cover
Contact Name
Anita Heru Kusumorini
Contact Email
pekalongankota.bappeda@gmail.com
Phone
+62285423223
Journal Mail Official
pekalongankota.bappeda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sriwijaya No. 44, Podosugih, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 41111
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Litbang Kota Pekalongan
ISSN : 20850689     EISSN : 25030728     DOI : -
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kota Pekalongan merupakan laporan penelitian atau penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan jurnal dilaksanakan oleh Dewan Redaksi sebagai wahana untuk mendokumentasikan laporan penelitian dalam bentuk jurnal yang dapat dibaca sebagai bahan referensi dalam mendukung pengambilan keputusan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 332 Documents
BUBUR SIMBUT SEBAGAI PERINTANG WARNA DALAM PEMBUATAN RAGAM HIAS PADA KAIN Bayu Wirawan D. S; Inva Sariyati; Yustiana Dwirainaningsih
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.65

Abstract

Bubur simbut sebagai perintang warna dalam pembuatan ragam hias pada kain serta dapat digunakan oleh semua kalangan, bahkan anak-anak. Selama ini dalam pengenalan batik pada anak-anak menggunakan lilin atau malam panas. Hal tersebut memiliki resiko tinggi karena anak-anak masih belum stabil dan suka bercanda, sehingga dikhawatirkan malam panas tersebut melukai mereka. Dengan penggunakaan bubur simbut resiko tersebut dapat diminimalisir karena bubur simbut terbuat dari bahan yang aman dan ramah lingkungan. Dengan demikian pengenalan batik pada generasi muda dapat dilaksanakan sedini mungkin. Dengan menggunakan bubur simbut, diharapkan dapat menekan biaya produksi pembuatan batik. Bahan baku bubur simbut mudah didapat, dan relatif murah. Proses pembuatan dan penggunaan bubur simbut yang sederhana dapat diaplikasikan dalam skala industri bahkan rumah tangga. Pengaplikasian bubur simbut juga dapat dijadikan sarana pengenalan batik bagi masyarakat semua kalangan mulai dari usia anak-anak hingga dewasa. Kata Kunci : Bubur simbut, Perintang warna, Ragam hias
ANALISIS DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN LANJUT USIA PADA PELAKSANAAN POSYANDU LANSIA Sri Hidayati; Ahmad Baequni; Maslahatul Inayah
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.66

Abstract

Saat ini di seluruh dunia jumlah orang lanjut usia diperkirakan ada 500 juta dengan usia rata-rata 60 tahun dan diperkirakan pada tahun 2025 akan mencapai 1,2 milyar. Indonesia sendiri menempati urutan kelima dengan jumlah penduduk lanjut usia terbanyak di dunia. Dibutuhkan perhatian dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan lansia.Kegiatan posyandu lansia dapat memberikan kemudahan bagi lansia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, sehingga kualitas hidup masyarakat di usia lanjut tetap terjaga dengan baik dan optimal. Namun fenomena di lapangan menunjukan fakta yang berbeda, Posyandu Lansia ternyata hanya ramai pada awal pendirian saja, selanjutnya lansia yang berkunjung mengikuti kegiatan posyandu semakin berkurang. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi keaktifan lanjut usia pada pelaksanaan Posyandu Lansia di wilayah Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh lansia yang terdaftar di posyandu lansia Puskesmas Tirto Kota Pekalongan sejumlah 165 orang. Sistem pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel dilakukan dengan uji Chi Square dan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh dilakukan dengan uji regresi logistic menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5 variabel yang berhubungan dengan keaktifan lansia pada pelaksanaan posyandu lansia, yaitu variable pendidikan (p value 0,002), variable pengetahuan (p value 0,004), variable sikap (p value 0,017), variable dukungan keluarga (p value 0,031), dan variable dukungan kader (p value 0,024). Sedangkan faktor yang paling berpengaruh terhadap keaktifan lansia pada kegiatan posyandu lansia yaitu yaitu variabel pendidikan (OR60,570), sikap (OR16,337), dukungan kader (OR9,666), dukungan keluarga(OR5,717) dan variabel pengetahuan(OR2,466). Mengingat sangat pentingnya peran kader dalam pelaksanaan Posyandu lansia sehingga perlu perhatian bagi Puskesmas / Dinas Ksehatan untuk melakukan upaya peningkatan peran kader dalam bentuk penyegaran dan pelatihan bagi para kader lansia yang berkaitan mengenai penanganan pada lansia. Kata Kunci : Determinan, keaktifan, posyandu, lansia
PENGARUH LOGOTHERAPY DAN AKTIVITAS SPIRITUAL TERHADAP MAKNA HIDUP LANSIA Indar Widowati; Sri Hidayati; Afiyah Sri Harnany
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.67

