cover
Contact Name
Nursalam
Contact Email
nur.salam@iainambon.ac.id
Phone
+6282293836823
Journal Mail Official
jurnallingue@iainambon.ac.id
Editorial Address
Jalan Dr. H. Tarmizi Taher - Kebun Cengkeh- Batu Merah Atas Sirimau, Kota Ambon, Maluku - 97128, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra
ISSN : 27758524     EISSN : 27756386     DOI : 10.33477
Lingue merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon mulai tahun 2019. Jurnal ini memuat tulisan ilmiah berupa hasil penelitian atau gagasan konseptual tentang kajian kebahasaan, kebudayaan, dan sastra. Penulis dalam jurnal ini berasal dari berbagai instansi dan profesi baik mahasiswa,guru, dosen,peneliti, peminat bahasa dan porfesi lainya yang berkaitan dengan bahasa, budaya, dan sastra. Penerbitan jurnal lingue pertama kali dimulai bulan juni 2019 dengan 6 naskah, begitu pula pada edisi terbitan berikutnya. Sejak awal mulai penerbitan Lingue menggunakan sistem online melalui Open Jurnal Sistem (OJS) versi 2. Lingue:Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra memuat artikel kajian tentang kebahasaan, kebudayaan, dan sastra. semua artikel ditinjau sekurang-kurangnya dua mitra bestari. jurnal lingue terbit berkala dua kali dalam satu tahun. Tebitan pertama bulan Juni dan terbitan ke dua bulan Desember. Ruang lingkup kajian bahasa jurnal lingue terdiri atas kajian linguistik (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik), analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, pragmatik, semiotika, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, pengajaran bahasa Inggris, pengajaran bahasa Arab, metode pengajaran bahasa dan kajian bahasa lainnya yang terkait dengan kebahasaan. Ruang lingkup budaya jurnal lingue terdiri atas filologi, sejarah, cultural studies dan kajian budaya lainya yang terkait dengan budaya. Selanjutnya, ruang lingkup kesastraan jurnal lingue terdiri atas teori sastra, sastra interdisipliner, sastra dan politik identitas, sastra anak, sastra lokal tradisi lisan, sastra Inggris, pengajaran sastra, dan bidang lainnya yang terkait dengan studi sastra.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Daftar isi Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra Vol.1, No.2 Daftar Isi vol.1, No.2 Daftar Isi vol.1, No.2
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i2.1372

Abstract

Lingue mempublikasi artikel ilmiah hasil penelitian yang memuat kajian seputar llmu bahasa, budaya, dan sastra. Jurnal Lingue dikelola oleh Balai Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Jurnal Lingue terbit berkala dua kali setahun. Edisi pertama terbit bulan Juni dan edisi kedua terbit bulan Desember. Jurnal Lingue diterbitkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Bahasa: kajian linguistik (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik), analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, pragmatik, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, metode pengajaran bahasa dan kajian bahasa lainya. Budaya : Filologi, sejarah, Cultural studies dan kajian budaya lainya. Sastra : Sastra lokal, sastra anak, sastra indonesia, sastra arab, sastra inggris, studi sastra untuk pendidikan karakter dan studi sastra lainya
TEACHING TECHNIQUE USED BY THE TEACHER IN TEACHING ESP SPEAKING AT CIVIL ENGINEERING DEPARTMENT AT UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH MALANG Lapele, Fitria
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2019): Language Study and Teaching
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i1.1174

Abstract

Abstract This study used a descriptive qualitative design to gather the research data. While the instruments used in this study were observation and interview. The subject of this study was ESP Speaking teacher of Civil Engineering C Department at University of Muhammadiyah Malang.The result of this study showed that there were three techniques used by the teacher in teaching ESP Speaking at Civil Engineering C. The techniques were Brainstorming, Role Play, and Discussion. The students were very enthusiastic in learning speaking. They talked actively each other and confidently even though some of them still lack of vocabulary and frequently used the same vocabulary. Overall, these three techniques could effectively improve students speaking ability. Key terms: Teaching Technique, ESP, Speaking Abstrak Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data penelitian. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Inggris Jurusan Teknik Sipil C di Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga teknik yang digunakan oleh guru dalam mengajar di Teknik Sipil C. Tekniknya adalah Brainstorming, Peran Main, dan Diskusi. Para siswa sangat antusias dalam belajar berbicara. Mereka saling berbicara secara aktif dan percaya diri meskipun beberapa dari mereka masih kekurangan kosa kata dan sering menggunakan kosa kata yang sama. Secara keseluruhan, ketiga teknik ini dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Kata kunci: Teknik Pengajaran, ESP, Berbicara
REPRESENTASI DAN NILAI KEARIFAN EKOLOGI PUISI “HUJAN BULAN JUNI” KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO ( EKOKRITIK GREG GARRARD) Setiaji, Aria Bayu
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2020): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i2.1827

