cover
Contact Name
Anita Heru Kusumorini
Contact Email
pekalongankota.bappeda@gmail.com
Phone
+62285423223
Journal Mail Official
pekalongankota.bappeda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sriwijaya No. 44, Podosugih, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 41111
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Litbang Kota Pekalongan
ISSN : 20850689     EISSN : 25030728     DOI : -
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kota Pekalongan merupakan laporan penelitian atau penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan jurnal dilaksanakan oleh Dewan Redaksi sebagai wahana untuk mendokumentasikan laporan penelitian dalam bentuk jurnal yang dapat dibaca sebagai bahan referensi dalam mendukung pengambilan keputusan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 332 Documents
PENGEMBANGAN SMART ECONOMY KOTA PEKALONGAN MELALUI PENERAPAN E-RETRIBUSI PELAYANAN PASAR Paminto Agung Christianto; Siti Nurhayati; Mujiyono Mujiyono; Sobrotul Imtikhanah; Projo Angkasa; Shinta Dewi Rismawati; Vita Nur Latief
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.55

Abstract

Kota Pekalongan memiliki 11 titik pasar tradisional yang masing-masing pasar memiliki puluhan hingga ratusan kios dan berdasarkan data yang tercatat dalam buku “Pekalongan Dalam Angka Tahun 2016”, jumlah pedagang yang ada sebanyak 4.531 pedagang. Kesulitan yang dialami oleh petugas Dinas Pasar Kota Pekalongan dalam mengelola retribusi pelayanan pasar untuk 4.531 pedagang tersebut adalah karena sistem yang digunakan masih manual yaitu dengan menggunakan karcis dan buku catatan, sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan pencatatan atau terjadinya kecurangan dari oknum petugas atau pedagang yang tidak jujur. Kesulitan lain adalah dinas terkait sulit memantau dan mengawasi proses penarikan dan pelaporan dana retribusi pelayanan pasar, sehingga dimungkinkan penerimaan retribusi pelayanan pasar menjadi tidak optimal. Hasil kajian ini berupa rekomendasi kepada Pemerintah Kota Pekalongan dan khususnya dinas pasar kota Pekalongan untuk segera membangun dan menerapkan sistem e-retribusi pelayanan pasar di kota Pekalongan, sehingga proses penarikan dana retribusi pelayanan pasar dapat dipantau dan diawasi dengan mudah yang akhirnya akan berdampak pada optimalnya penerimaan dana retribusi pelayanan pasar yang dapat digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan kota Pekalongan.
APLIKASI PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK SECARA ONLINE UNTUK MENDUKUNG SMART GOVERNMENT KOTA PEKALONGAN (ONLINE PUBLIC SERVICE QUALITY MEASUREMENT APPLICATION TO SUPPORT SMART GOVERNMENT PEKALONGAN CITY) Prastuti Sulistyorini; Christian Yulianto Rusli; Indrayanti Indrayanti
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.56

Abstract

Salah satu faktor yang ada didalam pemerintahan cerdas (smart government) adalah adanya layanan online. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan, pemerintah penentapkan kebijakan untuk melaksanakan survei kepuasan masyarakat. Survei kepuasan masyarakat adalah pengukuran secara komprehensif tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran atas pendapat masyarakat. Pengukuran indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap pelayanan publik yang saat ini dilakukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Kesehatan belum dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sebuah aplikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah aplikasi pengukuran kualitas pelayanan yang dapat diakses secara langsung oleh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini terdiri dari metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan kuesioner, dengan metode pengembangan aplikasi menggunakan sekuensial linier serta metode pengujian aplikasi menggunakan metode pengujian blackbox. Indikator dalam penentuan IKM sesuai dengan petunjuk dalam Keputusan MENPAN No : KEP/25/M.PAN/2/2004 tentang pedoman umum penyusunan survei kepuasan masyarakat, yatu 14 indikator. Dengan adanya aplikasi pengukuran kualitas pelayanan publik yang dapat diakses secara langsung oleh masyarakat, tugas OPD penyelenggara pelayanan publik dalam melakukan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik dapat terlaksana dengan mudah karena memanfaatkan TIK. Adanya aplikasi pengukuran kepuasan pelayanan publik yang dapat diakses secara langsung (online) ini dapat mendukung upaya pemerintah kota pekalongan dalam mewujudkan smart government.
EKSPLORASI WARNA ALAM MENGGUNAKAN KULIT BATANG, AKAR, DAUN DAN BUAH DARI TANAMAN MANGROVE (RHIZOPORA STYLOSA) SEBAGAI PEWARNA BATIK DENGAN PENGGUNAAN FIKSATOR TAWAS, TUNJUNG DAN KAPUR Bayu Wirawan D. S.; Hazbi As Siddiqi
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.57

