cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742490     DOI : -
Core Subject : Education,
Cybernetics is Journal of Research and Educational Studies diperuntukkan sebagai sarana publikasi bagi para pendidik seperti Guru, Dosen, Pengawas, Konsultan, mahasiswa, dan peneliti untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 245 Documents
PERANAN DAKWAH MELALUI PESANTREN KILAT BAGI REMAJA MASJID DI KECAMATAN TALAWI KABUPATEN BATUBARA Ismail Nasution, Dahmul, Muhammad Rizal
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 1 Nomor 1 Oktober 2020
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melihat masa remaja yang sering diselingi dengan kegoncangan jiwa. Masa remaja adalah masa yang penuh kegoncangan jiwa masa berada dalam peralihan, sedang berada di atas jembatan goyang yang menghubungkan antara masa kanak-kanak ketergantungan dengan masa dewasa yang ingin berdiri sendiri yang penuh. Perlu adanya semacam usaha untuk mengantisipasi keadaan tersebut untuk menghindarkan akibat yang fatal, kondisi seperti itu dapat mengakibatkan sikap anak yang berpengaruh pada masa dewasanya di kemudian hari.Salah satu program yang menarik bagi penulis adalah program Pesantren Kilat. Menurut penilaian sementara penulis, program yang kegiatan intinya hanya memerlukan waktu beberapa hari mampu mempercepat perubahan sikap dan perilaku peserta terhadap agama adalah program pesantren kilat. Apabila penilaian ini benar, maka dapat dikatakan bahwa pesantren kilat merupakan salah satu metode dakwah yang efektif. Karena untuk menyampaikan dakwah, yaitu mengajak manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar merupakan hal yang tidak mudah, memerlukan tenaga, waktu dan dana yang besar. Bertitik tolak dari statement di atas, penulis ingin mengetahui sejauhmana pengaruh atau peranan dakwah melalui pesantren kilat bagi Remaja Masjid di Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Usia Dini Dalam Mengenal Konsep Ukuran Melalui Metode Outdoor Learning Di TK Negeri Pagar Merbau Kelompok B T.A 2021/2022 Namica Maulana; Aminda Tri Handayani
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam mengenal konsep ukuran melalui metode outdoor learning di TK Negeri Pagar Merbau kelompok B T.A 2021/2022 . Peneletian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan model Arikunto (2010:65). Subjek penelitian ini adalah 20 anak, yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal konsep ukuran melalui metode outdoor learning serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat peningkatan dalam kemampuan dalam mengenal konsep ukuran melalui metode outdoor learning. Hal ini diketahui rata-rata anak yang mendapat tingkat pencapaian anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB) pada prasiklus dengan rata-rata presentase (25%), kemudian pada Siklus 1 tingkat pencapaian anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB)  dengan rata-rata presentase (58,3%), sehingga dapat kita lihat peningkatan Pra siklus menuju Siklus I sebesar (33,3%). Namun pada siklus I belum berkembang dengan baik sehingga dilanjutkan ke Siklus II. Tingkat pencapaian anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB) Siklus II dengan rata-rata presentase 88,3%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode outdoor learning dapat meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam mengenal konsep ukuran. Peningkatan terjadi, dikarenakan dalam mengenal konsep ukuran melalui metode outdoor learning  yang sebelumnya belum pernah diterapkan disekolah tersebut, outdoor learning mengarahkan anak mendapat kesempatan seluas-luasnya memperoleh pengalaman langsung dalam rangka penguasaan terhadap pembelajaran yang dilaksanakan dengan tetap membangun hubungan baik dengan alam.
