cover
Contact Name
Adityo Nugroho
Contact Email
25adityonugrohosunnah@gmail.com
Phone
+6285606880522
Journal Mail Official
admin@ejournal.stidkiarrahmah.ac.id
Editorial Address
Jalan Teluk Buli no 3-5-7 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah
Published by STIDKI Ar-Rahmah
ISSN : 26210436     EISSN : 26219964     DOI : -
Focus and Scope Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah mempublikasikan hasil penelitian orisinal tentang manajemen dakwah. Jurnal ini mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam ruang lingkup Ilmu Dakwah meliputi kajian manajemen masjid, manajemen dakwah, organisasi dakwah.
Articles 170 Documents
PERSENAN sebagai instrumen dakwah di pasar tradisional (strategi loyalitas pelanggan oleh pedagang pasar) subandi, Bambang Subandi; Musyanto, Herma
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 1 No 1 (2018): Vol. 1 no.1(2018): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v1i1.26

Abstract

Persenan is a parcel given by trader to customers toward at Great Day of Idul Fitri. The goal of persenan is to defense customers loyalty. This research aims to describe three ploblems about persenan and customers loyalty. First, how is persenan constructed by traders for customer loyalty in Pandan market of Mojokerto. Second, what type of persenan practiced by trader of Pandan market in Mojokerto to defense customer loyalty. Third, how can persenan defense customer loyalty. To overcome those problem, the research used qualitative approach. The technical of data discover used deep structure question, participant observation, and documenting. The data analyzed by reduct data, display data, and conclusion drawing. Informan of the research was trader that has more than 50 customers. The informan also gives persenan every toward Idul Fitri.The research results three points. First, trader constructed persenan as connection between himself dan his customer (externality). If the connection is like buyer dan seller, persenan constructed as gift (internality). If the connection is more chummy untill as close-friend, (objectivity), persenan constructed as friendship symbol (internality). If the connection is brotherhood (objectivity), persenan constructed as affection symbol (internality). The dominant factors in Pandan market are persenan constructed as gift and friendship symbol.(internality). Second, type of persenan given trader in Pandan market to his customer pressed customer satisfication. There are three factors of customer satisfication on persenan: given toward Great Day of Idul Fitri, based on amount of selling, and based on customer needs. Third, Persenan is not determinat factor of customer loyalty. There are other factors had influence on customer loyalty: easy price, take care of customer, and full stock. Therefor, level of customer loyalty in Pandan market untill latent loyalty, because customer divided selling to other trader. The research also recommended to Head of Pandan Market to keep of togetherness among traders. Other side, the research hope continuing study on persenan in other perspective.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Menghafal Al-qur’an Khudhari, ahmad Faiz; Muiz, Ahmad Habibul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 1 No 1 (2018): Vol. 1 no.1(2018): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v1i1.27

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini Untuk memahami dan mengetahui kondisi emosional para mahasiswa penghafal Al Qur’an STIDKI Ar Rahmah Surabaya. Faktor-faktor apa saja yang menguatkan dan melemahkan aspek kecerdasan emosional santri mahasiswa STIDKI Ar Rahmah Surabaya. Untuk mengakaji dan mendiskripsikan gambaran secara komprehensif tentang adanya hubungan yang kuat antara kondisi emosional santri mahasiswa dengan tingkat kemampuan dan keberhasilan mereka dalam menghafalkan Al Qur’an. Metode Penelitian yang kami gunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dalam proses pengumpulan datanya. Kuesioner merupakan daftar pertanyaan terstuktur dengan alternatif (option) jawaban yang telah tersedia sehingga responden tinggal memilih jawaban sesuai dengan aspirasi, persepsi, sikap, keadaan atau pendapat pribadinyaHasil dari Penelitian ini Bahwa semua santri mahasiswa STIDKI minimal telah memiliki hafalan 3 juz Al Qur’an atau 100 % karena syarat masuk PMB ke STIDKI sudah harus memiliki minimal 3 juz dan lancar membaca Al Qur’an, Frekuensi (intensitas) bacaan Al Qur’an santri mahasiswa STIDKI paling banyak adalah 3 jam dalam sehari atau 36,3 %, Kemampuan mahasiswa STIDKI dalam menambah hafalan baru Al Qur’an setiap pekannya mencapai rata-rata 7 halaman atau 50% hanya 9,0% saja yang bisa menambah hafalan baru sebanyak 3 halaman, Waktu yang dirasa nyaman dan dipilih oleh mahasiswa untuk menghafalkan AL Qur’an adalah malam hari sebesar 27,2 %, pagi hari 22,7 % , tetapi yang menarik adalah mayoritas mahasiswa STIDKI tidak terikat waktu tertentu untuk menambah hafalan AL Qur’an artinya bisa pagi, siang, sore atau malam hari sebanyak 45,4 %, Adapun waktu yang dirasa paling sulit berkonsentrasi untuk menghafalkan Al Qur’an adalah siang hari sebesar 40,9 % dan sore hari 18,1 % dan menariknya 27,2 % tidak ada masalah dengan plihan waktu artinya mereka bisa beradaptasi dengan pilihan waktu.Kata-kata kunci : kecerdasan, emosional, kemampuan, menghafal.
Manajemen Operasi Dakwah:Investigasi Eksplanatori pada Program Khutbah Jumat di Masjid Al-Falah Surabaya Thoha, A. Faiz Khudlari; Gunawan, Reka; Subandi, Bambang
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i1.47

