cover
Contact Name
Yulius Tiranda
Contact Email
yuliustiranda@ikestmp.ac.id
Phone
+6281994854458
Journal Mail Official
penelitianikestmp@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani 13 Ulu, Plaju, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Masker Medika
ISSN : 23018631     EISSN : 26548658     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan Manajemen Keperawatan) , Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi dan Anak, Kesehatan Reproduksi), Kesehatan Lingkungan, fisioterapi dan Tekhnik Laboratorium Medik. Jurnal Masker Medika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan desember yang dipublikasikan dalam terbitan cetak dan elektronik.
Articles 765 Documents
HUBUNGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIARE DAN KEPEMILIKAN JAMBAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA KELUARGA DI DESA SADARKARYA KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2015 Soewito, Bambang
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan berbasis lingkungan seperti kepemilikan jamban, SPAL dll disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak memadai, baik kualitas maupun kuantitasnya serta perilaku hidup sehat masyarakat yang masih rendah, mengakibatkan penyakit-penyakit seperti diare, ISPA, TB paru, malaria dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku pencegahan diare dan kepemilikan jamban sehat dengan kejadian diare pada keluarga, penelitian ini dilaksanakan dari tanggal dari tanggal 26 Juli 2008 sampai 6 Agustus 2008 di Desa Sadarkarya Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas yang terdiri dari lima dusun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di desa sadarkarya yang berjumlah 503 kepala keluarga dan didapat sampel dengan menggunakan rumus Arikunto 1997 sebanyak 70 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 70 keluarga yang pernah mengalami diare ada14 keluarga (20,0 %) dan tidak pernah mengalami diare 56 keluarga (80,0 %).Dari 70 Keluarga yang memiliki jamban 17 kaluarga (24,3 %) dan tidak memiliki jamban 53 keluarga (75,7 %). Dari 70 keluarga perilaku keluarga yang baik 16 keluarga (22,9 %) dan yang tidak baik 54 keluarga (77,1 %). Dari hasil uji Fisher’s Exact Test dapat simpulkan bahwa perilaku pencegahan diare dan kepemilikan jamban sehat tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian diare, hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya sampel yang digunakan tidak mewakili populasi karena menggunakan rumus penyimpangan 10 % yang seharusnya untuk penelitian masyarakat 5 %, dapat juga disebabkan oleh kuesioner yang belum di uji. Diharapkan kepada masyarakat untuk memperhatikan pentingnya kepemilikan jamban sehat serta mengusahakan kepemilikan jamban leher angsa yang menggunakan septic tank di rumahnya serta menerapkan perilaku sehat untuk mencegah timbulnya penyakit diare.
PENGARUH TERAPI WUDHU SEBELUM TIDUR TERHADAP SKALA INSOMNIA PADA REMAJA DI SMA NEGERI 7 PRABUMULIH SUMATERA SELATAN Rahmania, Annisa
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia adalah keadaan ketidakmampuan mendapatkan tidur yang adekuat, baik kualitas maupun kuantitas dengan keadaan tidur yang sebentar atau susah tidur. Penderita insomnia mengalami ngantuk yang berlebihan di siang hari dan kuantitas dan kualitas tidurnya tidak cukup. Orang yang menderita insomnia juga bisa terbangun lebih dini dan kemudian sulit untuk tidur kembali. Insomnia jika tidak segera ditangani akan berdampak serius, seperti depresi, kesulitan untuk berkonsntrasi, aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, mengalami kelelahan di siang hari, hubungan interpersonal dengan orang lain menjadi buruk. Tujuan: Untuk membuktikan adakah pengaruh terapi wudhu sebelum tidur terhadap kejadian insomnia pada remaja di SMA 7 Prabumulih Sumatera Selatan. Metode: Desain penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan One – Group Pra test – post test design tanpa adanya kelompk kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswi SMA 7 Prabumulih yang mengalami insomnia. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 36 responden. Hasil: Berdasarkan uji normalitas data dengan menggunakan shapiro wilk di dapatkan data berdistribusi tidak normal, sehingga uji paired t test tidak dapat dilakukan. Uji alternatif non parametrik dari paired t test adalah wilcoxon. Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan P value <0,05 yaitu 0,000, berarti ada pengaruh terapi wudhu dengan kejadian insomnia. Saran: Hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi penelitian selanjutnya dengan topik dan ruang lingkup yang sama dengan penelitian ini
KECEMASAN PASIEN PRA BEDAH TERENCANA DI IRNA BEDAH RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG Cahya N, Windy Astuti
