cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jptijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia
ISSN : 27754227     EISSN : 27754219     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpti.IDPaper
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah* dari Dosen, Peneliti, Praktisi, dan Guru dari seluruh Indonesia dan Mancanegara. JPTI memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari 1. Lingkup pendidikan : Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Karakter, Pendidikan Non formal, Pendidikan Informal, Pendidikan Inklusi, dan Pendidikan Khusus lainnya (Kebencanaan, Komunitas, Anti Korupsi, Bela Negara, dll). 2. Lingkup Teknologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Teknologi kesehatan, bidang keteknikan (Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Geologi, Teknik Kimia, Teknik Perkapalan, dll) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia terbit setiap bulan (12 kali dalam setahun). JPTI terdaftar dengan P-ISSN : 2775-4227 dan E-ISSN : 2775-4219
Articles 670 Documents
Penerapan Project-Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman dan Partisipasi Mahasiswa pada Mata Kuliah Pengetahuan Serat Tekstil Rina Afiani Rebia
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1554

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran berpusat pada mahasiswa yang relevan diterapkan di pendidikan tinggi. Pada Program Studi Rekayasa Tekstil FTI UII, PjBL diimplementasikan pada mata perkuliahan Pengetahuan Serat Tekstil (PST) yang merupakan Mata Kuliah Keahlian Utama (MKKU). Penerapan PjBL ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran PST. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi oleh Dosen dan proyek kelompok, dimana setiap tim mengkaji satu jenis serat tekstil. Optimalisasi PjBL dilakukan melalui penugasan berkala, dua sesi sharing, penyediaan bahan dan contoh produk tesktil, serta praktik langsung teknologi pembuatan serat alam dan sintetik. Produk akhir proyek kelompok berupa poster presentasi hasil yang dipresentasikan didepan kelas. Hasil assesmen menunjukan capaian yang cukup baik dengan tingkat pemenuhan CPMK berturut-turut sebesar 88.9; 80,6%; dan 94,4%, serta tingkat kepuasan mahasiswa sebesar 83%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PST.
Implementasi Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Dalam Pendidikan Dasar: Studi Kualitatif Berbasis Kasus Pada Sekolah Negeri Ketut Alit Rai Astini; Agung Ayu Komang Mia Anjali; Ketut Vira Nugraha Jati; Ni Wayan Rati
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1654

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam menjamin mutu pendidikan dasar. Meskipun telah diatur secara normatif, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian linearitas guru, distribusi tenaga yang belum merata, serta ketidakseimbangan beban kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar serta mengidentifikasi kesenjangan antara ketentuan normatif dan praktik di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada dua sekolah negeri. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola dan kesenjangan implementasi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan standar secara administratif telah tercapai, namun belum sepenuhnya diikuti oleh kualitas implementasi yang optimal. Permasalahan utama meliputi distribusi tenaga pendidik yang belum merata, ketidaksesuaian bidang ajar, serta keterbatasan efektivitas pengembangan kompetensi. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi standar masih cenderung berorientasi administratif dan belum sepenuhnya mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, diperlukan pendekatan yang lebih kontekstual dan berorientasi pada kualitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus didukung oleh pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Paradoks Literasi Kebangsaan bagi Digital Natives: Analisis Kebutuhan Pedagogis di Jalur Pendidikan Nonformal melalui Model ARCS Popon Aryani Sapitri; Sujarwo Sujarwo; Achmad Muslichun; Reckha Windy Khan; Muhammad Ihya Ulumuddin
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis fenomena rendahnya motivasi belajar literasi kebangsaan melalui kacamata paradoks digital native di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Mata Aksara. Konteks permasalahan berfokus pada rendahnya atensi dan keterlibatan emosional anak-anak saat materi kebangsaan dipaparkan, meskipun lembaga memiliki infrastruktur literasi yang lengkap. Sasaran penelitian ini adalah anak-anak yang tergabung dalam program "Kelas Bercerita" di TBM Mata Aksara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, di mana data dibedah melalui model motivasi ARCS (Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pengelola, fasilitator, dan warga belajar, serta didukung oleh observasi lapangan dan studi dokumentasi. Temuan utama menunjukkan adanya paradoks pedagogis; metode narasi konvensional dan media cetak statis gagal beresonansi dengan karakteristik kognitif anak-anak sebagai penutur asli digital. Interpretasi hasil menunjukkan bahwa rendahnya relevansi materi dengan realitas digital anak memicu beban kognitif yang menghambat kepercayaan diri dan kepuasan belajar intrinsik. Hal ini menyebabkan munculnya kepuasan semu, di mana anak-anak merasa senang secara rekreatif namun gagal menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan secara mendalam. Simpulan penelitian menegaskan bahwa transformasi strategi instruksional melalui pengembangan media pembelajaran digital interaktif merupakan kebutuhan pedagogis yang mendesak. Langkah ini krusial untuk menjembatani kesenjangan teknologi dan merevitalisasi resonansi literasi kebangsaan agar tetap relevan dengan kebutuhan anak-anak di jalur pendidikan nonformal.
Penerapan Budaya Kerja 5K dalam Sistem Pendidikan: Studi Evaluatif pada Kelas Binaan Industri di SMKN 1 Sumedang Muhammad Alwan Fauzan; Yayat; Enda Permana
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1687

