cover
Contact Name
andiyan
Contact Email
archicentrejurnal@gmail.com
Phone
+6281223805589
Journal Mail Official
archicentrejurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN) Universitas Faletehan Jl. Parakan Resik No.2, Batununggal, Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40266 ph.: (022) 87503804 website: http://www.arsitektur.inten.ac.id/ email: arsitektur@inten.ac.id
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Arsitektur Archicentre
Published by universitas faletehan
ISSN : 26150239     EISSN : 27763447     DOI : https://doi.org/10.33746/archicentre.v1i1
Archicentre is a journal that contains scientific articles of research results in the field of Architecture. The contents of Archicentre are as follows. Architectural Design Housing and Settlement History, Theory, and critic of Architecture Building Technology Traditional and vernacular Architecture Planning and Urban Design Computation of Architecture
Articles 66 Documents
BANGUNAN KONVENSI DAN EKSIBISI BANDUNG “TEMA ARSITEKTUR KONTEMPORER” Excya Tiaratanto; kemal affandi; andiyan
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.598 KB)

Abstract

Perkembangan Pariwisata MICE menjadi salah satu yang diminati saat ini, banyak kota-kota besar meningkatkan destinasi pariwisata MICE, Bandung menjadi salah satu kota yang meningkatkan Pariwisata MICE. Beragam kegiatan Pertemuan,Pegelaran seni budaya, seminar industry ,Pendidikan , Pameran produk dan karya seni menjadi daya Tarik tersendiri. Menjadi salah satu destinasi wisata bagi pengunjung dari dan luar kota bandung. Konsep utama Dari hasil pembahasan bangunan ini mampu menciptakan harmoni antara fungsi utama bangunan Konvesi dan Eksibisi dengan penerapan konsep arsitektur kontemporer. Tata ruang dan konsep interior mengikuti tren desain masa kini. Harmonisasi ruangan yang menyatu dengan ruang luar site menjadi salah satu poin utama pada konsep arsitektur kontemporer.
POST OCCUPANCY EVALUATION (POE) PADA BANGUNAN RUSUN DI PROV.BANTEN (STUDI KASUS “PEMBANGUNAN RUSUN MBR DI PROV.BANTEN) andiyan; agus rachmat; yushar kadir
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.471 KB)

Abstract

Provinsi Banten yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.930.224 jiwa pada tahun 2015 dan akan semakin bertambah dengan jumlah penduduk berpenghasilan rendah sekitar 690.67 jiwa (BPS Prov. Banten, 2016). Lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa upah terendah di Provinsi Banten sebesar Rp. 1.965.000,- (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, 2016), sedangkan harga rumah tinggal tipe 36 yang sederhana dapat mencapai RP. 150 Juta - 200 Juta Rupiah. Sehingga dari hasil penelitian kepuasan yang menyebakan masyarakat tidak berminat dan tidak nyaman pada rusun Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sesuai dengan Kuadran I Pada level unit hunian, dua faktor utama yang membutuhkan perbaikan segera adalah terkait fungsi ruang dapur dan fungsi ruang jemur. Keduanya dianggap tidak berfungsi optimal karena cenderung gelap dan kurang penghawaan sebagai akibat banyaknya ventilasi yang harus ditutup oleh fiber untuk menangkal asap pabrik. Pada level sarana. Selain itu juga ketidak konsistenan pemerintah akan regulasi sehingga terjadi bentrokan dilapangan dan pelaksanaan konstruksi dengan adanya perubahan Permen No.5/Permen/M/2007 dan PP No.64 Tahun 2016 terjadi suatu dinamika perubahan masalah/kendala lokasi yang tadinya harus diperkotaan dan batasan minimal kemapuan angsuran/cicilan.
ANALISIS POLA PENATAAN RUANG PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK AMANAH BANDUNG BERDASARKAN AKTIVITAS DAN PERILAKU PENGHUNI Komang Felly Pande; Aida Andrianawati; Tita Cardiah
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.111 KB)

