cover
Contact Name
Diana Fithri Lestari
Contact Email
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Phone
+62321-876040
Journal Mail Official
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Wahab Chasbullah IV, Tambakberas, Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Well Being
ISSN : 24772704     EISSN : 26157519     DOI : https://doi.org/10.51898/wb
Core Subject : Health,
Ruang lingkup Jurnal Well Being meliputi, penelitian kesehatan khususnya ilmu keperawatan dan kebidanan
Articles 179 Documents
PENERAPAN INTERVENSI BUERGER ALLEN EXERCISE PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DALAM MENGATASI MASALAH PERFUSI PERIFER TIDAK EFEKTIF: PENERAPAN INTERVENSI BUERGER ALLEN EXERCISE PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DALAM MENGATASI MASALAH PERFUSI PERIFER TIDAK EFEKTIF Camelia, Dina; Roni, Faishol; Wijaya, Arif; Fitriyah, Erna Tsalatsatul; Amalia, Lulus Dian Ayu
WELL BEING Vol 7 No 1 (2022): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i1.158

Abstract

Diabetes mellitus is characterized by an increase in blood glucose levels. Patients with diabetes mellitus must perform self-care regularly to maintain normal blood glucose levels. High glucose levels will cause peripheral arterial disease (PAD) which usually affects the lower extremities. One way to prevent PAD is through physical exercise that involves the legs. The purpose of this scientific work is expected to be able to apply the Buerger Allen Exercise intervention in patients with type 2 diabetes mellitus in overcoming the problem of ineffective peripheral perfusion. This type of scientific research research is qualitative with a case study approach, the subjects used are two patients with ineffective peripheral perfusion nursing problems. The location of this research was in Arjosari Village, Pasuruan Regency, carried out for seven days every 15 minutes using data collection methods including assessment, determining diagnosis, intervention, implementation and evaluation. The results of the case study show that the Buerger Allen Exercise intervention can be used as physical exercise for people with type 2 diabetes mellitus at home. The conclusion from the results obtained related to the implementation of the Buerger Allen Exercise intervention in patients with type 2 diabetes mellitus can be proven by an increase in the Ankle Brachial Index value related to the Buerger Allen Exercise physical exercise.
PENERAPAN INTERVENSI RANGE OF MOTION (ROM) PASIF EKSTERMITAS KIRI PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DALAM MENGATASI MASALAH GANGGUAN MOBILITAS FISIK: PENERAPAN INTERVENSI RONGE OF MOTION (ROM) PASIF EKSTERMITAS KIRI PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DALAM MENGATASI MASALAH GANGGUAN MOBILITAS FISIK Fitriyah, Erna Tsalatsatul; Camelia, Dina; Roni, Faishol; Wijaya, Arif; Maelani, Windy Silegar
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.156

Abstract

Stroke non hemoragik adalah suatu masalah utama dunia. Masalah yang munncul pada pasien stroke adalah adanya suatu masalah pada anggota gerat atau ekstermitas. Stroke non hemoragik disebabkan karena penderita memiliki riwayat penyakit terdahulunya adalah hipertensi atau diabetes. Tujuan dari penelitian ini diharapkan mampu melakukan penerepan intervensi ROM pasif ekstermitas kiri pada pasien stroke non hemoragik dalam mengatasi masalah gangguan mobilitas fisik. Jenis penelitian karya ilmiah ini adalah pendekatan rancangan deskriptif dengan pendekatan studi kasus, subyek yang digunakan yaitu dua pasien dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Lokasi penilitian dilakukan di Ruang Nakula RSUD Jombang, dilakukan selama tiga hari (tiga kali latihan selama sehari) menggunakan metode pengumpulan data meliputi pengkajian, menentukan diagnosis, membuat intervensi, melaksanakan implementasi, dan melakukan evalusi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pemberian latihan ROM pasif dapat menjadi latihan untuk penderita stroke non hemoragik saat di rumah. Kesimpulan bahwa penerapan pemberian latihan ROM pasif dapat dilakukan oleh perawat dalam melakukan upaya represif pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik untuk menghindari dari cacat permanen.
PENERAPAN INTERVENSI MUROTTAL AR-RAHMAN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA LANSIA: PENERAPAN INTERVENSI MUROTTAL AR-RAHMAN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA LANSIA Ramadhan, Anggoro Dwi wahyu; Wijaya, Arif; Pratiwi, Tiara Fatma; Fatoni, Imam; Roni, Faishol
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.160