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan warna alam yang lebih beragam dari tanaman mangrove sebagai upaya menghasilkan batik warna alam yang lebih beragam. Pada penelitian ini menggunakan bahan zat warna alam (kulit batang, daun, akar, dan buah) mangrove. Alat, cara, dan waktu perlakuan sama. Perbedaanya terletak pada fiksator yang digunakan yaitu tawas, kapur dan tunjung. Proses pewarnaan kulit batang, daun, akar dan buah mangrove (Rhizopora Stylosa) tanpa mordanting dengan fiksator tunjung, kapur dan tawas. Hasil warna yang ditimbulkan menggunakan bagian kulit batang mangrove dengan fiksator tunjung cenderung berwarna abu-abu tua, dengan fiksator kapur cenderung berwarna coklat susu, sedangkan fiksator tawas cenderung berwarna coklat muda. Hasil warna yang ditimbulkan menggunakan bagian akar mangrove dengan fiksator tunjung cenderung berwarna abu-abu kehijauan, dengan fiksator kapur cenderung berwarna coklat kemerahan, sedangkan fiksator tawas cenderung berwarna coklat muda. Hasil warna yang ditimbulkan menggunakan bagian daun mangrove dengan fiksator tunjung cenderung berwarna abu-abu kehijauan, dengan fiksator kapur cenderung berwarna pink, sedangkan fiksator tawas cenderung berwarna coklat muda. Hasil warna yang ditimbulkan menggunakan bagian buah mangrove dengan fiksator tunjung cenderung berwarna abu-abu kehijauan, dengan fiksator kapur cenderung berwarna coklat muda, sedangkan fiksator tawas cenderung berwarna coklat muda.
PENGARUH ASSET STRUCTURE, ASSET QUALITY, CAPITALIZATION, SIZE TERHADAP RETURN ON ASSET PADA PERUSAHAAN PERBANKAN Rizka Ariyanti
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.58

Abstract

This study aims to examine and analyze Return On Assets (Studies in Bank Go Public in Indonesia Stock Exchange 2011-2015). To test these variables, the researchers use the 25 companies that went public in Indonesia Stock Exchange. This type of research is explanatory research. The data used in this research are secondary data from financial statements published by banking companies during 2011-2015. Furthermore, the data collected was analyzed quantitatively using multiple regressi using Eviews program version 8.1. Silmultan The results showed that the variable asset structure, asset quality, capitalization, and size affect Return On Assets (ROA). Indicate that the asset structure is not significant negative on Return On Assets (ROA), variable asset quality significantly negative on financial Return On Assets, variable capitalization significant positive effect on Return On Assets, variable size significantly influence Return On Asset (ROA),
FACTORS AFFECTING THE STAGNATION OF SAMPAN (SAPTA MITRA PANTURA) INTERREGIONAL COOPERATION Tri Aji Pefridiyono; Jeremias T. Keban
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.59

