cover
Contact Name
Efi Syarifudin
Contact Email
tsarwah.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+62895341616070
Journal Mail Official
tsarwah.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman, No. 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Tsarwah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
ISSN : 25417150     EISSN : 27767019     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/tsarwah
Core Subject : Economy,
Jurnal Tsarwah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam diterbitkan oleh Program Ekonomsi Syariah Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah (Artikel) Mahasiswa, Dosen dan Peneliti lainnya dalam bidang Ekonomi Syariah dan Bisnis Islam.
Articles 58 Documents
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di ISSI Adawiyah, Solihatul; Dede Sudirja; Ibrahim, Zaini
TSARWAH Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v10i1.12476

Abstract

Pasar modal merupakan peluang bisnis yang menjanjikan keuntungan yang cukup besar, baik dalam bentuk capital gain maupun dividen. Saham adalah salah satu yang paling populer. Sebagai investasi yang populer, saham dapat memicu terjadinya masalah keagenan. Masalah ini terjadi karena adanya perbedaan kepentingan antara investor dan perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang dapat menyelaraskan keduanya. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data panel dengan menggunakan software Eviews dan Microsoft Office Excel, dengan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Hasil dari penelitian ini adalah secara parsial variabel profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan leverage berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. dan nilai prob sebesar 0,00 < 0,05.
The Influence of PNM Mekar Syariah Microfinance on the Welfare of MSMEs in Parungpanjang, Bogor Regency Amin, Muhamad; Bahri, Syaeful; Mabruroh, Ahda Inayati; Mahmud Syukri
TSARWAH Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v9i2.12477

Abstract

PNM Mekar Syariah Financing is a business capital loan service that implements a joint liability system and is carried out in groups. This study examines the Effect of PNM Mekar Syariah Micro Financing on Improving the Welfare of MSMEs in Bogor Regency. The study uses a quantitative approach with a questionnaire method as a data source, through five stages of testing: Validity Test, Reliability Test, Classical Assumption Test, with the help of SPSS Version 2023 software and Microsoft Excel 2013. The results of the study can be concluded that there is a positive and significant effect of PNM Mekar Syariah financing on improving the welfare of MSMEs in Bogor Regency. Simple Linear Regression Equation: The resulting equation is Y = 27.416 + 0.323X + εY = 27.416 + 0.323X + \varepsilonY = 27.416 + 0.323X + ε, with a regression coefficient of the financing variable (X) of 0.323. This shows that every one unit increase in financing has the potential to increase the welfare of MSMEs by 0.323 units. T-test: The results of the hypothesis test show that t count = 3.851t \text{ count} = 3.851t count = 3.851 with a significance value of <0.001, smaller than the significance limit of 0.05. With t count> t table (3.851> 1.66412)t \text{ count} > t \text{ table} (3.851 > 1.66412)t count> t table (3.851> 1.66412), H0 is rejected, and H1 is accepted. This means that the financing variable (X) has a significant effect on increasing MSMEs (Y). Determination Coefficient (R Square): The R Square value of 0.372 indicates that PNM Mekar Syariah financing affects the Increase in MSME Welfare by 13.8%. This means that 86.2% of the variation in MSME performance is influenced by other factors not included in this study.
Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Praktik UMKM Digital: Studi Kasus Transparansi dan Kejujuran di Platform E-Commerce UMKM Fashion Rosandy, Adrian Bayu
TSARWAH Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v9i2.12478

Abstract

The ongoing development of the technology industry, known as industry 4.0, all types of activities must now be included in digital, including economic activities where MSMEs have started selling products on E-Commerce. Based on data collected by the Ministry of Communication and Information (Kemenkominfo) from 2017 to 2024 there were 405,000 reports of online transaction fraud. As many as 13.1% or 53,055 accidents occurred in e-commerce directly related to online trading. Business ethics include the concepts of honesty, fairness, accountability, and respect for the rights of Muslim consumers, therefore Islamic business ethics are needed to ensure that companies are run in accordance with Islamic law. The results of this study, namely cases of unilateral cancellation and product non-conformity that occur in MSME practices, show that some business actors have not fully implemented Islamic business ethics consistently. On the other hand, there are also MSMEs who show a high commitment to the principles of shidq and tablīgh, such as conveying product information honestly and openly and providing return services as a form of responsibility. This not only maintains consumer trust, but also has a positive impact on loyalty and business termination in the long term.
Efisiensi Kinerja Lembaga Amil Zakat menggunakan Metode Data Envelopment Analysis Suraya, Ismi; Itang; Rujikartawi, Erdi
TSARWAH Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v10i2.12479

