cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
OPTIMALISASI PERTUMBUHAN BAYI MELALUI PIJAT BAYI Alfadefi khalifatunnisak; Erna Rahmawati; Anggraini Dyah Setiyarini
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.167

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan berat badan merupakan salah satu indikator kesehatan bayi yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur pertumbuhan bayi. Pijat bayi memang dipercaya dapat menjaga kesehatan dan mampu merangsang dan mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Pijat merupakan salah satu metode pengobatan tertua di dunia. Beberapa penelitian mengatakan pijat bayi bisa merangsang nervus vagus, dimana saraf ini meningkatkan peristaltik usus sehingga pengosongan lambung meningkat dengan demikian akan merangsang nafsu makan bayi. Disisi lain pijat juga melancarkan peredaran darah dan meningkatkan metabolisme sel, dari rangkaian tersebut berat badan bayi akan meningkat. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap pertumbuhan bayi yang dinilai dari adanya peningkatan berat badan bayi pada bayi umur 3-8 bulan di desa Wates kecamatan Pagu kabupaten Kediri. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasi eksperiment design dengan rancangan Pretest–Postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 3-8 bulan di desa Wates kecamatan Pagu Kabupaten Kediri yang berjumlah 64 bayi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling yaitu total sampling. Analisa Bivariat untuk membuktikan pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi sebelum dan sesudah treatment menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian: umur responden terbanyak yaitu 4 bulan (28%), jenis kelamin responden terbanyak dalam penelitian ini berjenis kelamin perempuan yaitu berjumlah 39 responden (28%), sebagian besar 40% bayi pernah dipijat dengan intensitas dua bulan sekali, sebagaian besar 81% bayi yang dilakukan pijat mengalami kenaikan berat badan. Uji Wilcoxon Test diperoleh nilai p= 0,000. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pijat bayi terhadap pertumbuhan (berat badan) bayi usia 3-8 bulan di desa Wates Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.
KEHAMILAN REMAJA DILUAR PERNIKAHAN STUDI FENOMENOLOGI DI KOTA KEDIRI Dwi Prasetyaningati; Inayatur Rosyidah; Anita Rahmawati
Journal of Nursing and Health Vol. 6 No. 2 (2021): Journal Of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v6i2.168

