cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 235 Documents
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN MINAT SISWA DALAM MEMILIH PROGRAM KEAHLIAN DPIB TERHADAP HASIL BELAJAR ELEMEN GAMBAR TEKNIK DI SMK Fitri Berliana Rahmawati; Desy Ratna Arthaningtyas
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i4.14450

Abstract

The attainment of students' learning outcomes can be seen from the scores they obtain after undergoing the learning process. Learning motivation and students' interest in choosing the vocational program are two important factors in the learning process. This study aims to determine: (1) the effect of learning motivation on learning outcomes in the technical drawing element at SMK Negeri 7 Surabaya; (2) the effect of students' interest in choosing the DPIB vocational program on learning outcomes in the technical drawing element at SMK Negeri 7 Surabaya; and (3) the simultaneous effect of learning motivation and students' interest in choosing the DPIB vocational program on learning outcomes in the technical drawing element at SMK Negeri 7 Surabaya. This study used a quantitative research design with an ex-post facto method, with a sample of 71 tenth-grade students from the Building Modeling and Information Design program at SMK Negeri 7 Surabaya. Data were collected using a questionnaire, a test, and drawing assignments. The data analysis technique began with descriptive statistical analysis, followed by prerequisite analysis tests and hypothesis testing. The results show that both learning motivation and student interest in choosing the DPIB (Building Design and Information Modeling) study program each have a significant effect on learning outcomes in the technical drawing element. Simultaneously, these two variables also have a significant combined effect on learning outcomes, with a fairly substantial contribution to the variation in learning outcomes, although other factors beyond these two variables still play a role. Therefore, it is recommended that teachers, the school, and parents work together synergistically to improve both of these factors. ABSTRAK Tercapainya hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai yang diperoleh siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Motivasi belajar dan minat siswa dalam memilih program keahlian merupakan dua faktor penting dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar elemen gambar teknik di SMK Negeri 7 Surabaya; (2) pengaruh minat siswa dalam memilih program keahlian DPIB terhadap hasil belajar elemen gambar teknik di SMK Negeri 7 Surabaya; serta (3) pengaruh motivasi belajar dan minat siswa dalam memilih program keahlian DPIB secara simultan terhadap hasil belajar elemen gambar teknik di SMK Negeri 7 Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto, dengan sampel yang berjumlah 71 siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 7 Surabaya. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan tugas menggambar. Teknik analisis data dimulai dari analisis statistik deskriptif, kemudian uji prasyarat analisis, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan minat siswa dalam memilih program keahlian DPIB masing-masing berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar elemen gambar teknik. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dengan kontribusi terhadap variasi hasil belajar tergolong cukup besar meski masih terdapat faktor lain di luar kedua variabel yang turut memengaruhi. Dengan demikian, disarankan adanya sinergi antara guru, pihak sekolah, dan orang tua dalam meningkatkan kedua faktor tersebut.
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING BERBASIS VIDEO TUTORIAL TERHADAP HASIL DESAIN 2D ELEMEN GAMBAR TEKNIK BIM KELAS X DPIB Wahyu Nita Ma’rufah; Desy Ratna Arthaningtyas
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i4.14595

