cover
Contact Name
Yulius Tiranda
Contact Email
yuliustiranda@ikestmp.ac.id
Phone
+6281994854458
Journal Mail Official
penelitianikestmp@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani 13 Ulu, Plaju, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Masker Medika
ISSN : 23018631     EISSN : 26548658     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi), Kesehatan Lingkungan, fisioterapi dan Tekhnik Laboratorium Medik. Jurnal Masker Medika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan desember yang dipublikasikan dalam terbitan cetak dan elektronik.
Articles 765 Documents
PERILAKU KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAKRAYU PALEMBANG TAHUN 2016 Romliyadi, Romliyadi
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Sedangkan yang dimaksud vaksin adalah bahan yang dipakai untuk merangsang pembentukan zat anti yang dimasukan ke dalam tubuh melalui suntikan seperti vaksin BCG, DPT, Campak, dan melalui mulut seperti vaksin polio. Penyakit campak merupakan salah satu penyebab kematian pada anak-anak di seluruh dunia yang meningkat sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk diperolehnya informasi mendalam tentang perilaku keluarga terhadap pemberian imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Palembang tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Melalui wawancara mendalam, dilakukan pada Bulan Juni 2016. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu 5 orang ibu yang mempunyai bayi berumur 9-11 bulan, dan key informan perawat pelaksana 1 orang yang minimal berpendidikan D3. Hasil penelitian didapatkanbahwa informan mengetahui tentang pentingnya imunisasi untuk kekebalan tubuh anak, sikap ibu khawatir karena anak demam, dan tindakan informan ketika anak demam diberi obat penurun panas. Kesimpulan yang didapat bahwa informan telah mengetahui pentingnya imunisasi pada bayi dan anak dikarenakan untuk kekebalan tubuh bayi dan anak. Disarankan bagi keluarga di wilayah kerja puskesmas Makrayu Palembang untuk meningkatkan lagi pengetahuannya dengan cara datang ke posyandu-posyandu yang ada untuk memberikan penyuluhan dan diharapkan ibu yang mempunyai bayi lebih memperhatikan kesehatan bagi anaknya supaya terhindar dari penyakit
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 0-12 BULAN DI PUSKESMAS KERTAPATI PALEMBANG TAHUN 2014 Mardalena, Mardalena
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan keadaan frekuensi buang air besar lebih 4 kali pada bayi dengan konsistensi fases encer, dapat bewarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan darah atau lendir saja.Adapun faktor penyebab diare seperti faktor infeksi, faktor malabsorbsi, faktor makanan, dan faktor lingkungan.Angka kejadian diare di Indonesia yaitu terdapat sebanyak (49.5%). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan di Puskesmas Kertapati Palembang Tahun 2014. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional, Populasinya adalah semua bayi yang berobat di Puskesmas Kertapati Palembang Tahun 2014. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini diambil dengan metode accidental sampling yang dilakukan dengan cara pengambilan data primer di peroleh sebanyak 31 responden yang di jadikan sampel yang di ambil melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dengan menggunakan Analisis Univariat dan Analisis Bivariat.Berdasarkan hasil analisis univariat diperoleh responden yang bayinya mengalami diare (77,4%), dan yang memiliki pendidikan rendah sebanyak (67,7%), sedangkan responden yang memberikan susu formula sebanyak (71,0%).Hasil analisis bivariat didapatkan pendidikan ibu rendah sebanyak (95,2%) yang mengalami kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan.Dari hasil uji Chi-Square didapatkan bahwa ada hubungan antara pendidikan dengan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan. Sedangkan yang melakukan pemberian susu formula sebanyak (95,5%) yang mengalami kejadian diare pada bayi usia 0-12bulan. Dari hasil uji Chi-Square didapatkan bahwa ada hubungan antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan. Saran kepada petugas kesehatan Diharapkan untuk selalu memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada seluruh masyarakat khususnya ibu-ibu yang memiliki bayi mengenai hal-hal yang dapat menyebabkan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan yaitu tentang pendidikan ibu yang rendah berisiko terkena diare pada bayi usia 0-12 bulan dan pemberian susu formula status yang berisiko tinggi terkena kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan yaitu yang memberikan susu formula
PENGARUH PEMBERIAN DIET VIRGIN COCONUT OIL(VCO)TERHADAP KADAR SERUM KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS PUTIH JANTAN (rattus norvegicus) HIPERKOLESTEROLEMIK Febrianti, Arly