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap gangguan psikososial dan kehilangan makna hidup akibat proses menua (degeratif). Perasaan bosan merupakan gejala munculnya kevakuman eksistensi atau fungsi eksistensi (Frankl, 2006). Frustasi eksistensial merupakan sebuah kondisi ketika seseorang merasa kehilangan makna dalam hidupnya. Frankl menyatakan bahwa belum terpenuhinya makna dalam hidup akan menimbulkan penghayatan hidup tanpa makna (meaningless), hampa, gersang, tidak memiliki tujuan hidup, merasa bosan, tidak berarti, dan apatis (dalam Bastaman 2007:80). Logoterapi merupakan salah satu psikoterapi yaitu sebuah metode yang membantu individu dalam pencarian kebermaknaan hidup. Aktivitas spiritual merupakan salah satu bentuk aktivitas yang mencakup nilainilai yang melandasi kehidupan manusia seutuhnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh logoterapi dan aktivitas spiritual terhadap peningkatan makna hidup pada lansia. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental Pretest-postest Control Group Disign. Rerata peningkatan makna hidup lansia sebelum perlakuan sebesar 3,53 dan setelah perlakuan menjadi 16,53 dengan ? value: 0,00
EFEK KOMBINASI ANTARA MASASE FRIRAGE DAN AKUPRESUR TERHADAP KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK Zaenal Amirudin; Tri Anonim; Rosmiati Saleh
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.68

Abstract

Pasien stroke pasca serangan akan meninggalkan masalah utama berupa hilangnya kontrol volunter terhadap pergerakan motorik. Hal tersebut akan berkibat terjadinya kelemahan otot pada ekstremitas atas, sehingga mengganggu kemandirian dalam melaksanakan tugas-tugas fungsional sehari-hari. Tujuan penelitian secara umum untuk menguji efek kombinasi masase frirage dan akupresur terhadap kekuatan otot ekstremitas atas pasien pasca stroke iskemik. Penelitian ini merupakan quasi experimental dengan nonequivalent control group design. Sebanyak 22 responden direkrut dengan cara consecutive sampling, terdiri atas 11 responden kelompok perlakuan dan 11 responden kelompok kontrol. Berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov, didapat data kekuatan otot berdistribusi tidak normal, sehingga untuk membandingkan kekuatan otot sebelum dan setelah intervensi menggunakan uji Wilcoxon pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Sedangkan untuk membandingkan peningkaan kekuatan otot antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menggunakan uji MannWhitney. Hasil penelitian membuktikan terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna sebelum dan setelah dilakukan masase frirage dan akupresur pada kelompok perlakuan (p
ANALISIS ZONASI EKOSISTEM MANGROVE PADA KAWASAN MANGROVE BEKAS TSUNAMI DI ACEH BARAT SELATAN Wintah Wintah
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.69

Abstract

Zonasi mangrove dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan diantaranya tekstur tanah, salinitas dan pasang surut. Penurunan keanekaragaman dan ukuran hutan mangrove ditemukan di tiap zonasi yang digambarkan oleh perubahan kondisi lingkungan dari tepi laut menuju ke arah daratan. Perubahan kondisi tersebut dapat menggambarkan kondisi vegetasi dan zonasi mangrove di Aceh Barat Selata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas vegetasi mangrove serta mengetahui pola zonasi vegetasi mangrove pada Kawasan Mangrove Bekas Tsunami Di Aceh Barat Selatan. Penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik pengambilan sampel vegetasi dengan plot sampling. Data dianalisis untuk mengetahui kekayaan, kepadatan dan distribusi mangrove. Analisis pola zonasi menggunakan Analisis Pengelompokan(Cluster Analisys), untuk mengetahui besarnya kontribusi masing-masing spesies terhadap pengelompokkan menggunakan analisis persentase kesamaan (Similarity Precentages). Zonasi mangrove di Pantai Aceh Barat selatan dari arah pantai menuju daratan adalah Sonneratia alba, Rhizopora apiculata, dan Nipah. Kata Kunci: Mangrove, Zonasi, Pengelompokkan
KUALIFIKASI, PERSEPSI, DAN KOMPETENSI GURU PAI SMP/MTS SE-KOTA PEKALONGAN DALAM PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK DI ERA GENERASI Z Akhmad Zaeni; Muchamad Fauyan; Ningsih Fadhilah
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 14 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v14i0.70

