cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 004 BELAKANG PADANG MATERI PESAWAT SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT AGUSTINA AGUSTINA
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1684

Abstract

Research on Improving Learning Outcomes of Grade V Science Students on Simple Plane Materials Using Lever Types Using Demonstration Methods and Appropriate Learning Media is motivated by the low percentage of student success in the learning process. This research aims to improve student learning outcomes by using demonstration methods and appropriate learning media. The research subjects were teachers and students of class V (five) SDN 004 Rear Padang, totaling 26 students. Sources of data in this study were teachers and students. The form of this research is classroom action research (PTK) data collection techniques used through observation, documents, tests and interviews. Research procedures include planning (planning), action (action), observation (observation) and reflection (reflection). This research was conducted in three cycles. Each cycle goes through the stages of planning, action, observation and reflection (reflection). The results showed that there was an increase in learning outcomes in science subjects on Simple Plane Materials for Class V (five) students at SDN 004 Rear Padang. From the research that was conducted in 3 cycles, learning outcomes always increased, in cycle I it increased by 18%, cycle II 42% and cycle III 80%. In cycle III the learning success reached 100%, increased learning outcomes because researchers changed learning methods and used Demonstration methods and appropriate learning media, here the media used was in the form of household tools that used levers. From the results of the research, the researchers concluded that using the demonstration method and using appropriate learning media could improve the learning outcomes of fifth grade students at SD Negeri 004 Rear Padang material for simple lever-type aircraft. ABSTRAKPenelitian mengenai Meningkatkan Hasil Belajar Siswa IPA Kelas V pada Materi Pesawat Sederhana Jenis Pengungkit dengan Menggunakan Metode Demonstrasi dan Media Pembelajaran yang Tepat dilatar belakangi oleh rendahnya persentase keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Peneitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode demonstrasi dan media pembelajaran yang tepat . Subyek penelitian adalah guru dan murid kelas V (lima) SDN 004 Belakang Padang yang berjumlah 26 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan murid. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) tehnik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, dokumen, tes dan wawancara. Prosedur penelitian meliputi planning (perencanaan), action (tindakan), observation (pengamatan) dan reflection (refleksi). Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga siklus. Masing-masing siklus melalui tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan reflection (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA pada Materi Pesawat Sederhana Jenis Pengungkit siswa kelas V(lima) SDN 004 Belakang Padang. Dari penelitan yang dilakukan sebanyak 3 siklus, hasil belajar selalu meningkat, di siklus I meningkat sebanyak 18%, siklus II 42% dan siklus III 80%. Pada siklus III keberhasilan belajar mencapai 100%, peningkatan hasil belajar karena peneliti mengganti metode belajar dan menggunakan metode Demonstrasi dan media pembelajaran yang tepat, di sini media yang digunakan berupa alat rumah tangga yang menggunakan cara kerja pengungkit. Dari hasil penelitian peneliti berkesimpulan bahwa dengan menggunakan metode demonstrasi dan penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 004 Belakang Padang materi pesawat sederhana jenis pengungkit.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MADRASAH MENUJU ERA PENDIDIKAN 4.0 PADLI PADLI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1712