Abstract

Menginjak usia lanjut maka mulai munculnya berbagai macam masalah kesehatan, salah satunya adalah gangguan pola tidur. Gangguan pola tidur yaitu keadaan individu mengalami atau mempunyai resiko perubahan dalam jumlah dan kualitas pola istirahat yang menyebabkan ketidak nyamanan atau mengganggu gaya hidup yang diinginkan. Murottal Al-Quran adalah terapi bacaan Al-Quran yang merupakan terapi religi dimana dapat membuat pikiran menjadi tenang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan terapi mendengarkan Murottal Ar-Rahman dapat membantu lansia dalam masalah gangguan pola tidur. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Dengan metode observasi dan wawancara langsung. Asuhan keperawatan yang dilakukan melibatkan dua orang pasien lansia yang mengalami gangguan pola tidur dengan memberikan intervensi Murottal Al-Rahman dilakukan selama 6 hari. Pengumpulan data dilakukan dengan pengkajian dengan tahap wawancara dan observasi. Tindakan keperawatan yang diberikan untuk mengurangi masalah tidur yang dialami oleh pasien dilakukan dalam bentuk implementasi keperawatan. Data kemudian dikumpulkan lagi melalui evaluasi hasil intervensi keperawatan. Hasil penelitian ada perubahan terhadap kualitas tidur pasien dimana pasien bisa tidur lebih nyaman dan tenang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gangguan pola tidur lansia dapat diatasi dengan cara terapi mendengarkan murottal ketika akan tidur.
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG ISOLASI COVID 19 RSUD WAIKABUBAK: KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG ISOLASI COVID 19 RSUD WAIKABUBAK Ora, Anderias Tarawatu
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.161

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur kinerja perawat di Rumah Sakit. Pada Tahun 2020 telah tersedia Ruang Isolasi COVID 19 di RSUD Waikabubak untuk merawat pasien yang terkonfirmasi positif COVID 19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan di Ruang Isolasi RSUD Waikabubak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, pemilihan sampel secara simple random sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 65 responden. Teknik analisa data menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa lebih banyak  responden yang memiliki umur < 44,41 tahun (53,8%), berjenis kelamin laki-laki (52,3%), memiliki pendidikan SMA (50,8%), sebagian besar responden menyatakan bahwa pelayanan keperawatan baik (49,2%), sebagian responden puas terhadap pelayanan keperawatan (83,1%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan kepuasan pasien dimana p value = 0,094 > α = 0,05, ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kepuasan pasien dengan p value = 0,047 < α = 0,05, tidak ada hubungan antara pendidikan dengan kepuasan pasien p value = 0,642 > α = 0,05, ada hubungan antara pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien p value = 0,023 < α = 0,05. Dengan demikian, jenis kelamin dan pelayanan keperawatan merupakan faktor yang memiliki hubungan dengan tingakt kepuasan pasien. Untuk itu maka, perlu ditingkatkan kualitas pelayanan keperawatan di Ruang Isolasi RSUD Waikabubak.
PENERAPAN KOMBINASI TERAPI NAFAS DALAM DAN MUSIK KLASIK DALAM MENGURANGI NYERI AKUT POST OPERASI APPENDICITIS DI RUANG BIMA RSUD JOMBANG: PENERAPAN KOMBINASI TERAPI NAFAS DALAM DAN MUSIK KLASIK DALAM MENGURANGI NYERI AKUT POST OPERASI APPENDICITIS DI RUANG BIMA RSUD JOMBANG huda, alfin rulian; Roni, Faishol; Wahdi, Achmad; Wijaya, Arif; Fitriyah, Erna Tsalatsatul
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.162

Abstract

Appendicitis adalah peradangan yang terjadi pada appendiks vermiformis akibat adanya infeksi pada appendiks atau umbai cacing. Nyeri akut merupakan sebuah pengalaman sensorik atau emosional yang berhubungan dengan sebuah kerusakan jaringan fungsional, dengan waktu yang mendadak atau lambat dan berintensitas ringan sampai berat yang berlangsung selama kurang dari 3 bulan . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil perubahan penurunan intensitas nyeri akut pada pasien post operasi appendicitis setelah pemberian teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Dengan metode observasi dan wawancara langsung. Asuhan keperawatan yang dilakukan melibatkan dua orang pasien remaja yang terkena appendicitis setelah dilakukan operasi dengan memberikan intervensi terapi nafas dalam dan musik klasik dilakukan selama 6 hari. Hasil penelitian sebelum dilakukan terapi nafas dalam dan musik klasik skala nyeri 6 dan 5, setelah dilakukan tindakan skala nyeri menjadi 2 dan 2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi nafas dalam dan musik klasik dapat menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi appendicitis sehingga teknik nonfarmakologi ini sangat direkomendasikan.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN SEKSUALITAS TERHADAP SIKAP BAHAYA SEKS DENGAN METODE STRATAGEM PADA REMAJA PUTRI USIA 15-16 TAHUN: THE EFFECT OF SEXUALITY HEALTH EDUCATION ON SEX HAZARDS ATTITUDE WITH STRATAGEM METHOD IN ADOLESCENT WOMEN AGED 15-16 YEARS Aziz, Aditya Nuraminudin; Kusyani, Asri
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.163