Abstract

Abstract Poetry is a representation of the author in expressing feelings, experiences and insights. Poetry is written or created by writers not to be read alone, but there are ideas, ideas, experiences, messages and criticisms to be conveyed to the reader. This research specifically aims to obtain a literary ecological criticism of Sapardi Djoko Damono's poem Hujan Bulan Juni which includes (1) How is nature represented in poetry? (2) What role can the physical setting (environment) play in the plot of a poem? (3) What are the values expressed in a poem? The theory used to analyze the poem is Greg Garrard's echocritic. Data analysis was carried out descriptively. The results of the analysis in the Hujuju Bulan Juni poem show that the author / writer dominates the use of diction with representations of nature, earth and plants. The author tries to explore ways on how to describe the relationship between humans, the environment, nature and plants so as to foster ecological values of human concern for protecting and preserving the environment, nature and plants. Keywords: Poetry. Ecocritic, Literature Abstrak Puisi merupakan suatu representasi penulis dalam mengungkapkan perasaan, pengalaman maupun wawasan. Puisi ditulis atau dicipkaan oleh sastrawan bukan untuk dibaca sendiri, melainkan ada ide, gagasan, pengalaman, amanat dan kritikan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk memperoleh kritik ekologi sastra puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono yang meliputi (1) Bagaimana alam direpresentasikan dalam puisi? (2) Peranan apa yang dapat dimainkan oleh latar fisik (lingkungan) dalam alur sebuah puisi? (3) Apakah nilai-nilai yang diungkapkan dalam sebuah puisi Teori yang digunakan untuk menganalisis puisi tersebut adalah ekokritik Greg Garrard. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil analisi Pada puisi Hujuaan Bulan Juni menunjukkan bahwa pengarang/penulis mendominasi pengunaan diksi dengan representasi alam, bumi dan tumbuh-tumbuhan. Penulis mencoba mengeksplorasi cara-cara mengenai bagaimana menggambarkan hubungan antara manusia ,lingkungan,,alam dan tumbuh-tumbuhan sehinga menumbuhkan nilai-nilai ekologi kepedulian manusia untuk menjaga dan melestarika lingkungan, alam dan tumbuh-tumbuhan. Kata Kunci : Puisi. Ekokritik, Sastra
BENTUK DAN FUNGSI TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM DOKUMENTER THE MAHUZES KARYA WATCHDOC IMAGE Kamiyate, Julisah Izar, Rengki Afria,
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2020): Language and Culture Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i1.1382