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan pada remaja merupakan fenomena masalah yang kompleks karena memiliki latar belakang alasan terjadinya kehamilan yang beragam, dan dampak yang ditimbulkan memberikan perubahan yang cukup besar baik secara fisik, psikologis, sosial, mental dan spiritual, berkembang kearah perubahan pencapain tujuan hidup seseorang. Kehamilan remaja dapat diartikan merupakan kehamilan tidak diinginkan, atau sebagai kehamilan yang tidak melalui proses pernikahan terlebih dahulu, sehingga berdampak pada perawatan kehamilan dan kesiapan menghadapi persalinan.Tujuan mendapatkan ungkapan pengalaman secara langsung dari seorang remaja yang mengalami kehamilan diluar pernikahan. Metode: Partisipan berjumlah lima orang dari remaja yang hamil diluar nikah yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Wawancara dijalankan secara semi-terstruktur. Transkrip wawancara kemudian dianalisis dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Peneliti sebagai instrumen inti dalam penelitian ini. Tema superordinat yang ditentukan mencakup 4 tema, yaitu: Tema 1. Persepsi remaja tentang kehamilan yang dialami, Tema 2 Masalah Kehamilan remaja yang dialami remaja Tema 3. Respon Keluarga terhadap Kehamilan dan Tema 4 Kesiapan dalam perawatan Kehamilan. Hasil: Lima partisipan menunjukkan pemaknaan pengalaman yang beragam di aspek kehidupannya tentang kehamilan diluar pernikahan dan pemaknaan kesiapan menghadapi persalinan, kesiapan menjalankan peran sebagai seorang ibu. Kesimpulan: berbagai pengalaman dengan beban biopsikososiospiritual yang dialami, memunculkan pemaknaan pengalaman remaja tentang kehamilan remaja diluar pernikahan
TINGKAT KECEMASAN IBU DAN SIKLUS MENSTRUASI PADA KONDISI PANDEMI COVID 19 DI DESA SIDOREJO KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Dwi Prasetyaningati; Agustina Maunatur; Maharani Tri Puspita
Journal of Nursing and Health Vol. 5 No. 2 (2020): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Ibu pada masa pandemi covid-19 tentunya mengalami kecemasan sehingga mempengaruhi kondisi kesehatan reproduksi khususnya siklus menstruasi. Kondisi pandemi menimbulkan tekanan dan perubahan secara psikologis, ketakutan dalam memberdayakan kebutuhan keluarga, melaksanakan peran dan tugas seorang ibu, serta mengatur kebutuhan yang ada di keluarga, sehingga memicu tingkat kecemasan dan mempengaruhi siklus menstruasi. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dan siklus menstruasi pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Sidorejo, Desa Sidorejo Kecamatan Pare. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi adalah semua ibu usia produktif dengan jumlah 60 responden, yang diminta untuk mengisi google form sesuai dengan kriteria inklusi. Ada dua variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas : kecemasan dengan menggunakan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan, variabel terikat : siklus mentruasi. Teknik sampling dengan purposive sampling dan dianalisis dengan uji Statistik Spearman rho. Hasil: Tingkat kecemasan ibu hamil selama pandemik berlangsung berada pada tingkat tidak cemas 15%), cemas ringan (55 %) sedang (17%) maupun cemas berat (13%). siklus menstruasi yaitu teratur (72%) dan tidak teratur (28%). Kesimpulan: Terdapat hubungan di antara tingkat kecemasan ibu dengan siklus menstruasi pada saat pandemi covid -19. Konseling diperlukan untuk mengurangi kecemasan dengan meminta ibu untuk tinggal di rumah, mematuhi protokol kesehatan, makan makanan bergizi, melakukan kegiatan di rumah, dan mencari pertolongan saat menghadapi keadaan darurat.
THE CONNECTION HUBUNGAN TINGKAT HIPERTENSI DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG 1: RELATIONSHIP OF HYPERTENSION LEVEL WITH DECREASING COGNITIVE FUNCTIONS IN THE ELDERLY WORKING AREA OF PUSKESMAS SUMBANG 1 SANTI SUSANTI NINGSIH; Feti Kumala Dewi; Surtiningsih Surtiningsih; Wasis Eko Kurniawan
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.170

Abstract

Hipertensi ialah tekanan darah yang melebihi batas normal karena adanya gangguan pada sistem peredaran darah. Hipertensi menjadi salah satu penyakit pada usia lanjut dengan prevalensi terbesar di Indonesia. Lansia umumnya mengalami penurunan fungsi kognitif seperti orientasi, konsentrasi, berpikir, memori dan gangguan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat hipertensi dengan penurunan fungsi kognitif lansia di wilayah kerja Puskesmas sumbang1. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Data dikumpulkan dengan mengukur tekanan darah dan menilai fungsi kognitif lansia menggunakan kuesioner MMSE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia lansia di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1 berada pada rentang usia 60-69 tahun (79%), dengan hipertensi stadium II (45,5%) dan sebagian besar responden mengalami fungsi kognitif ringan. (38,7%). Data tersebut menunjukkan ada  hubungan tingkat hipertensi dengan penurunan fungsi kognitif pada lansia menggunakan skor tes Spearman Rank dengan p-value 0,0001 (p-value < ) dan rho sebesar0,342. Kata Kunci: Tingkat hipertensi. Fungsi kognitif
PENGARUH TINDAKAN NON FARMAKOLOGI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN GANGGUAN TIDUR Nida Fitriani; Suci Khasanah; Made Suandika
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.175

Abstract

  Lansia merupakan kelompok yang telah mengalami kemunduran dalam aspek psikologis maupun fisiologis. Setiap orang akan mengalami lanjut usia, sehingga tahapan ini merupakan tahapan yang wajar dan alami diakhir fase hidup manusia. Individu yang mengalami hipertensi sangat berisiko terkena penyakit jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tindakan non farmakologi guna mengoptimalkan kualitas tidur pada lansia hipertensi dengan gangguan tidur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Desain penelitian menggunakan desain literature review. Metode yang diterapkan dalam pencarian jurnal dengan kata kunci “Management non farmacology AND manajemen hipertensi AND kualitas tidur OR quality of sleep AND tindakan non farmakologi AND lansia hipertensi OR hypertension elderly”. Hasil tinjauan literature diketahui dari 10 jurnal dapat diambil kesimpulan bahwa tindakan non farmakologi yang bervariasi dan desain yang berbeda-beda, sehingga tidak dapat menyimpulkan pengaruh dari berbagai intervensi dengan kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner PSQI dan kombinasi European Quality of Quesionnaire.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Masalah Utama Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran Anisa Rahma Putri; Christina Trisnawati; Fida Dyah Puspasari
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.178