Abstract

Teachers as spearheads in the field of education must be willing to change and keep up with the times in order to be able to provide education to students in facing the education era 4.0. This research is a literature review (literature study), namely reviewing journals that are relevant to the theme which is the teacher's attempt to improve the competence of madrasa teachers in facing the education era 4.0. Teachers as teaching staff who are directly in contact with students must develop knowledge by increasing competence in using digital equipment for learning, being innovative in processing and delivering learning to students who focus on students. Competency development can be carried out independently or following programs implemented by the government. This research was carried out at the State Madrasah Intidaiyah (MIN) 1 Kapuas with the observation method (observation). The results of the study show that the efforts made by teachers at MIN 1 Murung Raya in order to improve teacher competence as a response to education 4.0, namely teachers as agents of change, teachers are able to build the character of students as shields in dealing with the negative effects of technological advances, teachers who are active in the community as a forum for sharing information and creative and innovative teachers in learning characterized by teachers who master contextual learning and independent learning. ABSTRAKGuru sebagai ujung tombak dalam bidang pendidikan harus mau berubah dan mengikuti perkembangan zaman agar mampu memberikan edukasi kepada peserta didik dalam menghadapi era pendidikan 4.0. Penelitian ini merupakan literatur review (studi Pustaka) yaitu mereview jurnal yang relevan dengan tema yang merupakan usaha guru dalam meningkatkan kompetensi guru madrasah dalam menghadapi era pendidikan 4.0. Guru sebagai tenaga pengajar yang langsung bersentuhan dengan peserta didik harus mengembangkan pengetahuan dengan meningkatkan kompetensi dalam menggunakan peralatan digital untuk pembelajaran, inovatif dalam mengolah dan menyampaikan pembelajaran kepada peserta didik yang berfokus pada peserta didik. Pengembangan kompetensi bisa dilakukan secara mandiri ataupun mengikuti program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Penelitian ini dolaksanakan di madrasah intidaiyah negeri (MIN) 1 Kapuas dengan metode observasi (pengamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru di MIN 1 Murung Raya dalam rangka meningkatkan kompetensi guru sebagai respon pendidikan 4.0 yaitu guru sebagai agen perubahan, guru mampu membangun karakter peserta didik sebagai tameng dalam menghadapi efek negative dari kemajuan teknologi, guru yang aktif di komunitas sebagai wadah berbagi informasi dan guru kreatif dan inovatif dalam pembelajaran yang ditandai dengan guru yang menguasai pembelajaran kontekstual dan merdeka belajar.
KENDALA PEMBELAJARAN JARAK JAUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN CIPINANG BESAR SELATAN 19 PAGI JAKARTA LILIS SUARSIH
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1720

Abstract

During the Covid-19 Pandemic, the government established a policy in the process of learning activities, namely by eliminating face-to-face learning in schools temporarily replaced with online distance learning from home with the intention of breaking the chain of transmission of Covid-19. With the outbreak of the Covid-19 pandemic caused many obstacles in the distance learning process at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. So the researcher was interested in examining the obstacles to distance learning during the Covid-19 pandemic at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. The purpose of this study was to obtain information on the constraints distance learning (PJJ) during the Covid-19 pandemic at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. This research uses a qualitative case study method in three ways: observation, interview and documentation. The interview prepared several questions for parents, students and teacher. Observation is done by visiting and to the respondent's house. Documentation in the form of photographs when conducting research. In this study there were 5 respondents, consisting of 2 students at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta, 2 parents of students, 1 teacher at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. The results of the research are constraints on the availability of learning media (handphones, laptops or computers), lack of mastery of science and technology (science technology), constraints on the cost of purchasing internet packages (quotas), time constraints, communication and socialization constraints between students, teachers and parents, constraints on unlimited working hours for teachers. By looking at the results of the research it proves that there were obstacles to distance learning during the Covid-19 pandemic at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. ABSTRAKPada masa Pandemi Covid-19 pemerintah menetapkan kebijakan dalam proses kegiatan pembelajaran yaitu dengan meniadakan pembelajaran tatap muka langsung di sekolah sementara waktu diganti dengan pembelajaran jarak jauh dari rumah secara online dengan maksud untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.Dengan adanya wabah pandemi Covid-19 banyak menimbulkan kendala dalam proses pembelajaran jarak jauh di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Maka peneliti tertarik untuk meneliti kendala pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19 di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19 di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan tiga cara yaitu: observasi,wawancara dan dokumentasi.Wawancara dipersiapkan beberapa pertanyaan untuk orang tua siswa,siswa dan guru.Observasi dilakukan dengan cara kunjungan ke rumah responden.Dokumentasi berupa foto-foto pada saat melakukan penelitian .Dalam penelitian ini responden sebanyak 5 orang, terdiri dari 2 orang siswa SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta, 2 orang tua siswa, 1 orang guru SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Hasil penelitian yaitu kendala ketersediaan media belajar (Handphone, laptop atau computer), kurangnya penguasaan IPTEK (Ilmu pengetahuan teknologi), kendala biaya pembelian paket (kuota) internet, kendala waktu, kendala komunikasi dan sosialisasi antara siswa, guru dan orang tua, kendala jam kerja yang tidak terbatas bagi guru.Dengan melihat hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat kendala pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19 di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.
PENGGUNAAN MEDIA MATRAS BIDANG MIRING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GULING DEPAN PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI PLOSOWANGI FATKHUROHMAN FATKHUROHMAN
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1721

