cover
Contact Name
Nursalam
Contact Email
nur.salam@iainambon.ac.id
Phone
+6282293836823
Journal Mail Official
jurnallingue@iainambon.ac.id
Editorial Address
Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh- Batu Merah Atas Sirimau, Kota Ambon, Maluku - 97128, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra
ISSN : 27758524     EISSN : 27756386     DOI : 10.33477
Lingue merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mulai tahun 2019. Jurnal ini memuat tulisan ilmiah berupa hasil penelitian atau gagasan konseptual tentang kajian kebahasaan, kebudayaan, dan sastra. Penulis dalam jurnal ini berasal dari berbagai instansi dan profesi baik mahasiswa,guru, dosen,peneliti, peminat bahasa dan porfesi lainya yang berkaitan dengan bahasa, budaya, dan sastra. Penerbitan jurnal lingue pertama kali dimulai bulan juni 2019 dengan 6 naskah, begitu pula pada edisi terbitan berikutnya. Sejak awal mulai penerbitan Lingue menggunakan sistem online melalui Open Jurnal Sistem (OJS) versi 2. Lingue:Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra memuat artikel kajian tentang kebahasaan, kebudayaan, dan sastra. semua artikel ditinjau sekurang-kurangnya dua mitra bestari. jurnal lingue terbit berkala dua kali dalam satu tahun. Tebitan pertama bulan Juni dan terbitan ke dua bulan Desember. Ruang lingkup kajian bahasa jurnal lingue terdiri atas kajian linguistik (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik), analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, pragmatik, semiotika, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, pengajaran bahasa Inggris, pengajaran bahasa Arab, metode pengajaran bahasa dan kajian bahasa lainnya yang terkait dengan kebahasaan. Ruang lingkup budaya jurnal lingue terdiri atas filologi, sejarah, cultural studies dan kajian budaya lainya yang terkait dengan budaya. Selanjutnya, ruang lingkup kesastraan jurnal lingue terdiri atas teori sastra, sastra interdisipliner, sastra dan politik identitas, sastra anak, sastra lokal tradisi lisan, sastra Inggris, pengajaran sastra, dan bidang lainnya yang terkait dengan studi sastra.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
ROMANTISME FEMINIS LANSIA DALAM FILM THE NOTEBOOK DAN LOVE IN THE TIME OF CHOLERA Agusman, Agusman
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2021): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1864

Abstract

Tulisan ini diarahkan pada upaya menjelaskan terminologi romantis yang didasarkan pada kerangka pemikiran para penggagas aliran romantik. Sebagai contoh kasus, digunakan dua film yang mempertahankan judul novelnya, yaitu The Notebook dan Love in the Time of Cholera. Sebagai usaha lebih lanjut, kedua film tersebut kemudian dibandingkan, untuk mengetahui film yang lebih romantis menurut kriteria romantisme tersebut. Ada enam parameter romantik yang digunakan untuk mengukur romantisme kedua fim tersebut, yaitu keterasingan; mengidealkan libido, perkawinan hanya dianggap hubungan subjek-objek, kemurungan, potensi bahaya, dan kegagalan idealisme sosial. Setiap parameter diukur dengan menyajikan fakta audio-visual dari kedua film tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa dari segi intensitas, film yang paling romantis ialah Love in the Time of Cholera. Kata Kunci: Romantisme Lansia, Film
ANALISIS MAKNA MOTIVASI PADA LIRIK LAGU SHOHIBATUSSAUFA "JANGAN SALAHKAN HIJABKU" (KAJIAN SEMIOTIKA) Sartika, Lili
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1965