Abstract

Abstract This study was aimed to describe the form and function of expressive speech acts in the documentary film THE MAHUZEs by Watchdoc Image by using expressive speech act theory. The object of this research is the expressive form of speech contained in the film THE MAHUZEs and discussed based on the type and function based on the context of the speech. The method approach in this research used descriptive qualitative with consider and note technique. The results showed that there were thereeten (13) data on expressive speech acts in the documentary film THE MAHUZEs by Watchdoc Images were divided into one (1) expressive speech act apologies, three (3) expressive speech acts were requested to thank you, two (2) data on expressive speech acts are welcomed, four (4) data on speech acts of settlement decisions, two (2) data on expressive speech acts shows sympathy, and one (1) data on expressive speech acts is requested for gratitude. The speech act function contained in this documentary film is a function that is adapted to the context of the ongoing speech that is a function to express forgiveness for intentional or unintentional mistakes, a function to express gratitude for one's good deeds and function as a statement of disappointment over something. Keywords: Documentary films, speech acts, expressive speech acts. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam film dokumenter THE MAHUZEs karya Watchdoc Image dengan menggunakan teori tindak tutur ekspresif. Objek penelitian ini adalah bentuk tuturan ekspresif yang terdapat di dalam film THE MAHUZEs dan diklasifikasikan berdasarkan jenis dan fungsinya berdasarkan konteks tuturan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tigabelas (13) data mengenai tindak tutur ekspresif di dalam film dokumenter THE MAHUZEs karya Watchdoc Image yang terbagi menjadi satu (1) data tindak tutur ekspresif memberi maaf,tiga (3) data tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih, dua (2) data tindak tutur ekspresif mengeluh, empat (4) data tindak tutur mengekspresikan kemarahan, dua (2) data tindak tutur ekspresif menunjukkan simpati, dan satu (1) data tindak tutur ekspresif mengucapkan syukur. Adapun fungsi tindak tutur yang terdapat pada film documenter ini adalah fungsi yang disesuaikan dengan konteks tuturan yang sedang berlangsung yaitu fungsi untuk menyatakan pemberian maaf atas kesalahan yang disengaja atau yang tidak disengaja, fungsi untuk menyatakan terima kasih atas perbuatan baik seseorang dan fungsi sebagai pernyataan kecewa atas sesuatu. Kata kunci: Film dokumenter, tindak tutur, tindak tutur ekspresif.
PERANAN BI’AH LUGHAWAIYYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAHIRAN BERBAHASA ARAB SANTRI MA’HAD DAR AL-QURAN TULEHU MALUKU TENGAH Nufus, Hayati
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2019): Language Study and Teaching
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i1.1179

Abstract

Abstract This study aims to prove the role of the linguistic environment (bi'ah lughawiyyah) in improving four Arabic language skills (listening, speaking, reading and writing) in Arabic language learners in formal institutions. As well as analyzing how the lughawiyyah bi'ah creation strategy is making an improvement in Arabic language proficiency. This research is a qualitative research with observation and interview research instruments. The results of the study prove that the bi'ah lughawiyyah has an active role in improving four Arabic language skills and the strategy used is to make habituation using Arabic, hold special language days, carry out ilqa al-mufradat activities, learners are required to practice muhadasah, provide imla muwajjah training, held lughah court, the goal is that they do not forget, ashamed, and afraid of wrong in speaking with Arabic. Keywords: language environment (bi'ah lughawiyyah), Arabic language proficiency Abstrak Penelitian ini bertujuan membuktikan peranan lingkungan bahasa (bi’ah lughawiyyah) dalam meningkatkan empat kemahiran berbahasa Arab (menyimak, berbicara, membaca dan menulis) pembelajar bahasa Arab yang ada di lembaga formal. Serta menganalisa bagaimana strategi penciptaan bi’ah lughawiyyah yang membuat peningkatan kemahiran berbahasa Arab. penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan instrumen penelitian observasi dan wawancara. Hasil penelitian membuktikan bahwa bi’ah lughawiyyah sangat berperan aktif dalam meningkatkan empat kemahiran berbahasa Arab dan strategi yang digunakan adalah menjalankan pembiasaan menggunakan bahasa Arab, mengadakan hari khusus berbahasa, melakukan kegiatan ilqa al-mufradat, pembelajar diwajibkan berlatih muhadasah, memberikan latihan imla muwajjah, diadakan mahkamah lughah, tujuannya agar mereka tidak lupa, malu, dan takut salah dalam bercakap dengan bahasa Arab. Kata kunci : lingkungan bahasa (bi’ah lughawiyyah), kemahiran berbahasa Arab
ANALISIS NILAI –NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL “KAKI SAYA BULAT” KARYA SUHARYO WIDAGDO Mirna, Wa
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2019): Language Study and Teaching
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i2.1187