Abstract

Pelaksanaan program penerapan budaya kerja 5K belum optimal, ditunjukkan oleh masih adanya lulusan yang gagal pada tahap wawancara kerja karena kurang memahami budaya kerja 5K serta rendahnya tingkat penerapan budaya tersebut pada siswa kelas binaan industri di SMK Negeri 1 Sumedang, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan budaya kerja 5K pada kelas binaan industri di SMK Negeri 1 Sumedang. Evaluasi ini meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan dan hasil dari program tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-evaluatif. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen, yaitu kuesioner, lembar observasi dan studi dokumentasi. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XII pada kelas binaan industri sebanyak 33 orang. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penerapan budaya kerja 5K memperoleh kategori ”Sangat Baik” pada seluruh aspek evaluasi, yaitu perencanaan (88,3%), pelaksanaan (85%), dan hasil program (89%). Temuan observasi juga menunjukkan tingkat ketercapaian yang tinggi, yaitu 100% pada aspek perencanaan, 89% pada aspek pelaksanaan, dan 80% pada aspek hasil. Meskipun demikian, materi pada proses pembekalan masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dan internalisasi nilai kedisiplinan perlu mendapat perhatian yang lebih serius. Dengan demikian, program penerapan budaya kerja 5K ini terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap transformasi sikap dan perilaku peserta didik, sekaligus menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih kondusif dan berorientasi industri. Berdasarkan hal tersebut, program ini sangat direkomendasikan untuk dipertahankan serta dikembangkan secara berkelanjutan guna mengoptimalkan manfaatnya bagi dunia pendidikan vokasional.
Perancangan Dan Analisis Ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Dengan Perangkat Lunak Homer : Studi Kasus Kampung Susukan Wajdi Nesta; Ahmad Muflih Baidhowi; Arnisa Stefanie
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan teknis dan ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kampung Susukan, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur menggunakan perangkat lunak HOMER. Analisis dilakukan berdasarkan kebutuhan energi masyarakat sebesar 5,043 kWh/hari dan potensi Sungai Tangsi-Susukan yang memiliki debit 21,53 L/s serta head 16,6 m. Hasil simulasi menunjukkan bahwa PLTMH berkapasitas 2,54 kW mampu menghasilkan energi listrik sebesar 20.519 kWh/tahun dengan faktor kapasitas 92,2%. Dari aspek ekonomi, sistem memerlukan investasi awal sebesar Rp 8 juta, menghasilkan Cost of Energy (COE) sebesar Rp 43,04/kWh, dan Net Present Cost (NPC) sebesar Rp 18,4 juta. Selain mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, sistem juga mengekspor energi ke jaringan sebesar 18.678 kWh/tahun dan menurunkan biaya listrik tahunan hingga Rp 1,32 juta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLTMH layak diterapkan sebagai sumber energi yang efisien, ekonomis, dan berkelanjutan untuk mendukung kemandirian energi serta pengembangan energi terbarukan di wilayah pedesaan.
Tantangan Manajemen Implementasi Kurikulum Berbasis STEAM dalam Pengembangan Kompetensi Abad 21 Siswa SMA Moch. Misbakhul Amin; Agus Timan; Teguh Triwiyanto; Nurul Ulfatin
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematik manajemen implementasi kurikulum berbasis STEAM di Sekolah Menengah Atas (SMA) Indonesia serta merumuskan strategi-strategi efektif untuk mengoptimalkannya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 17 artikel terpilih yang diperoleh dari database ScienceDirect, Sage Journal, Taylor & Francis, Garuda dan Springer. Hasil sintesis menyimpulkan bahwa tantangan manajemen implementasi STEAM bersifat sistemik dan saling terkait, mencakup aspek perencanaan (kebijakan top-down dan kurikulum yang rigid), pengorganisasian (kompetensi guru yang terbatas dan kolaborasi yang lemah), pelaksanaan (infrastruktur teknologi dan sumber daya yang tidak memadai serta kesulitan manajemen waktu di kelas), serta pengawasan (kurangnya sistem penilaian autentik dan mekanisme evaluasi berkelanjutan). Penguatan keempat fungsi manajemen ini menjadi prasyarat kunci untuk mendukung pengembangan kompetensi abad 21 siswa melalui implementasi STEAM yang efektif.
Pengaruh Perubahan Kurikulum Merdeka terhadap Proses Pembelajaran di SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai Ramdani Ramdani; Subhan Hayun; Gullyt Karlos Papingka
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1715

