cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
KEAKTIFAN DALAM ORGANISASI DENGAN PERILAKU DELINKUENSI REMAJA DI DUSUN NGAMPUNGAN KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG Dwi Prasetianingati; Leo Yosdimyati Romli; Agustina Maunaturrohmah
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.320

Abstract

Remaja merupakan masa transisi secara fisik, intelektual serta peran sosial. Remajamerupakan masa dimana mencari jatidiri masing-masing jika masa ini dapat dilalui dengankegiatan sosial yang bersifat positif dengan mengikuti beberapa organisisasi yang ada makatidak akan memunculkan beberapa tindakan yang menyimpang dari norma masyarakatmaupun agama. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah mengidentifikasi keaktifan dalamorganisasi, mengidentifikasi perilaku delikuensi remaja, menganalisi hubungan keaktifandalam organisasi dengan keaktifan dalam organisasi. Penelitian ini merupakan penelitiandiskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Dusun NgampunganKecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Teknik pengmabilan sampel probabilitas(probability samples) yaitu random sampling. Sampel penelitian adalah remaja sebanyak 309dengan instrument penelitian kuisioner. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar respondentidak aktif dalam organisasi, Sebagian besar responden tidak ada kenakalan remaja, adahubungan keaktifan dalam organisasi dengan perilaku delinkuensi remaja.
HUBUNGAN KELELAHAN DENGAN BONDING ATTACHMENT PADA IBU POST PARTUM Anita Rahmawati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.322

Abstract

Pendahuluan Pada masa nifas rentan terjadi kelelahan pada wanita disebabkan karena proses persalinan yang mengeluarkan banyak energi dan kurangnya istirahat dalam keseharian. Kelelahan yang terjadi secara terus menerus dapat berdampak pada kesehatan mental dan berimplikasi pada aktifitas keseharian, motivasi dan interaksi sosial ibu, sehingga dapat memengaruhi kemampuan ibu untuk merawat bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kelelahan dengan bonding attachment pada ibu post partum. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu post partum yang dirawat di Ruang Melati RSUD Kota Jombang yang berjumlah 30 ibu post partum dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian dilaksanakan di RSUD Kota Jombang. Pengambilan data menggunakan instrumen Post Partum Fatigue Scale (PFS) untuk mengukur kelelahan yang dirasakan ibu post partum dan lembar observasi untuk mengukur bonding attachment dengan analisa data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kelelahan dengan bonding attachment didapatkan P value = 0,001 berarti P value < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan kelelahan dengan bonding attachment pada ibu post partum.
IMPLEMENTASI KOMPRES HANGAT UNTUK MENGOBATI HIPERTERMIA PADA ANAK PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH BARAT DI LUAR PADMANABA RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA Niken Lestari; Sumarti Endah PM Margareta; Ambarwati Ambarwati; Rahma Trisnaningsi
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.323

Abstract

Pendahuluan Infeksi Saluran Kemih adalah suatu kondisi dimana sistem saluran kemih mengalami infeksi. Data yang diperoleh dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menyebutkan Infeksi Saluran Kemih dari 70 antibiotik yang diberikan kepada 63 pasien Infeksi Saluran Kemih pada bulan Januari 2016 sampai Desember 2018. Hipertermia adalah suatu kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu yang signifikan melebihi 38,5°C. Hipertermia yang tidak segera ditangani berisiko menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius. Hipertermia dapat ditangani dengan cara yaitu farmakologis dan nonfarmakologis. Tindakan non farmakologis antara lain dengan Kompres hangat. Tujuannya Menerapkan efektivitas penerapan kompres hangat pada penanganan hipertermia pada pasien anak dengan infeksi saluran kemih di Bangsal Padmanaba Barat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.Metode: Deskriptif dalam studi kasus Hasil: Suhu turun antara 0,3°C-0,8°C. Kesimpulan: Hasil selama dua kali prosedur dalam sehari, rata-rata suhu turun 0,64°C.
PENERAPAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KLIEN DENGAN HIPERTENSI Eka Eka Budi Pratiwi; Elisabeth Iswantiningsih; Dirsa Apella Sari
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.324

Abstract

Pendahuluan hipertensi merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia karena prevelensi hipertensi di indonesia melebihi angka nasional. Pengobatan hipertensi dibagi menjadi dua bagian, farmakologi dan non farmakologi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa jus semangka merupakan pengobatan non-farmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan upaya pemberian jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada klien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pajangan Bantul. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan memperoleh gambaran yang nyata secara sistematis dan akurat dengan melakukan observasi, wawancara, pemeriksaan tekanan darah, dokumentasi. Hasil pemberian jus semangka telah dilakukan selama 3 hari, yang diberikan sehari sekali dan setelah jus semangka diminum, ditunggu selama 30 menit untuk jus semangka diserap oleh tubuh klien, kemudian klien dilakukan pengukuran tekanan darah didapatkan penurunan rata-rata tekanan darah hari pertama sampai hari ketiga sebelum, pemberian jus semangka sebesar 140/88,6 mmHg dan sesudah pemberian jus semangka sebesar 133,6/86 mmHg. Terjadi penurunan rata-rata tekanan darah sistole sebelum dan sesudah dilakukan pemberian jus semangka sebesar 4,6 mmHg dan diastole turun sebesar 3 mmHg. Penerapan jus semangka dapat menurunkan rata-rata tekanan darah dari klasifiksi hipertensi stage 1 menjadi pre hipertensi. Klasifikasi yang digunakan pada studi kasus ini adalah menurut JNC 2003. Kata Kunci : Jus Semangka Untuk Menurunkan Tekanan Darah, Hipertensi
PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF OLEH IBU TERHADAP STATUS GIZI BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS LEBELAU KISAR UTARA, MALUKU Gempi Tri Sumini; Melawati Wakano
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.325

