cover
Contact Name
Abubakar
Contact Email
abubakar@serambimekkah.ac.id
Phone
+6281360436675
Journal Mail Official
abubakar@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jln. Unmuha, Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh, Indonesia Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK)
ISSN : 27157715     EISSN : 27157423     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
urnal Kinerja Kependidikan (JKK) will published an orginil manuscript sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere. The scope of the fields contained in Serambi Ilmu Journal covers the following areas: • Educational; • Learning; • Instructional; • Curriculum; • Issues and Trends; • Teacher Education; • Education Policy; • Education Evaluation; • Administration Education; • The conceptual ideas education; • Study application of educational theory; • Books Reviews.
Articles 62 Documents
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Permintaan dan Penawaran Putri, Maya
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 2 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “” ini mengangkat masalah apakah melalui penerapan model Problem Based learning dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui penerapan model Problem Based learning pada materi permintaan dan penawaran, dan bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penerapan model Problem Based learning tersebut. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model Problem Based learning pada materi permintaan dan penawaran, serta dan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan model Problem Based learning tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas X IPS1 yang berjumlah 27 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based learning tersebut dilakukan observasi terhadap keaktifan siswa dan tanggapan siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktifan siswa mencapai katagori baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 43,0 dan ketuntasan kelas 0 %, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 70,40 dan ketuntasan kelas 51,85 %, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 85,40 dan ketuntasan kelas 92,59 %. Dari hasil angket respon siswa diperoleh 91,91% siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model Problem Based learning. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based learning pada materi permintaan dan penawaran di kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan tanggapan siswa sangat baik.
Peningkatan Kemampuan Guru Penyusunan RPP melalui Kegiatan In House Training (IHT) Jamaluddin, Jamaluddin
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 3 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah terdiri dari dua siklus, bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru SMA Negeri 1 Darul Imarah dalam menyusun RPP Abad 21 melalui kegiatan In House Training (IHT) dan bagaimana tanggapan guru SMA Negeri 1 Darul Imarah terhadap pelaksaan kegiatan In House Training (IHT) dalam menyusun RPP. yang menjadi subjek penelitian ialah guru-guru SMA Negeri 1 Darul Imarah yang berjumlah 35 orang guru. Untuk mengetahui pengaruh kegiatan In House Training (IHT) tersebut dilakukan evaluasi terhahadap hasil kerja guru dalam penyusunan RPP serta melihat tanggapan guru terhadap kegiatan In House Training (IHT) ini. Data yang diperoleh dari hasil penilaian dan pengamatan terhadap hasil kerja guru mencapai kategori baik dan amat baik bedasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil analisis siklus I tingkat kemampuan guru terhadap penyusunan RPP abad 21 menunjukkan peningkatan, namun hasil yang dicapai belum maksimal. Analisis siklus II terjadi peningkatan yang cukup signifikan tethadap kemampuan guru dalam penyusunan RPP abad 21 melalui kegiatan In House Training (IHT). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan In House Training (IHT) dapat meningkatkan kemampuan guru SMA Negeri 1 Darul Imarah serta guru memberikan tanggapan yang baik terhadap pelaksanaan kegiatan In House Training (IHT) ini.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Asmariati, Asmariati
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 4 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa melalui penerapan model Snowball Throwing di kelas XII MIPA-1 SMAN 2 Timang Gajah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research dengan metode deskriptif yang menggunakan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahapan antara lain: perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Subjek dalam penelitian ini adalah guru biologi dan siswa kelas XII MIPA-1 SMAN 2 Timang Gajah, Tahun Ajaran 2019/2020. Hasil analisa data diperoleh peningkatan aktivitas siswa menunjukkan perolehan pada sebelum perbaikan hanya 7 siswa atau 33,33%, naik menjadi 13 siswa atau 61,90% pada siklus pertama, dan 100% atau 21 siswa pada siklus kedua. Dan didukung pula oleh kenaikan hasil belajar siswa dari rata-rata pada sebelum perbaikan hanya 56,67, naik menjadi 64,29 pada siklus pertama, dan 75,71 pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan belajar sebanyak 6 siswa (28,57%) pada sebelum perbaikan, 52,38% atau 11 siswa pada siklus pertama, 19 siswa atau 90,48% pada siklus kedua. Dan secara klasikal semua indikator dan kriteria keberhasilan proses perbaikan pembelajaran telah terpenuhi, sehingga dapat disimpulkan bahwa proses perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil dan tuntas pada siklus kedua.
