cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jptijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia
ISSN : 27754227     EISSN : 27754219     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpti.IDPaper
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah* dari Dosen, Peneliti, Praktisi, dan Guru dari seluruh Indonesia dan Mancanegara. JPTI memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari 1. Lingkup pendidikan : Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Karakter, Pendidikan Non formal, Pendidikan Informal, Pendidikan Inklusi, dan Pendidikan Khusus lainnya (Kebencanaan, Komunitas, Anti Korupsi, Bela Negara, dll). 2. Lingkup Teknologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Teknologi kesehatan, bidang keteknikan (Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Geologi, Teknik Kimia, Teknik Perkapalan, dll) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia terbit setiap bulan (12 kali dalam setahun). JPTI terdaftar dengan P-ISSN : 2775-4227 dan E-ISSN : 2775-4219
Articles 670 Documents
Implementasi Serangan Session Hijacking Melalui Eksekusi Payload Cross-Site Scripting (Xss) Habiburrahman Habiburrahman; Muhlis Tahir; Salsa Nurjazilah Ramandhani
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1916

Abstract

Transformasi digital pada institusi pendidikan mengharuskan adanya sistem informasi akademik yang interaktif seperti forum diskusi, namun sering kali mengabaikan aspek keamanan. Adanya celah keamanan pada validasi input menimbulkan masalah di mana penyerang dapat menyisipkan payload berbahaya yang mengeksekusi pencurian sesi secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan kerentanan Stored Cross-Site Scripting (XSS) dan dampaknya terhadap pengambilalihan akun tanpa otentikasi. Pengujian keamanan dilakukan menggunakan metode black-box testing pada lingkungan server lokal (localhost) dengan aplikasi simulasi Learning Management System (LMS) SmartLearn. Penyerang menyisipkan skrip zero-click pada forum diskusi untuk menangkap Session ID korban. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skrip jahat berhasil mencuri nilai cookie pengguna dengan hak akses dosen sesaat setelah halaman dimuat. Penyerang mampu memanfaatkan token tersebut untuk melakukan Session Hijacking dan mendapatkan kontrol penuh atas dasbor korban. Kesimpulannya, celah XSS yang dipadukan dengan ketiadaan atribut keamanan HttpOnly pada konfigurasi manajemen sesi menghasilkan kerentanan tingkat kritis. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemodelan matematis status sistem saat eskalasi serangan interaktif tanpa klik (zero-click) terjadi pada repositori data akademik. Disarankan penerapan sanitasi input serta pelindungan cookie secara ketat untuk mencegah eksploitasi serupa di masa mendatang.
Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Berita Siswa Kelas XI sebagai Dasar Penyusunan Bahan Ajar Digital Rifqi Sibyan Kamil; Rosita Rahma; Siti Hamidah
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman teks berita siswa kelas XI SMA Pasundan 8 Bandung, merancang bahan ajar digital berdasarkan hasil kemampuan tersebut, serta mengetahui penilaian ahli terhadap rancangan bahan ajar yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode deskriptif campuran (mixed methods). Data diperoleh dari 52 siswa kelas XI-F1 dan XI-F2 melalui tiga kali tes membaca pemahaman, wawancara, dan angket. Tes mengukur empat tingkat pemahaman, yaitu literal, interpretatif, kritis, dan kreatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa secara keseluruhan sebesar 53,71. Kemampuan literal memperoleh rata-rata tertinggi (79,49), diikuti interpretatif (55,88), kritis (51,57), dan kreatif (49,20). Berdasarkan kebutuhan tersebut, disusun bahan ajar digital berbentuk modul flipbook interaktif berbasis web menggunakan Canva dan Heyzine. Bahan ajar dinilai sangat layak oleh dosen ahli (95,7%) dan dua guru (91,4% dan 94,3%), serta mendapat respons positif dari siswa dengan rata-rata di atas 80%. Hasil pengembangan ini berimplikasi sebagai solusi praktis bagi guru maupun siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman dari tingkat pemahaman literal menuju berpikir kritis dan kreatif melalui pemanfaatan modul digital.
Systematic Literature Review: Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline pada Pembelajaran Informatika SMP Silfia Safalufi; Adi Bandono; Agung Pramujiono
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1925

