cover
Contact Name
Yana Setiawan
Contact Email
yanasetiawan@upi.edu
Phone
+6285722670850
Journal Mail Official
gunahumas@upi.edu
Editorial Address
Gedung University Center Lantai 1. Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung 50154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Gunahumas
ISSN : 27742822     EISSN : 26551551     DOI : https://doi.org/10.17509/gunahumas
Core Subject : Education, Social,
Gunahumas with registered number 2655-1551 (Print) and 2774-2822 (Online) is published by Kantor Hubungan Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia. It is published twice a year. Jurnal Gunahumas Journal is a journal that publishes the work of researchers and practitioners in the field of Public Relations. Articles submitted and will be published will be assessed by bild reviewers gradually. Scope of the article to be written include: (1) Philosophical Studies Public Relations (2) Philosophical Studies Human Relationship (3) Relationship Public Relations Resources (4) Media Human Relationship (5) Public Relations Communication Systems (6) Digital Public Relations Research (7) Publication and Public Relations Policy (8) Public Relations Organization (9) Modernization of Public Relations (10) Public relations in the fields of Education, Science and Technology
Articles 77 Documents
COMMUNICATION STRATEGY MODEL IN DIRECTORATE ICT AS FOR DIGITAL UNIVERSITY 2023 Darmawan, Deni
Gunahumas Vol 2, No 1 (2019): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Analisis ketercapaian dan hambatan serta pengoptimalan potensi dan kekuatan yang dimiliki Dir. TIK sekarang ini. Dengan demikian hal ini berdampak kepada Kredibilitas Dir.TIK yang harus dipertahankan yang bagusnya dan ditingkatkan yang lemahnya sesuai visi dan misi serta tupoksi sebagai komponen system penting dari UPI. Di sisi lain Kontrol keseimbangan terhadap peran dan warna dari produk inovasi di lingkungan Dir. TIK yang harus ditingkatkan dalam menopang semua unit kerja di UPI. Untuk itu diperlukan upaya seperti menganalisis peluang-peluang peran yang lebih luas dari yang sudah ada selama ini di lingkungan Dir. TIK untuk mewujudkan visi dan misi UPI. Diantara program kegiatannya bias dimulai dengan : (a) memetakan Sejumlah program kerja yang memiliki target jelas sesuai hasil analisis SWOT terhadap semua sumber daya, manjerial, dan payung hukum yang berlaku; (b) Memulai merumuskan RKAT yang bersih, terbuka dan mudah diakses dengan cepat; dan (c) Bekerjasama dengan unit kerja terdepan seperti HUMAS, PPID dan ULT, serta semua LO di 52 unit kerja di lingkungan UPI. Kata Kunci : Direktorat TIK; PPID; ULT Abstract Analysis of achievements and obstacles as well as optimizing the potential and strength of Dir. ICT now. Thereby this has an impact on the credibility of Dir.TIK which must be maintained which is good and improved which is weak according to the vision and mission and duties as an important system component of UPI. On the other hand Control the balance of the role and color of innovation products in the Dir environment. ICTs must be improved in supporting all work units at UPI. For this reason efforts are needed such as analyzing opportunities for roles that are broader than those currently available in the Dir environment. ICT to realize the vision and mission of UPI. Among the program activities can be started by: (a) mapping a number of work programs that have clear targets according to the results of the SWOT analysis of all applicable resources, management, and legal protection; (b) Beginning to formulate a clean, open and easily accessible RKAT; and (c) Collaborate with leading work units such as HUMAS, PPID and ULT, as well as all LO in 52 work units within UPI. Keywords : Directorate of ICT; PPID; ULT
Penggunaan Blog dan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Tentang Usaha Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Ratnaningsih, N. Dewi; Jamilah, Jamilah; Dimyati, Endang
Gunahumas Vol 3, No 1 (2020): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenggunaan blog mobile dan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together merupakan penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik tentang usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Penelitian dilakukan pada pembelajaran sejarah di SMK Darussalam Tarogong Kaler Garut kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan bentuk eksperimen semu. Bentuk desain eksperimen yang digunakan adalah pretest-posttest control group design dengan instrumen berupa tes dan non tes (angket). Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Penggunaan blog mobile dan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik tentang usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata nilai peserta didik dari 22 menjadi 46 dengan rata-rata n-gain 0,29 termasuk kategori rendah. Dari 25 orang peserta didik pada kelas eksperimen, sebanyak 4% peserta didik yang tuntas belajar dan 96% peserta didik belum tuntas belajar. Kata Kunci : Blog, Numbered Head Together, Pembelajaran Kooperatif, Pemahaman Konsep AbstractThe use of mobile blogs and cooperative learning with the Numbered Head Together type is research conducted to improve students' understanding of the concept of efforts to maintain Indonesian independence. The study was conducted on history learning at SMK Darussalam Tarogong Kaler Garut class X. The research method used was an experimental method with a quasi-experimental form. The form of experimental design used was a pretest-posttest control group design with instruments in the form of tests and non-tests (questionnaire). From the results of the research conducted, it can be concluded that the use of mobile blogs and cooperative learning with the Numbered Head Together type can improve students' understanding of the concept of efforts to maintain Indonesian independence. This can be seen from the increase in the average value of students from 22 to 46 with an average of n-gain of 0.29, including the low category. Of the 25 students in the experimental class, as many as 4% of students who have finished learning and 96% of students have not yet finished learning. Keywords: Blog, Numbered Head Together, Cooperative Learning, Concept Understanding
Analisis Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Interpersonal Relationship Kehumasan Persekolahan Kasmahidayat, Yuliawan
Gunahumas Vol 1, No 2 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Pada era Teknologi Informasi dan Komunikasi, proses pembelajaran memiliki perbedaan signifikan dibanding pengajaran sebelumnya. Pengajaran zaman sekarang memanfaatkan teknologi informasi, menuntut guru untuk kreatif sebagai bentuk praktek kehumasan tentang citra materi pembelajaran di sekolah . Guru harus disiapkan untuk mengajarkan bagaimana anak menjadi kreatif dan kritis dalam praktek pencitraan materipelajaran sehingga dapat disukai siswa. Dengan demikian, siswa akan menjadi pribadi yang siap untuk menghadapi perubahan zaman melalui perannya sebagai aktor individual relation (IR). Selama melaksanakan perannya sebagai actor individual relation maka program kehumasan di persekolahan dapat diwakilinya. Adapun bidang kerja yang menjadi target sasaran Individualrelation praktek kehumasan dipersekolahan mencakup model, metode,kurikulum. Praktek individual relations ini sangat diperlukan untuk mewujudkan peningkatan kapasitas, profesionalisme guru, kurikulum yang dinamis, sarana dan prasarana yang handal, dan teknologi pembelajaran yang mutakhirdalam rangka menghadapi era revolusi 4.0. Dalam prakteknya (IR) ditentukan oleh keberadaan dari teknologi informasi untuk mengolah, mengemas dan menampilkan serta menyebarkan informasi pembelajaran yang dalam studi ini mampu menghasilkan kajian virtual learning dan dan E-learning.Pada akhirnya produk dari IR iniakan membuktikan bahwa prkatek kehumasandi persekolahan sangat dibutuhkan. Kata kunci : teknologi informasi, komunikasi, inovasi, humas pembelajaran. Abstract In the era of Information and Communication Technology, the learning process has significant differences compared to previous teaching. Teaching today utilizes information technology, requiring teachers to be creative as a form of public relations practice about the image of learning materials in schools. Teachers must be prepared to teach how children become creative and critical in the practice of imaging learning materials so that they can be liked by students. Thus, students will become individuals who are ready to face the changing times through their roles as individual relations (IR) actors. During carrying out his role as an actor individual relations, the public relations program in schools can be represented. The areas of work that are targeted by individual relations in school public relations practices include models, methods, curriculum. This individual relations practice is indispensable for realizing capacity building, teacher professionalism, a dynamic curriculum, reliable facilities and infrastructure, and the latest learning technology in order to face the revolutionary era 4.0. In practice (IR) is determined by the existence of information technology to process, package and display and disseminate learning information which in this study is able to produce virtual learning and and E-learning studies. In the end, the products of this IR will prove that the public relations practice in schooling is needed. Keywords: information technology, communication, innovation, learning.