Abstract

Student learning outcomes in front roll floor gymnastics are still low, one of the efforts that will be made to improve or improve the learning outcomes of front rolling floor gymnastics in grade 4 learning at SD Negeri Plosowangi using oblique mattress media. This Class Action Research is carried out in two cycles. Each cycle is carried out activities consisting of planning, implementing, observing and reflecting. The results of the research during the teaching and learning process showed an increase in students' ability to learn front roll floor gymnastics using inclined plane mattress media. In the first cycle, student learning completion reached 68.42% or a total of 13 students and those who were still below KKM were 6 students or as many as 31.57% still not enough of the desired percentage of learning completion. In the second cycle, the complete learning completion of students reached 89.47% or a total of 17 students who had successfully achieved a score above KKM and those who were still below KKM were 2 students or as many as 10.52%. Thus, this research can be stated that through the use of oblique field mattress media can improve the learning outcomes of front bolsters in grade 4 students of SD Negeri Plosowangi for the 2022/2023 academic year. ABSTRAKHasil belajar siswa pada senam lantai guling depan masih rendah, salah satu upaya yang akan dilakukan untuk memperbaiki ataupun meningkatkan hasil belajar senam lantai guling depan pada pembelajaran penjas kelas 4 di SD Negeri Plosowangi dengan menggunakan media matras miring. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan kegiatan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian selama proses belajar mengajar berlangsung, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran senam lantai guling depan menggunakan media matras bidang miring. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa mencapai 68,42 % atau sejumlah 13 siswa dan yang masih di bawah KKM adalah 6 siswa atau sebanyak 31,57 % masih belum cukup dari prosentase ketuntasan belajar yang diinginkan. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa yang tuntas mencapai 89,47 % atau sejumlah 17 siswa yang telah berhasil mencapai nilai diatas KKM dan yang masih dibawah KKM adalah 2 siswa atau sebanyak 10,52 %. Dengan demikian penelitian ini dapat dinyatakan bahwa melalui penggunaan media matras bidang miring dapat meningkatkan hasil belajar guling depan pada siswa kelas 4 SD Negeri Plosowangi Tahun pelajaran 2022/2023.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SD SURYANA RAJAGUKGUK
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1945

