cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742490     DOI : -
Core Subject : Education,
Cybernetics is Journal of Research and Educational Studies diperuntukkan sebagai sarana publikasi bagi para pendidik seperti Guru, Dosen, Pengawas, Konsultan, mahasiswa, dan peneliti untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 245 Documents
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Behavioral Terhadap Sikap Agresi Siswa SMA Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Muhammad Iqbal Mulia, Dina Hidayati Hutasuhut
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i3.744

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum menciptakan suatu kondisi baru yang lebih baik melalui proses belajar sehingga prilaku simtomatik dapat di hilangkan sementara itu tujuan terapi behavioristik secara khusus adalah mengubah tingkah laku yang diharapkan dan meniadakan prilaku yang tidak diharapkan serta berusaha menemukan cara-cara bertingkah laku yang tepat. Jenis penelitia yang digunakan adalah penelitian experimen semu dalam menguji suatu hipotesis dalam rangka mencari pengaruh, hubungan , maupun perbedaan perubahan terhadap kelompok yang dikenankan perlakuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan penyebaran angket yang di berikan kepada siswa untuk mengetahui validitas dan realiabelitas nya, penyebaran anket di berikan dua tahap yaitu pre-test dan post-tes. subjek pada penilitian ini merupakan 30 orang siswa dari kelas X-1 dan X-2 yang ada di sekolah SMA Yayasan Indonesia Membangun. Dari hasil tes awal diperoleh skor rata-rata sikap agresi siswa sebesar 101, sedangkan sekor rata-rata setelah melakukan tes kedua yaitu diberikan nya layanan bimbingan kelompok teknik self management (pos-tes) di peroleh sebesar 131. Hasi itu menunjukkan bahwa rata-rata sikap agresi siswa setelah mendapatkan konseling kelompok dengan pendekatan behavioral terjadi peningkatan nilai sekor terhadap siswa menjadi lebih baik, artinya ada perbedaan sikap agresi pada siswa. Menurut peneliti Yang harus di upayakan pihak sekolah terutama guru BK hendak nya lebih mempokuskan layanan kelompok, khususnya mengenai sikap agresi pada siswa agar dapat berkurang nya sikap ketidakperdulian siswa.
Pengaruh Layanan Informasi Dengan Teknik Focus Group Discussion Terhadap Motivasi Belajarsiswa Kelas X Di SMK Negeri 3 Medan Tahun Pembelajaran 2021/2022 Nisa Apriyani, Ika Sandra Dewi
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i3.746

Abstract

Siswa belum dapat mengembangkan motivasi belajarnya saat proses pembelajaran berlangsung, Kurang berperannya guru bimbingan konseling dalam membantu siswa meningkatkan motivasi belajar, Fasilitas/prasarana pembelajaran yang kurang memadai. Tujuan akhir yang ingin dicapai melalui penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Layanan Informasi Dengan Teknik Focus Group Discussion Terhadap Motivasi Belajar Pada Siswa Menurut Arikunto (2010) desain penelitian adalah rencana atau rancangan yang dibuat oleh peneliti, sebagai ancang-ancang kegiatan yang akan dilakukan. Penelitian ini menggunakan korelasional, untuk mengetahui permasalahan tersebut metode kuantitatif dianggap paling efektif digunakan karena metode ini disebut juga metode postpositivistik karena berlandasan pada filsafat postpositivisme, data penelitian berupa angket-angket dan analisis menggunakan statistik, berdasarkan pada populasi dan sampel tertentu dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian di SMK Negeri 3 Medan maka dapat disimpulkan bahwa : Layanan informasi adalah salah satu layanan yang sangat efektif digunakan dalam mempengaruhi motivasi belajar siswa selama pembelajaran online. Dengan berbentuk klasikal layanan informasi ini dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dengan kapasitas peserta berjumlah besar. Dalam penelitian ini layanan informasi teknik focus group discussion dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa selama pembelajaran online di SMK Negeri 3 Medan tahun ajaran 2021/2022.Pada guru pembimbing hendaknya aktif melaksanakan kembali kegiatan layanan informasi terkhusus mengenai motivasi belajar siswa sebagai fungsi preventif, agar siswa mampu memahami pentingnya motivasi belajar.