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang memberikan fleksibilitas kepada sekolah dan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dan besar pengaruh perubahan kurikulum merdeka terhadap proses pembelajaran di SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 orang guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebagai isntrumen utama dan wawancaa sebagai instrument pendukung. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif yang signifikan dari perubahan kurikulum merdeka terhadap proses pembelajaran di SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai dengan nilai Koefisien beta (?) 0,766 dan nilai t hitung sebesar 5,974 dengan tingkat signifikansi 0,001. Selain itu, nilai R Square sebesar 0,560 menunjukan bahwa 56% variasi proses pembelajaran dapat dijelaskan oleh perubahan kurikulum merdeka.
Reorientasi Pembelajaran Keterampilan Menulis di Sekolah Dasar dalam Perspektif Kurikulum Merdeka Ni Luh Novita Deviana; Ni Made Krisna Maharani; Ni Made Novia Dewiyani; Ni Luh Bella Amanda Sari; Gede Riyan Sedana Putra; Ida Bagus Putrayasa; Ni Ketut Desia Tristiantari
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1718

Abstract

Pembelajaran keterampilan menulis di sekolah dasar memiliki peran penting dalam pengembangan literasi produktif peserta didik, tetapi dalam praktiknya masih sering berorientasi pada hasil akhir dan latihan teknis semata. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran menulis belum sepenuhnya memberi ruang bagi peserta didik untuk mengalami proses berpikir, mengembangkan gagasan, merevisi tulisan, dan mengekspresikan ide secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reorientasi pembelajaran keterampilan menulis di sekolah dasar dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur. Data berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan pembelajaran menulis dan Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunakan analisis isi secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, pengelompokan tematik, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan menulis di sekolah dasar perlu direorientasikan dari pendekatan yang mekanis menuju pembelajaran yang prosesual, kontekstual, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Reorientasi tersebut mencakup pergeseran dari orientasi produk ke orientasi proses, dari pembelajaran seragam ke pembelajaran yang memperhatikan perkembangan peserta didik, serta dari tugas menulis formal ke aktivitas menulis yang dekat dengan pengalaman belajar siswa. Kontribusi utama kajian ini terletak pada pemetaan reorientasi pembelajaran menulis sekolah dasar secara terpadu melalui empat arah utama, yaitu orientasi proses, kontekstualitas, adaptivitas pembelajaran, dan penguatan literasi produktif dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran menulis dalam perspektif Kurikulum Merdeka perlu ditempatkan sebagai bagian dari penguatan literasi produktif untuk mengembangkan kemampuan berpikir, kreativitas, dan komunikasi tertulis peserta didik di sekolah dasar.
Perbandingan EfficientNet dan MobileNet dalam Klasifikasi Kanker Kulit Menggunakan Explainable Artificial Intelligence M. Denny Richardo
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1748