Abstract

This study aims to provide an overview of the strategy and management of the Friday Khutbah production process at the Al-Falah Mosque in Surabaya as its object. The method used by researchers in this research is a case study with data collection procedures using in-depth interviews, observation, and documentation. So that researchers can explore the phenomenon of the object of research in detail and depth. The findings that occur in the field show results that are sharpened by descriptive descriptions of several categories of production. First, the process of determining the idea of the Friday sermon program at Al-Falah Mosque. Second, for the selection mechanism for Friday sermons at Al-Falah Mosque. Third, the design of the Friday sermon program at Al-Falah Mosque. Fourth, testing and evaluating the Friday sermon program at Al-Falah Mosque. Fifth, the final design of the Friday sermon program at Al-Falah Mosque.
Manajemen Fasilitas Parkir Di Masjid Al-Falah Surabaya mauludi, mauludi; Wadud, Abdul; Bramayudha, Airlangga
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i1.48

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to describe the management of parking facilities at places of worship. In this study using qualitative methods with a qualitative descriptive method approach. The place of worship that is the object of research is the Al-Falah Mosque. The process of collecting data is done by observation, in-depth interviews, and documentation. This study describes managerial supervision of parking facilities at Al-Falah Mosque. The Al Falah Mosque takmir committee collaborates with the Surabaya City Transportation Agency (DISHUB), residents who have vacant land and parking attendants from residents around the Al Falah Mosque. Managerial oversight of the parking area of the Al Falah Mosque is carried out with a coordinator system of permanent employees and financial reports from the security coordinator for the finance department. Suggestions for improvement, Al Falah Mosque should have a written system starting from Standard Operating Procedure (SOP) for land use, parking management and cooperation system.  ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pengelolaan fasilitas parkir pada tempat ibadah. Dalam Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Tempat ibadah yang menjadi objek penelitian ialah Masjid Al-Falah. Proses pengambilan data dilakukan dengan Observasi, Wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menggambarkan tentang pengawasan secara manajerial fasilitas parkir di Masjid Al-Falah. Pengurus takmir Masjid Al Falah bekerjasama dengan dinas perhubungan (DISHUB) kota Surabaya, warga yang mempunyai lahan kosong serta petugas parkir dari warga sekitar Masjid Al Falah. Pengawasan secara manajerial terhadap keparkiran Masjid Al Falah dilakukan dengan sistem satu koordinator dari karyawan tetap dan laporan keuangan dari koordinator keamanan untuk bagian keuangan. Saran untuk perbaikan, seharusnya Masjid Al Falah mempunyai sistem yang tertulis mulai dari Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan lahan, pengelolaan parkir dan sistem kerjasamanya. 
Model Program Khutbah Jumat Di Masjid Al-Ikhlash Surabaya: Perspektif Manajemen Operasi Saleh, Isa; Dzikrulloh, Muhammad Ahnaf; Muiz, Ahmad Habibul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i1.49

