cover
Contact Name
Abubakar
Contact Email
abubakar@serambimekkah.ac.id
Phone
+6281360436675
Journal Mail Official
abubakar@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jln. Unmuha, Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh, Indonesia Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK)
ISSN : 27157715     EISSN : 27157423     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
urnal Kinerja Kependidikan (JKK) will published an orginil manuscript sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere. The scope of the fields contained in Serambi Ilmu Journal covers the following areas: • Educational; • Learning; • Instructional; • Curriculum; • Issues and Trends; • Teacher Education; • Education Policy; • Education Evaluation; • Administration Education; • The conceptual ideas education; • Study application of educational theory; • Books Reviews.
Articles 62 Documents
Peranan Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Pemebelajaran Kimia Putra, Irwansyah
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 1 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran khususnya pembelajaran kimia adalah dengan melakukan supervisi. Hal ini menggugah penulis untuk mengadakan suatu penelitian terhadap masalah ini di SMA Negeri 5 Kejuruan Muda Aceh Tamiang selama 1,5 bulan dari bulan Maret-April 2016 yang bertujuan untuk mengetahui bahwa melalui supervisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran kimia kelas X pada SMA Negeri 5 Kejuruan Muda Aceh Tamiang. Subjek penelitian ini adalah guru mapel kimia kelas X Tahun Pelajaran 2016/2017, untuk memperoleh data penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara. Setelah data terkumpul penulis mengolah dan menganalisis data dengan cara membandingkan hasil observasi dan wawancara pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukan supervisi akademik dapat meingkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran kimia kelas X pada SMA Negeri 5 Kejuruan Muda Aceh Tamiang. Setelah melakukan supervisi akademik kemampuan guru mengalami peningkatan dari kategori kurang baik menjadi kategori baik dibandingkan dengan kondisi awal.
Penerapan Model Pembelajaran Word Square untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Geografi Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 2 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul Penerapan Model Pembelajaran Word Square Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Geografi Materi Pengetahuan Dasar Pemetaan Kelas X di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Hasil observasi awal menunjukkan masih ada peserta didik yang belum mencapai nilai ketuntasan belajar (75) pada kompetensi dasar 3.2, yaitu Pengetahuan Dasar Geografi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah penerapan model Word Square dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, 2) Bagaimana peserta didik dalam penerapan model Word Square, 3) Bagaimana respon peserta didik dalam penerapan model Word Square pada mata pelajaran geografi materi pengetahuan dasar pemetaan Kelas X SMA Negeri 5 Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X IA 4 yang berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan angket. Teknik pengolahan data menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar peserta didik pada siklus I secara klasikal adalah 66,67%, siklus II meningkat menjadi 83,33%. Aktivitas peserta didik pada siklus I adalah 80%, pada siklus II meningkat menjadi 97,5% untuk peserta didik. Respon peserta didik pada siklus I rata-rata menjawab setuju dan pada siklus II rata-rata menjawab sangat setuju. Kesimpulan penelitian ini yaitu, penerapan model pembelajaran word square dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran geografi materi pengetahuan dasar pemetaan, maka hipotesis dapat diterima. Direkomendasikan model pembelajaran word square dapat diterapkan pada materi pengetahuan dasar pemetaan.
Pendampingan Menggunakan Metode Diskusi Kelompok untuk Menyusun RPP Kurikulum 2013 Melalui MGMP Sekolah Hasbullah, Hasbullah
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 3 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Ingin mengkaji bagaimana hasil pendampingan menggunakan metode diskusi dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 melalui MGMP sekolah semester gasal tahun 2019/2020 di Kota Banda Aceh. Ingin mengetahui pendampingan menggunakan metode diskusi dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 melalui MGMP sekolah semester gasal tahun 2019/2020 di kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dan masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan, yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah masing-masing 2 orang guru pada 3 sekolah binaan di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 melalui pendampingan pengawas dengan menggunakan metode diskusi kelompok termasuk dalam kategori sangat baik dan tuntas. Hal ini dapat dilihat dari hasil perkembangan perolehan skor rata-rata pada siklus I dan siklus II kemampuan guru secara kuantitatif mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari katagori Cukup (C) menjadi Sangat Baik (A) setelah melalui pendampingan. Hal ini berarti bahwa kinerja guru dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 dapat ditingkatkan melalui pendampingan pengawas dengan menggunakan metode diskusi kelompok. Artinya, kinerja yang ditunjukan oleh para guru di 3 Sekolah SMP binaan penulis sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Geografi Materi Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia Hafizar, Hafizar