ANALISIS PENYEBAB TERJADINYA OVERFLOW CARGO PADA KAPAL MT TIMUR LAUT MAS 2 Rudi Hermansyah Sitorus
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 1 Nomor 1 Oktober 2020
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Penyebab Terjadinya Overflow Cargo pada Kapal MT Timur Laut Mas 2 dijelaskan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor penyebab dan cara pencegahan overflow cargo pada tanki nomor 4 sebelah kanan di MT Timur Laut Mas 2. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data-data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian di analisis sehingga diperoleh kesimpulan tentang penyebab terjadinya overflow cargo. Penelitian ini dilakukan di Kapal MT Timur Laut Mas 2 saat Taruna Akademi Maritim Belawan Medan melakukan Praktek di atas kapal pada tahun 2017. Taruna yang mengambil data di lapangan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dilakukan studi pustaka sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kerusakan alat muat radar level gauge (alat pengukur tinggi innage otomatis) pada tanki 4 kanan yang mengakibatkan tidak terpantaunya kondisi tanki 4 kanan dan kurangnya sumber daya manusia di atas kapal mengakibatkan terjadinya overflow cargo.
Penerapan Model Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru-Guru Pendidikan Agama Kristen Melalui Supervisi Akademik Pengawas di Sekolah Wilyah Binaan Kec. Percut Sei Tuan Rolianna Saragih
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melaksanakan Penelitian Tindakan Kepengawasan (PTKp) ini adalah pemahaman guru-guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pelaksanaan Pembelajaran masih jauh dari harapan. Ada beberapa hal yang menjadi kendala di antaranya: (1) Kreativitas dan inovasi guru-guru Pendidikan Agama Kristen relatif rendah; (2) semua guru masih mengadopsi cara-cara konvensional ; dimana masih ditemukan ada standar kompetensi yang ada dalam standar isi belum ada di dalam silabus; (3) Tujuan pembelajaran belum disusun secara logis; (4) pada alur rencana pelaksaanaan pembelajaran yang disusun belum menunjukkan tahapan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi, sehingga Pembelajaran yang dibuat kurang bermakna; dan (5) Rencana penilaian belum nampak,. Hal ini membutuhkan upaya-upaya peningkatan mutu, bimbingan, pemotivasian serta arahan dari kepala sekolah dan pengawas PAK. Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan upaya meningkatkan kemampuan guru-guru Pendidikan Agama Kristen di sekolah Binaaan Kec. Percut Sei Tuan dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang logis dan sistimatis melalui kegiatan supervisi Akademik. Supervisi Akademik merupakan suatu model pembinaan yang dilakukan oleh kepala sekolah atau pengawas kepada guru untuk membantu memecahkan masalah yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran agar kualitas pembelajaran bisa diraih dengn optimal. Supervisi Akademik dapat dilaksanakan pada supervise perencanaan pembelajaran dan supervisi pelaksanaan pembelajaran. Penelitian tindakan Kepengawasan ( PTKp ) termasuk jenis penelitian kuantitatif menggunakan Analisis Diskriptif Komparatif dengan membandingkan hasil kondisi awal dengan hasil siklus I teknik penataran tingkat lokal (In House Training) dan hasil siklus II dengan teknik percakapan pribadi. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yang bersifat daur ulang atau siklus. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Supervisi Akademik secara kelompok (In House Training), dengan hasil penelitian siklus I Proses Pembelajaran yang di laksanakan oleh guru-guru masih belum optimal maka perlu diadakan supervisi lanjutan pada siklus II, yaitu pelaksanaan tindakan supervisi secara individual (percakapan individu). Hasil rata-rata kualitas Proses Pembelajaran pada kondisi awal adalah 52,77 (kategori kurang). Hasil rata-rata kualitas Proses Pembelajaran pada siklus I adalah 66.50 (kategori baik). Peningkatan hasil siklus I dibanding kondisi awal adalah 22,23 %. Sedangkan hasil rata-rata pada siklus II adalah 88,50 (kategori baik). Peningkatan hasil siklus II dibanding hasil siklus I adalah 20%. Dengan demikian, supervise Akademik dapat meningkatkan kemampuan guru-guru Pendidikan Agama Kristen disekolah wilayah binaan Kec. Percut Sei Tuan dalam Plaksanaan Proses Pembelajaran Model Audio Visual secara signifikan.