Abstract

Penelitian ini dilatarbekalangi adanya temuan bahwa guru PAI SMP/MTs Se-Kota Pekalongan di era generasi Z ini belum optimal dalam memanfaatkan media pembelajaran khususnya yang berbasis TIK sehingga penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap kondisi riil kualifikasi, persepsi, dan kompetensi serta penyebab keterbatasan guru PAI dalam mengembangkan atau memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK. Di samping itu, juga diungkap proses perencanaan, produksi, pemanfaatan, dan pengelolaan media pembelajaran berbasis TIK oleh guru PAI yang sudah pernah mempraktikkannya. Hasil penelitian ini adalah semua guru PAI yang menjadi sampel penelitian sudah memenuhi kualifikasi sebagai guru PAI SMP/MTs. Persepsi mereka terhadap pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) diketahui memiliki kategori kecenderungan/ persepsi baik, sedangkan kompetensi guru SMP/MTs se-Kota Pekalongan dalam pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam kategori cukup baik. Kompetensi mereka itu dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal sehingga ada hal-hal yang mendukung atau menghambat Guru PAI SMP/MTs Se-Kota Pekalongan dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK dalam pembelajaran PAI. Oleh karena itu, diharapkan guru PAI lebih termotivasi lagi dan memiliki kemauan untuk meningkatkan kompetensinya dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK yang disesuaikan dengan materi ajar, kebutuhan siswa, kondisi lingkungan dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Kata Kunci: Kompetensi guru, Guru PAI, Media pembelajaran, TIK
ANALISIS PENGETAHUAN AWAL MAHASISWA MENGENAI MASALAH INTRUSI AIR LAUT DAN ROB Nur Baiti Nasution; Sayyidatul Karimah; Hasyim As’ari
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 15 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v15i0.71

Abstract

Artikel ini merupakan sebagian hasil penelitian pengembangan bahan ajar matematika berbasis masalah intrusi air laut. Bahan ajar tersebut perlu dikembangkan karena masalah intrusi air laut dan rob dinilai merupakan masalah yang dekat dengan warga Pekalongan, sehingga masalah intrusi air laut dan rob dapat digunakan sebagai pengantar pada pembelajaran matematika. Akan tetapi, sebelum dilakukan pengembangan bahan ajar, terlebih dahulu perlu diketahui pengetahuan awal siswa/mahasiswa mengenai masalah intrusi air laut dan rob. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan awal mahasiswa mengenai fenomena intrusi air laut dan rob. Pengetahuan awal yang dimaksud antara lain adalah pengertian intrusi air laut, pengertian rob, penyebab rob, dampak rob, dan cara menanggulangi rob. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa sebanyak 73% responden belum pernah mendengar istilah intrusi air laut. Fakta lain yang diperoleh adalah bahwa sebanyak 73,38% responden familier dengan istilah rob tetapi hanya sebanyak 24% yang dapat memberikan definisi yang tepat tentang rob. Secara umum, mahasiswa responden juga belum mengetahui sepenuhnya penyebab, dampak, dan cara meminimalisir dampak rob. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan mahasiswa mengenai intrusi air laut dan rob masih kurang.
EKSPLORASI POTENSI EKSTRAK CAIR DAUN KECOMBRANG YANG MENGANDUNG ANTIOKSIDAN SEBAGAI PENETRALISIR RADIKAL BEBAS DALAM DARAH PETUGAS SPBU Azzah Farah Fadiyah; Resi Mukti Wardhani; Nurmei Rahmatika; Siwi Pramatama Mars Wijayanti
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 15 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v15i0.72

Abstract

ABSTRAK Pekerjaan sebagai petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memiliki risiko akibat paparan radikal bebas di lingkungan SPBU yang dapat menyebabkan modifikasi lipid, DNA, dan protein pada berbagai jaringan tubuh. Untuk menetralisir radikal bebas tersebut tubuh memiliki antioksidan alami yaitu Superoksida Dismutase (SOD). Daun kecombrang memiliki kandungan antioksidan terutama flavonoid yang mampu menetralisir radikal bebas. Oleh karena itu, bertujuan mengeksplorasi potensi ekstrak cair daun kecombrang sebagai penetralisir radikal bebas dalam darah. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang diujikan pada tikus. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain pembuatan ekstrak daun kecombrang, perlakuan terhadap hewan uji dan pemeriksaan kadar SOD serum darah hewan uji. Hewan uji berupa tikus jantan galur Wistar sebanyak 16 ekor yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif yang diinduksi CCL4 1mL/KgBB dan placebo berupa Na-CMC 1%, kelompok perlakuan 1 yang diinduksi CCL4 1mL/KgBB dan ekstrak daun kecombrang 100mg/KgBB, kelompok perlakuan 2 yang diinduksi CCL4 1mL/KgBB dan ekstrak daun kecombrang 150mg/KgBB, dan kelompok perlakuan 3 yang diinduksi CCL4 1mL/KgBB dan ekstrak daun kecombrang 200mg/KgBB. Masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor tikus. Berdasarkan hasil eksperimen pengukuran kadar SOD didapati hasil bahwa ekstrak daun kecombrang dapat meningkatkan kadar SOD serum darah tikus yang diinduksikan CCL4 sebagai radikal bebas. Berdasarkan hasil eksperimen juga diketahui bahwa dosis optimal ekstrak cair daun kecombrang untuk meningkatkan kadar SOD serum darah pada subjek penelitian adalah 150mg/KgBB. Dari penelitian ini diketahui bahwa ada potensi untuk mengembangkan ekstrak cair daun kecombrang sebagai penetralisisr radikal bebas. Kata Kunci: Ekstrak cair daun kecombrang, Radikal bebas, Antioksidan, SOD, In Vivo
KEMASAN MAKANAN KULINER TRADISIONAL “MEGONO” SEBAGAI UPAYA MEMPERPANJANG WAKTU SIMPAN DAN DAYA SAING PRODUK Indar Widowati; Hartati Hartati; Zaenal Amirudin
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 15 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v15i0.73