Analisis Difusi Inovasi Aktivitas Program “Menuju Istana: Lomba Masak Ikan Nusantara” Dalam Proses Pembentukan Agent Of Change Makan Ikan Di Indonesia Ramonita, Latifa
Gunahumas Vol 1, No 1 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemerintah melalui Menteri Perikanan dan Kelautan telah mengumumkan kondisi rawan stunting atau kondisi terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh anak-anak Indonesia. Menyikapi kondisi ini, Pemerintah menetapkan program “Gemarikan” sebagai salah satu program kerja “Nawa Cita 5”, yang disosialisasikan ke seluruh Indonesia melalui berbagai kegiatan; salah satunya adalah lomba kuliner “Menuju Istana – Lomba Masak Ikan Nusantara” (LMIN), yang digagas oleh Femina Media pada periode Juni-Agustus 2017 lalu. Melalui kompetisi ini Pemerintah berharap masyarakat Indonesia mau lebih banyak makan ikan untuk mendukung tumbuh kembang, sehingga risiko stunting bisa menurun dan hilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis aktivitas program LMIN dalam proses pembentukan agent of change makan ikan di Indonesia, mengetahui beragam hambatannya, serta mengetahui solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Teori yang digunakan untuk menganalisis kegiatan ini adalah Difusi Inovasi dari Everett Rogers, yang menitikberatkan pada penyebaran inovasi di masyarakat yang dilakukan melalui saluran komunikasi tertentu dalam waktu tertentu, dan dilakukan dalam suatu sistem sosial, dan memanfaatkan agen perubahan untuk membawa inovasi kepada masyarakat. Analisis kegiatan kompetisi kuliner ini dilakukan secara kualitatif melalui wawancara kepada para peserta lomba juga penyelenggara, juga melalui studi dokumen. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa LMIN pada dasarnya merupakan kegiatan yang menarik dan berpotensi untuk menghasilkan agen-agen perubahan yang siap diterjunkan ke masyarakat, meski sayangnya aktivitas pasca kegiatan belum dilakukan secara terpusat dan terarah. Kata Kunci: Pemerintah, kompetisi, program kuliner, ikan, Indonesia ABSTRACT The Government, through the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries, has announced stunting-prone conditions or the conditions of underdeveloped growth in many Indonesian children. Responding to this condition, the Government established the "Gemarikan" campaign as one of the “Nawa Cita 5” working programs, which was disseminated throughout Indonesia through various activities. One of them is the culinary competition: "Menuju Istana – Lomba Masak Ikan Nusantara" (LMIN), which was initiated by Femina Media in the period of June-August 2017. Through this competition, the Government hopes that Indonesian people will be willing to eat more fish to support growth and development, so the risk of stunting can decrease and eventually disappeared. This research aims to find out and analyse the LMIN activities in producing agents of change for eating fish in Indonesia, knowing the various obstacles, and knowing the solutions that can be done to overcome these obstacles. The theory used to analyse this research is the Diffusion of Innovation from Everett Rogers, which focusing in the dissemination of innovation, in the community, which is carried out through certain communication channels in a certain time through certain social system, and agent of change as the carrier of the innovation to the public. The research was carried out through qualitative methods, by informant and program organizer interviews, and also through document studies. The result of this research indicates that LMIN is basically an interesting activity and has the potential to produce agents of change who are ready to be deployed to the community, although unfortunately post-activity activities have not been carried out centrally and directed as expected. Keywords: government, competition, culinary program, fish, Indonesia
Pemanfaatan Media Video dan Market Plan dalam Mata Pelajaran IPA Pokok Bahasan Sistem Pencernaan Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Hindasah, Ida
Gunahumas Vol 3, No 2 (2020): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBased on the results of observations made at Karangmulya I Public Elementary School and the author's experience that the material in the human digestive system of teachers is often difficult when teaching so that learning outcomes obtained by students are less satisfying. This study aims to (1) Develop learning by utilizing video media and market plan methods, (2) find out the development steps in learning, and (3) find out how far the merging of video media and market plan methods can improve student learning outcomes in Natural Sciences class VI subject of the human digestive system. The results of this study indicate that the learning media by utilizing video collaborated with the market plan method in science subjects the subject of the human digestive system shows an increase. This is evidenced by the acquisition of student values above the KKM. This learning work has been disseminated to colleagues especially in SDN Karngmulya I. Keywords: Class VI Science;Human Digestion;Video Media and Market Plan AbstrakBerdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN Karangmulya I dan pengalaman penulis bahwa dalam materi sistem pencernaan manusia guru seringkali Kesulitan saat mengajarkanya sehingga hasil belajar yang diperoleh peserta didik  kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengembangkan pembelajaran dengan memanfaatkan media  video dan metode market plan, (2) mengetahui langkah-langkah pengembangan dalam pembelajaran, dan (3) mengetahui sejauh mana penggabungan media video dan metode market plan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas VI pokok bahasan sistem percernaan manusia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran dengan memanfaatkan video yang dikolaborasikan dengan metode market plan dalam mata pelajaran IPA pokok bahasan sistem pencernaan manusia menunjukan adanya peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai peserta didik di atas KKM. Karya pembelajaran ini telah didesiminasikan kepada rekan sejawat khususnya di lingkungan SDN Karangmulya I. Kata kunci: IPA Kelas VI; Media Video dan Market Plan;Pencernaan Manusia.