Upaya Meningkatan Profesionalme Guru Melalaui Kegiatan Supervisi Klinis Di SD Negeri 101793 Patumbak II Kec.Patumbak Kab.Deli Serdang Sahro
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi klinis merupakan bimbingan profesional yang diberikan kepada guru berdasarkan kebutuhannya melalui siklus yang sistematis, dan merupakan upaya perbaikan keterampilan mengajar yang dapat meningkatkan kompetensi profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program supervisi klinis, tahapan-tahapan pelaksanaan supervisi klinis, dan faktor pendukung serta penghambat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah: dewan guru. Hasil penelitian adalah: (1) program supervisi klinis di SDN 101793 Patumbak II Kec.Patumbak disusun berdasarkan permasalahan yang timbul dan permintaan dari guru, program dibuat pada saat guru meminta untuk disupervisi klinis. Bentuk program yang dibuat dalam bentuk permanen, berupa prosedur resmi, cacatan jadwal pelaksanaan, serta instrumen supervisi klinis; (2) tahapan pelaksanaan supervisi klinis untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN 101793 Patumbak II Kec.Patumbak dilakukan dari tahapan awal, yang dimulai dengan menciptakan hubungan baik, menentukan jadwal sampai dengan menyusun instrumen, kemudian baru dimulai observasi kelas, dimana supervisor akan melaksanakan supervisi klinis dengan instrumen serta ketentuan yang telah disepakati dengan guru, dan mencatat segala hal yang terjadi selama proses supervisi klinis berlangsung, kemudian dilanjutkan dengan tahapan umpan balik, supervisor kembali menguatkan tekad dan motivasi guru serta menanyakan perasaan guru setelah observasi, menerangkan hasil supervisi serta menyimpulkan hal yang telah dicapai, serta memotivasi guru untuk melanjutkan supervisi klinis pada kesempatan berikutnya; dan (3) faktor pendukung pelaksanaan supervisi klinis adalah: adanya kemauan serta motivasi, supervisi klinis dilakukan untuk mengatasi kekurangan guru, adanya inovasi, kepala sekolah sangat maksimal dalam menjalankan program supervisi klinis. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya supervisi klinis, waktu yang tidak mencukupi, guru kurang bersemangat, perbedaan kualitas dan motivasi dalam mengajar, guru sering lupa metode dan media ajar, dan kondisi guru yang heterogen.
Analisis Nilai Etika Dan Nilai Moral Pada Novel “3600 Detik” Karya Charon Sindi Dwi Rahayu, Rahmat Kartolo
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i3.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Nilai-nilai etika dalam dalam novel 3600 Detik Karya Charon (2) Wujud nilai moral dalam novel 3600 Detik Karya Charon (3) Moral tokoh utama dalam menghadapi persoalan hidup dalam novel 3600 Detik Karya Charon. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel dalam novel 3600 Detik Karya Charon. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan analisis nilai etika dan nilai moral. Data dianalisis dengan teknik deskripsi kualitatif yaitu suatu prosedur penelitian dengan hasil sajian data deskriptif berupa tuturan pengarang dalam novel 3600 Detik Karya Charon. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik baca simak dan teknik memindai. Hasil dari penelitian ini adalah: Nilai etika pada novel 3600 Detik ini terdiri dari (1) Etika Normatif, terdapat: Perilaku Buruk, (2) Etika Deontologi, terdapat: Kepedulian, Memotivasi dan Tolong Menolong, (3) Etika Teleologi, terdapat: Sopan dan Berpenampilan Rapi. Wujud nilai moral yang novel 3600 Detik karya Charon Nilai etika pada novel 3600 Detik ini terdiri dari (1) Hubungan Manusia dengan Tuhan, terdapat: Berdoa Kepada Tuhan dan Bersyukur, (2) Hubungan Manusia dengan Diri Sendiri, terdapat: Menyadari kesalahan, Bekerja Keras, Tanggung Jawab Siswa Terhadap Pendidikan, Tidak Menerima Kenyataan, Pandai dan Kecemasan (3) Hubungan Manusia dengan Manusia Lain, terdapat: Menghargai, Nasihat Guru kepada Siswa, Nasihat Antar Teman, Kasih Sayang Orang Tua Kepada Anak, Kasih Sayang Anak Kepada Orang Tua dan Kasih Sayang Terhadap Teman. Nilai moral tokoh utama dalam menghadapi persoalan hidup dalam novel 3600 Detik karya Charon terdiri dari yaitu (1) Tidak Taat Peraturan Sekolah, (2) Peduli Terhadap Teman, (3) Pantang Menyerah, (4) Teguh Pendirian dan (5) Jujur.