Abstract

Deteksi kanker kulit yang akurat dan dini sangat penting untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien secara global. Namun, meskipun Deep Convolutional Neural Networks telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam klasifikasi dermatologis, sifat black-box yang melekat sering membatasi adopsi klinis dan kepercayaan di antara para profesional medis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan membandingkan dua arsitektur jaringan terkemuka, EfficientNet-B4 dan MobileNetV2, untuk mengklasifikasikan lesi kulit guna menemukan model yang paling dapat diinterpretasikan. Metode penelitian yang diterapkan menggunakan dataset HAM10000 yang sangat tidak seimbang, terdiri dari tujuh kelas lesi yang berbeda. Untuk memitigasi ketidakseimbangan kelas tanpa mendistorsi citra medis asli melalui teknik oversampling sintetis, strategi pembobotan kelas (class weighting) yang presisi diimplementasikan selama fase pelatihan. Selanjutnya, kedua model melalui tahap fine-tuning dan dievaluasi menggunakan metrik kuantitatif yang ketat serta penilaian visual kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EfficientNet-B4 secara konsisten mengungguli MobileNetV2 di seluruh dimensi statistik. EfficientNet-B4 mencapai akurasi pengujian sebesar 80,44% dibandingkan dengan 79,34% untuk MobileNetV2, bersama dengan Macro F1-Score yang jauh lebih unggul (0,75 berbanding 0,68). Hal ini menyoroti ketangguhan EfficientNet-B4 dalam mengklasifikasikan kelas minoritas secara akurat. Selain itu, Gradient-weighted Class Activation Mapping diintegrasikan untuk memberikan penjelasan visual di semua kelas. Temuan mengungkapkan bahwa EfficientNet-B4 memberikan lokalisasi area lesi kritis yang lebih tajam, terutama pada kasus parah seperti Melanoma, dibandingkan dengan fokus MobileNetV2 yang lebih menyebar. Kesimpulannya, penelitian ini menetapkan EfficientNet-B4 sebagai arsitektur yang secara fundamental lebih unggul dan sangat dapat diinterpretasikan untuk lingkungan dermatologis klinis, menawarkan akurasi tinggi, stabilitas kelas minoritas, dan penjelasan visual yang andal.
Implementasi Metode Game Development Life Cycle (GDLC) Pada Pengembangan Game Horor “Desa Terbengkalai” Muhammad Rizqi Aryobimo; Robby Candra; Yulia Chalri; Hasma Rasjid
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1764

