cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
ANALISIS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK pada PASIEN DISPEPSIA di RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO dengan METODE ATC/DDD dan DU 90% Puput Dwi Agustianingsih; Sunarti Sunarti; Made Suandika
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.205

Abstract

Tingginya angka kejadian dispepsia dapat mempengaruhi pola penggunaan obat pada pasien dispepsia termasuk antibiotik, oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi penggunan obat. Penggunaan antibiotik ini perlu di evaluasi untuk mengatasi resiko terjadinya resistensi menggunakan analisis kuantitatif dengan metode ATC/DDD dan DU 90%. Tujuan penelitian untuk mengetahui obat antibiotik pada pasien dispepsia di RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo berdasarkan evaluasi ATC/DDD dan DU 90%. Penelitian ini dilakukan dengan metode retrospektif dari rekam medik pasien dispepsia dengan jumlah sampel 70 dari 735 populasi. Hasil penelitian diperoleh 7 jenis obat generik antibiotik yang digunakan untuk terapi dispepsia diantaranya ceftriaxone, levofloxacin inj, levofloxacin tab, metronidazole, tetracyline, amoxicilin dan clindamycin. Total nilai DDD diperoleh sebanyak 85.54 DDD/100 patient-days. DDD paling tinggi adalah ceftriaxone sebanyak 58.81 DDD/100 patient-days. Antibotik yang termasuk DU 90% adalah ceftriaxone (69%) dan levofloxacin secara parenteral (21%).
DETERMINAN KEJADIAN MALARIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SENTANI Endah Purwanti Handayani; Susi Lestari
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.221

Abstract

Pendahuluan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari determinan kejadian malaria pada ibu hamil. Metode Penelitian menggunakan survei dengan desaian non eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan penelitian sebanyak 46 responden, dengan metode total sampling dengan menggunakan acidental sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian kuesioner dengan analisis multivariate regresi logistik. Hasil penelitian ditemukan ibu hamil penderita malaria berulang sebesar 34,8%, hubungan genangan air dengan malaria dengan malaria berulang sebesar 52,2%, hubungan semak-semak dengan malaria berulang sebesar 56,0%, hubungan memakai kawat kasa dengan malaria sebesar 52,2% dan tidak ada plafon sebesar 60,9% dan tidak menggunakan dinding rapat sebesar 79,2%, hubungan penggunaan plafom dengan malaria berulang sebesar 57,1%, hubungan penggunaan dinding rapat dengan malaria berulang sebesar 57,1% dan variabel yang paling dominan adalah variabel penggunaan plafon dengan nilai OR 326,160. Pembahasan pada variabel yang paling dominan pada penelitian ini adalah penggunaan plafon, plafon digunkan sebagai pembatas ruangan dinding bagian atas dengan atap sehingga nyamuk tidak dapat masuk 5 Simpulan penelitian ini terdapat 5 variabel terdapat 1 variabel yang paling dominan terhadap kejadia malaria pada ibu hamil adalah penggunaan plafon. Kata Kunci: Determinan, Hamil, Ibu, Kejadian, Malaria, Rumah,
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN MALARIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SENTANI Susi Lestari; Endah Purwanti Handayani; Yustika Rahmawati Pratami
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.222

Abstract

Pendahuluan Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah dengan malaria pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian sebanyak 46 responden, dengan metode total sampling dengan menggunakan acidental sampling. Subyek penelitian pada ibu hamil. Alat yang digunakan dalam penelitian ini dalah kuesioner dengan analisis bivariat Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak ibu hamil yang mengalami malaria sebanyak 65,2 %, terdapat rumah yang tidak menggunakan kawat kasa sebanyak 52,2 %, rumah yang tidak menggunakan plafon sebanyak 60,9 % dan rumah yang tidak menggunakan dinding rapat sebanyak 56,5%. Pembahasan pada variabel penggunaan kawat kasa, penggunaan plafond dan penggunaan dinding rapat memiliki nilai P Value < 0, 05 yang artinya 3 variebel tersebut memiliki hubungan dengan kejadian malaria. Simpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kondisi fisik rumah dengan malaria pada ibu hamil. Kata Kunci: Fisik, Hamil, Ibu, Kondisi, Malaria, Rumah
PENGEMBANGAN MODEL LABORATORIUM KEPERAWATAN BERBASIS KELUARGA UNTUK PEMENUHAN DAILY CARE DAN SPIRITUAL PADA PASIEN PALIATIF Handoyo Handoyo; Hartati Hartati; Herry Prasetyo
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.204

Abstract

GAMBARAN LABORATORIUM DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT SINT CAROLUS Rinita Mega Pawestri
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.207