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan terus berkembang dan mendorong guru menggunakan media pembelajaran yang lebih interaktif pada proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Informatika. Namun, penelitian terkait penggunaan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada pembelajaran Informatika masih relatif terbatas dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penggunaan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada pembelajaran Informatika SMP melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan menggunakan protokol PRISMA dengan sumber artikel yang diperoleh dari Google Scholar dan Publish or Perish pada rentang tahun 2020–2025. Setelah melalui tahap identifikasi, screening, dan eligibility, sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Articulate Storyline secara umum memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa. Sebagian besar penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Pada pembelajaran Informatika, media Articulate Storyline membantu visualisasi materi seperti perangkat komputer, dampak sosial informatika, dan aplikasi perkantoran secara lebih interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Articulate Storyline memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut pada pembelajaran Informatika yang terintegrasi dengan Computational Thinking dan Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Implementasi Student Agency dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis Tyan Kusumastuti; Ade Eka Anggraini; Widiyanti Widiyanti
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1932

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi implementasi serta dampak penguatan student agency dalam pembelajaran di sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional yang relevan, diterbitkan pada periode 2021–2026, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola implementasi dan implikasi student agency dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa student agency diimplementasikan melalui integrasi teknologi digital, seperti learning analytics dan pembuatan konten multimodal, serta penerapan model pembelajaran berbasis inkuiri yang memberikan ruang bagi voice, choice, dan ownership siswa. Implementasi tersebut terbukti meningkatkan motivasi intrinsik, rasa ingin tahu, kegigihan belajar, dan keterlibatan siswa, sekaligus memperkuat peran student agency sebagai mediator antara praktik pembelajaran guru dan partisipasi aktif siswa. Namun, dimensi choice-making masih menjadi aspek yang paling lemah karena keterbatasan kurikulum formal. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan penguatan student agency memerlukan iklim sekolah yang kolaboratif serta perubahan peran guru sebagai fasilitator yang menyediakan scaffolding secara adaptif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru untuk merancang lingkungan belajar yang mampu mendukung otonomi siswa tanpa mengabaikan tuntutan kurikulum.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Pada Materi Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya Aprilia Melinda Sholihah; Neni Wahyuningtyas; Nur Fadilah
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1937

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakuakan di SMP Negeri 1 Pakisaji. Dari hasil observasi awal peneliti menunjukkan bahwa hasil belajar murid kelas VII G masih banyak yang berada di bawah KKM serta memiliki perbedaan yang jauh dengan 7 kelas lainnya.  Hal tersebut disebabkan karena rendahnya partisipasi murid dalam proses pembelajaran serta kegiatan pembelajaran yang masih tekstual dan teoritis yang menyebabkan murid mudah merasa bosan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar murid pada materi permasalahan sosial budaya melalui penerapan model pembelajaran Team Game Tournament. Penelitian ini dilakukan menggunakan 2 siklus dengan desain Kemmis dan Mc Taggart, melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Murid yang menjadi subjek penelitian merupakan murid VII G yang berjumlah 29 murid. Pengumpulan data dilakukan melalui tahapan observasi serta tes untuk mengukur hasil belajar, sedangkan tahapan analisis data dilakukan dengan kombinasi antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada siklus 1 ketuntasan hasil belajar hanya mencapai 17,24 % hal tersebut disebabkan alokasi waktu dan juga pemahaman murid terhadap mekanisme model pembelajaran tidak terlaksana dengan baik, namun setelah dilakukan perbaikan pada siklus 2 terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar menjadi 82,76%. Dengan demikian peningkatan yang terjadi pada siklus 2 menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT pada materi permasalahan sosial budaya memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dalam peningkatan hasil belajar murid.
Desain Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Model ROBLYR pada Materi Sholat Jamak dan Qashar untuk Siswa MTs Kelas VII Ulvia Aisyah; M. Taufikhur Rohman; Ainur Rosyadah; Risa Rida Nafisa; Siti Khumairoh; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1955