Abstract

ABSTRACTThis research is intended to describe the program management sermon Friday at the Al-Ikhlash mosque, Tanjung Perak in Surabaya in Ecstasy. The goal in this study was describe the idea in search management program comes in Mosque Al-Ikhlash Tanjung Perak Surabaya in Ecstasy, described the selection process khatib, describes the design introduction, describes the implementation of the trial and described the shape of the design eventually. This study uses qualitative methods with the descriptive approach. This research uses data collection techniques in the form of in-depth interviews, observation and documentation. Program management ' preaching Friday at Mosque Al-Ikhlash of Tanjung Perak Surabaya Aware include: the Groove, the duration of the sermon, the criteria of khatib, theme, schedule khatib, SOP appearance khatib and infrastructure repair facility that supports the sermon Friday. Advice for all administrators that are in Al-Ikhlash mosque in Surabaya, to always provide service properly to the jama'ah, through the care facilities in Mosque Al-Ikhlash, choose a quality khatib-khatib, to performing at home and feel comfortable when the worship in the Mosque of Al-Ikhlash. ABSTRAKPenelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan manajemen program khutbah Jum’at di Masjid Al-Ikhlash  Tanjung Sadari Perak Surabaya. Tujuan dalam penelitian ini adalah menggambarkan pencarian gagasan dalam manajemen program khutbah di Masjid Al-Ikhlash Tanjung Sadari Perak Surabaya, menggambarkan proses seleksi khatib, menggambarkan design pendahuluan, menggambarkan pelaksanaan uji coba dan menggambarkan bentuk design akhirnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Manajemen Program khutbah Jum’at di Masjid Al-Ikhlash Tanjung Sadari Perak Surabaya meliputi: alur, durasi khutbah, kriteria khatib, tema, jadwal khatib, SOP penampilan khatib dan sarana prasana yang mendukung khutbah Jum’at. Saran bagi segenap pengurus yang ada di Masjid Al-Ikhlash Surabaya, agar selalu memberikan pelayanan dengan baik kepada para jama’ah, melalui perawatan fasilitas yang ada di Masjid Al-Ikhlash, memilih khatib-khatib yang berkualitas, agar jama’ah betah dan merasa nyaman ketika beribadah di Masjid Al-Ikhlash.
Pengelolaan Program Muallaf Pada Masjid Cheng Ho Di Surabaya Wibowo, Hari Santoso; Abdillah, Auliya; Musyanto, Herma
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i1.50

Abstract

ABSTRACTMuhammad Cheng Ho Mosque or commonly known as the Cheng Ho Mosque is one of the mosques that provides facilities for converts to form a Muslim personality both in terms of morals and aqidah and understands other syar'i sciences. The purpose of this study is to describe the management steps of the conversion program at Cheng Ho Surabaya Mosque. This type of research is descriptive qualitative research. This research uses observation, interview and documentation methods. The results of this research show that the management of the converts program at the Cheng Ho Mosque in Surabaya was formed because of the background situation and conditions of the converts, departing from the experiences of several asatidzah who were also converts before, then the idea emerged to create a program management and planning to provide quality quality. quality for mualla, so from here a Chinese community was built and the Cheng ho Surabaya Mosque and the PITI Surabaya institution participated in helping to formulate programs and guidance to Muallaf. With the vision and mission of wanting to make Cheng Ho Mosque as a learning satisfaction and center of worship as well as a place for converts to study Islam.ABSTRAK Masjid Muhammad Cheng Ho atau biasa dikenal dengan nama Masjid Cheng Ho salah satu masjid yang menaungi untuk memberikan fasilitas bagi para muallaf dalam membentuk pribadi muslim yang baik dari segi akhlak dan aqidah serta paham dengan ilmu-ilmu syar’i lainnya. Tujuan dari penelitian ini  yaitu  untuk  mendeskripsikan  langkah manajemen program muallaf pada Masjid Cheng Ho Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui manajemen program muallaf di Masjid Cheng Ho Surabaya dibentuk karena adanya latar belakang situasi dan kondisi para muallaf, berangkat dari pengalaman beberapa para  asatidzah  yang  juga notabenenya dahulu adalah muallaf, lalu muncullah ide untuk membuat sebuah manajemne program dan perencanaan dalam memberikan kualitas yang bermutu  bagi para mualla, maka dari sini lah dibangun sebuah  komunitas  Tionghoa  dan  Masjid Cheng ho Surabaya serta lembaga PITI Surabaya ikut serta dalam membantu  merumuskan program dan pembinaan kepada Muallaf. Dengan visi misi ingin  menjadikan Masjid Cheng Ho sebagai puasat belajar dan pusat ibadah serta menjadi wadah untuk para muallaf dalam mempelajari agama Islam.
Manajemen Perawatan Masjid Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya Qisom, Shobikhul; Ekasila, Wahyu Firman; Masrukan, Fathurrahman
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i1.51