Penerapan Supervisi Klinis Pengawas Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru-Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam KBM Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Di Sekolah Wilayah Binaan Kec. Tanjung Morawa Baik Ginting
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) ) Untuk mengetahui penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dalam memahami materi pelajran; 2) Untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa dalam memahami materi melalui penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS); (2) Deskripsi besarnya peningkatan kemampuan guru di Sekolah wilayah binaan Kec. Tanjung Morawa dalam mengembangkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan untuk memperbaiki kompetensi guru dalam mengembangkan Model pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di Sekolah wilayah binaan Kec. Tanjung Morawa, pada semester I tahun pelajaran 2021/2022. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif, yaitu menguraikan fakta dan hubungan antar fakta penelitian secara tekstual sehingga mudah dipahami pembaca secara umum.Berdasarkan atas hasil penbelitian tindakan sekolah yang dilakuakn, dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan supervisi dengan Pembinaan Kepala Madrasah untuk meningkatkan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran dilakukan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahapan (a) Penanaman konsep Model pembelajaran dan indikator pengukuran kualitas Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan pra observasi; (b) Pelatihan dan pengukuran Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan observasi; (c) Evaluasi dan problem solving permasalahan dalam pengembangan evaluasi pembelajaran guru; (2) Terjadi peningkatan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran yang sesuai dengan konsep-konsep di dunia kependidikan.
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Melaksanakan KBM Model TGT (Teams Games Tournament) Melalui Supervisi Akademik Kepala Sekolah SMP Negeri 2 STM Hulu Rubimin Tambunan
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) ) Untuk mengetahui penerapan model TGT (Teams Games Tournament) dalam memahami materi pelajran; 2) Untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa dalam memahami materi melalui penerapan model TGT (Teams Games Tournament); (2) Deskripsi besarnya peningkatan kemampuan guru di SMPN 2 STM Hulu dalam mengembangkan Model TGT (Teams Games Tournament). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan untuk memperbaiki kompetensi guru dalam mengembangkan Model pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SMPN 2 STM Hulu, pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif, yaitu menguraikan fakta dan hubungan antar fakta penelitian secara tekstual sehingga mudah dipahami pembaca secara umum.Berdasarkan atas hasil penbelitian tindakan sekolah yang dilakuakn, dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan supervisi dengan Pembinaan Kepala sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran dilakukan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahapan (a) Penanaman konsep Model pembelajaran dan indikator pengukuran kualitas Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan pra observasi; (b) Pelatihan dan pengukuran Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan observasi; (c) Evaluasi dan problem solving permasalahan dalam pengembangan evaluasi pembelajaran guru; (2) Terjadi peningkatan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran yang sesuai dengan konsep-konsep di dunia kependidikan.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Solving Melalui Supervisi Akademik Pengawas Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Agama Kristen Pada Sekolah Binaan Kec. Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang Wilhem Togatorop