Abstract

Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar, namun realisasi pengumpulan zakat baru mencapai sekitar 10% dari estimasi Rp327 triliun per tahun. Rendahnya literasi zakat dan kurangnya transparansi Lembaga Amil Zakat (LAZ) menyebabkan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) merupakan instrumen penting dalam Islam untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. LAZNAS Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat berperan aktif dalam penghimpunan dan penyaluran ZIS untuk mengurangi kemiskinan. Efektivitas kinerja keuangan kedua lembaga perlu diukur agar dana yang dikelola memberikan dampak sosial maksimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi kinerja keuangan Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat selama tahun 2019-2023 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan Variable Return to Scale (VRS) dan orientasi output. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan auditan kedua lembaga selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan Dompet Dhuafa efisien pada tahun 2019, 2022, dan 2023, sementara Rumah Zakat menunjukkan efisiensi stabil dengan skor 100% pada tahun 2019, 2020, 2022, dan 2023. Ketidakefisienan terjadi pada beberapa tahun akibat penggunaan aset berlebih dan pencapaian output yang belum optimal. Secara keseluruhan, kedua lembaga menunjukkan kinerja yang baik dengan rata-rata efisiensi Dompet Dhuafa 98% dan Rumah Zakat 98,4%. Rekomendasi utama adalah meningkatkan efisiensi biaya dan distribusi output untuk kinerja optimal serta memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan zakat.
Evaluasi Kinerja Bisnis BPR Syariah di Provinsi Banten menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) Mardikari, Dedi
TSARWAH Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v10i2.12480

Abstract

Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) berperan penting sebagai lembaga keuangan mikro berbasis syariah dalam mendukung UMKM dan memperluas inklusi keuangan, khususnya di Provinsi Banten. Namun, tantangan berupa keterbatasan modal, efisiensi operasional, serta dampak pandemi COVID-19 menimbulkan kesenjangan kinerja antar BPRS. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi teknis BPRS di Banten periode 2020–2024 dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif evaluatif dengan data sekunder dari laporan keuangan publikasi OJK. Variabel input mencakup aset, dana pihak ketiga (DPK), dan beban operasional, sedangkan output terdiri dari pembiayaan dan pendapatan operasional. Data dari sembilan BPRS dianalisis menggunakan perangkat lunak MaxDEA 8 dengan pendekatan intermediasi. Hasil penelitian menunjukkan BPRS Wakalumi konsisten efisien penuh (100%) sepanjang periode, sedangkan Attaqwa, HIK Ciledug, dan Mustindo relatif efisien. Sebaliknya, BPRS Muamalah Cilegon, Cilegon Mandiri, dan Mulia Berkah Abadi belum optimal. Temuan menarik pada kajian ini adalah efisiensi teknis tidak selalu sejalan dengan profitabilitas. BPRS Muamalah Cilegon, meskipun tidak efisien, mencatat laba terbesar, sedangkan BPRS Wakalumi yang sangat efisien justru memiliki laba rendah. penilaian kinerja BPRS perlu menggabungkan analisis efisiensi teknis dan profitabilitas. Efisiensi menjadi fondasi operasional, tetapi laba sangat ditentukan dari strategi bisnis, efisiensi biaya, dan pengelolaan aset.
Pengaruh Perceived Risk Dan Trust Terhadap Keberlanjutan Penggunaan QRIS: Peran Mediasi Data Privacy Dalam Perspektif Ekonomi Islam: (Studi Pada Komunitas GenBI Provinsi Lampung) Al Amiri, Akif Yuliatin; Noviarita, Heni; Nurhabibah, Desi
TSARWAH Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v10i2.12620