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 4 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan dasar untuk mencerdaskan suatu bangsa dan membawa bangsa tersebut kepada pengetahuan yang luas dan kemajuan sehingga tidak terpuruk pada kebodohan dan keterbelakangan. Untuk itu diperlukan seorang pendidik yang berkualitas sehingga peserta didik juga berkualitas, kualitas pendidik juga ditentukan dalam menggunakan metoda pembelajaran. Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran tipe group investigation terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPS 2 pada materi Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia di SMAN 5 Banda Aceh. Untuk mengetahui aktivitas peserta didik dan guru terhadap penerapan model pembelajaran group investigation. Untuk mengetahui keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan penerapan model group investigation. Untuk mengetahui respon peserta didik terhadap penerapan model group investigation. Alat pengumpulan data dokumentasi, Wawancara dan observasi langsung dan tes. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan yaitu, Menghitung nilai rerata atau presentase hasil belajar peserta didik, Data hasil penerapan pembelajaran Group Investigation dilihat dari aktivitas guru. Hasil observasi tentang penerapan model Group Investigation didapat dari hasil perolehan yang diisi pada lembar observasi aktivitas peserta didik dan guru. Ketuntasan klasikal siklus I adalah 67,85 persen sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 92,86 persen. Dengan menerapkan model Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 5 Banda Aceh. Penerapan model Group Invstigation dapat meningkatkan aktivitas guru di kelas di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 5 Banda Aceh. Hasil aktivitas guru tergolong “baik” pada siklus I dan kategori “sangat baik”pada siklus II. Sedangkan penerapan model Group Investigation dapat meningkatkan aktivitas peserta didik di kelas di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 5 Banda Aceh. Hasil aktivitas peserta didik tergolong “aktif” pada siklus I dan kategori “sangat aktif”pada siklus II. Keterampilan guru mengelola pembelajaran melalui model Group Investigation siklus I hingga siklus II mengalami peningkatan yaitu dari kategori baik dengan skor 2,92 menjadi kategori sangat baik dengan skor 3,71, Respon peserta didik terhadap penerapan model Group Investigation di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 5 Banda Aceh menunjukkan respon positif 95,85%.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Pendekatan Problem Posing pada Materi Sifat Koligatif Larutan Muhammad, Imran
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 1 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelemahan dalam memberikan informasi kepada siswa seringkali terjadi pada saat pelaksanaan proses pembelajaran. Seharusnya melalui proses pembelajaran siswa dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan atau sikap baru melalui interaksi dengan informasi dan lingkungan. Penelitian yang berjudul “Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPA1 SMA Negeri 9 Banda Aceh Melalui Penerapan Pendekatan Problem Posing pada Materi Sifat Koligatif Larutan” ini mengangkat masalah apakah melalui penerapan pendekatan problem posing dapat meningkatkan hasil belajar siswa padamateri sifat koligatif larutan, bagaimanakah aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran dan bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hasil belajar, aktivitas, dan tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas XII IPA1 yang berjumlah 30 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan problem posing tersebut dilakukan observasi terhadap keaktifan siswa dan tanggapan siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktifan siswa sangat baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 54 dan ketuntasan kelas 0%, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 65,5 dan ketuntasan kelas 62,5 %, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 68,34 dan ketuntasan kelas 87,5 %. Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh 91,91% siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap pendekatan problem posing. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan di kelas XII IPA1 SMA Negeri 9 Banda Aceh dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa dan sebagian besar siswa merasa senang terhadap pembelajaran melalui pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan.