Abstract

Pendahuluan : Pada masa remaja terjadi berbagai macam perubahan yang cukup penting baik secara fisik dan psikologis, ketidakseiapan remaja dalam menghadapai perubahan tersebut dapat menimbulkan seksualitas bebas, kenakalan remaja, kehamilan yang tidak diinginkan, salah satu penyebab terjadinya hal ini adalah kurangnya sikap terhadap bahaya seks. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Penyuluhan Kesehatan seksualitas dengan metode stratagem terhadap sikap bahaya sek pada remaja putri usia 15-16 tahun. Metode : Rencana penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan eksperimen sebelum dan sesudah. Populasi penelitian sebanyak 28 samplel dengan cara total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan health education dengan metode stratagem. Cara menganalisisnya adalah menggunakan uji wilcoxon signed ranks test didapatkan nilai signifikan p<0,05. Hasil : Hasil penelitian pengaruh sikap terhadap bahaya seksualitas dari sebelum dan sesudah diberikan health education seksualitas dengan metode stratagem didapatkan nilai signifikan (p= 1,000), sehingga H1 ditolak. Didapatkan dari 28 responden sebelum diberikan health education seluruh responden berjumlah 28 responden memiliki pernyataan sikap positif (100,0%)  dan setelah diberikan health education seksualitas seluruh responden berjumlah 28 responden memiliki pernyataan sikap positif  (100,0%). Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada Pengaruh Penyuluhan Kesehatan seksualitas terhadap sikap bahaya seks pada remaja putri usia 15-16 tahun di PP. An-Nashriyah Jombang. Saran : Remaja perlu mendapatkan health education seksualitas guna untuk lebih mengetahui secara teori bahaya seks sehingga lebih jauh dan lebih dapat mengantisipasi apa yang bisa dilakukan  pencegahan-pencegahan terhadap seksualitas bebas.
Pengaruh Pengaruh Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Di Posyandu Lansia Desa Kramat Jegu Kec. Taman Kab. Sidoarjo: Pengaruh Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Di Posyandu Lansia Desa Kramat Jegu Kec. Taman Kab. Sidoarjo Sholikhah, S. Kep., Ns., M. Kep, Dwi Uswatun; Kusyani, Asri
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.164

Abstract

Senam lansia sangat penting untuk para lanjut usia untuk menjaga kesehatan tubuh mereka khususnya dimasa endemic covid-19. Senam dapat meningkatkan aktivitas metabolisme tubuh dan kebutuhan oksigen. Selain itu latihan fisik seperti senam yang teratur membantu mencegah penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap perubahan tekanan darah pada lansia di Posyandu Lansia Desa Kramat Jegu Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan mengukur tekanan darah lansia sebelum senam dan setelah 4x mengikuti senam. Sampel penelitian ada 24 responden lansia yang mengikuti posyandu rutin pada bulan juli 2022, teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisa data menggunakan uji paired t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0,000 artinya ada pengaruh senam lansia terhadap perubahan tekanan darah pada lansia di Posyandu Lansia Desa Kramat Jegu sebelum dan sesudah senam lansia. Diharapkan kader melakukan langkah-langkah untuk melakukan pengontrolan hipertensi pada lansia, yaitu dengan memberikan penyuluhan lebih intensif kepada lansia tentang manfaat mengikuti senam lansia, melakukan senam secara rutin.
The EFFECT OF HEALTH EDUCATION WITH ONLINE METHODS ON KNOWLEDGE ABOUT COVID-19 IN ADOLESCENTS: EFFECT OF HEALTH EDUCATION WITH ONLINE METHODS ON KNOWLEDGE ABOUT COVID-19 IN ADOLESCENTS Sari, Gevi Melliya; Puspita, Sylvie; Kusyani, Asri
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.166