Abstract

GAMBARAN LABORATORIUM DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT SINT CAROLUS JAKARTA Rinita Mega Pawestri 1, Danang Tri Yudono 2, Made Suandika 3 1, 2 Program Studi Keperawatan Program Sarjana Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa 3 Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa ABSTRAK Latar belakang: Pemantauan pemeriksaan laboratorium penyakit ginjal kronis perlu dilaksanakan untuk menentukan ada tidaknya kegawatan, menetapkan gangguan sistem, dan membantu menegakkan diagnosa. Pemeriksaan laboratorium pada pasien GGK meliputi pemeriksaan kadar kreatinin, rasio protein, urea serum, keseimbangan asam basa darah (analisis gas darah), pemeriksaan sedimen urin, pemeriksaan pH darah, pemeriksaan gula darah lengkap, hemoglobin dan pemeriksaan kadar elektrolit serum (natrium, kalium, fosfat dan magnesium). Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui nilai laboratorium darah pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) di Rumah Sakit Sint Carolus Jakarta. Metode penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan retrospektif sebagai pendekatannya. Data rekam medik pasien GGK yang menjalani HD pada bulan Januari-Juni 2022 di Rumah Sakit Sint Carolus Jakarta sebanyak 67 pasien dijadikan sebagai responden menggunakan teknik total sampling. Alat yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu lembar observasi. Analisis data menggunakan distribusi frekuesni. Hasil penelitian: Penelitian ini menunjukkan pasien GGK sebagian besar memiliki kadar ureum tidak normal (92.5%), kadar kreatinin tidak normal (100%), dan memiliki nilai hemoglobin tidak normal (95.5%). Kesimpulan: pasien GGK yang menjalani HD memiliki kadar ureum, kreatinin dan hemoglobin yang tidak normal: Saran: perlu dilakukan pemantauan kadar ureum kreatinin sebagai indikator penyakit gagal ginjal terutama pada pasien yang melakukan HD untuk menilai keefektifan terapi HD. Kata Kunci: Ureum, Kreatinin, Hemoglobin, Gagal Ginjal Kronik
GAMBARAN KEJADIAN KOMPLIKASI INTRA HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RS TK III 04.06.01 WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO Alfian Heri Triyono; Made Suandika; Tophan Heri Wibowo; Fety Kumala Dewi
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.209

Abstract

Hemodialisa (HD) merupakan terapi yang aman dan efektif untuk pasien GGK akan tetapi komplikasi yang dialami selama HD dapat menganggu pasien dapat menjalani proses HD. Manajemen komplikasi dan keluhan HD merupakan bentuk perawatan komprehensif kepada pasien untuk mengurangi gejala komplikasi. Komplikasi pada pasien HD dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lama HD, riwayat keluarga, gaya hidup dan berat badan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kejadian komplikasi intra hemodialisis pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RS TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan cross sectional sebagai pendekatannya. Sampel penelitian adalah pasien GGK yang menjalani HD di RS TK III 04.06.01 Wijayakusuma sebanyak 56 responden menggunakan teknik consecutive sampling. Alat yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu lembar observasi. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki komplikasi pusing (55.4%), gatal (32,1%), mual muntah (16.1%), demam menggigil (14.3%) dan hipertensi (12.5%) sedangkan komplikasi yang tidak pernah dialami oleh pasien adalah hipotensi dan aritmia (0%). Kesimpulannya bahwa perlu dilakukan pengelolaan asuhan keperawatan pasien secara individu (individual care) dan mengikuti perkembangan pasien yang dikelola pada setiap hemodialisis agar komplikasi intradialisis bisa diminimalkan.   Kata Kunci: Komplikasi, Intradialisis, Gagal Ginjal Kronik
HUBUNGAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA PERAWAT DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUMAH SAKIT PRISCILLA MEDICAL CENTER CILACAP tarno; Tri Sumarni; Adiratna Siwi
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.211

Abstract

The quality of work life is the right way to improve the quality of human resources because it will contribute to the success of the organization and have a positive impact on the organization. The quality of a good nurse's work life will have an impact on the quality of care for patients, where the quality of care describes the caring behavior of nurses towards patients. Caring behavior is very important in fulfilling patient satisfaction, because it is one of the indicators of service quality in hospitals. The purpose of this study was to analyze the relationship between the quality of work life of nurses and the caring behavior of nurses towards patients at PMC Cilacap Hospital. This research is a quantitative study with a cross sectional design. The sample of this study were all nurses in the inpatient room of PMC Cilacap Hospital, namely 45 nurses and 45 patients. The sampling method for nurses is saturated sampling (total sampling) and the sampling method for patients is to use a 1:1 ratio, ie the number of samples of nurses is equal to the number of samples of patients. The instrument used is the "Quality of Nurse Work Life" questionnaire and the "Caring Behavior Assessment Tool" questionnaire. Data analysis used univariate analysis to see the quality of nurses' work life and nurses' caring behavior. Bivariate analysis using Spearman rank. The results of the study concluded that the quality of work life of nurses is in the high category (95%). Caring behavior is also at a high level (97%). The results of data analysis using the Spearman rank test obtained p <0.05 (sig 2-tailed 0.000) which means there is a relationship between the quality of work life of nurses and the caring behavior of nurses at PMC Cilacap Hospital.
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSU AMANAH SUMPIUH AGUS RIYADI
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i1.212

