cover
Contact Name
Dwi Astuti
Contact Email
jurnalpopulika@gmail.com
Phone
+6281578566925
Journal Mail Official
astibudiyanto@gmail.com
Editorial Address
nDalem Mangkubumen KT III 237 Yogyakarta 55132
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Populika
ISSN : 02162490     EISSN : 27759989     DOI : https://doi.org/10.37631/populika.v8i1
Jurnal POPULIKA is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism.
Articles 137 Documents
Mobilisasi Politik Kelompok Kepentingan Dalam Pilpres 2014 Di Desa Dasan Borok (Studi Nahdlatul Wathan) Mukhlisin, Syamsul
POPULIKA Vol 9, No 2 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v9i2.385

Abstract

Abstraksi Nahdlatul Wathan merupakan suatu kelompok kepentingan yang melakukan mobilisasi politik terhadap masyarakat desa Dasan Borok pada saat Pemilu PILPRES RI 2014. Mobilisasi politik ini dilakukan karena Nahdlatul Wathan adalah salah satu pengusung pasangan kandidat calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2014. Terpecahnya Nahdlatul Wathan menjadi dua Pengurusan Besar berdampak pada perbedaan dukungan terhadap pasangan kandidat calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2014 seperti Nahdlatul Wathan Pancor mengusung pasangan Prabowo-Hatta dan Nahdlatul Wathan Anjani mengusung Pasangan Jokowi-JK dan masing-masing kubu memiliki massa yang besar di desa Dasan Borok. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui “Peran Kelompok Kepentingan Dalam Memobilisasi Politik Masyarakat Desa Dasan Borok Pada PILPRES 2014”. Dalam memetakan masalah dari penelitian yang bersetting di desa Dasan Borok, Kec. Suralaga ini, maka peneliti menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan tujuan agar data yang disajikan relevan dengan pendekatan yang dipakai. Adapun tekhnik yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan tekhnik purposive sampeling. Di samping itu untuk meningkatkan kevalidan data yang diperoleh, maka penelitian ini menggunakan tekhnik pengumpulan data observasi berbentuk participant observation dan wawancara tidak terstruktur serta dokumentasi dengan teknik analisis domain (domain analysis). Dari hasil temuan di lapangan dapat dideskripsikan bahwa PILPRES RI 2014 dipandang sebagai arena pertarungan oleh dua kubu Nahdlatul Wathan selaku kelompok kepentingan karena perbedaan usungan kandidat pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai Kelompok Kepentingan, Nahdlatul Wathan berperan sebagai tim sukses dengan menggunakan peran dakwah sebagai media untuk melakukan mobilisasi politiknya terhadap masyarakat desa Dasan Borok pada PILPRES 2014. Hal ini terlihat ketika Nahdlatul Wathan mengadakan pengajian akbar maupun lawatan-lawatan agama dengan menghadirkan pasangan calon presiden yang diusungnya dengan dihadiri oleh ribuan jamaah NW maupun sosialisasi pasangan kandidat ketengah masyarakat yang dilakukan oleh pengurus NW ditingkat cabang dan ranting yang ada di desa Dasan Borok. Kata Kunci: Kelompok Kepentingan, Pilpres, dan Nahdlatul Wathan  Abstract Nahdlatul Wathan is a group interest conducting political mobilization on the society in Dasan Borok in president election in 2014. It is done because Nahdlatul Wathan is a group that brings the candidate of president and vice president of RI in 2014. Nahdlatul Wathan becomes two managing committee which affects the support of the president and the vice candidate of RI in 2014. Nahdlatul Wathan Pancor carried Prabowo-Hatta and Nahdlatul Wathan Anjani carried Jokowi-JK, and each group has a great amount of mass in Dasan Borok. This research purposed at knowing “the role of political mobilizationof group interest in the president election in 2014 in Dasan Borok”. This research is a qualitative research approach utilizing descriptive in order the data is relevant. The technique used is purposive sampling.  The data collection used is observation in from of participant observation, unstructured interview as well as documentation using domain analysis technique. Based on the found data, it can be described that the president’s election of RI 2014 seemed to be a strange struggling arena done by two sides group of Nahdlatul Wathan as the group interest. As the group interest, Nahdlatul Wathan personated as the success team, it was done through religious endeavor or dakwah in the society in Dasan Borok in president’s election of RI 2014. It can be seen when Nahdlatul Wathan held a great meeting (great religious endeavor) as well as a visit of the candidate of the        presidents. It was also done by the chapter and the subsection of NW in Dasan Borok. Keyword: Group Interest, President Election (Pilpres), Nahdlatul Wathan
Solidaritas Anarkisme Suporter Bola PSIM DAN PSS Werdiyanti, Tera Puspita; Noor, As Martadani; Paharizal, Rizal
POPULIKA Vol 7, No 2 (2019): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v7i2.377

