cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan Website. //http:www.pusdikrara-publishing.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Ability : Journal of Education and Social Analysis
ISSN : 27742431     EISSN : 27468216     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Ability mengundang para Dosen, sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Meningkatkan Self Esteem Remaja Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Pendekatan Behavioral Therapy Heppi Sasmita, Neviyarni, Yeni Karneli, Netrawati
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-esteem does not only talk about a person's assessment of himself, but also includes how the individual perceives other people's assessments of him. Therefore, it might happen that adolescents feel that they are capable, but not accompanied by appreciation or recognition from the environment, so that the self-esteem that is formed will be low and ultimately unable to express themselves in a social environment. This study used a quasi-experimental method (quasi experimental design). The design used was a pre-experimental design with one group pre-test and post-test design, using content validity and usingformulas. nonparametric Data analysis was performed using the Wilcoxon Match Pairs Test. The results showed that theZoutput = -2. 812 and Ztable = 1.645. Because the count statistics <table statistics, then Ha is accepted and H0 is rejected. Thus, group counseling guidance with theapproach behavioral therapy was carried out to improve adolescentbehavior self-esteem at the Bundo Saiyo Orphanage, Padang City. This increase has a positive effect on the self-esteem of adolescents so that they are more confident in carrying out activities and learning processes in the future.
Principal Strategy In Improving The Quality Of Islamic Education Institution In Integrated Islamic Elementary School Cahaya Hati Kota Bukittinggi Elvi Rahmi
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The principal's strategy is one of the most important elements in improving the quality of education, therefore the principal is responsible for organizing educational activities in schools. Therefore, the principal must be able to be a good manager in order to improve the quality of education, both in terms of quantity and quality. Improving the quality of education is one of the key indicators for looking at productivity related to the management carried out by the principal. This study aims to see the principal's strategy in improving the quality of schools through fostering teacher competence and internalizing learning programs in improving the quality of education in schools. To achieve this goal, this study uses a qualitative descriptive approach and data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results showed that (1) the principal's strategy through fostering teacher competence was running well, this can be seen from the skills possessed by the teacher in the learning process, besides that the teacher also has broad insights about changes and improvements to the education system both regarding curriculum issues. and school management. (2) The principal's strategy is through internalizing the learning program, namely providing direction and guidance to teachers through internalization into the syllabus and lesson plans so that the teacher in the learning process gives the best to students.
Pendidikan Anak dalam Keluarga Perspektif Islam As'ad
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The children’s education in the family start from their parents, they must respect each other and carry out their obligations. In addition, they are also required to improve themselves to become shaleh and shalehah to fear Allah SWT. This condition is a major milestone in family education. Parents habits in harmony and obedience to Allah can affect their children as learners in the family. Then the children’s education in the family, there are at least five main orientations. The components of education for children are faith orientation, worship orientation, moral orientation, family orientation, and social orientation. The method and type of data collection in this research is library research by collecting books, journals, and previous research results that support the research theme, including literature on children's education in the Islamic perspective of the family. The research process begins with the following stages: identifying and finding information relevant to the theme of quality assurance, then analyzing the findings, and then developing and expressing them into new findings related to children's education in an Islamic perspective family.
Kembali Ke Habitat Sarihot Malau
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kembalai Ke Habitat. Berdasarkan Pengalaman menjadi Guru selama 23 tahun di 3 kota dan menjadi Pengawas Sekolah selama 4 tahun, melakukan pengamatan, observasi, diskusi dan wawancara langsung dapat memahami sehingga Guru harus kembali ke Habitatnya. Guru sebagai orang yang memegang peran penting disekolah, sangat menentukan dalam keberhasilan pencapaian pendidikan. Pendidikan maju, alumni berhasil, masyarakat maju maka Negara akan maju. Guru diharapkan meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan, kepribadiannya melalui keimanannya. Banyaknya Guru yang kurang memahami tugas dan tanggungjawabnya, melalaikan tugasnya, dengan kurang melakukan penulisan administrasi, persiapan pembelajaran yang kurang, kepribadiannya yang kurang. Sangat diharapkan Guru kembali Ke habitatnya, habitat Guru adalah disekolah, menyampaikan pengajaran, pendidikan terhadap anak didik. Ketika Guru dapat memahami, bekerja dari hati, didorong oleh iman percaya, seorang Guru menjalankan ajaran Agamanya dengan baik dan benar. Guru kembali ke habitatnya, disekolah untuk melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dan benar.