Abstract

Pendahuluan Asi Eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa memberikan makanan tambahan pada bayi. Pemberian Asi Eksklusif dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas anak karena ASI mengandung zat gizi yang baik dan zat kekebalan yang sangat berperan bagi perkembangan status gizi bayi tersebut. Pada saat ini semakin banyak ibu bekerja yang cenderung tidak menyusui bayinya, karena mereka lebih tertarik dengan susu formula untuk menggantikan ASI. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI Eksklusif oleh ibu terhadap status gizi bayi usia 0-6 bulan. Metode Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan menggunakan cross sectional, sampel dari penelitian inisesuai dengan kriteria inklusi. Cara oengambilan sampel dengan tehnik quota sampling, dengan sampel sejumlah 30 responden dengan instrumen menggunakan kuisioner dan Kartu Menuju Sehat. Hasil penelitian ini disajikan dalm bentuk tabel dan pengolahan datanya menggunakan prosentase, sedangkan untuk mengetahui pengaruh antara variabel yang diuji dengan Uji Statistik Korelasi Chi Kuadrat. Hasil Uji Korelasi Chi Kuadrat tabel (3,84) dengan tingkat kemaknaan 0,05 dan X2 hitung (11,341) beraqrti Ho ditolak, sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara pemberian ASI Eksklusif terhadap Stautus Gizi bayi usia 0-6 bulan, yang mana nantinya dijadikan bahan sumber penelitian untuk ditindaklanjuti dengan melakukan penelitian tentang ASI Eksklusif terhadap kesehatan anak. Kesimpulan Ada Pengaruh Pemberian ASI Esklusif terhadap Status Gizi bayi usia 0 - 6 bulan di Puskesmas Lebelau Kisar Utara Maluku tahun 2022. Kata Kunci : Pemberian ASI Eksklusif dan Status Gizi bayi.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAWATAN EMERGENSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS Rahma Hidayati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.326

Abstract

PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER DAN MURROTAL AL-QURAN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CEASEREA Diah Ayu Fatmawati; Mukhoirotin Mukhoirotin; Septia Rahmawati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.327

Abstract

HUBUNGAN KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) DENGAN IgM SALMONELLA PADA PENDERITA DEMAM TYPOID Kartika Wardani; Nurul Chamidah
Journal of Nursing and Health Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v9i2.328

Abstract

Demam typoid adalah penyakit infeksi sistemik akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini merupakan penyakit endemik terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Diagnosa demam typoid ditegakkan berdasarkan gejala dan pemeriksaan penunjang, diantaranya IgM Salmonella dan SGPT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi hasil pemeriksaan IgM Salmonella Tubex Test dengan kadar SGPT pada pasien demam tifoid di Rumah Sakit Islam Gondanglegi, Malang. Penelitian ini menggunakan jenis studi korelasi (correlation study). Variabel yang diukur adalah pemeriksaan IgM Salmonella dan kadar SGPT, serta hasil pemeriksaan yang didapatkan. Berdasarkan analisa data uji Koefisien korelasi didapatkan r = - 0.317 yang berarti bahwa hubungan negatif, maka H0: Tidak ada hubungan kadar SGPT dengan IgM Salmonella pada penderita demam typoid.
PENGARUH REBUSAN DAUN SIRIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI wasis Eko Kurniawan; Wahyu Dianto
Journal of Nursing and Health Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v9i2.330

Abstract

In society, hypertension is an illness that is rarely under control. When it is, however, it can lead to heart attacks and strokes. In this study, a decoction of soursop and betel leaves was utilized as a therapeutic technique to reduce blood pressure. The purpose of this study is to ascertain how boiling betel leaves affects blood pressure. This kind of study uses a non-equivalent control group research design and is quasi-experimental. Twenty samples were utilized as the sample size. Total Sampling is the sample income approach. The results of the Wilcoxon Test, which produced an analysis of the betel leaf decoction with a systole p-value = 0.005, less than 0.05, and the Paired Samples Test, whose diastole p-value = 0.000 is less than 0.05, also had an impact on the betel leaf therapy group to lower blood pressure in elderly people with hypertension. The study's conclusion is that betel leaf infusion helps elderly hypertension patients' blood pressure go down.
PERAN PENGETAHUAN IBU DALAM PENANGANAN STUNTING: A SYSTEMATIC REVIEW Nur Nurhidayah Muthohharoh; Wachidah Yuniartika
Journal of Nursing and Health Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v9i2.348

Abstract

Stunting sebagai permasalahan yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas. Stunting memiliki dampak buruk kedepannya seperti tinggi badan yang kurang, perkembangan kognitif yang buruk dan produktivitas yang rendah. Stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satu nya pengetahuan ibu, ibu memiliki peran penting dalam menentukan perilaku pengasuhan yang tepat diterapkan untuk menjaga kesehatan anak. Ibu dalam mengasuh anak memerlukan pehamanan terkait dengan kebutuhan anak, oleh karena itu penting bagi ibu untuk memahami kebutuhan kesehatan anak untuk mencegah masalah kesehatan pada anak. Peran ibu sangat berpnegaruh terhadap penanganan stunting pada anak. Tujuannya untuk mengetahui peran pengetahuan ibu dalam penanganan stunting. Metode yang digunakan dengan Systematic Review. Hasil temuan dari analisis dua artikel menunjukkan peran pengetahuan ibu menjadi hal utama dalam penanganan stunting. peran pengetahuan ibu didukung oleh beberapa hal dari faktor internal maupun eksternal. Kesimpulannya peran pengetahuan ibu sangat berkaitan dengan penanganan stunting.