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian tindakan kepengawasan (PTKp) ini adalah pemahaman guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran masih jauh dari harapan. Ada beberapa hal yang menjadi kendala di antaranya: (1) Kreativitas dan inovasi guru relatif rendah; (2) semua guru masih mengadopsi cara-cara konvensional ; dimana masih ditemukan ada standar kompetensi yang ada dalam standar isi belum ada di dalam silabus; (3) Tujuan pembelajaran belum disusun secara logis; (4) pada alur rencana pelaksaanaan pembelajaran yang disusun belum menunjukkan tahapan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi, sehingga Pembelajaran yang dibuat kurang bermakna; dan (5) Rencana penilaian belum nampak,. Supervisi Akademik merupakan suatu model pembinaan yang dilakukan oleh kepala sekolah atau pengawas, kepada guru untuk membantu memecahkan masalah yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran agar kualitas pembelajaran bisa diraih dengn optimal. Supervisi Akademik dapat dilaksanakan pada supervise perencanaan pembelajaran dan supervisi pelaksanaan pembelajaran. Penelitian tindakan Kepengawasan (PTKp) termasuk jenis penelitian kuantitatif menggunakan Analisis Diskriptif Komparatif dengan membandingkan hasil kondisi awal dengan hasil siklus I teknik penataran tingkat lokal (In House Training) dan hasil siklus II dengan teknik percakapan pribadi. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yang bersifat daur ulang atau siklus. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Supervisi Akademik secara kelompok (In House Training), dengan hasil penelitian siklus I Proses Pembelajaran yang di laksanakan oleh guru-guru masih belum optimal maka perlu diadakan supervisi lanjutan pada siklus II, yaitu pelaksanaan tindakan supervisi secara individual (percakapan individu). Hasil rata-rata kualitas Proses Pembelajaran pada kondisi awal adalah 52,77 (kategori kurang). Hasil rata-rata kualitas Proses Pembelajaran pada siklus I adalah 66.50 (kategori baik). Peningkatan hasil siklus I dibanding kondisi awal adalah 22,23 %. Sedangkan hasil rata-rata pada siklus II adalah 88,50 (kategori baik). Peningkatan hasil siklus II dibanding hasil siklus I adalah 20%. Dengan demikian, supervise Akademik dapat meningkatkan kemampuan guru Sekolah Binaan Kec. Tanjung Morawa dalam Plaksanaan Proses Pembelajaran Model Pembelajaran Problem Solving secara signifikan.
Peningkatan Kemampuan Guru PAK Dalam Proses Pembelajaran Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di Sekolah Binaan Wilayah Kecamatan Medan Deli Kota Medan Jonter Hutagalung
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian tindakan sekolah (PTS) ini adalah pemahaman guru Pendidika Agama Kristen (PAK) dalam penyusunan RPP masih jauh dari harapan. Ada beberapa hal yang menjadi kendala di antaranya: (1) Kreativitas dan inovasi guru PAK relatif rendah; (2) semua guru masih mengadopsi cara-cara konvensional ; dimana masih ditemukan ada standar kompetensi yang ada dalam standar isi belum ada di dalam silabus; (3) Tujuan pembelajaran belum disusun secara logis; (4) pada alur rencana pelaksaanaan pembelajaran yang disusun belum berbasis pendekatan saintifik dan belum menunjukkan tahapan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi, sehingga RPP yang dibuat kurang bermakna; dan (5) Rencana penilaian autentik belum nampak, dan sebagainya. Supervisi klinis merupakan suatu model pembinaan yang dilakukan oleh kepala sekolah atau pengawas kepada guru untuk membantu memecahkan masalah yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran agar kualitas pembelajaran bisa diraih dengn optimal. Supervisi klinis dapat dilaksanakan pada supervise perencanaan pembelajaran dan supervisi pelaksanaan pembelajaran. Penelitian tindakan sekolah ( PTS ) termasuk jenis penelitian kuantitatif menggunakan Analisis Diskriptif Komparatif dengan membandingkan hasil kondisi awal dengan hasil siklus I teknik penataran tingkat lokal (In House Training) dan hasil siklus II dengan teknik percakapan pribadi. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yang bersifat daur ulang atau siklus. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Supervisi klinis secara kelompok (In House Training), dengan hasil penelitian siklus I Proses Pembelajaran yang di laksanakan oleh guru-guru masih belum optimal maka perlu diadakan supervisi lanjutan pada siklus II, yaitu pelaksanaan tindakan supervisi secara individual (percakapan individu). Hasil rata-rata kualitas Proses Pembelajaran pada kondisi awal adalah 52,77 (kategori kurang). Hasil rata-rata kualitas Proses Pembelajaran pada siklus I adalah 66.50 (kategori baik). Peningkatan hasil siklus I dibanding kondisi awal adalah 22,23 %. Sedangkan hasil rata-rata pada siklus II adalah 88,50 (kategori baik). Peningkatan hasil siklus II dibanding hasil siklus I adalah 20%. Dengan demikian, supervise Klinis dapat meningkatkan kemampuan guru PAK Sekolah wilayah binaan Kec. Medan Deli dalam Pelaksanaan Proses Pembelajaran secara signifikan.