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diet tinggi lemak, obesitas, gaya hidup (kurang gerak) merupakan faktor resiko dan kemungkinan untuk aterosklerosis dan hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia meliputi perubahan-perubahan dalam profil lipid yang berhubungan dengan peningkatan aterosklerosis.Selain melalui olahraga yang cukup dan teratur, mengkonsumsi suplemen makanan kesehatan dengan zat nutrisi yang cukup dan obat tradisional tidak kalah pentingnya untuk mencegah terjadinya Aterosklerosis. Menormalisasi profil lipid yang tinggi dilakukan melalui diet salah satu produk pangan fungsional yang popular adalah VCO (Virgin Cococnut Oil) VCO merupakan minyak yang diolah dengan berbagai cara salah satunya diproses tanpa pemanasan dari daging buah kelapa segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian diet Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap kadar kolesterol total pada tikus putih jantan (Rattus norvegiccus) hiperkolesterolemik. Penelitian True Experimental dengan rancangan one group pre-post test design. Penelitian ini dilakukan sendiri dan pemeriksaan darah akan dilakukan di Balai Besar Laboraturium Daerah yang berlangsung dari bulan Februari 2015 sampai dengan April 2015. Pada penelitian ini terdapat 2 kelompok, masing-masing kelompok terdiri atas 16 ekor tikus, jadi keseluruhan jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 32 ekor. Kedua kelompok ditimbang berat badannya sebelum diberikan pakan tinggi lemak untuk mengetahui perubahan berat badan tikus dengan tujuan untuk penentuan pemberian pakan tinggi lemak dan diet Virgin Coconut Oil (VCO). Pengambilan darah dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum dan sesudah pemberian pakan tinggi lemak dan setelah pemberian Virgin Coconut Oil (VCO). Data dideskripsikan dalam bentuk tabel dan diolah dengan menggunakan uji t-test tidak berpasangan pada SPSS 17.0 for Windows Version untuk mengetahui perbedaan dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar kolesterol total darah kelompok kontrol dengan nilai mean 94.10 ± 14.04 setelah diet VCO dan perlakuan setelah pemberian VCO didapatkan nilai mean 56.80 ± 3.175 bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (p < 0,05) rerata kadar kolesterol total darah yang dilakukan perlakuan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan dosis 0,81 ml dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ini artinya pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) dengan dosis 0,81 ml berpengaruh terhadap kadar kolesterol total darah tikus wistar. Ada pengaruh pemberian diet Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap kadar kolesterol total darah, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pemberian diet Virgin Coconut Oil (VCO) dilakukan penelitian sejenis kepada manusia untuk mengetahui pengaruh dan efektivitasnya pada manusia
EFEKTIVITAS METODE ONE MINUTE PRECEPTOR TERHADAP KEMAMPUAN PRAKTIK MAHASISWA D III KEPERAWATAN Triwijayanti, Renny
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran klinik terkait erat dengan peran dosen/pembimbing klinik pada lingkungan klinik yang bertujuan mendorong kemandirian dan kepercayaan diri mahasiswa. Kemampuan mahasiswa selama pembelajaran di klinik sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan pengalaman preceptor. Salah satu pembelajaran yang efektif dengan metode preceptor. Adapun metode yang dapat digunakan adalah one minute preceptor. Systematic review dilaksanakan dengan penelusuran artikel terhadap populasi yaitu mahasiswa praktik klinik, menggunakan intervensi Metode one minute preceptor dengan pembanding metode konvensional dan mengukur dampak dari metode terhadap kepuasan mengajar dan umpan balik dari mahasiswa. Penelusuran dilakukan menggunakan MEDLINE, Googlesearch, dan EBSCO dengan kata kunci yang dipilih dan dibatasi pada artikel terbitan 2000-2014 yang dapat diakses fulltext dalam format pdf. Artikel yang sesuai dianalisis menggunakan critical appraisal tool yang sesuai dengan hasil penelitian RCT dan eksperimen untuk menilai kualitas penelitian. Data diekstraksi dari artikel yang berkualitas kemudian dikelompokkan, dibahas dan ditarik kesimpulan. Hasil : Temuan berupa 4 buah artikel dengan rincian 2 baik dan sisanya sedang. Hasil pembahasan menunjukan bahwa metode one minute preceptor ini efektif untuk meningkatkan kepuasan guru/dosen pengajar. Metode ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa penalaran klinis dalam melakukan praktik klinik. Kesimpulan : metode one minute preceptor baik digunakan pada pendidikan klinik mahasiswa kesehatan. Dengan metode ini dapat meningkatkan penalaran klinis pada mahasiswa.