Abstract

In the teaching and learning process, various types of learning models can be used. One of the learning models is Project based learning. This model is usually often used in teaching in elementary schools. The learning process only guides student learning outcomes. Moreover, the teacher assesses the suitability of what is conveyed, not to think creatively about the product so that the product is effective in learning. By using the Project based learning learning model that starts from basic questions, organizing, scheduling, monitoring, presenting and evaluating projects can increase student creativity or student creative thinking. The created problem is then made into a product in progress. The purpose of this research is to find out the application of Project based learning to increase the creativity of elementary school students. This writing uses literature research to analyze 10 journals that match the title raised. The data used is secondary data, namely data obtained indirectly from previous research. Data collection techniques by analyzing books, theses and classroom action research journals related to increasing creativity by using the Project based learning learning model. The method used is a qualitative research method. From the results of the journals that have been analyzed, it can be said that not only learning outcomes have increased but children's creativity has also increased. ABSTRAKDalam proses belajar mengajar, berbagai jenis model pembelajaran yang dapat digunakan. Salah satu model pembelajaran yaitu Project based learning. Model ini biasanya sering digunakan dalam mengajar di SD. Adapun proses pembelajaran hanya menuntun hasil belajar siswa. Apalagi guru lebih menilai kesesuaian dengan yang disampaikan bukan kepada berpikir kreatif terhadap produk sehingga produk tepat guna dalam pembelajaran. Dengan menggunakan model pembelajaran Project based learning yang dimulai dari pertanyaan mendasar, mengorganisasi, membuat jadwal, memonitoring, menyajikan dan mengevaluasi proyek dapat meningkatkan kretivitas siswa atau berpikir kreatif siswa. Masalah yang dibuat kemudian dijadikan suatu produk dalam penyelesaian. Tujuan penelitian ini hendak mengetahui penerapan Project based learning untuk meningkatkan kreativitas siswa SD. Penulisan ini menggunakan penelitian literatur menganalisis 10 jurnal yang sesuai dengan judul yang diangkat. Adapun data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dari penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data dengan menganalisis buku, skripsi dan jurnal penelitian tindakan kelas yang berhubungan meningkatkan kreativitas dengan menggunakan model pembelajaran Project based learning. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dari hasil jurnal yang sudah dianalisis maka dapat dikatakan bukan hanya hasil belajar yang meningkat tetapi kerativitas anak juga meningkat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MATEMATIS SISWA KELAS V-A SDN 071184 TETESUA ANURNI LESTARI DAELI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1946

Abstract

This study aims to improve students' mathematical problem solving abilities by applying the Problem Based Learning (PBL) learning model to students in class VI-A SDN 071184 Tetesua. This type of research is Classroom Action Research. Data collection techniques used in this study consisted of observation and tests. Presentation of research data using descriptive qualitative and quantitative. The results of this study indicate that the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve students' mathematical problem solving abilities on contextual problems. This is evidenced by an increase in the number of students who completed KKM, namely the results of students' mathematical problem solving abilities in the pre-cycle of 63.15%, cycle I showed 73.68%, and cycle II showed 94.73%. Based on the results obtained, there was an increase in students' mathematical problem solving abilities from cycles to cycle I of 10.53%, and an increase in mathematical problem solving abilities of students from cycle I to cycle II of 21.05%. In cycle II, students' problem-solving abilities are categorized as very good. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemcahan masalah matematis siswa dengan mmenerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada peserta didik kelas VI-A SDN 071184 Tetesua. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan tes. Penyajian data penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matemstis iswa terhadap masalah kontekstual. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan jumlah peserta didik yang tuntas KKM yaitu hasil kemampuan pemecaham masalah metematis peserta didik pada pra siklus 63,15%, siklus I menunjukkan 73,68 %, dan pada siklus II menunjukkan 94,73%. Berdasarkan hasil yang diperoleh terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserst didik dari para siklus sampai siklus I sebesar 10,53%, dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserst didiksiklus I sampai siklus II sebesar 21,05%. Pada siklus II kemampuan pemecahan masalah peserta didik dikategorikan sangat baik.
PENERAPAN METODA EKSPERIMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA KELAS VI SDN CICALENGKA 03 DEWI RAHMI KARTIKA
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1947