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi sholat jamak dan qashar, proses pembelajaran masih sering menggunakan metode ceramah sehingga peserta didik kurang tertarik dan mengalami kesulitan memahami tata cara pelaksanaan ibadah secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain media pembelajaran interaktif berbasis model ROBLYR pada materi sholat jamak dan qashar untuk siswa MTs kelas VII. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan desain media pembelajaran. Media dirancang menggunakan Microsoft PowerPoint dan Canva dengan memadukan video animasi, materi pembelajaran, menu interaktif, kuis evaluasi, serta tampilan visual edukatif. Proses penelitian meliputi identifikasi masalah, perancangan media, validasi ahli materi, dan analisis hasil validasi. Validasi dilakukan oleh guru mata pelajaran fikih menggunakan lembar penilaian skala 1–4 yang mencakup aspek kesesuaian materi, keakuratan materi, kedalaman materi, sistematika penyajian, bahasa, dan kesesuaian media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran memperoleh skor 49 dari skor maksimal 52 dengan persentase kelayakan sebesar 94,2% sehingga termasuk kategori sangat layak. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan model ROBLYR sebagai dasar pengembangan media pembelajaran interaktif pada materi sholat jamak dan qashar. Model ini memiliki keunggulan karena menyediakan tahapan pengembangan yang sistematis, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pengembangan media, hingga evaluasi dan refleksi, sehingga proses pengembangan media dapat dilakukan secara lebih terarah. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis model ROBLYR dinilai layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Transformasi Penulisan Akademik Mahasiswa melalui Generative AI dan Kontribusinya terhadap SDG 4 Nazli Nahrowi; Rahayu Mentari; Masda Astiya Puri; Vit Ardhyantama
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1960

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan tinggi telah mendorong munculnya pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (GenAI) dalam proses pembelajaran, khususnya pada aktivitas penulisan akademik mahasiswa. Platform seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude mulai digunakan mahasiswa untuk membantu pengembangan ide, penyusunan kerangka tulisan, hingga perbaikan bahasa akademik. Namun, mahasiswa semester awal masih mengalami berbagai kendala dalam penulisan ilmiah, seperti kesulitan menyusun ide, membangun argumentasi akademik, menggunakan bahasa ilmiah, serta menghasilkan tulisan yang sistematis. Penggunaan AI juga memunculkan kekhawatiran terkait integritas akademik dan ketergantungan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi penulisan akademik mahasiswa melalui penggunaan GenAI, mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas tulisan ilmiah, serta mengkaji kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goal 4 (SDG 4). Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain quasi experimental nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 30 mahasiswa semester awal yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest-posttest, angket persepsi, dan tes penulisan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GenAI mampu meningkatkan kualitas tulisan akademik mahasiswa secara signifikan. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata kemampuan menulis dari 65,40 pada pretest menjadi 82,80 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 17,40 poin dan hasil uji berpasangan yang signifikan (p < 0,001). Analisis efektivitas menggunakan skor N-Gain menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh nilai 0,50 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang memperoleh nilai 0,19 (kategori rendah). Selain meningkatkan kualitas argumentasi, koherensi paragraf, dan penggunaan bahasa akademik, pemanfaatan GenAI juga meningkatkan kepercayaan diri serta literasi digital mahasiswa dan mendukung efektivitas pembelajaran mandiri.
Penerapan Hands on Learning dalam Pembelajaran Praktek untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Rini Sefriani; Rina Sepriana; Rahmatul Husna Arsyah
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1966

Abstract

Pembelajaran yang berlangsung selama ini masih belum maksimal melibatkan langsung mahasiswa untuk mempraktekkan materi yang disampaikan di kelas. Kondisi ini memberikan sedikit ruang untuk mahasiswa melakukan praktek langsung terhadap materi yang di bahas, sehingga pemahaman mahasiswa belum maksimal dan potensi mahasiswa belum tergali dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penerapan hands on learning pada perkuliahan jaringan computer. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Teknik informatika yang mengambil mata kuliah jaringan computer. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk soal dan rubrik penilaian pada saat mahasiswa melakukan praktek pembuatan kabel jaringan. Teknik pengambilan sampel yang dilaksanakan adalah menggunakan Teknik purposive sampling. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan hands on learning, mahasiswa memperoleh nilai hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum menerapkan pembelajaran dengan hands on learning. Dengan penerapan hands on learning pemahaman mahasiswa juga mengalami peningkatan yang terlihat dari keterlibatan mahasiswa dalam melakukan praktek langsung. Sedangkan dari segi efektifitas dapat dilihat dari perolehan skor n-gain sebesar 0,11 yang bermakna tingkat efektifitas berada pada kategori rendah. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang bersifat praktek akan lebih kuat pemahaman siswa jika dilakukan langsung oleh mahasiswa tersebut dengan arahan yang optimal diberikan oleh dosen serta memaksimalkan peran dosen dan mahasiswa dalam mengikuti dan melakukan praktek langsung.
Analisis Komparatif CRITIC-TOPSIS dan Entropy-TOPSIS dalam Penentuan Prioritas Pembangunan Wilayah Kecamatan Delia Akmalia; Sudin Saepudin; Ghina Syabani Yudha
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1979