Abstract

Abstract This study aims (1) to describe the intrinsic elements in the novel Kaki Saya Bulat (My Rounded Feet) by Suharyo Widagdo, (2) to describe the educational value in the novel Kaki Saya Bulat by Suharyo Widagdo. The results of the analysis in this study use the informal presentation method. The results of this study are (1) intrinsic elements, such as theme, character, setting, plot, point of view and message, and (2) educational values, such as (a) religious values consist of worship, prayer, thankfulness, enthusiasm and trust, preaching, sincere, dutiful to both parents, steadfast and patient, asking forgiveness, and praying (b) moral values consist of diligent, independent, talented, clever, shared learning, self-confidence, simplicity of life, discipline, obedience, and responsibility(c) social values consist of caring, brotherhood, togetherness, mutual assistance, cooperation, caring and friendship, and (d) cultural values consist of the soul of nationalism, lifestyle, lineage, respect for the rights of others and traditions . Keywords: intrinsic elements, educational values, Novel Kaki Saya Bulat Abstrak Kajian ini bertujuan (1) mendeskripsikan unsur intrinsik dalam novel kaki saya bulat karya Suharyo Widagdo, (2) mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel Kaki Saya Bulat karya Suharyo Widagdo. Hasil analisis dalam kajian ini menggunakan metode penyajian informal. Hasil kajian ini berupa (1) unsur intrinsik yaitu tema, watak, latar, alur, sudut pandang dan amanat, dan (2) nilai-nilai pendidikan, yaitu (a) nilai religius terdiri atas beribadah, shalat, bersyukur, semangat dan tawakal, berdakwah, ikhlas, berbakti pada kedua orang tua, tabah dan sabar, mohon ampun, dan berdoa (b) nilai moral terdiri atas atas rajin, mandiri, berbakat, pandai, belajar bersama, percaya diri, kesederhanaan hidup, disiplin, patuh, dan tanggung jawab (c) nilai sosial terdiri atas peduli, persaudaraan, kebersamaan, saling membantu, kerjasama, kepedulian dan persahabatan, dan (d) nilai budaya terdiri atas, jiwa nasionalisme, gaya hidup, garis keturunan, penghargaan atas hak-hak orang lain dan tradisi. Kata Kunci: Unsur Intrinsik, Nilai – Nilai Pendidikan, Novel Kaki Saya Bulat
PENERAPAN NILAI BUDI PEKERTI PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI RA AL-MANSHURO AMBON Nurjanah, Siti
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2020): Language and Culture Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i1.1388

Abstract

Abstract Character is a specification of value education in schools. Character education at the level of basic education must be able to train and direct the development of students' personalities as a provision of values that are known and believed. Cultivation of moral values requires a long, continuous and repetitive process to be realized in daily actions. This study aims to determine the methods used and the values developed in the cultivation of character in learning at RA AL-Manshuro Ambon. The type of research used is descriptive qualitative. The subjects in this study were the principal, teachers in class A1 and A2. Determination of the subject is done by purposive sampling technique. The instruments used for data collection were participant observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out through the stages of data reduction, data presentation and data verification. The results showed that the inculcation of moral values was carried out by exemplary methods and moral values which were developed including religious, discipline, honesty, honesty, orderliness, democracy, caring, openness / transparency, togetherness, clean lifestyle, courtesy, loving the environment, and cooperation. All of these values are integrated through the development of character education strategies such as modeling or actions such as spontaneous activities, reprimands, environmental conditioning and routine activities carried out by all parties both at school during learning and extracurricular. Abstrak Budi pekerti merupakan spesifikasi pendidikan nilai di sekolah. Pendidikan budi pekerti di level pendidikan dasar harus mampu melatih dan mengarahkan perkembangan kepribadian peserta didik sebagai bekal dari nilai-nilai yang dikenal dan diyakininya. Penanaman nilai budi pekerti membutuhkan suatu proses yang panjang, terus menerus dan berulang-ulang agar dapat diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan dan nilai-nilai yang dikembangakan dalam penanaman budi pekerti pada pembalajaran di RA AL-Manshuro Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas A1 dan A2. Penentuan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah observasi participant, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai budi pekerti dilakukan dengan metode keteladanan dan nilai-nilai budi pekerti yang dikembangkan antara lain adalah religius, kedisiplinan, kejujuran, ketertiban, demokrasi, kepedulian, keterbukaan/transparansi, kebersamaan, pola hidup bersih, sopan santun, cinta lingkungan, dan kerjasama. Semua nilai tersebut diintegrasikan melalui strategi pengembangan pendidikan budi pekerti seperti keteladanan atau aksi-aksi seperti kegiatan spontan, teguran, pengkondisian lingkungan dan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh semua pihak baik di sekolah pada saat pembelajaran dan ekstrakurikuler. Kata kunci: Budi pekerti, keteladanan, dan nilai.
Sampul Jurnal Lingue : Bahasa, Budaya dan Sastra Vol. 1 No.1 sampul dan dewan redaksi sampul dan dewan redaksi
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i1.1369