Abstract

This research is located in Sleman, Yogyakarta. This research was conducted when researcher saw the solidarity of anarchism of football supporters. Factors related to the solidarity of anarchism of football supporters and the empowerment of football supporters, especially with PSIM and PSS. This research wants to describe more clearly how the solidarity of anarchism is, the factors associated with solidarity of anarchism and the empowerment of suporter in PSIM and PSS football clubs. This research was conducted with a qualitative descriptive research method. Data was collected by Snow Ball sampling until the data was at its saturation point. This method was chosen because the number of actors is large so it  could gets more accurate data. The results obtained in the solidarity of football supporters anarchism prove that there are improvements from the supporters. Then the factors related to the solidarity of anarchism are still trying to become supporters who are more loved by the community and the empowerment of PSIM and PSS football  supporters has not received training from any party.
Persepsi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Tentang Kemacetan di Kota Malang Sugiharto, Mochamad Aan
POPULIKA Vol 7, No 2 (2019): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v7i2.337

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang tentang kemacetan lalu lintas di Kota Malang. Kota Malang dipilih menjadi lokasi penelitian karena Kota Malang selama ini dikenal sebagai Kota Pendidikan di Jawa Timur, salah satunya karena banyaknya Perguruan Tinggi yang ada di Kota Malang. Universitas Muhammadiyah Malang dipilih karena beberapa pertimbangan, di antaranya adalah karena lokasi kampus yang terletak di lokasi yang memang saat ini dikenal dengan daerah yang paling sering terjadi kemacetan. Jumlah mahasiswa yang sangat besar, menjadikan Kota Malang sangat sesuai untuk mendapatkan data terkait persepsi mahasiswa tentang kemacetan, terutama kemacetan yang terjadi di Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dengan tujuan bisa mengungkap pengalaman dan pengetahuan subjek penelitian terkait dengan kemacetan yang dari sana bisa didapatkan persepsi mahasiswa tentang kemacetan. Subjek penelitian dipilih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang selama ini terdampak oleh kemacetan lalu-lintas Kota Malang, yaitu mereka yang berdomisili di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu yang kesehariannya harus melakukan perjalanan pulang dan pergi (commuter) dan melewati titik-titik kemacetan di jalanan Kota Malang. Hasil dari penelitian ini adalah kemacetan dianggap sebagai permasalahan yang perlu diatasi, tetapi mahasiswa merasa bahwa mereka tidaklah menjadi pihak yang harus terlibat dalam menyelesaikan masalah kemacetan. hal tersebut bisa dilihat dari mahasiswa masih tetap menggunakan kendaraan pribadi meskipun mereka tahu bahwa salah satu penyebab dari kemacetan adalah tingginya angka penggunaan kendaraan pribadi.
PENDEKATAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PSIKOLOG DENGAN PENDERITA DEPRESI Salayan Putri, Shulbi Muthi Sabila
POPULIKA Vol 8, No 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.344

Abstract

Komunikasi merupakan proses yang sangat khusus,dan berarti dalam hubungan antar manusia dan pengalaman ilmu untuk menolong sesama, memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar. Komunikasi juga merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan sekitarnya. dalam penelitian ini, penulis mencoba menganalisis komunikasi antarpribadi lewat perspektif psikologi bagaimana pesan yang disampaikan menjadi stimulus yang menimbulkan respon bagi individu yang lain , bagaimana lambang-lambang dapat bermakna dan bisa mengubah perilaku orang lain. Penelitian ini, memfokuskan pada pendekatan humanistis untuk efektivitas antarpribadi yang dilakukan psikolog dengan pasien penderita depresi. Dalam hal ini psikolog dituntut untuk mampu menurunkan kemampuan berkomunikasinya ketika melakukan interaksi dengan pasien sehingga psikolog dapat memposisikan dirinya dan dapat berpikir dengan perspektif yang sama, serta dapat memberikan umpan balik yang tepat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan komunikasi antarpribadi yang dibangun oleh psikolog sehingga komunikasi dapat berlangsung secara efektif.
Politisasi Agenda Keamanan Siber Pada Era Industri 4.0 di Forum Multilateral Jose, Hino Samuel
POPULIKA Vol 9, No 2 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v9i2.390