Abstract

ABSTRACTBaitul Hakam Pelindo III mosque is an asset of a Pelindo Company, the management of maintainance of this mosque, including the the maintenance of the park with its cleanliness, the cleanliness of wudhu area, toilet and the cleanliness of the main area of the mosque. The process of maintaining activities are written in SOP, however the official are divided into two devisions, namely: internal and external official. The external official is the cleaning servicer from BSI, so the cleanliness of the mosque could be mainly devided into two, from the mosque and BSI. The aims of this research are to explain the management of maintenance of Hakam Pelindo III Surabaya mosque,  explain and give data about facilities are in Baitul Hakam mosque and inform the budget of maintanance  Baitul Hakam. The method of this research is qualitative with descriptive approach. The results of this research on the management of maintance Baitul Hakam mosque are to : explain the management of maintance if Baitul Hakam from management approach generally and explain the activities of  maintaining abaitul Hakam, the explain the various facilities and its maintance. The final is to explain the sum of budget that is used for maintaining Baitul Hakam Pelindo mosque.ABSTRAKMasjid Baitul Hakam Pelindo III Surabaya adalah aset dari perusahaan Pelindo III Surabaya, manajemen perawatan di masjid ini meliputi perawatan taman beserta kebersihannya, kebersihan tempat wudhu dan toilet dan kebersihan ruang utama masjid aktivitas perawatan tertulis dalam Standard Operating Procedure (SOP) namun pegawai masjid terbagi dua yaitu dari pegawai internal dan pegawai eksternal, pegawai eksternal masjid yaitu cleaning servis dari BSI (Best Servis Indonesia) karena itu SOP kebersihan terbagi menjadi dua juga dari masjid dan dari BSI. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat memaparkan manajemen perawatan masjid Baitul Hakam Pelindo III Surabaya, menjelaskan dan memberi data fasilitas yang ada di masjid Baitul Hakam dan menginformasikan anggaran perawatan masjid Baitul Hakam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian manajemen perawatan masjid Baitul Hakam adalah menjelaskan manajemen perawatan masjid Baitul Hakam dari  sisi manajemen secara umum dan menjelaskan aktivitas perawatan di masjid Baitul Hakam surabaya, kemudian menjelaskan ragam fasilitas serta pengelolaannya terakhir menjelaskan total anggaran yang dikeluarkan masjid dari perawatan tersebut.
Pola Perencanaan Kajian Rutin Di Masjid Al-Falah Surabaya Qisom, Shobikhul; Prayogi, Rizky Rahman; Hakim, Ahmad Khairul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i2.52

Abstract

 ABSTRACTThe mosque is a place of worship for Muslims, the most important place for the establishment of the first main pillar of religion, namely prayer, in the history of siroh, the mosque is not only used for worship, but many other activities in the mosque. With so many activities or activities certainly do not need a good management to create good conditions as well. So this research is intended to find out how the Al-Falah Surabaya Mosque Planning Management in managing and making a special plan in routine studies. The aim of this research is to find out how the Al-Falah Mosque Planning Management in Routine Study. This research was conducted at Al-Falah Mosque in Surabaya. Researchers used qualitative methods with a descriptive approach. This research uses data collection techniques such as interviews, observation, and documentation. Number of informants, namely 1. Da'wah Section (Mr. Salahuddin and Mr. Asrofi) 2. Finance Section (Ms. Fitri). In general, it can be concluded that the planning management of the Al-Falah Mosque in Surabaya is long term. Long-term planning is important because it can improve efficiency and good planning. Because many mosques are poorly managed, the pilgrims are lonely and clash with the mosque takmir itself. In addition to planning, mosque services are also very necessary, so that planning is made well.ABSTRAKMasjid merupakan tempat ibadah ummat islam, tempat yang paling penting demi tegaknya tiang utama agama yang pertama yaitu sholat, dalam sejarah siroh, masjid tidak hanya digunakan untuk beribadah saja, melainkan banyak aktifitas-aktifitas yang lainnya di dalam masjid. Dengan banyaknya aktifitas ataupun kegiatan pastinya takmkir membutuhkan sebuah manajemen yang baik untuk menciptakan kondisi yang baik pula. Maka dengan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana Manajemen Perencanaan Takmir Masjid Al-Falah Surabaya dalam mengelola dan membuat sebuah perencanaan terkhusus dalam kajian rutin. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Manajemen Perencanaan Takmir Masjid Al-Falah dalam Kajian Rutin. Penelitian ini dilakukan di Masjid Al-Falah Surabaya. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jumlah informan, yaitu 1. Takmir bagian Dakwah (Pak Salahuddin dan Pak Asrofi) 2. Bagian keuangan (Ibu Fitri). Secara umum, dapat disimpulkan bahwa manajemen perencanaan Masjid Al-Falah Surabaya ialah jangka panjang. Jangka panjang dalam membuat perencanaan adalah suatu hal penting karena dapat meningkatkan efisiensi dan perencanaan yang baik. Karena banyak masjid yang pengelolaannya kurang baik menyebabkan jamaah sepi dan berseterunya antara takmir masjid itu sendiri. Selain perencanaan, pelayanan masjid juga sangat diperlukan, agar perencanaan yang dibuat berjalan dengan baik.
Manajemen Pengelolaan Aset Pada Tempat Ibadah mauludi, mauludi; Supriyanto, Muhammad; Bramayudha, Airlangga
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i2.53