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembedahan merupakan cabang kedokteran yang mengunakan operasi untuk menangani penyakit atau cedera, bedah bisa melibatkan pemotongan, mengerik, menjahit atau pengubahan jaringan dan organ tubuh lainya. Ketika pasien akan mengalami pembedahan maka akan menyebabkan kecemasan yang dapat disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya mereka tidak tahu konsekuensi dan prosedur pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan pasien pra bedah terencana di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 49 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan instrumen berupa kuesioner kecemasan yaitu STAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki rerata kecemasan yaitu 63.20 (5.784). Disimpulkan bahwa pasien yang mengalami pra bedah memiliki nilai rerata kecemasan di atas rerata skor kecemasan instrumen yaitu 50
PENGARUH SENAM DISMENORE DAN STIMULASI KUTANEUS SLOW STORE BACK MASSAGE TERHADAP TINGKAT NYERI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 4 PALEMBANG Trilia, Trilia
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore dapat menimbulkan dampak bagi kegiatan atau aktifitas para wanita khususnya remaja. Dismenore membuat wanita tidak bisa beraktifitas secara normal dan memerlukan resep obat. Keadaan tersebut menyebabkan menurunnya kualitas hidup wanita, sebagai siswi yang mengalami dismenore primer tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar dan motivasi belajar menurun karena nyeri yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam dismenoredan Stimulasi Kutaneus slow store back massage terhadap tingkat nyeri pada remaja di SMA Negeri 4 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, rancangan yang digunakan preposttes without control. Pengambilan sampel jenis non probability sampling dengan menggunakan metode sampling sederhana, sampel berjumlah 19 responden.instrument menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil Uji t berpasangan menunjukkan terdapat pengaruh senam dismenore dan Stimulasi Kutaneus slow store back massage terhadap tingkat nyeri pada remaja di SMA Negeri 4 Palembang dengan p value = 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini intervensi senam dismenore dan stimulassi kutaneus slow store back massage dapat menurunkan tingkat nyeri pada masa menstruasi. Peneliti menyarankan agar menerapkan terapi ini pada siswi remaja putri di SMA Negeri 4 Palembang.
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Nurbaity, Nurbaity
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar di negara berkembang. Menurut World Health Organization (WHO), di dunia ini setiap menit seorang perempuan meninggal karena komplikasi yang terkait dengan kehamilan dan persalinannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kunjungan antenatal care. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 39 responden yang memeriksakan kehamilan, diambil secara non-random sampling dengan teknik “Accidental Sampling”. Variabel independen adalah pendidikan dan pengetahuan ibu. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-square dengan signifikan α = 0,05 secara komputerisasi untuk mengevaluasi tingkat signifikan atau kekuatan hubungan masing-masing variabel. Dari hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,01 < α = 0,05 menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu dengan kunjungan antenatal care dan didapatkan p value 0,001 < α = 0,05 menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan kunjungan antenatal care. Diharapkan petugas kesehatan dapat mempertahankan pelayanan dan penyuluhan tentang perlunya memeriksakan kehamilan yang sudah baik sehingga para ibu hamil mengerti cara menjaga kesehatannya dan janinnya.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI RSK Dr.RIVAI ABDULLAH PALEMBANG TAHUN 2016 Setiawan, Setiawan
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan merupakan fungsi operatif manajemen SDM yang terpenting karena semakin baik disiplin karyawan semakin tinggi prestasi kerja yang dapat dicapainya. Disiplin yang baik mencerminkan besarnya rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya (Hasibuan, 2003). Penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi Disiplin kerja pegawai di RSK dr.Rivai Abdullah Palembang tahun 2016. Peneltian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai RSK.dr.Rivai Abdullah berjumlah 337 orang, tehnik sampling yang dipergunakan adalah “proporsive sampling dengan random sampling sehingga responden yang didapat sebanyak 180 orang pegawai.Berdasarkan data absensi finger tahun 2015 Tingkat Disiplin kerja pada pegawai RSK. dr.Rivai Abdullah Palembang masih rendah, yaitu Pegawai disiplin kerja 54 orang (30%) sedangkan yang tidak disiplin sebanyak 126 orang (70%).Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square terhadap Variabel Dependent ( Disiplin Kerja ) dan Variabel Independent ( Pendidikan, Lama Kerja, Kemampuan, Kompensasi, Motivasi, Dan Atasan) sebagian besar di dapat ρ Value> 0,05 ( α = 0,05) berarti tidak ada hubungan antara faktor individu,intrinsik dan ekstrinsik dengan Disiplin kerja pegawai di RSK dr.Rivai Abdullah Palembang tahun 2016. Disarankan meningkatkan kualitas Pegawai dengan : pengembangan karier, pendidikan dan pelatihan serta mempertimbangkan kesejahteraan pegawai .