Analisis Karakter Tokoh Dalam Novel “Magic Hour” Karya Tisa TS Dan Stanley Meulen Novita Hidayah Sari Siregar, Alfitriana Purba
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i3.764

Abstract

Novel Magic Hour karya Tisa TS dan Stanley Meulen merupakan novel yang menceritakan tentang persahabatan, perngorbanan seorang laki-laki, persaudaran, dan pengorbanan cinta. Novel ini memiliki pesan-pesan untuk kita, yaitu besyukurlah apa kita milikidan jangan pernah mengeluh dengan kekurangan yang kita miliki, memaafkan yang salah walaupun masalah itu berat.Karakter adalah unsur penting dalam karya sastra. Terutama dalam novel, karakter dalam sebuah karya sastra diciptakan oleh pengarang menyampaikan ide dan perasaannya tentang suatu hal yang terjadi pada dunia ini.Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui tokoh ysng terdapat dalam novel Magic Hour karyaTisa TS Dan Stanley (2) Untuk dapat membedakan karakter tokoh pada novel “Magic Hour”karya Tisa TS dan Stenlay Meulen. Metode yang digunakan yakni metode kualitatif deskriptif karena berusaha menjelaskan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada saat penelitian yang terjadi. Kesimpulan penelitian ini terdapat 40 hasil analisis karakter dalam novel Magicr Hour. Dengan berbagai macam karakter pastinya akan memberikan warna dan menarik perhatian si pembaca untuk menikmati novel tersebut. Jenis karakter yang berbeda mencerminkan setiap penokohan memiliki karakter yang identik dengan dirinya sendiri.
Analisis Nilai-Nilai Estetika (Segi Bahasa) Pada Novel “Pasung Jiwa” Karya Okky Madasari Silvianda, Fata Ibnu Hajar
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i3.765

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya Nilai Estetika (Segi Bahasa) yang terdapat pada Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari. Dalam penelitian ini, peneliti lebih berfokus pada ke nilai estetika yang disebabkan oleh adanya gaya bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Nilai Estetika (Segi Bahasa) Pada Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari Sumber Penelitian ini adalah Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari yang diterbitkan tahun 2013. Penelitian ini merupakan Penelitian deskriptif Kualitatif dengan menggunakan Teknik Analisis Isi. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik membaca dan menyimak. Temuan hasil penelitian dalam menganalisis Nilai-Nilai estetika (Segi Bahasa) pada novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari di lihat dari segi Bahasa yang memfokuskan pada gaya Bahasa. Adapun gaya Bahasa yang ditemukan dalam novel penelitian terdiri dari Gaya Bahasa Perbandingan meliputi: Personifikasi 16 data, metafora 5 data, dan Perumpamaan 9 data. Gaya Bahasa Pertentangan meliputi: Hiperbola 15 data dan Litotes 8 data. Gaya Bahasa Pertentangan meliputi: Epitet 7 data dan Paralelisme 5 data. Dan Gaya Bahasa Perulangan meliputi: Aliterasi 10 data dan Anafora 15 data. Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan penggunaan gaya bahasa kiasan yang paling dominan secara keseluruhan yaitu gaya bahasa personifikasi berjumlah enam belas ungkapan, Hiperbola berjumlah lima belas ungkapan, Anafora berjumlah lima belas ungkapan, dan Aliterasi berjumlah sepuluh ungkapan yang ada dalam novel pasung jiwa
PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DI KELAS VIII-A MTsN 10 BIREUEN TAHUN PELAJARAN 2019-2020 Maryani Maryani
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 1 Nomor 1 Oktober 2020
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v1i1.767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika Materi Persamaan Garis Lurus menggunakan metode diskusi kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action reserch). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A MTsN 10 Bireuen Tahun Pelajaran 2019-2020 berjumlah 21 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa kelas VIII-A MTsN 10 Bireuen. Cara pengambilan data adalah melalui nilai Tes Hasil Belajar dan hasil observasi. Tes Hasil Belajar berbentuk uraian, Observasi bertujuan untuk melihat kemampuan peneliti dalam pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian tindakan yang dilakukan diperoleh hasi bahwa Berdasarkan tes awal yang telah dilakukan peneliti, persentase tingkat ketuntasan awal siswa yang tuntas sebanyak 4 siswa (19,05%) sedangkan 17 siswa (80,95%) tidak tuntas. Hasil analisis pada tindakan siklus I nilai rata-rata kelas 66,10 dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 52,38 % dan siklus II nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 77,14 dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 85,71 %, dan persentase keaktifan siswa dalam diskusi kelompok juga terdapat kenaikan dari siklus I dan siklus II yaitu siswa yang terlibat aktif mengalami perubahan mencapai 28,57, tepat waktu mencapai 42,86%, kemampuan bertanya mencapai 42,86%, mengajukan pendapat mencapai 14,29%, menjawab pertanyaan mencapai 2381% dan kerjasama mencapai 42,86%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pelajaran matematika di kelas MTsN 10 Bireuen Kabupaten Bireuen Tahun Pelajaran 2019-2020.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII-C MTsN 10 BIREUEN TAHUN PELAJARAN 2018-2019 Laina Wati
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 1 Nomor 1 Oktober 2020