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salahnya pemahaman masyarakat antara hijab dan akhlak sehingga, perlu adanya kajian analisis makna motivasi, agar muslimah lebih percaya diri dalam menggunakan hijab. Kajian ini bertujuan untuk medeskripsikan makna motivasi yang terkandung dalam lirik lagu “Jangan Salahkan Hijabku”. Data kajian berupa bait dalam lirik lagu “Jangan Salahkan Hijabku”. Data tersebut dikaji dengan teori semiotika oleh Ferdinand de Saussure. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Di dalam teori Saussure, terdapat 2 aspek untuk mengkaji makna motivasi pada lirik lagu, yaitu: 1) aspek penanda(lirik lagu) dan 2) aspek petanda (makna motivasi). Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 garis besar motivasi yang disampaikan oleh penulis lagu, yaitu: 1) muslimah harus konsisten menjalankan perintah Allah, 2) pakailah hijabmu dengan mengabaikan penilaian manusia,dan 3)tidak ada kaitan antara tingkah laku dan hijab. Kata-kata kunci:Hijab, Akhlak, Motivasi, Semiotika, Saussure
OSCAR WILDE’S CAMOUFLAGE CONFESSION AS SEEN IN THE STAR CHILD, AND THE SELFISH GIANT FAIRY TALES Widiyanti, Ana
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2021): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1873

Abstract

Abstract The studies on Oscar Wilde’s fairy tales are mostly concern to reveal their moral values since fairy tales are usually written for children. Some researchers consider that fairy tales with their imaginative languages carry only a narrow or simple message to educate children with the result that make some of them reluctant to put it seriously as an object of research. Rather, this library research concern to reveal Oscar Wilde’s world view and the hidden message lied behind the symbolic language meaning in both The Start Child and The Selfish Giant Fairy tales. This research applies the semiotic and genetic structuralism approach. In analyzing the data, the researcher uses the descriptive qualitative method. The result of the study shows that both Oscar Wilde The Star Child and The Selfish Giants carry more than just moral values suitable for children, but some deep lessons for adults. Both of the fairy tales convey Wilde's camouflage confession of life in which he regrated his bad action and his losing hope condition when he has to experience bankruptcy and lived in prison. The result of the study also shows that both the fairy tales present important moral value, that is to show the readers the importance of sharing, caring, respect, and self-evaluation to be a better individual and to live life to the fullest. Keywords: fairy tales, genetic structuralism, symbolic language. Abstrak Penilitian terhadap fairy tales karya Oscar Wilde kebanyakan ditujukan untuk mengungkap nilai-nilai moral yang ada didalamnya saja. Hal ini dikarenakan fairy tales pada dasarnya ditulis untuk anak-anak. Kebanyakan para peneliti mengganggap fairy tales hanya mengandung nilai-nalai moral yang sangat sederhana sehingga sehingga banyak peneliti yang merasa enggan untuk menjadikannya bahan kajian yang serius. Berbeda dengan penelitian lain, penelitian Pustaka ini difokuskan untuk mengungkap pandangan dunia Oscar Wilde dan pesan moral yang sebenarnya ingin disampaikan melalui Bahasa-bahasa simbolik yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotic dan genetic strukturalisme, sedangkan dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua fairy tales The Star Child dan The Selfish Giant tidak hanya sekedar mengandung pesan yang cocok untuk anak-anak, akan tetapi juga mengandung pelajaran yang dalam untuk orang dewasa. Kedua fairy tales tersebut menyampaikan kamuflase pengakuan diri Wilde karena Tindakan buruknya dalam hidup dan kehilangan harapannya Ketika ia mengalami kebangkrutan dan hidup dalam penjara. Hasil penelitian juga menunjukkan pelajaran moral pada pembaca tentang pentingnya berbagi, berempati, menghormati, dan mengevaluasi diri untuk menjadi individu yang lebih baik. Keywords: fairy tales, genetic structuralism, symbol language.
Daftar Isi Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra Daftar Isi vol.3, No.1
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 3, No 1 (2021): Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1963

Abstract

Jurnal Lingue mempublikasi artikel ilmiah hasil penelitian yang memuat kajian seputar llmu bahasa, budaya, dan sastra. Jurnal Lingue dikelola oleh Pusat Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Jurnal Lingue terbit berkala dua kali setahun. Edisi pertama terbit bulan Juni dan edisi kedua terbit bulan Desember. Jurnal Lingue diterbitkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.
INTERPRETASI TEKS DALAM LAGU YABE LALE SEBAGAI KEARIFAN LOKAL BAHASA BUGIS BONE (STUDI HERMENEUTIKA SCHLEIERMACHER) Ahmad, Ahmad
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1968

