cover
Contact Name
andiyan
Contact Email
archicentrejurnal@gmail.com
Phone
+6281223805589
Journal Mail Official
archicentrejurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN) Universitas Faletehan Jl. Parakan Resik No.2, Batununggal, Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40266 ph.: (022) 87503804 website: http://www.arsitektur.inten.ac.id/ email: arsitektur@inten.ac.id
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Arsitektur Archicentre
Published by universitas faletehan
ISSN : 26150239     EISSN : 27763447     DOI : https://doi.org/10.33746/archicentre.v1i1
Archicentre is a journal that contains scientific articles of research results in the field of Architecture. The contents of Archicentre are as follows. Architectural Design Housing and Settlement History, Theory, and critic of Architecture Building Technology Traditional and vernacular Architecture Planning and Urban Design Computation of Architecture
Articles 66 Documents
PENERAPAN KONSEP ARISTEKTUR NEO MODERN PADA BANDUNG INTERNATIONAL SCHOOL DI KOTA BARU PARAHYANGAN Rian Kartiwa; kemal affandi; Husna Izzati
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.922 KB)

Abstract

Mutu pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami masalah yang demikian rumit. UNESCO meletakkan Indonesia dengan Human Development Index (HDI) pada urutan ke-112 di antara 174 negara yang diteliti, sedangkan The Political and Economics Risk Consultancy (PERC) yang berpusat di Hongkong telah meletakkan sistem pendidikan di Indonesia pada urutan ke-12 diantara 12 negara yang diteliti. Berdasarkan hal tersebut, pendidikan di Indonesia sedang tidak nyaman (Suparlan, 2011: 01). Pemerintah Indonesia mulai menggalangkan Sekolah Bertaraf Internasional untuk peningkatan kualitas pendidikan sehingga mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Sesuai dengan UU No.20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS dan PP No.19 tahun 2005 pasal 61 ayat 1 yang menyatakan ‘’Pemerintah bersama-sama pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan sekurang-kurangnya satu sekolah pada jenjang pendidikan menengah untuk dikembangkan menjadi sekolah bertaraf internasional.” Hal ini merupakan upaya Pemerintah untuk mengatasi kualitas pendidikan di Indonesia yang masih ketinggalan dengan negara-negara lain, bahkan dengan negara-negara ASEAN dan negara-negara didunia.
PENERAPAN KONSEP PENGEMBANGAN WILAYAH PESISIR DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI SUMBER DAYA KELAUTAN andiyan; agus rachmat
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.552 KB)

Abstract

Wilayah pesisir yang merupakan sumber daya potensial di Indonesia adalah suatu wilayah peralihan antara daratan dan lautan. Sumber daya ini sangat besar yang didukung oleh adanya garis pantai sepajang sekitar 81.000 km (Dahuri et al. 2001). Garis pantai yang panjang ini menyimpan potensi kekayaan sumber alam yang besar. Potensi itu diantaranya potensi hayati dan non hayati. Potensi hayati misalnya: perikanan, hutan mangrove, dan terumbu karang, sedangkan potensi nonhayati misalnya: mineral dan bahan tambang serta pariwisata. Di daerah ini juga berdiam para nelayan yang sebagian besar masih prasejahtera. Keadaan pantai di Indonesia sangat bervariasi, yaitu mulai dari pantai pasir putih-berbatu, landai-terjal, bervegetasi-berlumpur, teduh, bergelombang yang semua ini sangat cocok dengan berbagai peruntukannya, seperti perikanan pantai, budidaya perikanan, industri perhotelan, turisme, dan lain-lain.Pengelolaan berbasis masyarakat atau biasa disebut Community-Based Management (CBM) menurut Nikijuluw 1994 dalam Zamani dan Darmawan 2000, merupakan salah satu pendekatan pengelolaan sumber daya alam, misalnya perikanan, yang meletakkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan masyarakat lokal sebagai dasar pengelolaannya.
KAJIAN PRINSIP ARSITEKTUR ANALOGI PADA MASSA BANGUNAN HOTEL U JANEVALLA BANDUNG Husna Izzati; Andri Nurjaman
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.172 KB)