Pemanfaatan Pendekatan Open-Ended Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pokok Bahasan Statistika Safiruddin, Safiruddin
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 1, No 1 (2019): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah pembelajaran pendekatan open-ended dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Banda Aceh tahun pelajaran 2015/2016 pada pokok bahasan statistika. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi yang meliputi aktivitas siswa dan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat dari 33% atau berada pada kategori kurang aktif pada pra-siklus, menjadi 73% atau berada pada kategori cukup baik pada siklus I. Pada siklus II, keaktifan siswa meningkat kembali menjadi 83% pada pertemuan 1 dan 90 % pada pertemuan 2 atau berada pada kategori sangat baik. Skor aktivitas guru berada pada kategori Kurang Baik (30%) pada pra siklus meningkat pada siklus I, menjadi 85%. Terjadi peningkatan pada siklus II yaitu berada pada kategori baik (88%) pada pertemuan 1 dan meningkat menjadi Sangat Baik (92%) pada pertemuan 2. Pada pra siklus, hanya 10 (32%) siswa yang tuntas belajar. Pada siklus I, jumlah siswa tuntas meningkat menjadi 15 (52%) siswa dan meningkat pada siklus II menjadi 26 (89%) siswa. Pada Pra-siklus, nilai rata rata siswa 54,11 meningkat menjadi 67,32 pada siklus I lalu meningkat menjadi 78,75 pada siklus II. Terjadi peningkatan yang signifikant pada setiap anak, rata rata peningkatan mencapai 60% Sehingga dapat disimpulkan pendekatan Open Ended dapat meningkatkan hasil belajar, keaktifan siswa, dan kemampuan guru mengelola pembelajaran Matematika materi Statistika di kelas XI SMA Negeri 2 Banda Aceh.
Pengembangan Media Belajar Pop-Up Book Materi Sistem Koloid untuk Peserta Didik Hasnidar, Sitti
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 2 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Sebagai bentuk kreativitas dan inovasi di bidang pendidikan khususnya pendidikan kimia, sehingga proses pembelajaran kimia ke depan dapat berlangsung menarik dan menyenangkan yang berdampak pada peningkatan motivasi, respon positif, dan hasil belajar siswa dan sebagai masukan bagi semua pihak terkait, tentang penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran kimia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE, yang merupakan singkatan dari Analyze (analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Penerapan) dan Evaluate (Evaluasi). Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran Berupa media belajar yang berorientasi pada pengembangan dan peningkatan keterampilan proses sains siswa. Setelah media belajar dibuat maka media pembelajaran tersebut divalidasi oleh ahli. Validasi media pembelajaran tersebut dilakukan oleh tiga orang ahli desain pembelajaran, produk /desain grafis dan substansi materi. Setelah perangkat pembelajaran divalidasi dan direvisi, maka langkah selanjutnya adalah meminta tanggapan dari guru kimia yang mengajar disekolah dan akan dilakukan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar di SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh. Validasi dilakukan oleh tiga orang validator, dimana bertujuan agar komentar yang diberikan semakin banyak sehingga media yang dihasilkan juga semakin menarik dan meiliki kualitas yang baik. Pada subjek uji coba penelitian ini terdiri dari Sembilan dan dua puluh tujuh orang siswa yang dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu kemampuan yang sangat baik, sedang dan lemah. Pengelompokan betujuan agar peneliti bisa melihat pada kelompok mana media ini dapat diterapkan dengan baik.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media belajar pop-up book materi sistem koloiddikembangkan melalui tahapan model ADDIE. Tahapan yang dilakukan mulai dari analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi.Respon guru SMAN 8 Banda Aceh terhadap media belajar pop-upbookmateri sistem koloid yang dikembangkan sangat baik dengan persentase sebesar 93,33.Respon peserta didik SMAN 8 Banda Aceh terhadap media belajar pop-upbook materi sistem koloid yang dikembangkan sangat baik dengan persentase sebesar 92,47.
Penerapan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Barisan dan Deret Rusmanidar, Rusmanidar
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 3 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penerapan Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IA2 SMA Negeri 1 Kuta Baro Pada Materi Barisan dan Deret” ini mengangkat masalah apakah melalui penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa pada materi barisan dan deret, dan bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan kontekstual pada materi barisan dan deret. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar, aktivitas siswa melalui penerapan pendekatan kontekstual pada materi barisan dan deret, dan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan kontekstual pada materi barisan dan deret. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas XI IA2 yang berjumlah 29 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan kontekstual tersebut dilakukan observasi terhadap keaktifan siswa dan tanggapan siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktifan siswa dan guru mencapai katagori baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 45,0 dan ketuntasan kelas 0 %, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 70,20 dan ketuntasan kelas 46,67%, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 80,97 dan ketuntasan kelas 93,33%. Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh 91,91% siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap penerapan pendekatan kontekstual. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas belajar siswa dan tanggapan siswa sangat baik.
Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) pada Mata Zat dan karakteristinya Wasliah, Wasliah
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 4 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelemahan dalam memberikan informasi kepada siswa seringkali terjadi pada saat pelaksanaan proses pembelajaran. Seharusnya melalui proses pembelajaran siswa dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan atau sikap baru melalui interaksi dengan informasi dan lingkungan. Penelitian yang berjudul “Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII MTsS Ashabul Yamin Melalui Penerapan Model Pembelajaran CLIS pada Mata Zat dan karakteristinya” ini mengangkat masalah apakah melalui penerapan model CLIS dapat meningkatkan prestasi belajar dan aktivitas belajar siswa pada zat dan karakteristinya, serta bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penerapan model CLIS. Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar, aktivitas, dan tanggapan siswa terhadap penerapan model CLIS pada zat dan karakteristinya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas VII yang berjumlah 20 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan model CLIS tersebut dilakukan observasi terhadap aktivitas belajar siswa, dan tanggapan siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktivan belajar siswa mencapai katagori baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 52,03 dan ketuntasan kelas 0 %, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 73,80 dan ketuntasan kelas 70,0 %, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 84,70 dan ketuntasan kelas 100 %. Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh 92,58% siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran CLIS. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model CLIS pada zat dan karakteristinya di kelas VII MTsS Ashabul Yamin dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan tanggapan siswa sangat baik.
Optimalisasi Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perkembangan IPTEK Puspita Dewi, Ikip Priyati
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 1, No 1 (2019): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran picture and picture dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangan iptek, meningkatkan aktivitas, dan kreativitas siswa dalam pembelajaran akidah ahklak. Subyek penelitian ini adalah 34 orang siswa kelas XII IPS1. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada akhir siklus, kemampuan guru dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi, aktivitas siswa dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi, dan data tentang refleksi siswa terhadap pembelajaran yang diambil dari angket pada setiap akhir pertemuan. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah: (1) apabila aktivitas siswa dalam pembelajaran ≥ 75% yang diukur dengan melihat lembar observasi siswa, (2) apabila ≥ 75% dari jumlah siswa berkategori tuntas dengan kriteria tuntas belajar apabila nilai hasil evaluasi pada siklus I dan II, ≥ 75. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 71,91 dan persentase ketuntasan belajar sebesar 58,82 ( 20 orang mencapai ketuntasan). Persentase aktivitas siswa sebesar 63,63%, Sedangkan hasil penelitian pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa sebesar 77,41 dan persentase ketuntasan belajar sebesar 85,29%. Persentase aktivitas siswa mencapai 81.81%, hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar Sejarah dan aktivitas siswa kelas XII IPS1 tahun pelajaran 2018/2019 pada materi Perkembangan IPTEK Melalui pembelajaran ini terciptalah suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan.
Upaya Peningkatan Motivasi Kerja Guru melalui Perilaku Kepemimpinan Berorientasi Hubungan dan Partisipatif Dewi, Eka Sari
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 3 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berhasil tidaknya suatu organisasi di dalam pengembangkan visi dan misinya sangat ditentukan oleh perilaku kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru. Tujuan penelitian ini adalah 1) Meningkatkan kedisilplinan guru di SMA Negeri 2 Lhoknga melalui perilaku kepemimpinan kepala sekolah berorientasi hubungan dan partisipatif 2) Meningkatkan tanggung jawab guru di SMA Negeri 2 Lhoknga melalui perilaku kepemimpinan kepala sekolah berorientasi hubungan dan partisipatif 3) Meningkatkan komitment guru di SMA Negeri 2 Lhoknga melalui perilaku kepemimpinan kepala sekolah berorientasi hubungan dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru-guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya meningkatkan kedisiplinan guru efektif melalui perilaku kepemimpinan yang berorientasi hubungan (tidak kasar, melakukan pengawasan langsung, tidak arogan dan otoriter), dalam meningkatkan kehadiran di sekolah dan kerja sama dalam pelaksanaan pembelajaran. Meskipun disisi lain perilaku kepala sekolah kurang efektif dalam hal kurang tegas dalam mengambil tindakan (sanksi) disiplin bagi yang melanggar. 2) Upaya meningkatkan tanggungjawab guru efektif melalui perilaku kepemimpinan yang berorientasi hubungan dan partisipatif (bersahabat, melakukan pengawasan, mendukung kegiatan guru, memberikan arahan dengan pendekatan religius, memberi tugas dan tanggung jawab) dalam meningkatkan kehadiran, kerja sama, mengikuti arahan dan evaluasi. Dan (3) Upaya meningkatkan komitment guru efektif melalui perilaku yang berorientasi hubungan (ramah, dan memberi nasehat) dalam menumbuhkan sikap/semangat dalam melaksanakan tugas.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Elizar, Elizar
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 4 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TKL SMK Negeri 1 Jantho Pada Materi Las Busur Manual, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI) pada materi las busur manual dan bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tip Teams Assisted Individualization (TAI) tersebut. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI) pada materi teks prosedur, serta dan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI) tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas XI TKL yang berjumlah 25 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) tersebut dilakukan observasi terhadap keaktifan siswa dan tanggapan siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktifan siswa mencapai katagori baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 84,10 dan ketuntasan kelas 0 %, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 68,77 dan ketuntasan kelas 56,67%, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 86,20 dan ketuntasan kelas 93,33%. Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh 91,91% siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI) pada materi Las Busur Manual di kelas XI TKL SMK Negeri 1 Jantho dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan tanggapan siswa sangat baik.