Abstract

Based on observations from science learning in class VI SDN Cicalengka 03, material for artificial vegetative plant propagation resulted in unsatisfactory student learning outcomes, so the authors decided to take action aimed at improving student learning outcomes by using the experimental learning method which is one of the most effective learning methods. student-centered and makes learning more meaningful.Based on the research results, it can be concluded from Classroom Action Research (CAR) that the application of the experimental method can improve learning outcomes.This Classroom Action Research was carried out through 2 cycles with the stages of planning, implementing, observing, and reflecting. Based on the results of the research carried out, the research conclusions about the process of using the experimental method to improve student learning outcomes in science subjects in class VI, in cycle I, there was an increase in learning outcomes compared to early learning using the lecture method, namely an increase of an average of 76.25 (76%) and the increase in cycle II to an average of 80.85 (80%). ABSTRAKBerdasarkan hasil pengamatan dari pembelajaran IPA di kelas VI SDN Cicalengka 03 , materi perkembangbiakan tumbuhan vegetatif buatan didapatkan hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, sehingga penulis memutuskan untuk membuat tindakan yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metoda pembelajaran eksperimen yang merupakan salah satu metoda pembelajaran yang berpusat pada siswa dan menjadikan pembelajaran lebih bermakna.Berdasarkan hasil penelitian , maka dapat disimpulkan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tentang penerapan metoda eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dengan melalui 2 siklus dengan tahapan perencanakan , pelaksanaan, penagamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan maka kesimpulan penelitian tentang proses penggunaan metoda eksperimen untuk meningkatkan hasil balajar siswa mata pelajaran IPA di kelas VI, pada siklus I,ada peningkatan hasil belajar dibanding pembelajaran awal yang menggunakan metoda ceramah , yaitu peningkatan sebesar rata-rata 76,25(76%) dan peningkatan pada siklus II menjadi rata-rat 80,85(80%).
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN MINAT MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS IV DI SDN NGAWI PURBA 2 TEJA INSYAF SUKARIYADI; WIKANSO WIKANSO; WAHYUNINGSIH WAHYUNINGSIH
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1966

Abstract

The implementation of the School Literacy Movement (GLS) program is expected to be able to develop students' interest in reading and writing. This study aims to 1) determine the implementation of the School Literacy Movement in developing students' interest in reading and writing at SDN Ngawi Purba 2, and 2) find out the obstacles to implementing GLS at SDN Ngawi Purba 2. This type of research is descriptive qualitative. The subjects of this study were school principals, class teachers, and students. The research object is the implementation of the School Literacy Movement in developing students' interest in reading and writing which includes the habituation stage, the development stage and the learning stage. The method used in collecting data is in the form of interviews, observation, and documentation. The data analysis method uses the steps proposed by Miles and Huberman through data reduction, data presentation, conclusion and verification. The results of this study indicate that SDN Ngawi Purba 2 is a school that implements the GLS program. Students are required to read 15 minutes before learning begins. This program is in accordance with the policy rolled out starting in March 2016 by the Directorate General of Primary and Secondary Education of the Ministry of Education and Culture. SDN Ngawi Purba 2 hopes that by running this program the school will have a culture that will continue to be preserved. GLS is important to implement in order to develop students' interest in reading and writing. ABSTRAKPelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) diharapkan mampu mengembangkan minat membaca dan menulis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam mengembangkan minat membaca dan menulis siswa di SDN Ngawi Purba 2, dan 2) mengetahui hambatan implementasi GLS di SDN Ngawi Purba 2. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik. Objek penelitian berupa implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam pengembangan minat membaca dan menulis siswa yang meliputi tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dengan langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDN Ngawi Purba 2 merupakan sekolah yang menerapkan program GLS. Siswa diwajibkan untuk membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Program ini sesuai dengan kebijakan yang digulirkan mulai Maret 2016 oleh Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. SDN Ngawi Purba 2 berharap dengan menjalankan program ini sekolah mempunyai budaya yang terus dilestarikan. GLS penting untuk dilaksanakan guna mengembangkan minat membaca dan menulis siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KISAH KETELADANAN NABI BAROKATI BAROKATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1973