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v1i1.768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kemampuan siswa memecahkan masalah matematika setelah diajar dengan menerapkan pembelajaran matematika realistik dan untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu kelas VIII-C MTsN 10 Bireuen yang berjumlah 18 siswa. Objek penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan penerapan pembelajaran matematika realistik pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel. Instrumen penelitian ini melalui observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah yang berbentuk uraian, disetiap akhir siklus diberikan satu kali tes kemampuan pemecahan masalah yang terdiri dari 5 soal. Pada awal tes diperoleh nilai rata-rata 23,88 (36,74%) dengan jumlah siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar adalah 1 siswa (5,56%), sedangkan 17 siswa (94,44%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Pada siklus I adalah sedang dengan nilai rata-rata 77,43 dengan jumlah siswa yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar adalah 11 siswa (61,11%), sedangkan 7 siswa (38,89%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar.tingkat kemampuan siswa memecahkan masalah pada tes kemampuan pemecahan masalah II pada siklus II adalah tinggi dengan nilai rata-rata 84,45 dengan jumlah siswa yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar adalah 17 siswa (94,44%), sedangkan jumlah siswa yang belum mencapai tingkat ketuntasan belajar hanya 1 siswa (5,56%). Hal ini menunjukkan keberhasilan dari tindakan yang telah diakukan. Karena telah memenuhi kriteria ketuntasan belajar siswa dan mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada pokok bahasa sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII-C MTsN 10 Bireuen.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Kelas Rendah Menggunakan Model Explicit Instruction Melalui Supervisi Akademik Kepala Sekolah di SD Negeri 106166 Marindal II Kec.Patumbak Nuralina Barus
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) ) Untuk mengetahui penerapan Model Explicit Instruction dalam memahami materi pelajran; 2) Untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa dalam memahami materi melalui penerapan Model Explicit Instruction; (2) Deskripsi besarnya peningkatan kemampuan guru di SDN 106166 Marindal II Kec.Patumbak dalam mengembangkan Model Explicit Instruction. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan untuk memperbaiki kompetensi guru dalam mengembangkan Model pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SDN 106166 Marindal II Kec.Patumbak, pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif, yaitu menguraikan fakta dan hubungan antar fakta penelitian secara tekstual sehingga mudah dipahami pembaca secara umum.Berdasarkan atas hasil penbelitian tindakan sekolah yang dilakuakn, dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan supervisi dengan Pembinaan Kepala sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran dilakukan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahapan (a) Penanaman konsep Model pembelajaran dan indikator pengukuran kualitas Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan pra observasi; (b) Pelatihan dan pengukuran Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan observasi; (c) Evaluasi dan problem solving permasalahan dalam pengembangan evaluasi pembelajaran guru; (2) Terjadi peningkatan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran yang sesuai dengan konsep-konsep di dunia kependidikan
Meningkatkan kemampuan guru dalam Melaksanakan KBM Model TGT (Teams Games Tournament) Melalui supervisi Akademik Kepala Sekolah SMP Negeri 2 STM Hulu Rubimin Tambunan
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 2 Nomor 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) ) Untuk mengetahui penerapan model TGT (Teams Games Tournament) dalam memahami materi pelajran; 2) Untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa dalam memahami materi melalui penerapan model TGT (Teams Games Tournament); (2) Deskripsi besarnya peningkatan kemampuan guru di SMPN 2 STM Hulu dalam mengembangkan Model TGT (Teams Games Tournament). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan untuk memperbaiki kompetensi guru dalam mengembangkan Model pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SMPN 2 STM Hulu, pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif, yaitu menguraikan fakta dan hubungan antar fakta penelitian secara tekstual sehingga mudah dipahami pembaca secara umum.Berdasarkan atas hasil penbelitian tindakan sekolah yang dilakuakn, dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan supervisi dengan Pembinaan Kepala sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran dilakukan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahapan (a) Penanaman konsep Model pembelajaran dan indikator pengukuran kualitas Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan pra observasi; (b) Pelatihan dan pengukuran Model pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan observasi; (c) Evaluasi dan problem solving permasalahan dalam pengembangan evaluasi pembelajaran guru; (2) Terjadi peningkatan kemampuan guru mengembangkan Model pembelajaran yang sesuai dengan konsep-konsep di dunia kependidikan