Abstract

Pola penataan ruang pada suatu bangunan dapat mempengaruhi perkembangan psikologis penghuni. Salah satunya ruangan pada Panti Asuhan Anak dimana terdapat anak – anak dengan usia dan karakter berbeda. Segala aspek yang berada di panti asuhan ini harus mampu mendukung terciptanya pengasuhan yang baik salah satunya melalui penataan ruang sehingga anak akan merasa nyaman dan anak bisa berkembang sesuai dengan perkembangan usia anak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penataan ruang yang baik sesuai perkembangan usia anak asuh sehingga bisa mendukung perkembangan anak. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan pada Panti Sosial Asuhan Anak Amanah melalui studi literatur dan observasi. Hasil dari analisa studi kasus ini berdasarkan studi literatur akan menghasilkan sebuah kriteria pola penataan ruang yang sesuai dengan karakteristik anak asuh yang berada di panti asuhan ini. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam pola penataan ruang pada Panti Sosial Asuhan Anak Amanah ini harus memperhatikan karakter anak asuh dari segi fisik dan psikologis.
PERANCANGAN HOTEL BISNIS BINTANG 4 BENDUNGAN HILIR Indah Prima Yasa; Doddy Friestya; Tita Cardiah
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.303 KB)

Abstract

Jakarta merupakan pusat pemerintahan dan pusat aktivitas ekonomi di Indonesia. Beragam aktivitas bisnis yang ada di Jakarta, dan tentunya tidak terlepas dari aktivitas perkantoran, seperti yang terjadi dikawasan Sudirman Business District (CBD). Dengan frekuensi aktivitas bisnis di Sudirman yang cukup tinggi, maka berdampak langsung pada kawasan disekitarnya, yaitu Kawasan Bendungan Hilir. Dampak yang terlihat ditandai dengan bermunculannya bangunan perkantoran baru. Kawasan Bendungan Hilir juga didukung dengan berbagai aspek, seperti aspek aksesibilitas, aspek amenitas, dan aspek fasilitas yang mudah. Sehingga memiliki potensi yang besar untuk dijadikan alternatif lokasi tempat tinggal sementara untuk para pelaku bisnis yaitu hotel bisnis. Hotel bisnis yang dirancang membutuhkan fasilitas-fasilitas yang mampu mendukung berbagai aktivitas bisnis bagi tamu yang menginap, baik aktivitas bisnis formal maupun informal secara ideal. Tentunya mengingat lokasi hotel bisnis yang dirancang berada dikawasan perkotaan yang akrab dengan aktivitas yang padat dengan tingkat stress yang tinggi, maka konsep yang diaplikasikan tentunya sebagai solusi dari pemecahan masalah hal tersebut dengan cara mengaplikasikan “Jakarta’s Urban Leisure”, Urban atau yang lebih sering disebut dengan kaum urban adalah sebutan bagi para penghuni atau masyarakat perkotaan dengan segala macam aktivitas. Jadi tema ini merepresentatifkan tentang kehidupan Jakarta yang kompleks, serba cepat, dan praktis, dengan memaksukan beberapa unsur lokalitas Jakarta sesuai dengan perkembangan zaman.
PERANCANGAN HOTEL RESORT DI DAGO”TEMA : ARSITEKTUR EKOLOGIS Pratiwi Anisa Fadillah; Arief Perdana Putra; Husna Izzati
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1386.254 KB)

Abstract

Pertumbuhan perekonomian Kota Bandung terus naik. Kota Bandung adalah Kota yang banyak dikunjungi wisatawan sebagai Kota wisata. Kota Bandung masih kewalahan karena banyak sekali wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung saat akhir pekan. Dago adalah salah satu tempat yang banyak di kunjungi para wisatawan, karena potensi wisata di daerah Dago yang besar, untuk itu dibutuhkan penambahan hotel baru dengan konsep resort yang berfungsi sebagai tempat akomodasi penginapan bagi para wisatawan yang ingin berwisata di Kota Bandung khususnya di Kawasan Dago. Penambahan hotel resort ini bisa semakin menambah daya tampung penginapan bagi para wisatawan yang berwisata di Kota Bandung. Lingkungan hotel resort yang nyaman dan sehat diperlukan penerapan konsep arsitektur ekologis yang dapat mendukung terciptanya lingkungan tersebut. Pendekatan arsitektur ekologis yang mengutamakan desain yang sangat ramah lingkungan dan menyatu dengan alam melewati 6 point ekologis diantaranya memelihara sumber daya alam, mengelola udara, tanah dan air, menggunakan sistem bangunan yang hemat energi, menggunakan material lokal, meminimalkan dampak negatif pada alam, dan meningkatkan penyerapan gas buang. Hasil penelitian desain mengenai perancangan hotel resort ini semoga menjadi salah satu rujukan yang bermanfaat dengan penerapan konsep arsitektur ekologi.
PENGOLAHAN BENTUK GEOMETRIS PADA MASSA BANGUNAN DI ALUN-ALUN CICENDO Husna Izzati; Abdul Gani Alfarizi
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.522 KB)