Penerapan Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Materi Limit Fungsi Aljabar Karmiati, Karmiati
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 2 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IA1 SMA Negeri 9 Banda Aceh Melalui Penerapan Model Pembelajaran CLIS pada Mata Materi Limit Fungsi Aljabar” ini mengangkat masalah apakah melalui penerapan model CLIS dapat meningkatkan prestasi belajar dan aktivitas belajar siswa pada materi larutan asam basa, serta bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penerapan model CLIS. Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar, aktivitas, dan tanggapan siswa terhadap penerapan model CLIS pada materi limit fungsi aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas XI IA1 yang berjumlah 30 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan model CLIS tersebut dilakukan observasi terhadap aktivitas belajar siswa, dan tanggapan siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktivan belajar siswa mencapai katagori baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 52,03 dan ketuntasan kelas 0 %, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 72,96 dan ketuntasan kelas 60,0 %, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 85,20 dan ketuntasan kelas 96,67 %. Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh 92,58% siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran CLIS. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model CLIS pada materi limit fungsi aljabar di kelas XI IA1 SMA Negeri 9 Banda Aceh dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan tanggapan siswa sangat baik.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Alat Ukur dengan Menggunakan Alat Peraga Basri, Hasan
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 3 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang berjudul: “Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Tata Surya dengan Menggunakan Alat Peraga di Kelas VI SDN 15 Simpang Mamplam Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019”, yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga pada materi Tata Surya serta untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan alat peraga pada materi bumi dan alam semesta. Jenis penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 15 Simpang Mamplam yang berjumlah 20 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data berupa soal tes dan dengan pemberian lembaran pengamatan aktivitas guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan memakai rumus persentase. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi bumi dan alam semesta melalui penggunaan alat peraga untuk siklus I memperoleh skor rata-rata 75% termasuk kategori baik dan siklus II memperoleh skor rata-rata 82% termasuk kategori baik sekali, aktivitas guru siklus I dalam PBM melalui penggunaan alat peraga memperoleh skor rata-rata 63% termasuk kategori baik dan siklus II memperoleh skor rata-rata 81% termasuk kategori baik sekali, aktivitas siswa siklus I dalam PBM melalui penggunaan alat peraga memperoleh skor rata-rata 60% termasuk kategori cukup dan siklus II memperoleh skor rata-rata 83% termasuk kategori baik sekali. Hal ini menunjukkan pembelajaran melalui penggunaan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan aktivitas guru beserta siswa dalam pembelajaran.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa dalam Materi Menentukan Letak dan Luas Indonesia melalui Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Lestari, Eli Sri
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 4 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui pemanfaatan media pembelajaran IPS yang tepat yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII-2 SMP Negeri 5 Sabang yang terdiri atas 3 siklus,dengan jumlah siswa 24 orang, yakni 12 orang siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan.Analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif hasil observasi dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I, siklus II dan siklus III. Kondisi awal nilai rata-rata 58,84 (34,61%) 17 siswa yang belum tuntas,dan terjadi peningkatan rata-rata pada perbaikan siklus I yakni 75,00 (53,84 %) 12 siswa belum tuntas,dan terdapat 8 siswa belum tuntas pada perbaikan siklus II terjadi peningkatan rata-rata 81,53 (69,23%),dan peningkatan rata-rata pada perbaikan siklus III yakni 83,84 (85,00%) hanya 4 siswa yang belum tuntas.Dengan demikian siswa kelas VII-2 SMP Negeri 5 Sabang tahun 2018/2019 mengalami peningkatan melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning.
Penggunaan Molymod Dari Terong Rimbang Guna Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Konsep Ikatan Kimia Dan Bentuk Molekul Pada Matapelajaran Kimia Khairiah, Khairiah
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 1, No 1 (2019): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui pemahaman siswa dalam konsep molekul melalui pembelajaran konsep yang menggunakan molymud terong rimbang di kelas Xl.IA2 SMA Neg.I Sibreh Sukamakmur. Serta untuk mengetahui bagaimana keaktifan siswa dalam mempelajari konsep molekul melalui pembelajaran konsep yang menggunakan molymod terong rimbang di kelas Xl.IA2 SMA Neg.I Sibreh Sukamakmur. Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa keles XI.IA2 pada semester ganjil dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan tes. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan: Aktivitas belajar siswa selama pembelajaran pada materi pokok bentuk molekul di Kelas XI.IA2 SMA Negeri I Sibreh Sukamakmur mengalami peningkatan setiap siklus. Pada siklus I persentase aktivitas siswa oleh pengamat I rata-rata 66,9% untuk pertemuan I dan II, sedangkan oleh pengamat 3 dan 4 nilai rata rata 71% pada pertemuan 3 dan 4 dengan keriteria aktiv selama proses pembelajaran. Hasil belajar siswa pada siklus I belum mencapai target KKM, masih terdapatnya yang belum tuntas sebanyak 6 Siswa (38,7%), maka peneliti melanjutkan pada siklus II. Pada siklus II ini hasil belajar siswa mengalami peningkatan sehingga dari jumlah 21 siswa tercapai KKM indikator.
Meningkatkan Hasil Belajar melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Group Investigation (GI) pada Materi Sistem Koloid Suzana, Elli
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 3 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Materi Sistem Koloid” ini mengangkat masalah apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa, dan bagaimanakah respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada materi sistem koloid. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas XI IPA2 yang berjumlah 30 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) tersebut dilakukan observasi terhadap keaktifan siswa dan respon siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktifan siswa mencapai katagori baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 43,03 dan ketuntasan kelas 0 %, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 68,30 dan ketuntasan kelas 33,30 %, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 86,12 dan ketuntasan kelas 100,0 %. Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh 92,58 % siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan pemahaman, aktivitas belajar siswa dan respon siswa sangat baik