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital mendorong meningkatnya pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan instrument pembayaran digital yang diimplementasikan sebagai bagian dari mekanisme transaksi nontunai di Indonesia. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji pengaruh perceived risk dan trust terhadap keberlanjutan penggunaan QRIS dengan data privacy sebagai variabel mediasi pada Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Lampung. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui distribusi kuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perceived risk dan trust tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap keberlanjutan penggunaan QRIS. Sebaliknya, data privacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi penggunaan QRIS secara berkelanjutan. Kepercayaan pengguna berkontribusi positif terhadap persepsi privasi data, sedangkan perceived risk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Analisis mediasi mengindikasikan bahwa data privacy tidak memediasi hubungan antara perceived risk dan keberlanjutan penggunaan QRIS, namun memediasi secara signifikan hubungan antara trust dan keberlanjutan penggunaan QRIS. Dari perspektif ekonomi Syariah, hasil ini menegaskan bahwa prinsip amanah dan perlindungan harta menjadi dasar teoritis penting dalam memperkuat kepercayaan dan menjaga keberlanjutan sistem pembayaran digital berbasis nilai-nilai islam.
Manajemen Wakaf Produktif dan Tata Kelola Syariah pada Lembaga Pendidikan Islam: Analisis Berbasis Waqf Core Principles Fatira AK, Marlya; Zarwani, Patra Nadhila; Wathan, Hubbul; Seri, Ermyna
TSARWAH Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v10i2.12655

Abstract

Wakaf produktif merupakan instrumen strategis ekonomi Islam bagi keberlanjutan sosial, namun pengelolaannya sering terkendala aspek manajerial dan transparansi. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen wakaf produktif dan penerapan tata kelola syariah pada Yayasan Madrasah Islamiyah Medan, dengan menegaskan posisi Waqf Core Principles (WCP) sebagai instrumen evaluasi utama untuk mengukur efektivitas pengelolaan dan hambatan optimalisasi aset. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif model Miles dan Huberman melalui wawancara mendalam dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf masih berada pada kategori sederhana, terutama pada aspek kelembagaan dan pelaporan, meskipun fungsi manajemen (POAC) telah berjalan sistematis untuk mendukung pendidikan gratis bagi yatim dhuafa. Kendala utama meliputi keterbatasan lahan, rendahnya penghimpunan dana, dan minimnya SDM ahli. Evaluasi berbasis WCP menunjukkan bahwa transparansi dan tata kelola syariah belum berjalan optimal. Implikasi Teoretis: Penelitian ini memperkuat literatur mengenai standarisasi evaluasi kinerja nazhir dengan mengintegrasikan kerangka WCP dalam konteks lembaga pendidikan Islam. Implikasi Praktis: Yayasan perlu melakukan transformasi tata kelola melalui peningkatan kapasitas nazhir dan digitalisasi pelaporan. Penggunaan WCP sebagai alat ukur berkala sangat krusial untuk memastikan kepatuhan regulasi dan meningkatkan kepercayaan wakif guna menjamin keberlanjutan manfaat wakaf produktif.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Pembelian Hijau pada Kosmetik Halal PT Paragon Technology and Innovation Azzahra, Dwita; Muhammad Anwar Fathoni
TSARWAH Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v11i1.12690

Abstract

Indonesia faces serious problems in waste management, including from the rapidly growing cosmetics sector with its use of environmentally unfriendly packaging. This condition exacerbates the burden on the environment while encouraging consumers to pay more attention to sustainability aspects in their purchasing behavior. PT Paragon Technology and Innovation, as one of the leading halal cosmetics manufacturers in Indonesia, is committed to responding to these challenges through environmentally friendly products and social responsibility programs. Therefore, this study aims to analyze the influence of subjective norms, green purchasing attitudes, environmental knowledge, and religiosity on the green purchasing behavior of consumers of PT Paragon's halal cosmetic products. The method used is quantitative with SEM-PLS analysis techniques, using primary data from questionnaires distributed to 140 consumers of PT Paragon's halal cosmetic products. The results of the study indicate that subjective norms and green purchasing attitudes have a positive and significant effect on green purchasing behavior, while environmental knowledge and religiosity do not have a significant effect. These findings indicate the importance of sustainability communication strategies and strengthening the image of halal cosmetic products to reinforce the influence of these two variables in the future.