HUBUNGAN ANTARA LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASETAT (DMPA) DENGAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA AKSEPTOR KB DMPA DI PUSKESMAS PRABUMULIH BARAT Sari, Intan
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang memiliki efektifitas yang tinggi. Kontrasepsi hormonal dengan menggunakan suntik yang paling sering digunakan adalah DMPA. Mekanisme kerja dari kontrasepsi suntikan DMPA adalah mencegah ovulasi.Banyak akseptor kontrasepsi suntik yang mengeluhkan adanya perubahan tekanan darah, hal ini karena banyak akseptor yang memakai kontrasepsi suntik dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik (Depo Medroksi Progesteron Asetat) DMPA dengan perubahan tekanan darah di Puskesmas Prabumulih Barat. Desain penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 69 orang, dengan menggunakan Total Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall Tau (Ï„). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adahubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik (Depo Medroksi Progesteron Asetat) DMPA dengan perubahan tekanan darah di Puskesmas Prabumulih Barat dengan nilai p = 0,025 (p < 0,05).Diharapkan akseptor KB suntik hendaknya banyak mengikuti informasi-informasi kesehatan, melalui media massa, elektronika dan media cetak serta penyuluhan oleh kader atau petugas kesehatan tentang metode kontrasepsi suntik dan efek sampingnya supaya ibu tahu kontrasepsi apa yang terbaik untuk dirinya
PERAN PERAWAT DALAM PERAWATAN LUKA DIABETIKUM (GANGREN) DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT TK II DR AK GANI PALEMBANG TAHUN 2014 Febrianti, Arly
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa penelitian di Indonesia melaporkan bahwa angka kematian ulkus Gangren pada penyandang Diabetes Melitus antara 17 - 32 %, sedangkan angka laju amputasi berkisar antara 15 - 30 % (Soegondo et al, 2007). Setelah pengidap Diabetes Melitus menjalani amputasi, tiga tahun berikutnya sekitar 30 % diantaranya akan menjalani amputasi lagi pada bagian tubuh lainnya. Bahkan 2/3 dari penderita yang menjalani amputasi akan meninggal lima tahun kemudian. Para ahli diabetes memperkirakan ½ sampai ¾ kejadian amputasi dapat dihindarkan dengan perawatan kaki yang baik (Kompas, 2006). Melalui penanganan profesional terhadap Luka Diabetikum, baik pencegahan dan perawatannya, diharapkan tindakan amputasi dapat dicegah. Penting bagi perawat untuk memahami dan mempelajari perawatan luka karena perawat bertanggung jawab terhadap evaluasi keadaan pembalutan selama 24 jam (Gitarja & Asmi, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perawat dalam perawatan Luka Diabetikum (Gangren) di Ru Dahlia RS TK II DR AK Gani Palembang. Menggunakan desain penelitian kualitatif melalui pendekatan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Informan pada penelitian ini berjumlah 6 orang. Penelitian ini dilakukan selama 7 hari yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2014 sampai dengan 5 Juli 2014. Hasil penelitian didapatkan bahwa secara keseluruhan perawat memiliki pengetahuan yang cukup baik, persepsi yang baik tentang peran perawat dalam perawatan Luka Diabetikum (Gangren), dan sudah memiliki motivasi dalam melakukan perawatan Luka Diabetikum (Gangren). Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk perawatan Luka Diabetikum (Gangren) belum tersedia. Supervisi sudah dilakukan secara berkesinambungan, fasilitas yang mendukung dalam perawatan Luka Diabetikum (Gangren) belum tersedia dengan maksimal. Diharapkan bagi pihak Rumah Sakit untuk lebih memfasilitasi peningkatan pengetahuan, segera menyusun Standar Prosedur Operasional (SPO) dan menambah fasilitas guna mendukung perawatan Luka Diabetikum (Gangren).