GAMBARAN TINGKAT NYERI DAN KECEMASAN PASIEN POST OPERASI ORTHOPEDI DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG Iswari, Miranti Florencia
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri dialami oleh pasien post operasi orthopedi. Hal ini dapat menyebabkan waktu pemulihan yang memanjang, terhambatnya ambulasi dini dan discharge planning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat nyeri pada pasien post operasi orthopedi. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien post operasi orthopedi di ruang bedah Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Sampel berjumlah 30 responden ditentukan dengan teknik consecutive sampling. Metode yang digunakan yaitu deskriptif untuk menggambarkan tingkat nyeri dan kecemasan pada pasien post operasi orthopedi di ruang bedah RS Muhammadiyah Palembang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner data demografi, skala pengukuran intensitas nyeri dan tingkat kecemasan. Analisa data dimulai dengan mengumpulkan data, membagikan kuesioner, mengelompokkan data kemudian melakukan pengolahan data. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri berat (56,7%) dan cemas berat (66,7%). Diharapkan kepada perawat pelaksana di Rumah Sakit dapat memberikan asuhan keperawatan yang lebih komprehensif pada pasien post operasi orthopedi dalam mengurangi nyeri dan kecemasan, salah satunya seperti menerapkan terapi-terapi mind-body spirit yang terbukti aman dan mudah diterapkan pada pasien-pasien post operasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN STANDAR PROSEDUR PENGUKURAN TANDA VITAL DI IRS TK II DR AK GANI TAHUN 2015 Hidayat, Salman
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kinerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan dapat dimulai dari tindakan yang paling mendasar seperti pengukuran tanda vital (Pengukuran suhu, Denyut nadi, Tekanan darah dan Pernafasan), kesalahan dalam pengukuran tanda vital dapat menyebabkan kesalahan dalam diagnosa keperawatan. Berdasarkan Hasil Studi Pendahuluan di RS TK II Dr Ak Gani masih didapatkan perawat yang belum melaksanakan tindakan sesuai dengan standar prosedur yang sudah di tetapkan yaitu didapatkan 87,5% Perawat yang tidak patuh pada standar prosedur pengukuran suhu, 25% tidak patuh pada standar prosedur pengukuran nadi dan 12,5% yang tidak patuh pada standar prosedur pengukuran pernafasan dan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan standar prosedur pengukuran tanda vital di Instalasi Rawat Inap TK II Dr Ak Gani tahun 2015. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan responden yang berpengetahuan baik (71,9%), responden yang memiliki sikap baik (65,6%), yang patuh dengan standar prosedur pengukuran tanda vital ada (65,6%) dan didapat ada hubungan antara pengetahuan perawat dengan pelaksanaan standar prosedur pengukuran tanda vital dengan nilai p value 0,034 dan ada hubungan antara sikap perawat dengan pelaksanaan standar prosedur pengukuran tanda vital dengan nilai p value 0,029.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan standar prosedur pengukuran tanda vital di Instalasi Rawat Inap TK II Dr Ak Gani tahun 2015.Diharapkan pada Perawat untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan sikap melalui Pendidikan, Pelatihan dan Mengikuti Seminar Kesehatan guna meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di Rs Tk II Dr Ak Gani Palembang
HUBUNGAN KUALITAS VAKSIN DAN STATUS IMUN PENJAMU DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN IMUNISASI DI PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG TAHUN 2016 Aquari, Bina