Metode Dakwah Bil Lisan Dalam Pembinaan Akhlak Santri Non Mukim Di Pondok Pesantren Manba’ul Hidayah Ismail Nasution, Eko Priadi, Akbar Maulana
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.974

Abstract

Akhlak dan moral merupakan salah satu bagian yang sangat urgent dari perincian kesempurnaan tujuan pendidikan Islam. Oleh sebab itu, pendidikan akhlak merupakan salah satu pondasi yang vital dalam membentuk insan yang berakhlak mulia, guna menciptakan manusia yang bertaqwa dan menjadi seorang muslim yang sejati. Dengan pelaksanaan pendidikan akhlak tersebut, diharapkan setiap muslim mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan akhlak dapat mengantarkan pada jenjang kemuliaan akhlak karena dengan pendidikan akhlak tersebut, manusia menjadi semakin mengerti akan kedudukan dan tugasnya sebagai hamba dan khalifah di muka bumi. Karena akhlak menentukan kriteria perbuatan yang baik dan buruk, serta perbuatan apa saja yang termasuk perbuatan yang baik dan yang buruk itu, maka seseorang yang yang mempelajari ilmu ini akan memiliki pengetahuan tentang kriteria perbuatan yang baik dan buruk itu. Akhlak sebagai ilmu, merupakan salah satu bahasan pokok dan subtansial dalam islam, yang kajiannya tidak hanya terbatas pada tingkah laku manusia dari aspek fisik, tetapi terkait pula dengan aspek batin dan kebahagiaannya. Sejak zaman dahulu, pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Sebagaimana diketahui lembaga tersebut telah lama mendapat pengakuan dari masyarakat dan ikut terlibat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, tidak hanya dari segi akhlak dan moral namun telah pula ikut serta memberikan sumbangsih yang cukup bagus dalam penyelenggaraan pendidikan dan telah memberikan sumbangsih tenaga, pikiran, doa untuk mendapatkan kemerdekaan Negara ini. Sekarang lembaga keagamaan tersebut dapat kita jumpai berbentuk jalur pendidikan sekolah atau jalur pendidikan luar sekolah (non mondok). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan melalui studi lapangan (field research). Sebagai sebuah penelitian kualitatif, maka hasil penelitian ini akan diuraikan secara deskriptif. kurun waktu bulan \januari s/d bulan Maret tahun 2022. Data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen akan disusun secara teratur dan sistimatis untuk seterusnya akan dianalisis secara kualitatif. Dari analisa diatas nantinya dapat ditarik kesimpulan bagaimana metode dakwah bil lisan dalam pembinaan akhlak santri non mukim di pondok pesantren manba’ul hidayah.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Bermain Dengan Media Hulahoop Pada Anak Kelompok B Di Tk Pagar Merbau Tahun Ajaran 2021-2022 Sherina Sherina; Darajat Rangkuti
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i4.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan disposisi meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui bermain dengan media hulahoop di kelompok B di tk pagar merbau kecamatan lubuk pakam. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 6 pertemuan. Instrumen pengumpulan data adalah data yang di proleh dianalisis dengan cara analisis kuantitatif untuk menghitung persentase ketuntasanya. Berdasarkan analisis data ternyata bahwa disposisi meningkatkan kemampuan motorik kasar anak peningkatan pada setiap siklusnya. Hasil angket dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 67,75% menjadi 88,33% pada hasil siklus II terjadi peningkatan besar untuk peningkatkan motorik kasar anak melalui bermain dengan media hulahoop pada siklus I anak tuntas bermain hulahoop sebesar 40% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 80%. Kesimpulan penelitian ini adalah : (1) meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui bermain dengan media hulahoop di tk pagar merbau kecamatan lubuk pakam. (2)untuk melakukan bermain media hulahoop ini maka guru harus mampu membimbing anak menjadi lebih aktif agar pembelajaran berjalan dengan efektif.