Abstract

Hotel merupakan akomodasi yang dikelola secara komersial dengan mengandalkan fasilitas pelayanan jasa, makanan, dan minuman serta jasa yang lainnya. Dalam perencanaannya, setiap hotel memiliki desain yang berbeda tergantung pada konsep bangunan dan tema yang diusung. Salah satu konsep desain yang banyak diterapkan pada desain hotel adalah analogi. Hasil karya analogi memiliki bentuk yang kontemporer dan cenderung menjadi karya yang spektakuler. Hotel U Janevalla menjadi salah satu dari sebagian banyak hotel yang menerapkan konsep arsitektur analogi. Desain massa bangunan yang dihasilkan cukup unik dan berbeda dari bangunan disekitarnya. Penelitian yang dilakukan pada obyek ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis lebih dalam tentang konsep desain pada massa bangunan Hotel U Janevalla. Metode penelitian yang digunakan pada analisis obyek ini adalah metoda kualitatif deskriptif. Metode ini lebih menekankan kepada proses pengumpulan data primer dan sekunder di sertai dengan melakukan observasi langsung di lapangan.. Hasil dari kajian teori dan observasi tersebut kemudian dibandingkan dengan fakta lapangan pada hotel U Janevalla untuk menunjukan bahwa massa bangunan hotel U Janevalla menerapkan prinsip-prinsip dari Arsitektur Analogi. Hal ini merujuk pada massa dan fasad hotel yang cenderung unik dan memiliki perbedaan yang cukup kontras dengan bangunan di sekitarnya.
KAJIAN FASAD PERPUSTAKAAN UMUM KOTA CIMAHI TEMA MODERN IKONIK Arief Perdana Putra; Sandi Solehudin
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.051 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi pada bahan fasad bangunan sekarang ini berkembang dengan cukup pesat. Begitu juga dengan perkembangan penggunaan teknologi pada bangunan, salah satunya adalah tersedianya perpustakaan digital, Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya minat masyarakat terhadap perpustakaan konvensional. Fasilitas perpustakaan yang kurang lengkap, desain bangunan yang kurang menarik, dan tidak mengikuti perkembangan teknologi menjadi beberapa penyebab tidak diminatinya perpustakaan konvensional. Beberapa desain bangunan baru dari perpustakaan, mulai menggunakan konsep arsitektur yang menarik perhatian, salah satunya adalah konsep modern ikonik. Cara untuk mengekspresikan karakteristik Perpustakaan tersebut dapat dilakukan melalui penerapan konsep Modern Ikonik. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk merumuskan kriteria perancangan fasad bangunan perpustakaan umum dengan pendekatan Modern Ikonik dengan metode kualitatif deskriptif. sehingga disimpulkan bahwa dengan penerapan konsep ini diharapkan bangunan Perpustakaan Umum Kota Cimahi menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, sebagai tempat memperoleh informasi, dan juga sebagai tempat rekreasi.
PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU PADA APARTEMEN Nutrian Galupamudia; Irfan Aldyanto
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.207 KB)

Abstract

Pesatnya petumbuhan penduduk dan perekonomian di kota Bandung menyebabkan lahan hunian di Kota Bandung menjadi kian menyempit dan harganya pun menjadi lebih tinggi terutama pada bagian pusat kota seperti Jln Soekarno- Hatta . Harga tanah atau pun rumah yang cukup tinggi menyebabkan sebagian besar masyarakat kota Bandung memutuskan untuk mencari kontrakan. Maka dari itu harus adanya solusi dari masalah tersebut seperti salah satu contoh nya adalah membuat hunian vertikal yang harga nya tidak terlalu mahal. Jika dilihat dari lokasi yang berada di pusat kota tersebut maka salah satu hunian vertikal yang cocok adalah Apartemen, Selain harga nya yang tidak terlalu mahal Apartemn juga bisa di sewakan. Jadi keuntungan dari Apartemen itu sendiri selain bisa di gunakan sebagai hunian,Apartemen juga bisa di gunakan sebagai investasi atau peluang usaha bagi pemilik nya dengan cara menyawakan apartemen tersebut ke pada orang lain. Selain itu juga Apartemen yang akan di rancang ini rencana nya akan menggunakan konsep Arsitektur Hijau (Green Architecture) dengan tujuan agar Apartemen ini menjadi apartemen yang ramah akan lingkungan dan bisa memberikan kesan yang nyaman serta sehat kepada setiap penghuninya.
KAJIAN EKSPRESI BENTUK BANGUNAN APARTEMEN LA GRANDE Fajar Ikhwan Harmono; Edward Shobari
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.542 KB)