Abstract

Pembangunan wilayah yang tidak merata dapat menyebabkan kesenjangan antarwilayah sehingga diperlukan pendekatan yang objektif dalam menentukan prioritas pembangunan daerah. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh metode pembobotan objektif Criteria Importance Through Intercriteria Correlation (CRITIC) dan Entropy yang diintegrasikan dengan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam menentukan prioritas pembangunan kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Kajian ini memberikan analisis komparatif metode CRITIC-TOPSIS dan Entropy-TOPSIS pada penentuan prioritas pembangunan wilayah tingkat kecamatan yang masih terbatas ditemukan pada penelitian sebelumnya. Perbandingan kedua metode dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh perbedaan teknik pembobotan terhadap hasil pemeringkatan prioritas pembangunan wilayah. Penelitian menggunakan data sekunder tahun 2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi dengan 47 kecamatan dan tujuh kriteria pembangunan wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CRITIC memberikan bobot terbesar pada kriteria Jarak ke Ibu Kota sebesar 0,2015, sedangkan metode Entropy memberikan bobot terbesar pada kriteria Kepadatan Penduduk sebesar 0,3552. Hasil pemeringkatan menunjukkan Kecamatan Tegalbuleud menempati peringkat pertama pada pendekatan CRITIC-TOPSIS dengan nilai preferensi 0,513489, sedangkan Kecamatan Cisaat menempati peringkat pertama pada pendekatan Entropy-TOPSIS dengan nilai preferensi 0,705350. Analisis korelasi Spearman menghasilkan nilai sebesar 0,2816 yang menunjukkan tingkat kesesuaian peringkat yang lemah antara kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan metode pembobotan menghasilkan variasi prioritas pembangunan wilayah sehingga pemilihan metode pembobotan perlu disesuaikan dengan tujuan perencanaan pembangunan daerah dan karakteristik data yang digunakan.
Struktur Isi dan Tingkat Kognitif dalam Kisi-Kisi Penilaian Tertulis IPAS Tahun Ajaran 2024/2025 Bone Sugara Said; Rufi'i Rufi'i; Sabariah Sabariah
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1993