Penerapan Teknik Pembelajaran Rotating Roles Pada Materi Pokok Drama Untuk Meningkatkan Keterampilan Bermain Drama Siswa Kelas XI AKL 2 SMK Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2018/2019 Sarles Pandiangan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulis serta dapat memberikan apresiasi terhadap hasil karya sastra. Teknik pembelajaran rotating roles dapat memacu siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran karena adanya feedback pada setiap akhir penampilan. Feedback tersebut akan lebih mempercepat siswa untuk berusaha memperbaiki apa yang kurang atau belum sesuai, sehingga penampilan berikutnya dapat bermain dengan lebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AKL 2 SMK Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2018/2019, dan objek penelitian ini adalah keterampilan bermain drama siswa dengan menggunakan teknik rotating roles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik pembelajaran rotating roles mampu meningkatkan keterampilan bermain drama siswa kelas XI AKL 2 SMK Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2018/2019. Peningkatan keterampilan bermain drama dilihat dari dua hal, yaitu keberhasilan proses dan produk. Keberhasilan proses dapat dilihat dari perubahan sikap siswa setelah diadakan implementasi tindakan, siswa lebih aktif, bersemangat, berani mengemukakan pendapat, dan mampu bekerja sama dengan siswa lain. Keberhasilan produk dilihat dari tes praktik bermain drama. Nilai rata-rata bermain drama siswa sebelum implementasi tindakan sebesar 42,94, siklus I sebesar 54,94 dan pada siklus II sebesar 74,31. Data tersebut menunjukkan bahwa keterampilan bermain drama siswa dari pratindakan ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 31,37.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Dalam Upaya Peningkatan Belajar Matematika Dikelas XI SMA Negeri 11 Medan Fauziah Hasibuan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Solving menjadi meningkat. Sebelum dilaksanakan tindakan nilai rata-rata matematika siswa kelas XI adalah 69,50 dan standar deviasi 9,27. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya menjadi 78,3 dan standar deviasi 7,35. Demikian pula pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa menjadi meningkat yaitu 85,80 dan standar deviasi 6,70. Rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 69,50 % (27 orang yang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 78,13 % (38 orang yang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori baik (tinggi) dengan tingkat ketuntasan 85,80 %. Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika setelah dilakukan tindakan baik pada siklus I dan siklus II semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan frekuensi kehadiran siswa mengikuti pelajaran matematika semakin baik mengerjakan dan mengumpulkan tugas-tugas tepat waktu, semakin banyak siswa mengemukakan pendapat dalam pemecahan masalah.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Dalam Pembelajaran Teknik Pemesinan Pada SMK Negeri 1 Batang Angkola Suyanto Suyanto
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran metematika melalui penerapan model pembelajaran creative problem solving. Lokasi pelaksanaan penelitian adalah SMK Negeri 1 Batang Angkola dengan subjek Kelas X-I Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 dan disesuaikan dengan jadwal disekolah. Hasil penelitian adalah : 1) perolehan rata – rata hitung hasil belajar pada siklus 1 ( pertama ) sebesar 60,88 dan termasuk kategori cukup, dengan persentase ketuntasan 52,5% dan ketidaktuntasan 47,5% pada siklus 2 (Dua) pelaksanaan tes hasil belajar diperoleh rata – rata hitung s besar 88,33 dan termasuk pada kategori baik sekali, dengan persentase ketuntasan 100% dan ketidak tuntasan 0%, sehingga ketuntasan belajar melewati target yang telah ditentukan yaitu 75%, 2 ) Hasil pengujian hipotesis deskripsi dengan menggunakan statistik parametris diperoleh thitung = 14,697 dengan tabel = 2,045 untuk n = 30 sehingga dapat disimpulkan bahwa ‘’ penerapan model pembejajaran creative problem solving dalam pembelajaran matematika pada SMK Negeri 1 Batang Angkola meningkat dan rapat diterima,3) Hasil pengujian ztabel = 1,64 untuk n = 30 sehingga dapat disimpulkan bahwa’’ penerapan model pembelajaran creative problem solving dalam pembelajaran matematika pada SMK Negeri 1 Batang Angkola dapat diterima pada taraf signifikasi 5% ‘’.