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi sebagai salah satu cara preventif untuk mencegah penyakit melalui pemberian kekebalan tubuh yang harus di berikan secara terus menerus. Pada dasarnya imunisasi lengkap bagi bayi itu sangat penting bagi kesehatannya, apalagi dengan melihat kualitas vaksin yang cara pemberiannya juga dosisnya sangat tepat juga bisa mempengaruhi keberhasilan pemberian imunisasi pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas vaksin dan status imun penjamu dengan keberhasilan pemberian imunisasi di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2016. Metode Penelitian ini adalah Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel penelitian ini adalah variabel dependen (keberhasilan pemberian imunisasi) dan variabel Independen (kualitas vaksin dan status imun penjamu). Sampel penelitian ini mengunakan metode survey analitik. Informasi di dapatkan dengan melihat data di Rekam medik sebanyak 377 responden. Populasi penelitian ini adalah semua ibu – ibu yang membawa anak nya imunisasi di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2015. Hasil analisis univariat hubungan kualitas vaksin dengan keberhasilan pemberian imunisasi di dapatkan data sebanyak 190 responden (68,8%), kualitas vaksin yang tidak sesuai standar dengan keberhasilan pemberian imunisasi 86 responden (31,2%), nilai p value = 0,008 (p value < α 0,05 bermakna). Sedangkan hubungan status imun penjamu dengan keberhasilan pemberian imunisasi di dapatkan data sebanyak 207 (70,9%), status imun penjamu tidak baik dengan keberhasilan pemberian imunisasi sebanyak 85 responden (29,1%), nilai p value 0,000 (p value < α 0,05 bermakna). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna kualitas vaksin dan status imun penjamu dengan keberhasilan pemberian imunisasi di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2016
PENGARUH RAMUAN JUS (TOMAT, JERUK, PISANG AMBON DAN KOMBINASI) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI PSTW TERATAI PALEMBANG Rini, Puji Setya
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit kelainan jantung yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah dalam tubuh. Seseorang yang mengalami penyakit hipertensi ini biasanya berpotensi untuk mengalami penyakit-penyakit lain seperti stroke dan penyakit jantung.1 Secara umum, seseorang dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya lebih tinggi dari 140/90 mmHg, Hipertensi menyebabkan kematian hampir 8 juta orang tiap tahun, hampir 1,5 juta adalah penduduk wilayah Asia Tenggara. Diperkirakan 1 dari 3 orang dewasa di Asia Tenggara menderita hipertensi. Tingginya resiko lansia yang terkena hipertensi disebabkan oleh terjadinya perubahan-perubahan yang terjadi selama perubahan usia atau yang disebut proses penuan. Tindakan Pengobatan hipertensi terdiri dari terapi farmakologis dan nonfarmakologi. Terapi farmakologis efeknya hanya menurunkan tekanan darah sedangkan terapi nonfarmakologis bertujuan menurunkan tekanan darah dan mengendalikan faktor resiko dan penyakit lainnya.1 Tujuan penelitia Untuk mengetahui adanya pengaruh ramuan jus (jus tomat, jus jeruk, jus pisang ambon dan jus kombinasi) terhadap tekanan darah pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang tahun 2016. Desain penelitian ini adalah pre-ekperimen secara kuantitatif dengan rancangan studi one-group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23-29 april tahun 2016, dengan menggunakan metode total sampling pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang Tahun 2016, sedangkan uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji analisis lebih lanjut atau uji statistic intervensi Jus Pisang Ambon didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,014 (p Ë‚ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,024 (p < 0,05), intervensi Jus Tomat didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,020 (p Ë‚ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,034 (p < 0,05), intervensi Jus Jeruk didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,008 (p Ë‚ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,033 (p < 0,05) dan intervensi Jus Kombinasi (Pisang Ambon, Tomat dan Jeruk )didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,018 (p Ë‚ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,014 (p < 0,05). Kesimpulan : Pengaruh jus ramuan jus (jus tomat, jus jeruk, jus pisang ambon dan jus kombinasi) mempunyai pengaruh terhadap tekanan darah pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Terati Palembang Tahun 2016.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM TERHADAP PELAKSANAAN KUNJUNGAN MASA NIFAS DI BIDAN PRAKTIK SWASTA NURACHMI PALEMBANG Gustirini, Ria