Abstract

When we were little, we liked to play roles with friends. Some become doctors, become patients, become mothers or fathers, some become farmers, some become soldiers, police and various kinds of professions that we like. It turns out that what we play when we are young when used in learning is very fun, exciting and useful. In Islamic Religious Education (PAI) learning, especially historical material about the exemplary stories of the Prophets and Apostles, the teacher usually uses less varied methods and positions himself as an all-knowing person. So that shellfish students are involved in exploiting their potential. The research design used is PTK (classroom action research) which is useful for correcting problems found in the learning process. Based on the results of the research that the application of the learning model can improve the learning outcomes of PAI (The Story of the Prophet's Example) of class V SD Negeri 04 Kendalsari, from an average basic score of 66.84% and classical completeness of 39.50% (incomplete). After the action was taken, in cycle I it increased by 23.60% with an average of 82.63% and classical completeness of 81.60% (complete). And in cycle II the increase was 32.70% with an average of 88.68% and 92.10% (complete) classical completeness ABSTRAKKetika masih kecil, kita suka bermain peran bersama teman. Ada yang jadi dokter, jadi pasien,jadi ibu atau ayah, ada yang jadi petani, ada yang jadi tentara, polisi dan berbagai macam profesi yang kita sukai. Ternyata apa yang kita maainkan ketik masih kecil jika digunakan dalam pembelajaran sangatlah menyenangkan, mengasyikkan sekaligus bermanfaat. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam(PAI) khususnya materi tarikh/sejarah tentang kisah keteladanan Nabi dan Rasul, biasanya guru menggunakan método kurang variatif, dan memposisikan dirinya sebagai sosok yang serba tahu. Sehingga siswa kerang dilibatkan dalam pemanfaatan potensi yang mereka miliki. Desain peneletian yang digunakan ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas) yang berguna untuk memperbaiki masalah-masalah yang ditemukan dalam proses pemebelajaran. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar PAI(Kisah Keteladanan Nabi) siswa kelas V SD Negeri 04 Kendalsari, dari rata-rata skor dasar 66,84% dan ketuntasan klasikal 39,50% (tidak tuntas). Setelah dilakukan tindakan,maka pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 23,60% dengan rata-rata 82,63% dan ketuntasan klasikal 81,60%(tuntas). Dan pada siklus II peningkatan sebesar 32,70% dengan rata-rata 88,68% dan ketuntasan klasikal 92,10%(tuntas).
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN KUNJUNGAN KELAS DI SD NEGERI 2 TOJAN KETUT AGUS WIJAYA
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1974

Abstract

This study aims to improve the ability of SD Negeri 2 Tojan teachers by implementing academic supervision through class visits in managing learning. This research is a school action research. The research subjects in this study were teachers at SD Negeri 2 Tojan as many as 8 teachers consisting of 6 class teachers (grades I, II, III, IV, V and VI) and 2 subject teachers (PAI & BP and Physical Education) in Semester 1 Year Lesson 2022/2023. Increasing the ability of teachers in managing the teaching and learning process (PBM), where in the initial conditions there were no teachers who were able to properly manage the teaching and learning process (PBM) this was evidenced by the low average score obtained by the teachers, namely 49, 88 and only included in the less category, in cycle I increased quite significantly and there were 4 teachers or 50.00% who were declared able to manage the teaching and learning process (PBM) well, by obtaining an average classical score of 69.25 and entering in the sufficient criteria and in the last cycle to become a teacher or 100%, evidenced by the acquisition of a classical score of 88.75 in the good value criteria. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan unuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 2 Tojan dengan pelaksanaan supervisi akademik melalui kunjungan kelas dalam pengelolaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru di SD Negeri 2 Tojan sebanyak 8 guru terdiri dari 6 guru kelas (kelas I, II, III, IV, V dan VI) dan 2 guru mata pelajaran (PAI & BP dan Penjaskes) pada Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023. Peningkatan kemampuan guru dalam pengelolaan proses belajar mengajar (PBM), di mana pada kondisi awal tidak ada guru yang mampu menyusun pengelolaan proses belajar mengajar (PBM) dengan baik hal tersebut dibuktikan dengan rendahnya hasil nilai rata-rata yang diperoleh guru-guru yaitu 49,88 dan hanya masuk dalam kategori kurang, pada siklus I meningkat cukup signifikan dan terdapat 4 guru atau 50,00% yang dinyatakan mampu mengelola proses belajar mengajar (PBM) dengan baik, dengan peroleh nilai rata-rata secara klasikal sebesar 69,25 dan masuk dalam kriteria cukup dan pada siklus terakhir menjadi guru atau 100%, dibuktikan dengan perolehan nilai secara klasikal sebesar 88,75 dalam kriteria nilai baik.

Page 7 of 21 | Total Record : 205