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah keadaan dimana individu merasakan sensasi suara yang mendenging dan bising yang tidak memiliki arti, dan dapat juga seolah-olah mendengarkan suatu kata bahkan kalimat yang memiliki arti. Perawat memiliki peran dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa dari pengkajian sampai evaluasi dengan menggunakan strategi pelaksanaan halusinasi pendengaran. Asuhan keperawatan jiwa yang diterapkan berdasarkan standar bisa membantu meminimalisir sebanyak 14% tanda dan juga gejala halusinasi. Tujuan umum untuk menggambarkan asuhan keperawatan jiwa pada pasien gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran. Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan desain dekriptif studi kasus, menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, penetapan diagnosa asuhan pada keperawatan jiwa, menyusun perencanaan, melaksanakan keperawatan dan evaluasi tindakan. Hasil Selama 7 hari pertemuan, telah dilakukan asuhan keperawatan sesuai teori dari SAK dapat diterima dengan baik oleh pasien, dan pasien bisa mempraktikan setiap latihan yang sudah diajarkan secara mandiri dan setelah melakukannya pasien merasakan halusinasi sedikit berkurang walau hanya bersifat sementara.
Literature Review Pengaruh Relaksasi Dzikir Terhadap Stres Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Yang Menjalani Hemodialisa Reninda Yulia Setia Ningrum; Dwi Astuti; Fida Dyah Puspasari
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.181

Abstract

Latar belakang : Chronic Kidney Disease (CKD) yaitu kerusakan pada ginjal yang berjalan dalam waktu yang lama dan ditandai dengan penurunan kemampuan ginjal dalam menyaring darah (Laju Filtrasi Gromerulus/LFG). Hingga sekarang terdapat 10% dari penduduk dunia mengalami kondisi gagal ginjal kronis hingga jumlah jutaan meninggal setiap tahunnya dikarenakan tidak mempunyai akses untuk pengobatan. Pada pasien dengan penyakit gagal ginjal kronik apalagi sudah mencapai stadium akhir dibutuhkan dengan terapi dialisis karena fungsi ginjal sudah tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga pada pasien yang menjalani hemodialisa timbul rasa stres psikologis. Kecemasan ialah respon terhadap situasi tertentu yang mengancam dan merupakan hal moral yang terjadi. Salah satu relaksasi non farmakologis yang bisa mengurangi stres yaitu relaksasi dzikir. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh relaksasi dzikir terhadap stres pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisa. Metode : Metode pengumpulan data menggunakan analisa deskriptif dan studi literatur. Hasil : Setelah diberikan intervensi relaksasi dzikir pada jurnal 1 terjadi penurunan pada pasien A yang awalnya skore stres 23 menjadi 15, pada pasien B yang awalnya 25 menjadi 17. Pada jurnal 2 terjadi penurunan yang awalnya skore stres 23 menjadi 8. Kesimpulan : Adanya pengaruh pemberian relaksasi dzikir terhadap stres pasien Chronic Kidey Disease (CKD) yang menjalani hemodialisa.
LITERATURE REVIEW EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OFMOTION (ROM) TERHADAP GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH Jesika Fitamania; Dwi Astuti; Fida Dyah Puspasari
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.182