PENGARUH TERAPI AKTIVITAS BERMAIN MENIUP BALON TERHADAP PERUBAHAN FUNGSI PARU PADA ANAK DENGAN ASMA DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHODIJAH PALEMBANG Royani, Evi
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Amerika, terdapat 5 juta anak belasan tahun yang menderita asma dan setahunnya sekitar 160.000 anak usia sekolah yang masuk perawatan rumah sakit karena asma. Pengobatan pada penderita asma dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi salah satunya dengan teknik pernapasan menggunakan balon. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh terapi aktivitas bermain meniup balon terhadap perubahan fungsi paru anak dengan asmadi Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang tahun 2015. Jenis penelitian pre-eksperimen dengan rancangan penelitian one group pre test and post test design dengan menggunakan alat bantu berupa peak flow meter dan balon. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang menderita asma yang di rawat di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang pada bulan April dan Mei tahun 2015 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang didapat secara accidental sampling. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan perubahan fungsi paru anak dengan asma sebelum dilakukan terapi meniup balon didapatkan distribusi frekuensi responden yang fungsi parunya kurang baik sebanyak 30 responden (100%), dan setelah dilakukan terapi meniup balon didapatkan distribusi frekuensi responden yang fungsi parunya baik sebanyak 18 responden (60%) dan responden yang fungsi parunya kurang baik sebanyak 12 responden (40%). Ada perbedaan antara perubahan fungsi paru anak dengan asma sebelum dilakukan terapi meniup balon dan setelah dilakukan terapi meniup balon di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang tahun 2015 dengan nilai p value = 0,000 < 0,05. Saran penelitian diharapkan kepada petugas kesehatan dapat membantu pasien dalam meningkatkan fungsi paru anak salah satunya dengan menggunakan terapi bermain meniup balon.
PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA PENDERITA ARTRITIS REMATOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 4 ULU PALEMBANG TAHUN 2015 Sari, Dian Emilia
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artritis Reumatoid (AR) merupakan suatu penyakit autoimun yang ditandai dengan terdapatnya sinovitis erosif simetrik yang walaupun terutama mengenai jaringan persendian, seringkali juga melibatkan organ tubuh lainnya Sebagian besar penderita menunjukkan gejala penyakit kronik yang hilang timbul, yang jika tidak diobati akan menyebabkan terjadinya kerusakan persendian dan deformitas sendi yang progresif yang menyebabkan disabilitas bahkan kematian dini.Pengobatan AR tidak hanya dilakukan dengan metode farmakologis saja, tetapi juga dapat dilakukan dengan cara nonfarmakologis.Salah satu pengobatan non farmakologis adalah dengan terapi kompres hangat. Kompres hangat adalah memberikan rasa hangat untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman, mengurangi atau membebaskan nyeri, mengurangi atau mencegah spasme otot dan memberikan rasa hangat pada daerah tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen Semu (Quasi Eksperiment) dengan desain penelitian yang digunakan adalah rancangan ”Pre and Posttest Only Design”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres hangat dalam menurunkan skala nyeri pada penderita artritis rematoid di Wilayah Kerja Puskesmas 4 Ulu Palembang Tahun 2015. Sampel penelitian ini berjumlah 62 orang, dan semuanya diukur skala nyeri sebelum dan sesudah dikompres hangat. Pengaruh kompres hangat dalam menurunkan skala nyeri pada penderita artritis rematoid akan dianalisis dengan menggunakan uji nonparametrik melalui uji wilcoxon. Hasil penelitian pada skala nyeri sebelum dan sesudah dikompres hangat, menunjukkan ada perbedaan mean skala nyeri yang signifikan, yaitu mean sebelum dikompres hangat 4.81, dengan standar deviasi 0.991 (p.value 0.0001 <α = 0,05). Sedangkan pada skala nyeri sesudah dikompres hangat di dapatkan mean 1.38, dengan standar deviasi 1.013, sehingga dapat disimpulkan bahwa kompres hangat yang dilakukan dapat menurunkan skala nyeri pada penderita artritis rematoid. Diharapkan Pihak Puskesmas 4 Ulu Palembang dapat menjadikan terapi kompres hangat sebagai salah satu terapi komplemente

Page 9 of 77 | Total Record : 765