Abstract

Game horor adalah genre yang menekankan suasana tegang, rasa takut, dan elemen supranatural untuk membangkitkan emosi pemain. Penelitian ini membahas perancangan dan pengembangan game horor “Desa Terbengkalai” menggunakan Roblox Studio menggunakan metode Game Development Life Cycle (GDLC). Tujuan dari penelitian ini yaitu melatih agar dapat berfikir lebih cepat untuk memecahkan rintangan yang terdapat dalam game bergenre horor ini. Fitur utama yang dikembangkan mencakup cutscene, efek jumpscare, dan audio pendukung. Pada pengujian  menggunakan metode blackbox testing, seluruh fitur berfungsi sesuai rancangan. Hasil dari perancangan game ini, pemain dalam memainkan game ini harus dapat berfikir secara cepat karena dalam game ini ada rintangan yang harus diatasi seperti mobil yang mogok, gudang yang terkunci dan jembatan yang rusak. Pengujian terkait kepuasan pengguna melalui kuesioner skala Likert pada 30 responden menghasilkan nilai rata-rata 88,6% (Sangat Setuju). Game ini telah berhasil dipublikasi ke platform Roblox sehingga dapat diakses dan dimainkan oleh pengguna secara luas, pengguna dapat membuka tautan berikut https://www.roblox.com/games/7725201199/Desa-Terbengkalai sehingga dapat diakses dan dimainkan oleh pengguna secara luas.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026 Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026 Vol 6 No 5 (2026): JPTI - Mei 2026 Vol 6 No 4 (2026): JPTI - April 2026 Vol 6 No 3 (2026): JPTI - Maret 2026 Vol 6 No 2 (2026): JPTI - Februari 2026 Vol 6 No 1 (2026): JPTI - Januari 2026 Vol 5 No 12 (2025): JPTI - Desember 2025 Vol 5 No 11 (2025): JPTI - November 2025 Vol 5 No 10 (2025): JPTI - Oktober 2025 Vol 5 No 9 (2025): JPTI - September 2025 Vol 5 No 8 (2025): JPTI - Agustus 2025 Vol 5 No 7 (2025): JPTI - Juli 2025 Vol 5 No 6 (2025): JPTI - Juni 2025 Vol 5 No 5 (2025): JPTI - Mei 2025 Vol 5 No 4 (2025): JPTI - April 2025 Vol 5 No 3 (2025): JPTI - Maret 2025 Vol 5 No 2 (2025): JPTI - Februari 2025 Vol 5 No 1 (2025): JPTI - Januari 2025 Vol 4 No 12 (2024): JPTI - Desember 2024 Vol 4 No 11 (2024): JPTI - November 2024 Vol 4 No 10 (2024): JPTI - Oktober 2024 Vol 4 No 9 (2024): JPTI - September 2024 Vol 4 No 8 (2024): JPTI - Agustus 2024 Vol 4 No 7 (2024): JPTI - Juli 2024 Vol 4 No 6 (2024): JPTI - Juni 2024 Vol 4 No 5 (2024): JPTI - Mei 2024 Vol 4 No 4 (2024): JPTI - April 2024 Vol 4 No 3 (2024): JPTI - Maret 2024 Vol 4 No 2 (2024): JPTI - Februari 2024 Vol 4 No 1 (2024): JPTI - Januari 2024 Vol 3 No 12 (2023): JPTI - Desember 2023 Vol 3 No 11 (2023): JPTI - November 2023 Vol 3 No 10 (2023): JPTI - Oktober 2023 Vol 3 No 9 (2023): JPTI - September 2023 Vol 3 No 8 (2023): JPTI - Agustus 2023 Vol 3 No 7 (2023): JPTI - Juli 2023 Vol 3 No 6 (2023): JPTI - Juni 2023 Vol 3 No 5 (2023): JPTI - Mei 2023 Vol 3 No 4 (2023): JPTI - April 2023 Vol 3 No 3 (2023): JPTI - Maret 2023 Vol 3 No 2 (2023): JPTI - Februari 2023 Vol 3 No 1 (2023): JPTI - Januari 2023 Vol 2 No 12 (2022): JPTI - Desember 2022 Vol 2 No 11 (2022): JPTI - November 2022 Vol 2 No 10 (2022): JPTI - Oktober 2022 Vol 2 No 9 (2022): JPTI - September 2022 Vol 2 No 8 (2022): JPTI - Agustus 2022 Vol 2 No 7 (2022): JPTI - Juli 2022 Vol 2 No 6 (2022): JPTI - Juni 2022 Vol 2 No 5 (2022): JPTI - Mei 2022 Vol 2 No 4 (2022): JPTI - April 2022 Vol 2 No 3 (2022): JPTI - Maret 2022 Vol 2 No 2 (2022): JPTI - Februari 2022 Vol 2 No 1 (2022): JPTI - Januari 2022 Vol 1 No 12 (2021): JPTI - Desember 2021 Vol 1 No 11 (2021): JPTI - November 2021 Vol 1 No 10 (2021): JPTI - Oktober 2021 Vol 1 No 9 (2021): JPTI - September 2021 Vol 1 No 8 (2021): JPTI - Agustus 2021 Vol 1 No 7 (2021): JPTI - Juli 2021 Vol 1 No 6 (2021): JPTI - Juni 2021 Vol 1 No 5 (2021): JPTI - Mei 2021 Vol 1 No 4 (2021): JPTI - April 2021 Vol 1 No 3 (2021): JPTI - Maret 2021 Vol 1 No 2 (2021): JPTI - Februari 2021 Vol 1 No 1 (2021): JPTI - Januari 2021 More Issue