Abstract

Ruang Terbuka Hijau Publik merupakan salah satu tempat dimana masyarakat dari berbagai kalangan dapat merasakan dan berinteraksi secara langsung dengan sebuah karya arsitektur dan lingkungan alam yang ada di sekitarnya. Desain dari sebuah Ruang Publik dirancang dengan sebaik mungkinuntuk memberikan kesan ‘attractive open spaces’ yang bermanfaat secara ekologis, sosial, dan ekonomi. Alun-alun Cicendo merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijauyang merupakan fasilitas untuk publik di Kota Bandung, didesain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada sarana ruang terbuka hijau yang mewadahi aktivitas seperti olahraga, rekreasi, ruang komunitas, hingga sarana berkegiatan ekonomi. Geometri merupakan bentuk dasar dari sebuah konsep massa arsitektur yang dalam perkembangan desainnya dapat diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan eksplorasi bentuk arsitektur yang menarik dan memiliki nilai estetika. Eksplorasi bentuk geometri pada beberapa bangunan di kawasan Alun-Alun Cicendo terlihat sangat beragam dan menarik seperti bentuk dari sebuah Sclupture berskala Monumental yang menjadi point of interest dari kawasan ini dan beberapa bangunan lain yang saling membentuk satu kesatuan yang komposisi dan irama, meskipun mempunyai pengembangan desain menjadi bentuk yang berbeda-beda . Penelitian ini mengkaji keberagaman massa bangunan yang terdapat di Alun-alun Cicendo dengan ciri utama adalah pengembangan bentuk dasar geometris pada skala kawasan/ ruang terbuka hijau kota. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menitikberatkan pada proses dengan mengedepankan analisis terutama kondisi eksisting/ alamiah objek penelitian. Adapun variabel perancangan yang akan dibahas antara lain bentuk massa bangunandan penataan massa bangunan diAlun-alun Cicendo. Kawasan Alun-Alun Cicendo dapat menjadi contoh sebuah Ruang Publik yang ideal dari segi pembentukan ruang dan eksplorasi bentuk geometri pada sebuah kawasan.
2. PENERAPAN BIM UNTUK SISTEM PENJADWALAN PROYEK DENGAN MODEL 4D DAN ESTIMASI BIAYA MODEL 5D andiyan
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.291 KB)

Abstract

4D BIM merupakan akronim untuk Pemodelan Informasi Bangunan 4D dan istilah yang banyak digunakan dalam industri CAD, juga untuk memahami intelligent linking komponen CAD 3D individual atau rakitan dengan informasi terkait waktu atau jadwal.5D BIM merupakan akronim untuk Pemodelan Informasi Bangunan 5D, adalah istilah yang digunakan dalam CAD dalam industri konstruksi. Komponen atau elemen 3D CAD dengan batasan jadwal (waktu - 4D BIM) dan kemudian dengan informasi biaya terkait. Melalui pemodelan 3D BIM terpadu, rincian pengukuran diambil langsung dari data perancang, jadi jika desainer membuat beberapa perubahan, perkiraan dapat diperbarui secara otomatis (BIM 3D).Selanjutnya, penjadwalan pekerjaan dapat dilakukan dengan kesadaran yang lebih besar dari dinamika konstruktif yang terlibat, dengan membandingkan status pekerjaan dengan perkiraan waktu penyelesaian, dan untuk setiap aktivitas tunggal dan elemen konstruktif dari pekerjaan, untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi (BIM 4D).Selain itu, analisis yang cermat terhadap biaya dan pemanfaatan sumber daya dapat mengarah pada pemeriksaan biaya yang harus ditanggung tepat waktu, dan margin laba (BIM 5D).Pada tahap pertama estimasi, jumlah take-off memungkinkan kita menentukan pengukuran yang tepat untuk setiap artikel metrik.
PENERAPAN BIM UNTUK SISTEM PENJADWALAN PROYEK DENGAN MODEL 4D DAN ESTIMASI BIAYA MODEL 5D andiyan
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.291 KB)