Abstract

Bentuk massa bangunan menjadi sesuatu yang sangat mudah di lihat dan di nilai bahkan oleh orang awam sekalipun. Sebagai objek utama, bentuk massa Apartemen La Grande diyakini telah melewati banyak proses dan mempertimbangkan banyak aspek perancangan mulai dari struktur, bukaan, material, dimensi dan tidak lupa aspek estetika yang sangat mempengaruhi bagaimana bentuk massa bangunan tersebut dapat terbentuk. Dengan mengangkat tema penelitian struktur sebagai elemen estetika, penelitian ini akan membahas massa bangunan apartemen La Grande dengan berfokus pada struktur yang menjadi elemen estetika. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengupas dan mengetahui bagaimana sebuah massa bangunan apartemen dapat mempunyai nilai estetika yang baik dengan elemen struktur sebagai pembentuknya. Hal ini menjadikan bangunan apartemen La Grande sebagai objek utama karena di anggap peneliti memiliki struktur yang menjadi pembentuk estetika yang menarik. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang akan dibagi menjadi 3(tiga) bagian yaitu studi pustaka, studi lapangan, dan analisa. Adapun variabel perancangan yang akan dibahas antara lain struktur, pola, dimensi, bukaan dan penggunaan material. Penelitian ini diharapkan menjadi bekal pengetahuan terutama bagi peneliti dalam perancangan sebuah apartemen yang baik bukan hanya dari segi struktur namun juga estetika .
ANALISIS POLA KAMPUNG SENTRA TAHU CIBUNTU, BANDUNG Tri Wahyu Handayani
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.791 KB)

Abstract

Kampung Cibuntu merupakan kampung dengan komunitas pengrajin tahu yang berada di kota Bandung. Mayoritas warga kampung Cibuntu memiliki pekerjaan di bidang pengrajin tahu serta hal-hal yang mendukung dalam proses pengelohan serta distribusi tahu, seperti penyedia gas dan kayu bakar, penyedia biji kedelai, ataupun penjual tahu. Penelitian “Analisis Pola Kampung Sentra Tahu Cibuntu, Bandung” adalah mengamati permasalahan dalam hal pola ruang pabrik dan hunian, pengadaan air bersih dan pengolahan limbah tahu, sirkulasi dan distribusi bahan baku kedelai, hingga tahu jadi. Penelitian juga melakukan studi banding antara pabrik besar dan industri rumahan yang berbeda dalam beberapa komponen produksi tahu. Metode penelitian merupakan penelitian kualitatif dan tabulasi perbandingan antara industri besar dan rumahan. Kesimpulan yang diperoleh berupa temuan dan usulan terutama dalam hal pengolahan limbah tahu agar tidak mencemari air permukaan dan sungai.
BENTUK, FUNGSI DAN MAKNA PADA ARSITEKTUR NEO GOTHIC Studi Kasus: Gereja Katedral Santo Petrus di Bandung Petrus Jimi Jewa; Salmon Priaji Martana
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.938 KB)