Abstract

Lingue mempublikasi artikel ilmiah hasil penelitian yang memuat kajian seputar llmu bahasa, budaya, dan sastra. Jurnal Lingue dikelola oleh Balai Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Jurnal Lingue terbit berkala dua kali setahun. Edisi pertama terbit bulan Juni dan edisi kedua terbit bulan Desember. Jurnal Lingue diterbitkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Bahasa: kajian linguistik (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik), analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, pragmatik, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, metode pengajaran bahasa dan kajian bahasa lainya. Budaya : Filologi, sejarah, Cultural studies dan kajian budaya lainya. Sastra : Sastra lokal, sastra anak, sastra indonesia, sastra arab, sastra inggris, studi sastra untuk pendidikan karakter dan studi sastra lainya
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TEKS SASTRA LISAN KELONG MAKASSAR Nursalam, Nursalam; Nurhikmah; Nurindah Purnama Sari
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2019): Language Study and Teaching
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i1.1175

Abstract

Abstract This study aims to represent the value of character education in Makassar kelong oral literary texts. The data collection method used in this study uses text analysis techniques. The data which are analyzed in this analysis are the Makassar literary kelong text. The data analysis stage in this study was carried out through three stages, namely (1) reduction, (2) presentation, and (3) conclusion drawing. Based on the research results there are eleven values of character education found in Makassar kelong texts, namely (1) religious values, (2) tolerance, (3) honesty, (4) democracy, (5) hard work, (6) discipline, ( 7) creative, (8) responsibility, (9) peace, (10) independent, and (11) communicative. Keywords: Representation, values, education, character, and kelong Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merefresentasikan nilai pendidikan karakter dalam teks sastra lisan kelong Makassar. Cara pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis teks. Data yang menjadi kajian analisis ini adalah teks sastra lisan kelong Makassar. Tahap analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap, yakni tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitan ada sebelas nilai pendidikan karakter yang ditemukan di dalam teks kelong Makassar, yakni nilai (1) religius, (2) toleransi, (3) kejujuran, (4) demokrasi, (5) kerja keras, (6) disiplin, (7) kreatif, (8) tanggung jawab, (9) cinta damai, (10) mandiri, dan (11) komunikatif. Kata kunci: Refresentasi, nilai, pendidikan, karakter, dan kelong
ANALISIS KESALAHAN AFIKS PADA BERITA BABE.COM PRIODE JANUARI-APRIl 2020 Meita Ardya, M.Rais Almajid, Witriana,
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2020): Language and Culture Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v2i1.1383

Abstract

Abstract This study aims to describe the writing errors that are in the media Babe.com, especially the affixation section and then can be corrected in the future. This study is categorized as a qualitative study using descriptive methods by analyzing error data and then presented in the form of describing data analysis. The data collection technique was conducted in the study of literature and documentation by photographing, listening, and taking notes. Content analysis technique is used to describe errors in depth. The analysis found three types of affixation errors, the first prefix there were 12 errors. Both suffixes have 7 errors. Third Confix, there are 19 errors. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendiskripsikan kesalahan tulisan yang berada pada media Babe.com khususnya bagian afiksasi untuk kemudian dapat diperbaiki kedepanya. Penelitian ini dikategirkan sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan Metode deskriptif dengan cara menganalis data kesalahan kemudian disajikan dalam bentuk memaparkan analisis data. Teknik pengambilan data dilakukan stdudi pustaka dan dokumentasi dengan cara memotret, simak, dan mencatat. Teknik analisis isi digunakan untuk mendeskripsikan kesalahan secara mendalam. Hasil analisis ditemukan tiga jenis kesalahan afiksasi yang pertama prefiks terdapat 12 kesalahan. Kedua sufiks terdapat 7 kesalahan. Ketiga Konfiks terdapat 19 kesalahan. Kata Kunci: Bahasa, Kesalahan afiksasi

Page 2 of 12 | Total Record : 115