Abstract

Keamanan siber dalam forum multilateral masih mengalami perdebatan dan tantangan hingga saat ini di tahun 2021. Forum multilateral selain menjadi sarana kerjasama bagi para negara untuk mencari solusi bersama juga menjadi ruang untuk para aktor mengedepankan politisasi kepentingan mereka dalam agenda multilateral. Isu strategis dan substantif dari keamanan siber hingga saat ini sudah meluas ke konflik geopolitik sehingga terjadi redefinisi dari alam keamanan siber itu sendiri yang berpengaruh ke forum multilateral. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif menggunakan data sekunder untuk menganalisa berbagai sub konteks yang relevan. Artikel ini akan membahas bagaimana politisasi keamanan siber dilakukan di forum multilateral pada era 4.0. Artikel ini juga membahas mengenai peran pemerintah yang diredefinisi oleh kebutuhan akan peran industri dan non-state actor dalam dinamika multilateral untuk agenda keamanan siber.
PERAN PEMERINTAH KABUPATEN NUNUKAN DALAM PENANGANAN IDENTITAS KEWARGANEGARAAN GANDA DI KECAMATAN LUMBIS OGONG KALIMANTAN UTARA Amos, Tedi Roy; ap, suwarjo; Mali, Matheus Gratiano
POPULIKA Vol 9, No 1 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v9i1.349

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menangani identitas kewarganegaraan ganda di Kecamatan Lumbis Ogong Kalimantan Utara dan untuk mengetahui hambatan dan kendala yang dihadapi dalam penanganan identitas kewarganegaraan ganda di pebatasan Kecamatan Lumbis Ogong Kalimantan Utara. Penelitian ini berlokasi di Desa Sumentobo Kecamatan Lumbis Ogong. Penulis memperoleh data dengan langsung dengan narasumber, memberikan pertanyaan serta mengambil data langsung dari perpustakaan yang relevan, literatur, dokumen desa/kecamatan Lumbis Ogong serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah tersebut.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan 1) Peran pemerintah Kabupaten Nunukan dalam penanganan identitas kewarganegaraan ganda yaitu dengan melakukan inovasi program si pelanduk kilat yaitu sistem pelayanan administrasi kependudukan untuk wilayah pedalaman dan perbatasan, melaksanakan program jemput bola yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, menyediakan data dan informasi kependudukan secara nasional mengenai pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil pada warga yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia dan memberi perlindungan status hak sipil penduduk yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. 2) Hambatan dan kendala yang dihadapi pemerintah Kabupaten Nunukan dalam penanganan identitas kewarganegaraan ganda yaitu rendahnya kemampuan pemerintah dilihat dari tingkat pendidikan dan kesesuain dalam menunjang tugas pelayanan, terbatasnya sarana dan fasilitas pelayanan dalam menunjang tugas pelayanan, sehingga menyebabkan keterbatasan dalam jangkauan daerah, perbatasan yang sulit dilalui karena daerah perairan, rendahnya partisipasi masyarakat dalam kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP),
Implementasi Sekolah Ramah Anak Di SDN Lempuyangwangi Kota Yogyakarta Utami, Tri; Kusumawiranti, Retno; Mali, Matheus Gratiano
POPULIKA Vol 9, No 2 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v9i2.316

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh keprihatinan dunia pendidikan terhadap berbagai kasus yang kerap terjadi di sekolah. Dari data KPAI sepanjang Januari hingga April 2019 menyebutkan, pelanggaran hak anak masih terjadi dan didominasi perundungan, yaitu berupa kekerasan fisik, kekerasan psikis, dan kekerasan seksual, dan anak menjadi korban kebijakan. Sekolah Ramah Anak merupakan salah satu kebijakan yang dilakukan sebagai upaya pencegahan dalam mengatasi berbagai permasalahan yang melanggar hak anak terutama ketika berada di sekolah. SDN Lempuyangwangi adalah salah satu sekolah di Kota Yogyakarta yang menerapkan kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA) ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Sekolah Ramah Anak di SD Negeri Lempuyangwangi Kota Yogyakarta. Deskripsi tersebut terkait dengan implementasi Program Sekolah Ramah Anak serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mengimplementasikan Program Sekolah SRA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu tim Sekolah Ramah Anak Kota Yogyakarta, kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa dengan objek penelitian meliputi implementasi Program Sekolah Ramah Anak di SD Negeri Lempuyangwangi. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara mendalam (Indepth Interview), observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Adapun validasi data menggunakan triangulasi sumber data.             Dari hasil penelitian terlihat bahwa: (1)Komitmen tertulis tentanf kebijakan tentang Sekolah Ramah Anak sudah ada; (2) metode pembelajaran berbasis PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) sudah sesuai dengan prinsip SRA; (3) partisipasi anak sudah baik terlihat pada peran siswa dalam keaktifannya berekspresi, bertanya, menjawab, berargumentasi, dan memberikan interupsi; dan (4) Partisipasi orang tua, lembaga masyarakat, dunia usaha, pemangku kepentingan sudah terjalin dengan baik. Faktor yang mempengaruhi implementasi SRA di SD Negeri Lempuyangwangi meliputi: (1) Komunikasi, (2) Sumber daya manusia, sumber daya sarana prasarana dan metode yang digunakan untuk pencapaian Sekolah Ramah Anak; dan (3) Disposisi.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Sekolah Ramah Anak (SRA) di SDN Lempuyangwangi telah terimplikasikan dengan baik. Namun masih perlu perbaikan di bidang sarana dan prasarana serta belum terpenuhonya guru bimbingan konseling dan guru untuk ank berkebutuhan khusus (inklusi).
Interrelasi Masyarakat Lokal dengan Cagar Budaya Paharizal, Rizal
POPULIKA Vol 9, No 1 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v9i1.350