Abstract

The Covid-19 case in Indonesia shocked the community and caused fear from various groups. Transmission of this virus occurs through droplets or body fluids splashed on a person or objects around them that are 1-2 meters away through coughing and sneezing. Community knowledge is very influential in behavior in carrying out prevention. The purpose of this study was to determine the effect of health education using online methods on knowledge about Covid-19 in adolescents. The research design was pre-experimental with a one-group pretest-posttest design approach. The population is 131 respondents. The sampling technique used is purposive sampling. The variables in this study are health education about Covid-19 as the independent variable and knowledge about Covid-19 as the dependent variable. Data collection used a questionnaire and data analysis using the Wilcoxon test. The results showed that before being given health education, most of the respondents had sufficient knowledge, namely as many as 74 respondents (56.5%), then after being given health education, almost all respondents had good knowledge, namely as many as 122 respondents (93.1%). The results of data analysis using the Wilcoxon test showed a sig (2-tailed) p-value: of 0.000 and an error rate of P< 0.05, meaning that there is an effect of online health education on knowledge about Covid-19 in adolescents. Providing health education using online methods about Covid-19 increases understanding of the state of the Covid-19 pandemic. It is hoped that this increased knowledge will allow youth to implement health protocols as well as possible so that it becomes an effort to reduce Covid-19. Teenagers are expected to always implement health protocols such as: wearing masks, washing hands with soap, keeping their distance, and so on, this is done to prevent transmission of the virus. Keywords: Health Education, Online, Knowledge, Covid-19, Adolescents
The THE CORRELATIONS BETWEEN FAMILY ASSISTANCE AND URIC ACID LEVELS IN PATIENTS WITH GOUT ARTHRITIS IN THE ELDERLYAT: hubungan antara pendampingan keluarga dengan penurunan kadar asam urat penderita gout arthritis pada lansia Susanti, Novia; Atmaja, Bayu Purnama; Pratiwi, Tiara Fatma
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.179

Abstract

The prevalence of gout in Indonesia is increasing, especially in the elderly, then there is a need for family assistance to help the healing process of the disease experienced by the elderly. This study was cross sectional design. The number of samples in this study were 38 respondents with a total sampling technique. The independent variable was family assistance, the dependent variable was the decrease in uric acid levels in patients with gout arthritis in the elderly. The instrument was a questionnaire and observation sheets. The analysis used spearman rank. The results of statistical tests by using the Spearman rank test obtained a sig value (p = 0.002) with a 95% confidence level (ɑ = 0.05) thus it can be said that p = 0.002 < 0.05, then H0 was rejected and H1 was accepted. Thus, it can be concluded that there was a correlations between family assistance and decreased uric acid levels in patients with gout arthritis in the elderly at Desa Rejosari in Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu in 2022. From the results of this study, it was expected that families can provide support and motivation to prevent uric acid levels suffered by elderly.
THE RELATIONSHIP OF DEPRESSION LEVEL WITH QUALITY OF LIFE TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS: DIABETES MELLITUS Wahyudi, Rahmad; Mufidah, Nisfil; Achmad Wahdi; Abraham, Muchlas
WELL BEING Vol 7 No 2 (2022): Well Being Volume 7 Nomor 2
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v7i2.180

Abstract

Penyakit Diabetes mellitus mengakibatkan terjadinya perubahan fisik, psikologis maupun sosial. Salah satu perubahan psikologis yang paling sering terjadi adalah kejadian depresi pada pasien Diabetes Mellitus yang berdampak pada Kualitas Hidup yang akan semakin memperburuk kondisi penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel independen depresi dan variabel dependen kualitas hidup. Penelitian dilakukan di poli penyakit dalam RSU Anna Medika Madura dengan sampel 41 pasien diabetes mellitus menggunakan metode purposive sampling dengan instrument Depression Anxiety Stress Scales (DASS) dan instrument kualitas hidup WHOQOL-BREF. Analisa data menggunakan Uji statistic Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan  hasil p value = 0,000 < α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. depresi membuat perawatan diri dan kesadaran diri dan kurangnya kontrol terhadap kesehatan diri mengakibatkan kesehatan menurun sehingga berpengaruh pada aktifitas sehari- hari kualitas hidup. Pentingnya meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 Mekanisme koping depresi yang adaftif dapat menghasilkan kualitas hidup yang lebih baik dan menghasilkan suatu tindakan yang positif

Page 10 of 18 | Total Record : 179