Abstract

Penerapan langgam bangunan arsitektur neo gothic telah cukup lama menghiasi arsitektur Indonesia. Arsitektur yang dikembangkan dari arsitektur Gothic yang pernah mendominasi Eropa di abad pertengahan ini cukup sederhana namun memiliki kemampuan untuk menghadirkan kesan klasik sekaligus modern bagi sebuah lingkungan yang baru mulai dikembangkan di pusat urban. Artikel ini berusaha memaparkan seluk beluk arsitektur neo gothic dalam koridor fungsi serta bentuk yang dimilikinya dengan mengamati Katedral Santo Petrus Bandung sebagai kasus. Metode survai arsitektural diterapkan dalam upaya memperoleh gambaran detail penerapan konsep religiusitas Katolik ke dalam artifak bangunan peribadahan. Diharapkan dengan adanya pemahaman akan arsitektur neo gothic ini pada gilirannya dapat membantu arsitek dalam pengaplikasian langgam ini lebih dalam daripada sekadar eklektisisme.
ANALISIS TINGKAT HARAPAN MASYARAKAT TERHADAP MOBILITAS BERKELANJUTAN DI BANDARLAMPUNG B.Chrysvania Artemisia; Mahendra Eka Perkasa; Haris Murwadi
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.717 KB)

Abstract

Kemacetan disebabkan banyaknya pengguna kendaraan pribadi dan mulai berkurangnya pengguna transportasi umum serta berjalan kaki. Kota perlu menerapkan konsep green mobility dan liveable city agar kemacetan berkurang dan kualitas lingkungan menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat harapan masyarakat terhadap mobilitas berkelanjutan di kota, membandingkan tingkat harapan pada variabel-variabel mobilitas berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik hierarchical clustering dan Analysis of Variance (Anova). Temuan yang didapat adalah kelancaran lalu lintas memiliki tingkat harapan paling tinggi dibanding transportasi umum yang memadai, jalur pedestrian yang nyaman, dan ketersediaan jalur sepeda. Berdasarkan latar belakang, responden perempuan dan responden yang berumur 16-20tahun, 21-25tahun, 26-30tahun memiliki tingkat harapan yang tinggi terhadap mobilitas berkelanjutan di kota saat ini.
DISRUPSI TEKNOLOGI PADA KONSEP SMART CITY: ANALISA SMART SOCIETY DENGAN KONSTRUKSI KONSEP SOCIETY 5.0 Mohamad Aghust Kurniawan; Andiyan Andiyan
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.46 KB)

Abstract

Menurut PBB, populasi penduduk diproyeksikan mencapai 8,5 milyar pada tahun 2030 dan meningkat sampai ke 9,7 milyar pada tahun 2050. Berdasarkan survey worldometers, pada 2019 jumlah penduduk perkotaan di Indonesia sebanyak 55,8% dari total penduduk Indonesia, prosentase tersebut diproyeksikan meningkat pada tahun 2020 sebesar 56,4% dan tahun 2025 sebesar 59,3%. Konsep smart city yang sudah berjalan di beberapa kota di Indonesia, khususnya Kota Bandung bertujuan untuk mewujudkan kota yang berfungsi optimal dalam mengelola berbagai sumber daya kota secara efektif dan efisien. Bandung Smart City memiliki enam komponen smart city, dimana komponen utama dalam pelaksanaanya yaitu smart governance yang menjadi fondasi untuk komponen lainnya. Pada kondisi pandemik COVID-19, terjadi disrupsi teknologi besar-besaran pada aspek sosial masyarakat terutama yang terkait bidang pendidikan dan kesehatan sehingga memerlukan akselerasi dalam menyiapkan solusi dengan pemanfaatan teknologi informasi. Pada tahun 2016, Jepang memunculkan gagasan Society 5.0 sebagai bentuk keseimbangan antara teknologi dan manusia, dimana tidak terlalu mengedepankan teknologi, namun memikirkan sisi manusia juga. Paper ini bertujuan untuk mengekplorasi penerapan Society 5.0 pada komponen smart society di Bandung Smart City sebagai akselerator solusi pemanfaatan teknologi yang merata dalam bidang pendidikan dan kesehatan.