Abstract

Latar Belakang : Fraktur merupakan istilah dari hilangnya kontiunitas tulang, baik yang bersifat total maupun sebagian. Fraktur ekstremitas bawah sering terkait dengan mordibitas yang cukup besar dan perawatan panjang dirumah sakit. Orang dengan fraktur ekstremitas bawah mengalami gangguan mobilitas fisik akan kesulitan jika berdiri lama atau berjalan, berjongkok, menahan benda berat atau bekerja yang melibatkan menahan beban. Penyembuhan hambatan mobilitas fisik pada fraktur setelah dilakukan operasi penyembuhan tulang maka harus secepat mungkin dilakukan range of motion (ROM). Tujuan : Untuk mengetahui adanya efektifitas latihan range of motion (ROM) terhadap gangguan mobilitas fisik pada pasien post operasi fraktur ekstremitas bawah. Metode : Metode pengumpulan data menggunakan analisa deskriptif dan studi literatur. Hasil : Pada Penelitian literature review Jurnal satu dan jurnal dua setelah dilakukan latihan range of motion (ROM) aktif/pasif selama 3 x 24 jam. Pada jurnal satu masalah dapat teratasi dengan adanya peningkatan pergerakan pada ekstremitas bawah, peningkatan kekuatan otot dan rentang gerak sendi dan mempu menggunakan alat bantu. Jurnal dua masalah teratasi sebagian ditandai dengan klien mampu melakukan ROM pasif pada hari pertama, kemudian mampu melakukan ROM aktif secara bertahap. Kesimpulan : Ada pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot pada latihan range of motion (ROM) efektif dilakukan untuk membantu mobilitas fisik pada pasien post operasi fraktur ekstremitas bawah.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 di RW 01 KELURAHAN PONDOK RANJI TANGERANG SELATAN Risca Hayatun Nikmah; Risca Hayatun Nikmah
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.185

Abstract

Coronavirus merupakan virus yang menyebabkan COVID-19. untuk memutuskan penularan COVID-19 khususnya pada kelompok yang berisiko tinggi perlu dilakukan 3 M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak sehingga dapat memutus mata rantai COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap pencegahan COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan hasil sebanyak 100 responden. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa kuesioner dan data yang diperoleh dianalisis dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden berusia 18-30 Tahun yaitu sebanyak 58 orang (58%), berjenis kelamin Laki-laki sejumlah 65 orang (65%), pendidikan terakhir SMA sebanyak 47 orang (47%), pengetahuan COVID-19 kategori baik sebanyak 85 orang (85%), dan perilaku pencegahan COVID-19 kategori sedang 80 orang (80%). Perlu adanya peningkatan kerjasama masyarakat dengan RT/RW setempat untuk melakukan pencegahan dan saling mengingatkan tentang pencegahan COVID-19.
STUDI KUALITATIF EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM GEBRAK (GERAKAN BERSAMA AMANKAN KEHAMILAN DAN PERSALINAN) DI KABUPATEN JOMBANG JAWA TIMUR Evi Rosita
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.186

Abstract

MDGs berakhir 2015, dilanjut SDGs dicapai tahun 2030. Goals ke 3 “Good Health and Well Being” indikator mengurangi AKI. Indonesia negara tertinggi AKI di kawasan ASEAN. AKI Indonesia 2012 adalah 359/100.000 KH. Jawa Timur AKI tahun 2015 adalah 89,6/100.000 KH. Kabupaten Jombang 2017 terdapat 28 kematian ibu. Rencana aksi penurunan AKI adanya program GEBRAK yang dimulai tahun 2014. Tujuan penelitian mengevaluasi pelaksanaan program GEBRAK di Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini kualitatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek penelitian informan utama yaitu 8 orang tim ( 2 mahasiswa, 2 bidan, 3 kader, 2 ibu hamil). Informan pendukung ada 2 orang (staff Kasie KGM dan Ketua Prodi D3 Kebidanan). Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam. Pengolahan dan analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ada kebijakan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, sarana prasarana lengkap, Sumber Daya Manusia yaitu tim berbasis masyarakat, anggaran disediakan pemerintah pusat dan daerah, Standar Operasional Prosedur belum sama dan belum disahkan, metode pendampingan bervariasi, belum ada laporan tertulis yang disampaikan ke Dinas Kesehatan Jombang dan ibu hamil yang didampingi melahirkan bayinya dengan sehat dan selamat. Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menyusun Standar Operasional Prosedur GEBRAK bersama institusi pendidikan kesehatan, mengesahkan SOP, mensosialisasikan SOP, melakukan monitoring evaluasi, menyusun formulir pelaporan yang standar

Page 9 of 22 | Total Record : 217