Abstract

Bangunan Cagar Budaya yang ada di Kawasan Cagar Budaya didiami dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk tempat tinggal, kegiatan ekonomi, sosial dan budaya. Bahkan secara turun temurun mereka tinggal di sana tersebut, hal inilah yang membuat sikap, pemaknaan dan ikatan yang sangat kuat antara masyarakat dengan peninggal sejarah yang mereka tempati. Masyarakat memandang bahwa tinggal di sekitar Kawasan Cagar Budaya akan prinsif xtata xurip, xtata xkrama, dan xtata xlaku mereka dalam kehidupan sehari-harinya. Untuk menjaga kelestarian budaya di sekitar Kawasan tersebut, munculah mitos yang mempengaruhi perilaku masyarakat agar bersikap jujur dan menjaga peninggalan sejarah dan budaya. Namun sikap, pemaknaan dan pandangan masyarakat yang tinggal di Kawasan Malioboro, Ndalem Kraton dan Krapyak sangat berbeda terhap Kawasan Cagar Budaya dan Bangunan Cagar Budaya
DAMPAK PEMBANGUNAN KAWASAN DESTINASI WISATA BENDUNGAN KARANGKATES BAGI MASYARAKAT DESA KARANGKATES KABUPATEN MALANG Sugiharto, Mochamad Aan
POPULIKA Vol 8, No 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.343

Abstract

Penelitian Dampak Pembangunan Kawasan Destinasi Wisata Bendungan Sutami di Desa Krangkates Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang ini bertujuan untuk melihat bentuk-bentuk perubahan sosial dan bagaimana perubahan sosial terjadi pada masyarakat Desa Karangkates setelah dibangunnya Bendungan Sutami dan menjadi kawasan destinasi wisata. Untuk itu, subjek penelitian pada penelitian ini adalah warga masyarakat Desa Karangkates yang telah tinggal sebelum Bendungan Sutami dibangun, juga warga Desa Karangkates yang menjadi pedagang maupun yang memanfaatkan Bendungan Sutami sebagai destinasi wisata. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan studi literatur termasuk mendapatkan informasi dari data monografi desa. data monografi desa diperlukan untuk melihat informasi terkait masyarakat Desa Karangkates secara periodik termasuk data pekerjaan masyarakat Desa karangkates sebelum dan sesudah pembangunan bendungan. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat sekitar memanfaatkan bendungan sebagai jalan alternatif, sumber air bersih dan sumber energi. Lebih jauh, bendungan yang telah dijadikan sebagai destinasi wisata memberikan mata pencaharian baru bagi masyarakat sekitar, sehingga perekonomian masyarakat yang sebelumnya hanya bergantung pada sektor pertanian menjadi semakin beragam.
Implementasi Kebijakan Pelestarian Lingkungan Hidup melalui Konservasi Sumber Mata Air di Gombengsari Kalipuro Banyuwangi Ikhsan, Wahyudi; Ardytia, Wisnu; Soetijono, Irwan Kurniawan
POPULIKA Vol 9, No 2 (2021): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v9i2.392

Abstract

Air memiliki peran amat penting bagi kehidupan mahluk hidup terutama manusia. Dalam pemenuhan kebutuhan terhadap air, ketersediaan air tidak dapat dipastikan keberlangsungannya baik di masa sekarang maupun masa yang akan datang. Beberapa faktor penyebabnya antara lain, bertambahnya jumlah penduduk, pencemaran lingkungan dan rusaknya habitat di sekitar sumber mata air. Diperlukan strategi yang komprehensif sehingga dapat terlaksana upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup sekaligus mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.Metode penelitian yang dipergunakan bersifat deskriptif dengan mempergunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan. Peneliti menggali data dari buku ilmiah, referensi, prosiding, jurnal serta peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menyatakan diperlukan upaya menyeluruh agar pengelolaan sumber daya air dapat dilaksanakan secara lestari. Untuk itu diperlukan upaya sadar dan terencana yang memadukan aspek lingkungan hidup, sosial dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin kesejakteraan generasi masa sekarang dan generasi masa depan. Upaya-upaya dimulai dari kebijakan hingga pelaksanaan kebijakan yang melibatkan partisipasi masyarakat sehingga mampu memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung keberadaan sumber daya air. Masyarakat Gombengsari melaksanakan fungsi konservasi sumber mata air melalui kegiatan bersifat partisipatif.

Page 3 of 14 | Total Record : 137