Abstract

Permasalahan kerjasama antardaerah muncul saat peluang kerjasama antardaerah semakin terbuka, sedangkan kerjasama antardaerah yang telah berjalan justru mengalami stagnasi. SAMPAN merupakan salah satu kerjasama antardaerah di Indonesia yang terdiri dari tujuh wilayah di Jawa Tengah. SAMPAN adalah kerjasama antardaerah di bidang pengelolaan daerah yang fokus pada pengembangan sektor pariwisata, perdagangan dan investasi. Meski SAMPAN mengalami stagnasi sejak 2012, beberapa penelitian terkait SAMPAN mengemukakan bahwa kerjasama antardaerah memberi manfaat bagi daerah. Penelitian yang berjudul 'Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stagnasi Kerjasama Antardaerah SAMPAN' adalah penelitian kualitatif deduktif yang dilakukan dengan mengolah data dan informasi yang diperoleh dari wawancara dengan pemangku kepentingan di wilayah SAMPAN. Faktor utama yang mempengaruhi kinerja SAMPAN adalah transformasi peraturan yang melibatkan mekanisme pendanaan. Faktor lainnya adalah interdependensi antar anggota. Ini mengacu pada komitmen para eksekutif (walikota atau bupati), terutama yang berkaitan dengan kebijakan pembangunan lintas batas, termasuk pembangunan infrastruktur. Faktor terakhir adalah kemauan politik dari legislatif yang juga berperan dalam pengambilan kebijakan di daerah. Oleh karena itu, konsekuensi dari faktor-faktor tersebut harus diimplementasikan dalam pendanaan SAMPAN.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU RADHATUL ATFAL DI KOTA PEKALONGAN Slamet Riyadi; Aria Mulyapradana
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru Radhatul Atfal di Kota Pekalongan. Penelitian ini dilakukan terhadap guru sebanyak 97 orang dengan menggunakan cara pengumpulan data dengan metode sensus. Teknik analisi data yang digunakan adalah uji validitas dengan component matrik, uji reliabilias dengan alfha cronbach, analisis regresi, uji t dan uji r2 dengan adjusted r square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung dipengaruh motivasi kerja berpengaruh postif dan signifikan terhadap kinerja.
ANALISIS PERHITUNGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPh ) PASAL 21 ATAS GAJI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI SMA NEGERI 2 PEKALONGAN Rizka Ariyanti; Kinanti Restu P
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.61

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perhitungan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21 yang dilakukan SMA Negeri 2 Pekalongan terhadap Undang-Undang Perpajakan Nomor 36 Tahun 2008. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan cara studi lapangan dan kepustakaan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan, penyetoran dan pelaporan PPh Pasal 21 atas Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) SMA Negeri 2 Pekalongan telah sesuai Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 101/PMK.010/2016 tentang Besarnya PTKP (PenghasilanTidak Kena Pajak), selain itu terdapat temuan atas perhitungan PPh Pasal 21 dalam penentuan besarnya PTKP a.n Dra. Setyo Rahayu. Sedangkan untuk Penyetoran dan Pelaporan PPh Pasal 21 nya sudah berjalan dengan baik, disiplin, teratur dan tepat waktu. Apabila pemungutan PPh Pasal 21 yang dilakukan pemerintah ingin mengalami peningkatan maka harus ditingkatkan pula pendapatan/penghasilan yang diperoleh pegawainya.
PENURUNAN NYERI SAAT DISMENORE DENGAN SENAM YOGA DAN TEKNIK DISTRAKSI (MUSIK KLASIK MOZART) Remilda Armika Vianti; Diyah Ari S
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.62

Abstract

Wanita pernah mengalami dismenore sebanyak 90%. Pada umumnya 50-60% wanita diantaranya memerlukan obat analgesik untuk mengatasi masalah dismenore. Prevalensi nyeri haid pada perempuan sebanyak 84,1%, dimana 43,1% nyeri yang terjadi selama setiap periode menstruasi atau setiap bulan, dan 41 % nyeri di rasakan terjadi selama beberapa periode menstruasi atau tidak terjadi setiap bulannya. Prevalensi dismenore di asia sebesar 74,5% dari gadis-gadis yang telah mencapai menarche memiliki dismenore; 51,7% mempengaruhi konsentrasi mereka di kelas; 50,2% kegiatan sosial mereka terbatas; 21,5% menyebabkan mereka kehilangan sekolah; dan 12,0% prestasi sekolah buruk. Di Indonesia angkanya diperkirakan 55% perempuan usia produktif yang tersiksa oleh nyeri selama menstruasi. Angka kejadian (prevalensi) nyeri menstruasi berkisar 45-95% di kalangan wanita usia produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif senam yoga dan teknik distraksi (mendengarkan musik klasik mozart) dalam menurunkan nyeri saat menstruasi (dismenore). Metode penelitian ini adalah metode Eksperimen Semu (Quasi Experiment Design) dengan rancangan Pre test dan Post test Design. Dimana pada desain ini terdapat 2 kelompok (two group) eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 28 responden untuk masing-masing kelompok dengan menggunakan metode random sampling. Teknik pengumpulan data dengan lembar observasi skala nyeri dengan menggunakan skala angka dengan skor 1-10 dengan kriteria nyeri ringan, nyeri sedang, nyeri berat. Akan tetapi pada penelitian ini menggunakan 2 kategori, yaitu nyeri ringan dan nyeri sedang. Analisis hasil penelitian menggunakan uji Mann-whitney karena data berdistribusi tidak normal. Hasil uji Mann-whitney pada penelitian ini didapatkan nilai p-value 0,024. Maka dapat disimpulkan: Senam yoga lebih efektif daripada teknik distraksi (mendengarkan musik klasik mozart) dalam menurunkan nyeri saat menstruasi (dismenore) pada Siswi SMA N 4 Pekalongan Kata Kunci : Nyeri menstruasi, yoga, distraksi
GAMBARAN KESIAPAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN HIV-AIDS PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN BATANG Maslikhah Maslikhah; Ahmad Baequny; Resti Ayu Hidayati
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.63

