. Dasar standar precaution salah satunya adalah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Alat pelindung diri merupakan suatu alat yang memiliki kemampuan untuk melindungi seseorang dan berfungsi mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. Alat pelindung diri antara lain sarung tangan, pelindung pernapasan, pelindung mata, penutup kepala, jas dan sepatu pelindung. Perawat diwajibkan untuk menggunakan alat pelindung diri untuk menghindari resiko keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit dalam memberikan pelayanan perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat pelindung diri pada perawat di ruang rawat inap RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap RSIUD Masohi, menggunakan teknik accidental sampling dengan total sampel sebanyak 105 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, ketersediaan APD dan motivasi pada perawat dengan nilai p< 0,05 dengan hasil analisis pengetahuan (p= 0,004), sikap (p= 0,000), ketersediaan APD (p= 0,010) dan motivasi (p= 0,002). Dari hasil penelitian ini diharapkan pihak rumah sakit dapat memberikan perhatian khusus tentang pentingnya penggunaan APD dan kebijakan terkait penggunaan APD pada perawat.
Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Bengkel Las Di Kelurahan Pampang Kota Makassar Amini, Siti Marwa; Alfina Baharuddin; Nasruddin Syam
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.751

Abstract

Penggunaan APD adalah salah satu upaya tenaga kerja menyediakan lingkungan yang sehat dan aman dari infeksi sekaligus sebagai upaya perlindungan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi penggunaan APD pada pekerja bengkel las di Kelurahan Pampang Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observational analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel las di Kelurahan Pampang yang berjumlah 33 orang pekerja. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data di analisis menggunakan uji korelasi Chi- square pada program SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Tidak ada hubungan antara ketersediaan APD dengan penggunaan APD (p value=0,186), tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan APD (p value=1.000), tidak ada hubungan antara pengalaman kerja dengan penggunaan APD (p value=1.000), tidak ada hubungan antara motivasi kerja dengan penggunaan APD (p value=1.000). Disarankan agar pemilik usaha di bengkel las yang ada di Kelurahan Pampang menyediakan APD secara lengkap dan pemantauan penggunaannya.