Abstract

This study addresses the low quality of 2D design work produced by Grade 10 students in the Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) program at SMK Negeri 1 Tuban. Students experienced difficulties in understanding drawing techniques using AutoCAD software, particularly in producing longitudinal sections of simple residential buildings. This condition was associated with the limited use of interactive and innovative learning media to support technical drawing instruction. This study aimed to determine the effect of a video-tutorial-based Project Based Learning (PjBL) model on students’ 2D design performance in the Technical Drawing element of Building Information Modeling among Grade 10 DPIB students at SMK Negeri 1 Tuban. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a non-equivalent control group pretest-posttest design. The sample consisted of 72 students divided into an experimental group and a control group. Data were collected through tests and performance assessments using an instrument requiring students to produce a longitudinal section drawing of a simple residential building using AutoCAD. The data were analyzed using an independent samples t-test with IBM SPSS Statistics 27 at a significance level of 0.05. The findings showed a difference in 2D design outcomes between students who learned through a video tutorial-based Project Based Learning model and those in the control group. Students who participated in project-based learning supported by video tutorials achieved better 2D design outcomes, particularly in understanding AutoCAD procedures and producing technical drawings. Thus, video tutorial-based Project Based Learning can be an effective alternative for improving 2D design outcomes in the Building Information Modeling Technical Drawing element among Grade X DPIB students at SMK Negeri 1 Tuban. In conclusion, integrating Project Based Learning with video tutorials can support more effective 2D design learning and help students develop practical skills in producing technical drawings. ABSTRAK Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil desain 2D siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 1 Tuban. Siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami teknik pembuatan gambar menggunakan perangkat lunak AutoCAD, terutama dalam menghasilkan gambar potongan memanjang rumah tinggal sederhana. Kondisi tersebut berkaitan dengan terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif dalam mendukung proses pembelajaran gambar teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis video tutorial terhadap hasil desain 2D pada elemen Gambar Teknik Building Information Modeling siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain non-equivalent control group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 72 siswa yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran dengan instrumen berupa tugas menggambar potongan memanjang rumah tinggal sederhana menggunakan AutoCAD. Data dianalisis menggunakan uji independent samples t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil desain 2D antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Project Based Learning berbasis video tutorial dan siswa pada kelompok kontrol. Siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis proyek dengan dukungan video tutorial menunjukkan hasil desain 2D yang lebih baik, khususnya dalam memahami prosedur penggunaan AutoCAD dan menghasilkan gambar teknik. Dengan demikian, Project Based Learning berbasis video tutorial efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan hasil desain 2D pada elemen Gambar Teknik Building Information Modeling siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Tuban. Kesimpulannya, integrasi Project Based Learning dan video tutorial dapat mendukung pembelajaran desain 2D yang lebih efektif dan membantu siswa mengembangkan keterampilan praktik dalam menghasilkan gambar teknik.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN WEB INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ELEMEN DASAR PEKERJAAN KONSTRUKSI SISWA SMK Putri Amelia; Gde Agus Yudha Prawira Adhistana
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i4.14596

Abstract

The low learning outcomes of students in the Basic Construction Work element of the Basic Construction and Housing Engineering subject at SMKN 2 Surabaya indicate the need for more interactive learning media. This study aimed to determine the implementation of interactive web-based learning media, analyze the differences in learning outcomes between students using interactive web-based learning media and those using conventional PDF e-book media, and identify students' responses to the use of the interactive web-based learning media. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Design. The research sample consisted of 75 tenth-grade students of the Construction and Property Engineering (TKP) program at SMKN 2 Surabaya, including 38 students in the experimental class and 37 students in the control class. Data were collected through classroom implementation observation sheets, posttest assessments, and student response questionnaires. The data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, homogeneity testing, and the Mann–Whitney U test. The results showed that the implementation of the interactive web-based learning media was categorized as very good, there was a significant difference in learning outcomes between the experimental and control classes, with the experimental class achieving better learning outcomes than the class using the PDF e-book, and students demonstrated very good responses toward the use of the interactive web-based learning media. Therefore, the interactive web-based learning media is effective in supporting the learning process in the Basic Construction Work element. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Konstruksi dan Perumahan elemen Dasar Pekerjaan Konstruksi di SMKN 2 Surabaya menunjukkan perlunya penggunaan media pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan penerapan media pembelajaran berbasis web interaktif, menganalisis perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan media pembelajaran berbasis web interaktif dan media e-book (PDF), serta mengetahui respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Posttest Only Control Design. Sampel penelitian berjumlah 75 siswa kelas X Teknik Konstruksi dan Properti (TKP) SMKN 2 Surabaya yang terdiri atas 38 siswa kelas eksperimen dan 37 siswa kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar (posttest), dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis web interaktif terlaksana dengan kategori sangat baik, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil belajar kelas yang menggunakan media pembelajaran berbasis web interaktif lebih baik dibandingkan media e-book (PDF), serta respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis web interaktif berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis web interaktif efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran pada elemen Dasar Pekerjaan Konstruksi.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS WEB LUMI H5P PADA MATERI GAMBAR TEKNIK KELAS X TEK Shafira Dian Saraswati; Hirnanda Dimas Pradana
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i4.15122