Penerapan Metode Gal’perin Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI TITL Pada Materi Instalasi Rumah Sederhana Di SMK Negeri 3 Sibolga Semester Ganjil T.P. 2018/2019 Mei Hasanul Manihuruk
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TITL pada materi Instalasi Rumah sederhana di SMK Negeri 3 Sibolga Semester Ganjil TP 2017/2018, dan menambah variasi metode pembelajaran.Berdasarkan jenisnya penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian melalui dua siklus yang telah dianalisis memperlihatkan bahwa hasil belajar siswa Kelas XI TITL materi pelajaran di SMK Negeri 3 Sibolga Semester Ganjil TP 2017/2018 meningkat sebesar 78,69 % (% kenaikan 63,06%). Melalui pemberian tugas gambar tentang instalasi rumah sederhana. Peserta merencanakan single line, gambar pengamatan (Wiring diagram) , tata letak dan mengerjakannya pada papan kerja. Setiap akhir materi pembelajaran peserta diberi tugas gambar, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Gal Perin dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan penelitian lain.
Pelaksanaan Komunikasi Kepala Sekolah Dengan Tenaga Pendidik Dalam Mewujudkan Visi Misi Sekolah Di Mis Alhidayah Medan Polonia Mesiono, Ulfi Sayyidatul Fitria, Desi Damayani Pohan
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 2 April 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi kepala sekolah dengan guru dalam mewujudkan visi dan misi di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Polonia. Adapun hasil penelitiannya adalah Proses Komunikasi yang dilakukan Kepala Sekolah MIS Al-Hidayah Medan Polonia dengan Guru dalam mewujudkan visi misi sekolahnya melakukan komunikasi verbal dan non verbal. komunikasi verbal yang dilakukan melalui dua cara, yaitu tatap muka dan melalu media whatsaap grup sekolah. Menurut kepala sekolah MIS Al Hidayah media grup hanya dipakai ketika penyampaian informasi memang tidak bisa secara tatap muka, dan akan dibahas ulang ketika melakukan proses tatap muka. dengan begitu menurutnya komunikasi secara tatap muka jauh lebih efektif dari pada melalu media. Komunikasi non verbal yang dilakukan oleh Kepala Sekolah MIS Al-Hidayah dengan para guru dalam mewujudkan visi misi sekolah belum cukup baik. kurangnya tindakan sebagai contoh yang baik kepada para guru belum cukup baik sehingga para guru belum semuanya melaksanakan pengajaran sesuai dengan harapan sekolah.
Komunikasi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Mis Bidayatul Hidayah Makmur Kabupaten Deli Serdang Mesiono, Rahmiyatul Mawaddah
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi kepala sekolah adalah proses penyampaian informasi (pesan) kepada guru dan dapat melaksanakan informasi tersebut kepada anak didik. Kepala Sekolah sebagai sumber informasi di sekolah sangat dibutuhkan oleh guru-guru, agar yang disampaikan dapat terlaksana bagi pengembangan guru itu sendiri dan juga bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi kepala sekolah, meliputi: Profesional guru; Disiplin guru; dan Tanggung jawab guru. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ialah guru-guru, kepala, dan komite sekolah di MIS Bidayatul Hidayah Makmur. Hasil penelitian ditemukan: Komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru yaitu menyampaikan pesan kepada guru baik secara cara lisan (memanggil dan teguran langsung) maupun secara tulisan (surat peringatan); Komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru yaitu memberikan contoh teladan dengan hadir ke sekolah tepat waktu dan pulang paling akhir; dan Komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan tanggung jawab guru yaitu komunikasi antar pribadi dan komunikasi dalam memecahkan masalah di dalam pembelajaran dengan cara mengkoordinasi dan mencari solusi dengan komite dan pengawas sekolah, serta Dinas Pendidikan terkait. Diharapkan kepada komite dan kepala sekolah agar dapat memberikan dorongan dan pembinaan dalam kinerja guru tentang profesional, kedisiplinan dan tanggungjawab guru secara efektif dan efesien sehingga dapat meningkatkan kinerja guru di sekolah.

Page 2 of 28 | Total Record : 273