Abstract

ABSTRAK Sulit bagi rumah sakit di Indonesia untuk memberikan perawatan terbaik seiring berkembangnya era digitalisasi dan teknologi. Karena semakin banyak orang yang mengetahui dunia saat ini, mereka akan menginginkan akses ke layanan medis dan perawatan berkualitas tinggi yang disediakan oleh personel yang berkualifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepuasan rawat inap RSU Amanah Sumpiuh dengan perilaku welas asih perawat. Korelasi deskriptif dengan desain cross sectional membentuk metodologi penelitian ini. Sampel yang diambil sebanyak 96 pasien rawat inap dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat yang digunakan adalah kuesioner 20 item tentang perilaku peduli dan Kuesioner Kepuasan Pasien yang dimodifikasi untuk survei kepuasan pasien (PSQ). Temuan mengungkapkan bahwa 66 responden (68,8%) memiliki preferensi jenis kelamin perempuan, dan 25 responden (26,0%) berusia antara 26 dan 35. Mayoritas responden (62,5%) menilai perilaku welas asih perawat sebagai positif. Delapan puluh dua persen responden mengatakan mereka sebagian besar puas dengan layanan yang mereka terima. Dengan p = 0,000 (p kurang dari 0,05) dan koefisien korelasi = 0,366 yang menunjukkan hubungan positif lemah, terdapat hubungan antara tingkat kepuasan pasien dengan perilaku welas asih staf keperawatan. Akibatnya, ketika memberikan perawatan, perawat diharapkan lebih penyayang dan empatik. Kata Kunci : Perilaku Caring, Kepuasan Pasien, Rawat Inap
PERAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DALAM MENURUNKAN PERILAKU HUBUNGAN SEKSUAL PADA REMAJA AWAL Grhasta Dian Perestroika; Dewi Andang Prastika
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.231

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Pada masa remaja awal (10-14 tahun), hubungan seksual merupakan perilaku berisiko. Namun, kaitannya dengan pendidikan kesehatan reproduksi di Indonesia belum banyak diteliti secara luas.Tujuan: Untuk mengetahui peran jenis pendidikan kesehatan reproduksi dan tingkat paparannya terhadap penurunan keterlibatan hubungan seksual pada remaja awal. Metode: Penelitian cross sectional dilakukan pada 180 remaja awal yang berpotensi terlibat dalam hubungan seksual menggunakan metode respondent driven sampling (RDS). Studi kuantitatif ini dilaksanakan antara bulan Juli hingga Oktober 2019 di Kota Semarang. Untuk menganalisis data, digunakan regresi logistik multipel dengan menghitung adjusted odds ratio (AOR) menggunakan perangkat lunak Stata 13. Selain itu, bobot dari output RDSAT Tools juga diterapkan dalam analisis. Hasil: Tingkat paparan yang tinggi terhadap pendidikan kesehatan reproduksi dapat mengurangi keterlibatan remaja dalam hubungan seksual (AOR: 0,01, 95% CI: 0,00-0,11). Sumber-sumber pendidikan kesehatan reproduksi yang mencakup kombinasi dua jenis pendidikan (sumber pendidikan terstruktur dan tidak terstruktur) dapat mengurangi keterlibatan remaja dalam hubungan seksual (AOR: 0,13, 95% CI: 0,02-0,75). Kesimpulan: Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan seks pranikah terjadi pada remaja awal dan pendidikan kesehatan reproduksi terstruktur dapat mengurangi kemungkinan remaja terlibat dalam hubungan seks pranikah. Oleh karena itu, remaja awal membutuhkan pendidikan kesehatan reproduksi komprehensif yang terstruktur untuk meningkatkan kesehatan reproduksi mereka. Kata Kunci: seks pranikah; hubungan seksual; remaja awal; respondent driven sampling; pendidikan kesehatan reproduksi
HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DAN PARITAS TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM Nareswari Diska Nugraha
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 3 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i3.157

Abstract

Latar Belakang: Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai nutrisi terbaik yang mengandung berbagai nutrisi, antibodi dan mudah dicerna oleh bayi baru lahir dibandingkan dengan susu formula. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sampai satu jam setelah bayi lahir akan meningkatkan praktik menyusui secara eksklusif. Paritas primipara dan multipara memungkinkan perbedaan produksi ASI bagi ibu menyusui. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan IMD dan paritas terhadap pengeluaran produksi Air Susu Ibu (ASI) di RS X. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan rencana penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu postpartum di Ruang Nifas RS X. Pengambilan sampel dengan total sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Analisa data menggunakan uji statistic koefisien kontingensi lambda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara IMD terhadap pengeluaran ASI dengan nilai p value 0.001 dan hubungan antara paritas dengan produksi ASI dengan nilai p value 0.132. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara IMD terhadap produksi ASI dan tidak terdapat hubungan antara paritas dengan produksi ASI.

Page 11 of 22 | Total Record : 217