Abstract

Technical drawing instruction in vocational schools requires learning media that can present materials visually while providing an interactive learning experience. However, the limited use of interactive learning media indicates a gap between the needs of vocational learning and the availability of appropriate instructional resources. Addressing this gap is important because understanding technical drawing requires clear and systematic visualization that actively engages students in the learning process. This study aims to develop web-based instructional videos using Lumi H5P for technical drawing material for 10th-grade students in the Electronics and Communications Technology (TEK) program at SMK Negeri 5 Surabaya and to determine the feasibility and effectiveness of the product on student learning outcomes. The study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model, consisting of the define, design, develop, and disseminate stages. The product was developed using Canva and enhanced with interactive elements through Lumi H5P. Validation was conducted by subject matter and media experts, while product effectiveness was tested using a quasi-experimental design with a quasi-non-equivalent design involving 72 students divided into control and experimental groups. The validation results indicated feasibility levels of 98% from the subject matter expert and 92% from the media expert, while user trials indicated a highly feasible category. The results of the independent samples t-test showed no significant difference in the pretest, with a Sig. (2-tailed) value of 0.191, whereas a significant difference was found in the posttest, with a Sig. (2-tailed) value of 0.011. These findings indicate that the Lumi H5P web-based instructional video is highly feasible and effective for supporting technical drawing instruction and improving students' learning outcomes. ABSTRAK Pembelajaran gambar teknik di SMK memerlukan media yang mampu menyajikan materi secara visual sekaligus memberikan pengalaman belajar yang interaktif. Namun, penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas dan belum optimal dalam memanfaatkan teknologi interaktif menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pembelajaran vokasional dan ketersediaan media yang sesuai. Kondisi tersebut penting untuk diatasi karena pemahaman gambar teknik membutuhkan visualisasi yang jelas, sistematis, dan memungkinkan siswa terlibat aktif dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis web menggunakan Lumi H5P pada materi gambar teknik kelas X Teknik Elektronika Komunikasi (TEK) di SMK Negeri 5 Surabaya serta mengetahui kelayakan dan efektivitas produk terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Produk dikembangkan menggunakan Canva dan dilengkapi elemen interaktif melalui Lumi H5P. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan efektivitas produk diuji melalui quasi-experimental dengan desain quasi-non-equivalent pada 72 siswa yang terbagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 98% dari ahli materi dan 92% dari ahli media, sedangkan hasil uji coba pengguna menunjukkan kategori sangat layak. Hasil independent samples t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada pretest dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,191, sedangkan pada posttest terdapat perbedaan signifikan dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,011. Hasil tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran berbasis web Lumi H5P sangat layak dan efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran gambar teknik serta meningkatkan hasil belajar siswa.
ANALISIS LITERASI KEUANGAN SISWA SMK NEGERI Damai Krismawati Zalukhu; Arianto Lahagu; Asali Lase; Wahyutra Adilman Telaumbanua
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i4.15515

Abstract

Financial literacy is an important competence for vocational high school students because it is related to their ability to manage personal finances and make responsible financial decisions. This study aimed to determine the level of financial literacy among students at SMK Negeri 1 Tugala Oyo and to describe it based on basic personal financial knowledge, savings and loans, insurance, and investment. The study employed a quantitative approach with a descriptive design. The population consisted of 171 students in Grades X, XI, and XII, while a sample of 63 students was selected using the Slovin formula and simple random sampling. Data were collected through a four-point Likert-scale questionnaire consisting of 20 statements and supporting documentation. The instrument was reliable, with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.754. Data were analyzed using descriptive statistics with the assistance of SPSS version 26. The findings showed that the students’ overall financial literacy was categorized as low, with a mean score of 44.00 out of an ideal score of 80, equivalent to 55%. By indicator, basic personal financial knowledge reached 48.41%, savings and loans 58.57%, insurance 58.02%, and investment 55.00%; all indicators were categorized as low. These findings indicate the need to strengthen practical financial literacy education through classroom learning and school-based activities so that students are better prepared to manage personal finances, understand financial risks, and make responsible financial decisions. ABSTRAK Literasi keuangan merupakan kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena berkaitan dengan kemampuan mengelola keuangan pribadi dan mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi keuangan siswa di SMK Negeri 1 Tugala Oyo serta mendeskripsikannya berdasarkan aspek pengetahuan dasar keuangan pribadi, tabungan dan pinjaman, asuransi, dan investasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 171 siswa kelas X, XI, dan XII, sedangkan sampel sebanyak 63 siswa ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang terdiri atas 20 butir pernyataan dan dokumentasi. Instrumen dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,754. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berbantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan siswa berada pada kategori rendah, dengan rata-rata skor 44,00 dari skor ideal 80 atau 55%. Berdasarkan indikator, pengetahuan dasar keuangan pribadi memperoleh 48,41%, tabungan dan pinjaman 58,57%, asuransi 58,02%, dan investasi 55,00%; seluruhnya berada pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan pendidikan literasi keuangan yang lebih aplikatif melalui pembelajaran dan kegiatan sekolah agar siswa lebih siap mengelola keuangan pribadi, memahami risiko, dan membuat keputusan finansial yang bertanggung jawab.