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas merupakan salah satu bagian penting dari proses kelahiran dimana wanita memasuki peran baru sebagai ibu sekaligus merupakan masa kritis baik bagi ibu dan bayi. Diperkirakan 60% kematian terjadi setelah persalinan dan 50% kematian masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama. Selama masa nifas diperlukan asuhan yang adekuat dengan tujuan memberikan pelayanan yang terstandar pada ibu nifas dengan memperhatikan riwayat kehamilan dan persalinan sehingga pemerintah mencanangkan program tentang kunjungan masa nifas yang dilakukan 4 kali selama masa nifas namun kunjungan pada masa nifas masih rendah. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu post partum terhadap pelaksanaan kunjungan masa nifas di BPS Nurachmi Plaju Palembang Tahun 2012. Metode Penelitian: Penelitian kuantitaif dengan metode crossectional. Teknik sampling Non Probability Sampling, pengambilan sampling dengan cara accidental sampling. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu post partum yang datang berkunjung ke BPS Nurachmi Plaju Palembang yang berjumlah 30 responden. Hasil: terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan dan pengetahuan ibu postpartum terhadap pelaksanaan kunjungan masa nifas di Bidan Praktek Swasta (BPS) Nurachmi Palembang 2012(p<0,05). Peran aktif bidan dalam memberikan pelayanan asuhan kebidanan pada ibu nifas (postnatal care) merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu, salah satunya dengan melakukan konseling sedini mungkin tentang pentingnya pemeriksaan yang dilakukan pada saat kunjungan masa nifas guna meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak
HUBUNGAN PENGETAHUAN, LINGKUNGAN DAN PENDAPATAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TABA KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2015 Aprilyadi, Nadi
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, sekitar 162 ribu balita meninggal setiap tahun atau sekitar 460 balita setiap harinya. Dari hasil Survey (SKRT) di Indonesia, diare merupakan penyebab kematian nomor 2 pada balita dan nomor 3 bagi bayi serta nomor 5 bagi semua umur (Ita, 2008). Berdasarkan latar belakang di wilayah kerja Puskesmas Taba kejadian diare pada tahun 2010 sebesar (22,3 %). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, lingkungan dan pendapatan Keluarga terhadap kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Taba Kota Lubuklinggau Tahun 2011. Desain penelitian ini deskritip analitik dengan pendekatan Cross Secsional.populasi dalam penelitian ini adalah jumlah kejadian diare di Puskesmas Taba yaitu 422 kasus sedangkan sampel penelitian diambil sebanyak 84 orang. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan baik (42,86%) dan yang kurang (57,14%), lingkungan keluarga baik (28,57%) dan yang kurang (71,43%). yang pendapatan rendah (45,5%) dan pendapatan tinggi (54,5%), sebanyak (29,76%) balita mengalami diare dan (70,24%). Tidak mengalami diare. Hasil analisis uji Statistik didapatkan tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan ibu terhadap kejadian diare didapat nilai ρ = 0.068 (>0,05), ada hubungan bermakna antara lingkungan terhadap kejadian diare didapat nilai ρ value = 0.037 (< 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara pendapatan keluarga terhadap kejadian diare nilai ρ value = 0.568 (> 0,05). Diharapkan kepada pimpinan Puskesmas Taba khususnya pemegang program P2PL lebih meningkatkan lagi dalam memberikan penyuluhan terhadap masyarakat tentang penyakit Diare

Page 7 of 77 | Total Record : 765