Studi Kasus: Penerapan Padma Sebagai Terapi Untuk Menstimulasi Tumbuh Kembang Anak Down Sindrom Harini, Rika
Gunahumas Vol 1, No 2 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kejadian down sindrom selama 17 tahun terakhir meningkat cukup pesat dengan perbandingan 1:700 kelahiran hidup. Jumlah anak penderita down sindrom di dunia mencapai 8 juta kasus dan di Indonesia diperkirakan lebih dari 3 tiga ribu kasus. Anak down sindrom memiliki masalah dalam tumbuh kembangnya yang berbeda dan terlambat dibandingkan dengan anak normal, sehingga memerlukan terapi khusus salah satunya adalah Padma. Padma adalah Pijat Anak Down sindrom Mastakaraga Shobia, merupakan jenis terapi pijat yang memberikanstimulasi pada jalur-jalur sensori sumsum tulang dan kepala secara lembut melalui jalur persyarafan dan pembuluh darah melalui sub terminal tubuh dengan tujuan tercapainya kelancaran dan keseimbangan proses dalam tubuh.  Karya ilmiah ini menggunakan metode survey deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Didapatkan hasil positif terhadap perkembangan anak down sindrom setelah diberikan terapi Padma. Keseimpulan: terapi Padma sangat efektif dalam menstimulasi tumbuh  kembang anak down sindrom. Saran: Terapi Padma dapat menjadi salah satu terapi  komplementer untuk menstimulasi tumbuh kembang anak down sindrom.Kata Kunci: Pijat; Down Sindrom; PadmaAbstract The incidence of down syndrome during the last 17 years has increased quite rapidly with a ratio of 1:700 live births. The number of children with Down syndrome in the world reaches 8 million cases and in Indonesia it is estimated that more than 3 three thousand cases. Children with Down syndrome have problems in growth and development that are different and late compared to normal children, so that requires special therapy, one of  which is Padma. Padma is a Child Down Massage of Mastakaraga Shobia syndrome, a  type of massage therapy that provides stimulation of the sensory pathways of the bone  marrow and head gently through nerve supply and blood vessels through the sub-terminal of the body with the aim of achieving smooth and balance processes in the body. This  scientific work uses descriptive survey method with a case study approach. Positive results were obtained for the development of Down syndrome children after being given Padma therapy. Conclusion: Padma therapy is very effective in stimulating the growth  and development of children with Down syndrome. Suggestion: Padma therapy can be  one of the complementary therapies to stimulate the growth and development of children with Down syndrome.Key words: Massage; Down Syndrome; Padma
Media Relations Humas Pemerintah Kota Bukittinggi (Studi Deskriptif mengenai Strategi Media Relations Humas Pemerintah Kota Bukittinggi dalam Membangun Hubungan Baik dengan Media Massa Lokal) Mayasari, Dhira; Perbawasari, Susie; Budiana, Heru Ryanto
Gunahumas Vol 1, No 1 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Media relations juga merupakan salah satu tugas pokok fungsi Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah Kota Bukittinggi yang merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Bukittinggi yang tercantum dalam Tugas Pokok dan Fungsi Bagian Hubungan Masyarakat Setda Pemko Bukittinggi Pasal 39 ayat (1). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi media relations Humas Pemerintah Kota Bukittinggi dalam membangun hubungan yang baik dengan media massa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik validitas data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Pemerintah Kota Bukittinggi mengelola relasi, mengembangkan strategi, dan mengembangkan jaringan dalam melakukan media relations. Kesimpulan penelitian ini bahwa Humas Pemerintah Kota Bukittinggi masih belum maksimal dalam membangun relasi, mengembangkan strategi, dan mengembangkan jaringan. Saran bagi pihak Humas Pemerintah Kota Bukittinggi, dalam mengelola relasi sebaiknya lebih memahami kebutuhan media, dalam mengembangkan strategi sebaiknya mengadakan pelatihan dan pendidikan kehumasan yang berhubungan dengan media relations, dan dalam mengembangkan jaringan sebaiknya lebih aktif dalam organisasi Bakohumas. Kata kunci: Media Relations, Public Relations, Strategi Media RelationsABSTRACT Media relations is one of the main task and function of Public Relations Department at Secretariat of Bukittinggi City Government. Public relations department is one of the SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah or Regional Instrument Work Unit) of Bukittinggi City Government as it is written in article 39 verse 1. The purpose of this research is to elaborate media relations strategy of Bukittinggi Public Relations Department in establishing good relations with mass media. This research uses descriptive method with qualitative approach. Data collection technique used in this research are through observation, interview, and document; while using data validity technique of data triangulation. Result of this research shows that Public Relations Department of Bukittinggi City Government in doing media relations work is in charge in managing relations, developing strategies, and establishing network. It is concluded that the effort being done has not reach an optimum level, which prompted some suggestions in term of strategic development and network establishment such as: initiating public relations workshop and education related to media relations, and more active in Bakohumas (Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat or Coordination Body on Public Relations) to strengthen existing network. Keywords: Media Relations, Public Relations, Media Relations Strategy 
Analysis of Results of Test Resistance Isolation Power Transformator Based on Polarization Index Test and Delta Tanngen Mulyana, Elih; Hasbullah, Hasbullah; Sayefullah, Dzikri
Gunahumas Vol 3, No 2 (2020): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformer is the leading equipment in the electric power system that is directly related to the electrical transmission and distribution system. An essential part of a power transformer is its insulation system. Along with age and its operation, the condition of insulation can be damaged, which can lead to failure of the surgery. The purpose of this study was to determine the quality conditions of the power transformer insulation. The method in this research is observation and study of literature, while the research location is PT PLN (Persero) TJBT APP Cirebon. Data were taken in the form of polarization index and delta tangent test results. After the data is collected, the polarization index and delta tangent are calculated and analyzed. Analysis of the polarization index testing using the primary-ground, secondary-ground, tertiary-ground, primary-secondary, secondary-tertiary, and primary-tertiary methods. Whereas tangent delta testing is the relationship between CH, CHL, CL, CT, CHT, and CLT.The results of tests with delta polarization and tangent indexes that the transformer isolation resistance is still good and the transformer is feasible to operate.