Abstract

4D BIM merupakan akronim untuk Pemodelan Informasi Bangunan 4D dan istilah yang banyak digunakan dalam industri CAD, juga untuk memahami intelligent linking komponen CAD 3D individual atau rakitan dengan informasi terkait waktu atau jadwal.5D BIM merupakan akronim untuk Pemodelan Informasi Bangunan 5D, adalah istilah yang digunakan dalam CAD dalam industri konstruksi. Komponen atau elemen 3D CAD dengan batasan jadwal (waktu - 4D BIM) dan kemudian dengan informasi biaya terkait. Melalui pemodelan 3D BIM terpadu, rincian pengukuran diambil langsung dari data perancang, jadi jika desainer membuat beberapa perubahan, perkiraan dapat diperbarui secara otomatis (BIM 3D).Selanjutnya, penjadwalan pekerjaan dapat dilakukan dengan kesadaran yang lebih besar dari dinamika konstruktif yang terlibat, dengan membandingkan status pekerjaan dengan perkiraan waktu penyelesaian, dan untuk setiap aktivitas tunggal dan elemen konstruktif dari pekerjaan, untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi (BIM 4D).Selain itu, analisis yang cermat terhadap biaya dan pemanfaatan sumber daya dapat mengarah pada pemeriksaan biaya yang harus ditanggung tepat waktu, dan margin laba (BIM 5D).Pada tahap pertama estimasi, jumlah take-off memungkinkan kita menentukan pengukuran yang tepat untuk setiap artikel metrik.
PENERAPAN UNSUR BETAWI PADA ELEMEN INTERIOR HOTEL BUTIK, JAKARTA Asha Dwiana Tuzzahra; Tita Cardiah
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.614 KB)

Abstract

Jakarta merupakan ibukota negara yang menjadikannya kota favorit sehingga sering dikunjungi wisatawan. Dari banyaknya kunjungan tersebut, maka dibutuhkan akomodasi berupa hotel. Agar dapat menarik minat pengunjung, hotel harus memiliki desain yang unik dan menjadikannya ciri khas tersendiri. Masyarakat kota Jakarta asli sangat mencintai budayanya, yaitu budaya betawi. Salah satu cara untuk memberikan suasana yang berbeda pada hotel serta dapat melestarikan budaya lokal adalah dengan cara penerapan unsur betawi pada elemen interior hotel. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menghadirkan suasana baru ataupun desain baru pada interior hotel dan bagaimana penerapan unsur betawi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, dimana tidak menggunakan angka yaitu analisa visual melalui survey dan unsur-unsur pada budaya betawi.
PENERAPAN ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA SEKOLAH ISLAM TERPADU DI JL. PADANG GOLF ARCAMANIK – BANDUNG kurniawan; kemal affandi; Husna Izzati
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.674 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan primer pada zaman yang maju sekarang ini. Fasilitas pendidikan untuk wilayah Bandung pada tahun 2014, untuk penyediaan fasilitas sekolah SD, SMP dan SMA yang berbasis Islam belum merata. Dimana dengan adanya fasilitas pendidikan salah satu sekolah Islam dapat membentuk karakter manusia yang madani. Hal ini dibutuhkan demi memberikan pembekalan “dasar moralitas” yang tergali dari kearifan tradisi kultural dan nilai-nilai doktrinal agama Islam yang kuat. Dari latar belakang inilah, penulis merancang bangunan “Sekolah Islam Terpadu di Jalan Padang Golf, Arcamanik - Bandung”. Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan dan perancangan tentang Sekolah Islam Terpadu dengan Pendekatan Desain Arsitektur Kontemporer yang berbeda dari biasanya, agar pengguna fasilitas pendidikan ini dapat merasakan kesan ruang dan nilai pendidikan yang modern dan berbeda.