Abstract

Penularan HIV dari ibu ke bayi merupakan akhir dari rantai penularan yang kemungkinan berawal dari seorang laki-laki HIV positif yang menularkan HIV kepada pasangan perempuannya melalui hubungan seksual tidak aman, dan selanjutnya pasangan perempuan tersebut menularkan HIV kepada bayi yang di kandungnya. Bidan dan perawat mempunyai peran penting dalam membantu perempuan hamil dengan HIV-AIDS yang membutuhkan pertolongan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan petugas kesehatan dalam penatalaksanaan pemeriksaan HIV-AIDS. Mengetahui kesiapan petugas kesehatan terkait dengan ruangan, informed consent, konseling yang diberikan sebelum dilakukan, pemeriksaan HIV-AIDS, pemberian hasil tes pemeriksaan HIV-AIDS dan konseling yang diberikan setelah mengetahui hasil pemeriksaan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan yang sudah mendapatkan pelatihan tentang pemeriksaan HIV-AIDS di Kabupaten Batang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 responden yang terdiri dari dokter, bidan, perawat, dan analis kesehatan. Hasil penelitian diketahui bahwa kesiapan ruangan yang digunakan untuk melakukan konseling masuk dalam kategori memenuhi standar, kesiapan petugas kesehatan terkait dengan informed consent, konseling yang diberikan sebelum dilakukan pemeriksaan HIV-AIDS, pemeriksaan HIV-AIDS, pemberian hasil tes pemeriksaan HIV-AIDS dan konseling yang diberikan setelah mengetahui hasil pemeriksaan sebagian besar dilakukan oleh tenaga kesehatan. Kata Kunci: Kesiapan, Pemeriksaan HIV-AIDS, Petugas kesehatan
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN KAPORIT DAN HIDROSULFIT SEBAGAI ZAT PENCABUT WARNA PADA PEMBUATAN JUMPUTAN Inva Sariyati; Lailatul Fitria Mulyono
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.64

Abstract

Jumputan dengan cabut warna merupakan salah satu teknik untuk menghasilkan ragam hias pada kain. Cabut warna dilakukan untuk mengambil atau menghilangkan pigmen warna yang sudah ada pada kain untuk memperoleh warna yang sebelumnya. Penggunaan zat pencabut warna berpengaruh pada hasil cabut warna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebersihan yang sesuai untuk aplikasi jumputan pada kain yang dicabut dengan menggunakan zat kaporit dan hidrosulfit. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan yang dilakukan di daerah penghasil jumputan dengan cabut warna, kemudian dari hasil data yang diperoleh akan dilakukan eksperimen dengan resep zat pencabutan 6,25g/liter menggunakan variasi waktu pencabutan 1 menit, 5 menit, 10 menit dan 15 menit. Hasil percobaan menunjukkan bahwa zat pencabut kaporit memiliki hasil pencabutan yang lebih baik dari zat hidrosulfit. Hal itu ditunjukkan dengan tingkat kebersihan zat kaporit yang sesuai untuk aplikasi jumputan serta kerataan yang kain yang dihasilkan dibandingkan hasil menggunakan zat pencabut hidrosulfit. Kata Kunci : Cabut Warna, Kaporit, Hidrosulfit, Jumputan