PENERAPAN I-SPRING SUITE 8 PADA MODEL PEMBELAJARAN IMPROVE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA POKOK BAHASAN PROGRAM LINEAR DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH Chaeroni, Yomi; Hamdani, Nizar Alam; Margana, Akhmad; Rahadian, Dian
Gunahumas Vol 2, No 2 (2019): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kemampuan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kemampuan matematika tingkat tinggi yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik. Selain itu kemampuan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah matematis jarang diterapkan dalam pembelajaran matematika di sekolah. Salah satu model pembelajaran yang dapat menjadi alternatif bagi pembelajaran matematika dan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis adalah model pembelajaran IMPROVE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan i-spring suite 8 pada model pembelajaran IMPROVE untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen karena penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol sebagai subyek penelitian. Cara pengambilan subjek penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek penelitian dipilih sebanyak dua kelas dari keseluruhan peserta didik kelas XI SMA Muhammadiyah Banyuresmi tahun pelajaran 2019/2020. Dari hasil penelitian dan perhitungan statistik diperoleh kesimpulan: 1) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis peserta didik yang dalam pembelajarannya menggunakan i-spring suite 8 pada model pembelajaran IMPROVE; 2) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis peserta didik yang dalam pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional/direct instruction; 3) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis peserta didik yang dalam pembelajarannya menggunakan i-spring suite 8 pada model pembelajaran IMPROVE dibandingkan dengan peserta didik yang dalam pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional/direct instruction; 4) Tidak terdapat perbedaan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis peserta didik yang dalam pembelajarannya menggunakan i-spring suite 8 pada model pembelajaran IMPROVE dan yang menggunakan model konvensional/direct instruction.Kata kunci: Kemampuan Pemahaman Matematis, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Model IMPROVEABSTRACT This research is motivated by the fact that the ability to understand and the ability to solve mathematical problems is one of the high-level mathematical abilities that must be possessed by every student. In addition, the ability to understand and the ability to solve mathematical problems are rarely applied in mathematics learning in schools. One learning model that can be an alternative for mathematics learning and mathematical understanding and problem solving abilities is the IMPROVE learning model. This study aims to determine the application of ispring suite 8 on the IMPROVE learning model to improve students' mathematical understanding and problem solving abilities. The research method used is quasi-experimental because this study uses one experimental class and one control class as research subjects. The method of taking the research subject used was purposive sampling. The research subjects were selected as many as two classes from all grade XI students of SMA Muhammadiyah Banyuresmi in the 2019/2020 academic year. From the results of research and statistical calculations conclusions: 1) There is an increase in the ability to understand and solve mathematical problems of students who in learning use the i-spring suite 8 on the IMPROVE learning model; 2) There is an increase in the ability of understanding and solving mathematical problems of students who in learning use conventional learning models / direct instruction; 3) There is an increase in students' mathematical understanding and problem solving abilities in learning using i-spring suite 8 in the IMPROVE learning model compared to students in learning using conventional learning models / direct instruction; 4) There is no difference in the ability to understand and solve mathematical problems of students who in learning use the i-spring suite 8 on the IMPROVE learning model and who use the conventional model / direct instruction.Keywords: Mathematical Understanding Ability, Mathematical Problem Solving Ability, IMPROVE Model
STRATEGI KAMPANYE PUBLIC AFFAIRS DALAM ORGANISASI NON PROFIT Damayanti, Welsi
Gunahumas Vol 2, No 1 (2019): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi public affairs dalam kampanye yang dilakukan oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa GIDKP menggunakan strategi public affairs dengan melakukan pendekatan terhadap pemerintah, kelompok kepentingan dan media. Pendekatan terhadap pemerintah dengan strategi direct lobbying dan grassroot lobbying. Pendekatan terhadap kelompok kepentingan dengan strategi engagement dan opinion leader. GIDKP menjadi mediator antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) jika terjadi konflik. Strategi pendekatan terhadap media yaitu proactive communications dengan melakukan kontak langsung seperti siaran pers dan konferensi pers. Selain itu pendekatan media menggunakan strategi semi control dengan teknik menjadi pembicara atau narasumber di siaran media. Strategi pendekatan media yang terakhir adalah bypassing dengan mengembangkan media alternatif yang menfaatkan teknologi saat ini. Kata kunci : Strategi publik; Kampanye; Organisasi non profit Abstract The purpose of this study is to describe the public affairs strategy in the campaign carried out by Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP). The results of this study indicate that GIDKP uses a public affairs strategy by approaching the government, interest groups and the media. Approach the government with direct lobbying and grassroot lobbying strategies. Approach to interest groups with engagement strategies and opinion leaders. GIDKP becomes a mediator between the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) and the Indonesian Retailers Association (Aprindo) in the event of a conflict. The approach to the media strategy is proactive communications by making direct contact such as press releases and press conferences. In addition, the media approach uses a semi control strategy with the technique of being a speaker or resource person in media broadcasts. The last media approach strategy is bypassing by developing alternative media that utilize current technology. Keywords : public strategy; campaign; non-profit organization