Abstract

Penilaian dalam pendidikan tidak lagi dipahami sekadar sebagai mekanisme pemberian nilai, melainkan sebagai proses terstruktur untuk merepresentasikan apa yang diharapkan dipelajari siswa dan bagaimana bukti pembelajaran dikumpulkan. Penelitian ini mengkaji kisi-kisi penilaian tertulis IPAS tahun ajaran 2024/2025 sebagai dokumen yang merepresentasikan struktur terencana dari evaluasi pembelajaran. Dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif dan pendekatan analisis dokumen, penelitian ini menganalisis satu dokumen kisi-kisi yang memuat 25 butir soal pilihan ganda dengan alokasi waktu 90 menit. Analisis difokuskan pada pengorganisasian konten, distribusi tingkat kognitif, serta hubungan struktural antara capaian pembelajaran, cakupan materi, indikator, tingkat kognitif, nomor soal, dan format soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen tersusun secara sistematis dengan format yang konsisten pada seluruh 25 butir soal. Kisi-kisi mencakup beragam konten IPAS meliputi sistem organ manusia, energi, tata surya, komponen ekosistem, siklus air, geografi, sejarah, keragaman budaya, dan kegiatan ekonomi, serta mencerminkan tiga tingkat kognitif yaitu L1, L2, dan L3 yang mengindikasikan variasi tuntutan berpikir yang direncanakan. Namun, karena tidak tersedia data skor siswa, data respons, butir soal lengkap, maupun bukti psikometrik, penelitian ini tidak dapat membuat klaim empiris mengenai reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, maupun kualitas pengecoh. Penelitian ini berkontribusi dengan menunjukkan bahwa kisi-kisi penilaian dapat dianalisis secara bermakna sebagai dokumen evaluasi sekaligus memperjelas batas inferensi dalam kondisi data yang terbatas. Guru dan pengembang instrumen disarankan memanfaatkan pendekatan analisis dokumen ini sebagai langkah awal dalam proses peningkatan kualitas penilaian sebelum data psikometrik tersedia.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026 Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026 Vol 6 No 5 (2026): JPTI - Mei 2026 Vol 6 No 4 (2026): JPTI - April 2026 Vol 6 No 3 (2026): JPTI - Maret 2026 Vol 6 No 2 (2026): JPTI - Februari 2026 Vol 6 No 1 (2026): JPTI - Januari 2026 Vol 5 No 12 (2025): JPTI - Desember 2025 Vol 5 No 11 (2025): JPTI - November 2025 Vol 5 No 10 (2025): JPTI - Oktober 2025 Vol 5 No 9 (2025): JPTI - September 2025 Vol 5 No 8 (2025): JPTI - Agustus 2025 Vol 5 No 7 (2025): JPTI - Juli 2025 Vol 5 No 6 (2025): JPTI - Juni 2025 Vol 5 No 5 (2025): JPTI - Mei 2025 Vol 5 No 4 (2025): JPTI - April 2025 Vol 5 No 3 (2025): JPTI - Maret 2025 Vol 5 No 2 (2025): JPTI - Februari 2025 Vol 5 No 1 (2025): JPTI - Januari 2025 Vol 4 No 12 (2024): JPTI - Desember 2024 Vol 4 No 11 (2024): JPTI - November 2024 Vol 4 No 10 (2024): JPTI - Oktober 2024 Vol 4 No 9 (2024): JPTI - September 2024 Vol 4 No 8 (2024): JPTI - Agustus 2024 Vol 4 No 7 (2024): JPTI - Juli 2024 Vol 4 No 6 (2024): JPTI - Juni 2024 Vol 4 No 5 (2024): JPTI - Mei 2024 Vol 4 No 4 (2024): JPTI - April 2024 Vol 4 No 3 (2024): JPTI - Maret 2024 Vol 4 No 2 (2024): JPTI - Februari 2024 Vol 4 No 1 (2024): JPTI - Januari 2024 Vol 3 No 12 (2023): JPTI - Desember 2023 Vol 3 No 11 (2023): JPTI - November 2023 Vol 3 No 10 (2023): JPTI - Oktober 2023 Vol 3 No 9 (2023): JPTI - September 2023 Vol 3 No 8 (2023): JPTI - Agustus 2023 Vol 3 No 7 (2023): JPTI - Juli 2023 Vol 3 No 6 (2023): JPTI - Juni 2023 Vol 3 No 5 (2023): JPTI - Mei 2023 Vol 3 No 4 (2023): JPTI - April 2023 Vol 3 No 3 (2023): JPTI - Maret 2023 Vol 3 No 2 (2023): JPTI - Februari 2023 Vol 3 No 1 (2023): JPTI - Januari 2023 Vol 2 No 12 (2022): JPTI - Desember 2022 Vol 2 No 11 (2022): JPTI - November 2022 Vol 2 No 10 (2022): JPTI - Oktober 2022 Vol 2 No 9 (2022): JPTI - September 2022 Vol 2 No 8 (2022): JPTI - Agustus 2022 Vol 2 No 7 (2022): JPTI - Juli 2022 Vol 2 No 6 (2022): JPTI - Juni 2022 Vol 2 No 5 (2022): JPTI - Mei 2022 Vol 2 No 4 (2022): JPTI - April 2022 Vol 2 No 3 (2022): JPTI - Maret 2022 Vol 2 No 2 (2022): JPTI - Februari 2022 Vol 2 No 1 (2022): JPTI - Januari 2022 Vol 1 No 12 (2021): JPTI - Desember 2021 Vol 1 No 11 (2021): JPTI - November 2021 Vol 1 No 10 (2021): JPTI - Oktober 2021 Vol 1 No 9 (2021): JPTI - September 2021 Vol 1 No 8 (2021): JPTI - Agustus 2021 Vol 1 No 7 (2021): JPTI - Juli 2021 Vol 1 No 6 (2021): JPTI - Juni 2021 Vol 1 No 5 (2021): JPTI - Mei 2021 Vol 1 No 4 (2021): JPTI - April 2021 Vol 1 No 3 (2021): JPTI - Maret 2021 Vol 1 No 2 (2021): JPTI - Februari 2021 Vol 1 No 1 (2021): JPTI - Januari 2021 More Issue