Abstract

bstrak Kajian ini bermaksud untuk menggambarkan pemahaman isi dalam lagu Yabe Lale sebagai Kearifan Lokal Bugis Bone. Penelitian semacam ini bersifat subjektif. metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah bagian hermeneutika Schleiermacher. Sumber penelitian yang diperoleh dari interview masyarakat dan teks sebagai informasi isi dan lisan. Informasi dari penelitian hal ini adalah sebagai teks lagu sebagai artikulasi lisan yang telah disusun. Strategi pemilahan informasi adalah metode pencatatan, prosedur persepsi, pencatatan, dan penemuan. Tahapan dari pengujian ini menunjukkan bahwa pemahaman yang terkandung dalam lagu Yabe Lale terdiri dari dua, yaitu (1) interpretasi teks gramatikal, terkait nilai komunikatif dalam teks, (2) interpretasi teks psikologis. Selain dari interpretasi, penelitian ini juga menemukan lagu Yabe Lale sebagai kearifan lokal bahasa Bugis Bone. Berdasarkan penemuan-penemuan yang di dapat dalam penelitian ini, terbukti bahwa tradisi lagu Yabe Lale begitu sangat penting sebagai gaya hidup masyarakat Bugis sehingga mampu menjalani kehidupan sehari-hari yang menjaga kecerdasan sebagai landasan pendidikan keluarga. Kata-kata kunci: Teks, Hermeneutika, Kearifan Lokal, Schleiermacher
PENGGUNAAN GAYA BAHASA SARKASME PADA LIRIK LAGU ENAU BERJUDUL “NEGARA LUCU”:KAJIAN SEMANTIK Lase, Herni Serli Yanti
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1966

Abstract

Abstrak Semantik menjadi salah satu kajian dalam bahasa yang mempelajari tentang makna. Makna dalam bahasa dapat disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa, salah satunya sarkasme. Sarkasme memberikan makna sindiran keras terhadap suatu hal.Latar belakang penelitian ini berawal dari kegunaan musik dalam menyampainkan pesan kepada pendengarnya. Sehingga, makna yang terkandung dalam lagu Enau “Negara Lucu” dapat membuat sesorang menginstropeksi diri melalui lirik yang penggunaan gaya bahasanya sarkasme. Smber data dalam penelitian ini adalah lagu Negara Lucu dari Enau di kanal YouTubenya Aku Enau. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan penggunaan gaya bahasa sarkasme dalam lagu Negara Lucu dari Enau. Dari penelitian ditemukan bahwa dalam enam bait lagu, ada sembilan baris lirik lagu yang terindentifkasi gaya bahasa sarkasme Kata-kata kunci:Sarkasme, Semantik, Gaya Bahasa Sarkasme
PICTORIAL STORY TOWARD THE STUDENTS’ ABILITY IN READING NARRATIVE TEXT IN SMP NEGERI 7 PADANGSIDIMPUAN Rambe, Nana Ronawan
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1967

Abstract

bstract The factors that affect students' ability to read narrative text are motivation, teacher quality, infrastructure, teaching and teaching materials methods that use narrative text reading strategies. Class VIII students of SMP Negeri 7 Padangsidimpuan have low understanding in reading narrative text. This study aims to see the effect of using pictorial stories on students' ability to read narrative texts in class VIII of SMP Negeri 7 Padangsidimpuan. This research uses quantitative methods. Based on the results of the test analysis, it was found that the average number of students' ability to read narrative text before using the story was 79.5 and it was included in the "Good" category. The students' ability in reading narrative text after using the story was 82.75 and it was included in the "Very Good" category. After calculating and analyzing the data with the T-test, it was found that the T-observation was 2.518 and the t-table was 1.684 with a significant level of 5% (0.05). T observation is higher than T table (T0> Tt) (2.518> 1.684). This shows that there is a significant effect of the use of picture stories on the ability to read narrative text of students in class VIII SMP N 7 Padangsidimpuan. Keywords: Pictorial Story, Narrative Text
INTERPRETASI TEKS DALAM LAGU YABE LALE SEBAGAI KEARIFAN LOKAL BAHASA BUGIS BONE (STUDI HERMENEUTIKA SCHLEIERMACHER) Ahmad, Ahmad
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2021): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1947