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is to describe management related to asset management in places of worship. The object of research is the garden assets. This research was conducted at Baitul Hakam Pelindo III Perak Mosque in Surabaya. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. This study uses data collection techniques through interviews, observation and documentation. Number of informants, namely 1. Deputy chairman of takmir 2. Garden employees. In general, it can be concluded that the Baitul Hakam Mosque is a typical office mosque because it is located in the Pelindo office area. Garden management activities at Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya Mosque are also running or in accordance with existing theories and realities. Namely applying management elements which include Man (human), Money (money), Materials (objects), Machines (machines / tools), Methods (ways), and Markets (markets). Takmir Baitul Hakam Mosque has also carried out functions in the management process which include planning, organizing, actuating, and controlling. In addition, it can also be seen that the work system implemented by the Baitul Hakam Takmir Mosque such as a finger scan every entry and return, various rewards and punishments for employees can also make the park management activities at Baitul Hakam Mosque run well.ABSTRAKTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan terkait Manajemen Pengelolaan aset pada tempat ibadah. Objek penelitian ada pada aset pertamanan. Penelitian ini dilaksanakan di masjid Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan, yaitu 1. Wakil ketua takmir 2. Pegawai taman. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa Masjid Baitul Hakam adalah tipikal masjid perkantoran dikarenakan letaknya di area perkantoran Pelindo. Kegiatan manajemen pertamanan di Masjid Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya juga berjalan atau ada kesesuaian dengan teori dan realitas yang ada. Yaitu menerapkan unsur-unsur manajemen yang di antaranya Man (manusia), Money (uang), Materials (benda), Machines (mesin/alat), Methods (cara), dan Markets (pasar). Takmir Masjid Baitul Hakam juga telah menjalankan fungsi-fungsi di dalam proses manajemen yang diantaranya adalah perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), dan pengawaasan (controlling). Selain itu juga dapat diketahui bahwa sistem kerja yang diterapkan oleh Takmir Masjid Baitul Hakam seperti finger scan setiap masuk dan pulang, berbagai reward dan punishment bagi para pegawai juga dapat membuat aktivitas manajemen pertamanan di Masjid Baitul Hakam berjalan dengan baik.
Manajemen Operasi Program Khutbah Jum’at Di Masjid Al Akbar Surabaya Wibowo, Hari Santoso; aziz, shokiful; Subandi, Bambang
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i2.54

Abstract

ABSTRACTThe function of the mosque in the history of its emergence is indeed not merely for "the place of prostration" as it literally means, but it has many functions. The mosque has another main function which is as a place of worship in preaching the values of Islam in people's lives. One form of syi'ar that can be performed in a mosque is the Friday Prayer. The purpose of this research is to describe the production management process of the Friday sermon program and the object of the Al Akbar National Mosque in Surabaya. This research uses a qualitative method with a Case Study approach. This study uses data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data obtained came from the Chairman of Takmir / Managing Director, Head of Da'wah Division and several parties expected to be related to the program. Implementation of production management in the preparation of the Friday sermon program through several stages including the search for ideas through internal deliberations of the directorate of Imarah and the field of Da'wah, Selection of the preacher through qualification standards, Khatib Testing and Evaluation, the design of the sermon, the final design of the sermon.ABSTRAKFungsi masjid dalam sejarah kemunculannya, memang tidak sekedar untuk “tempat sujud” sebagaimana makna harfiahnya, tetapi memiliki banyak fungsi. masjid memiliki fungsi utama lainnya yaitu sebagai tempat syiar dalam mendakwahkan nilai – nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk syi’ar yang bisa dilaksanakan di masjid adalah shalat Jum’at. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menggambarkan proses manajemen produksi program khutbah Jum’at dan yang menjadi objeknya Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh berasal dari Ketua Takmir/Direktur Utama, Kepala Bidang Dakwah  dan beberapa pihak yang diperkirakan terkait dengan program tersebut. Implemantasi manajemen produksi pada penyusunan progam khutbah jumat melalui beberapa tahapan diantaranya pencarian gagasan melalui musyawarah internal direktorat Imarah dan bidang Dakwah, Seleksi Khatib melalui standar kualifikasi, Pengujian dan Evaluasi Khatib, Desain khutbah, Desain akhir khutbah.

Page 11 of 17 | Total Record : 170