Abstract

Bergesernya pola hidup masyarakat tradisional ke pola hidup masyarakat modern, mendorong masyarakat lebih memilih makanan siap saji dan siap santap dengan tetap mempertimbangkan pentingnya kesehatan, yang menyebabkan kebutuhan akan produk makanan/minuman diharapkan mampu berfungsi menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, aman dikonsumsi serta praktis dalam penyajiannya. Megono merupakan salah satu makanan kuliner tradisional berasal dari Kota Pekalongan memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan potensi makanan kuliner tradisional megono menjadi produk inovatif makanan megono dalam kemasan; 2) Menganalisis jenis kemasan yang sesuai untuk makanan megono, 3) Menganalisis kandungan gizi pada produk megono dalam kemasan. Metode penelitian ini meliputi: metode engginering untuk pembuatan megono, metode ekspreimen untuk pengalengan, metode organoleptik untuk menentukan formula terpilih, metode laboratorium untuk menguji kandungan gizi (proksimat), metode eksperimen untuk uji waktu simpan produk. Penelitian ini terdiri atas beberapa tahap, yaitu tahap pembuatan megono, tahap pengalenhan, tahap uji kandungan gizi (proksimat), tahap uji waktu simpan produk. Hasil dari uji organoleptik membuktikan bahwa megono kaleng yang paling banyak dipilih oleh responden yaitu megono B (MGN 0,5) sebanyak (84%) dengan metode pengukusan setengah matang sebelum proses pengalengan. Hasil uji MANOVA diperoleh ? value sebesar 0,00
KAJIAN NILAI GIZI DAN ORGANOLEPTIK COKELAT MANGROVE DARI BUAH SONNERATIA ALBA Wintah Wintah; Andhina Putri Heriyanti; Kiswanto Kiswanto
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 15 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v15i0.74

Abstract

Pekalongan mempunyai potensi sumber daya alam berupa buah mangrove salah satunya jenis Sonneratia alba atau buah pedada. Buah pedada belum dimanfaatkan secara maksimal oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan buah pedada sebagai bahan olahan makanan berupa cokelat mangrove. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) Mengetahui nilai gizi yang terkandung pada cokelat mangrove. (2) Mengetahui nilai rating hedonik (kesukaan) pada cokelat mangrove. Metode analisis proksimat secara deskriptif dengan mengetahui kandungan gizi cokelat mangrove. Parameter yang diukur yaitu kandungan protein, Vitamin C, lemak, air, abu, dan karbohidrat. Uji organoleptik cokelat mangrove untuk menilai hasil olahan coklat mangrove melalui organ indra berupa rasa, warna, aroma, dan tekstur. Uji organoleptik yang digunakan adalah uji rating hedonik (kesukaan). Hasil uji organoleptik menunjukkan cokelat mangrove yang sangat disukai adalah perlakuan P2 (Mangrove 30%:Tepung 20%). Nilai gizi pada cokelat mangrove untuk 100gr mengandung protein 5,56%, vitamin C 0,88%, lemak 29,85%, air 10,3%, kadar abu 0,5%, dan karbohidrat 53,7%. Pencantuman kandungan gizi pada produk olahan mangrove dapat memberikan informasi bahwa selain nikmat untuk dikonsumsi, mangrove baik untuk kesehatan karena mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa warna, rasa, aroma, dan tekstur berpengaruh terhadap cokelat mangrove. Kata Kunci: Sonneratia alba, Cokelat mangrove, Nilai gizi, Nilai hedonik.