Abstract

Kajian ini bermaksud untuk menggambarkan pemahaman isi dalam lagu Yabe Lale sebagai Kearifan Lokal Bugis Bone. Penelitian semacam ini bersifat subjektif. metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah bagian hermeneutika Schleiermacher. Sumber informasi diperoleh dari interview masyarakat dan teks sebagai informasi isi dan lisan. Informasi dari penelitian hal ini adalah sebagai teks lagu sebagai artikulasi lisan yang telah disusun. Strategi pemilahan informasi adalah metode pencatatan, prosedur persepsi, pencatatan, dan penemuan. Tahapan dari pengujian ini menunjukkan bahwa pemahaman yang terkandung dalam lagu Yabe Lale terdiri dari dua, yaitu (1) interpretasi teks gramatikal, terkait nilai komunikatif dalam teks, (2) interpretasi teks psikologis. Selain dari interpretasi, penelitian ini juga menemukan lagu Yabe Lale sebagai kearifan lokal bahasa Bugis Bone. Berdasarkan penemuan-penemuan yang di dapat dalam penelitian ini, terbukti bahwa tradisi lagu Yabe Lale begitu sangat penting sebagai gaya hidup masyarakat Bugis sehingga mampu menjalani kehidupan sehari-hari yang menjaga kecerdasan sebagai landasan pendidikan keluarga. Kata-kata kunci: Teks, Hermeneutika, Kearifan Lokal, Schleiermacher
KAJIAN SEMIOTIKA: ANALISIS MAKNA MOTIVASI PADA LIRIK LAGU SHOHIBATUSSAUFA "JANGAN SALAHKAN HIJABKU" Sartika, Lili
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2021): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1891

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salahnya pemahaman masyarakat antara hijab dan akhlak sehingga, perlu adanya kajian analisis makna motivasi, agar muslimah lebih percaya diri dalam menggunakan hijab. Kajian ini bertujuan untuk medeskripsikan makna motivasi yang terkandung dalam lirik lagu “Jangan Salahkan Hijabku”. Data kajian berupa bait dalam lirik lagu “Jangan Salahkan Hijabku”. Data tersebut dikaji dengan teori semiotika oleh Ferdinand de Saussure. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Di dalam teori Saussure, terdapat 2 aspek untuk mengkaji makna motivasi pada lirik lagu, yaitu: 1) aspek penanda(lirik lagu) dan 2) aspek petanda (makna motivasi). Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 garis besar motivasi yang disampaikan oleh penulis lagu, yaitu: 1) muslimah harus konsisten menjalankan perintah Allah, 2) pakailah hijabmu dengan mengabaikan penilaian manusia,dan 3)tidak ada kaitan antara tingkah laku dan hijab.
KAJIAN SEMANTIK: PENGGUNAAN GAYA BAHASA SARKASME PADA LIRIK LAGU ENAU BERJUDUL “NEGARA LUCU” Lase, Serli Yanti
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2021): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v3i1.1883

Abstract

Semantik menjadi salah satu kajian dalam bahasa yang mempelajari tentang makna. Makna dalam bahasa dapat disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa, salah satunya sarkasme. Sarkasme memberikan makna sindiran keras terhadap suatu hal. Latar belakang penelitian ini berawal dari kegunaan musik dalam menyampainkan pesan kepada pendengarnya. Sehingga, makna yang terkandung dalam lagu Enau “Negara Lucu” dapat membuat sesorang menginstropeksi diri melalui lirik yang penggunaan gaya bahasanya sarkasme. Smber data dalam penelitian ini adalah lagu Negara Lucu dari Enau di kanal YouTubenya Aku Enau. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan penggunaan gaya bahasa sarkasme dalam lagu Negara Lucu dari Enau. Dari penelitian ditemukan bahwa dalam enam bait lagu, ada sembilan baris lirik lagu yang terindentifkasi gaya bahasa sarkasme Kata-kata kunci: Sarkasme, Semantik, Gaya Bahasa Sarkasme

Page 4 of 12 | Total Record : 115