cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
jurnalyakpermas@gmail.com
Phone
+62281-6596816
Journal Mail Official
jurnalyakpermas@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Raya Jompo Kulon Sokaraja, Dusun II Jompo Kulon, Jompo Kulon, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53181
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas
ISSN : -     EISSN : 25021524     DOI : https://doi.org/10.52488/
Core Subject : Health,
Jornal of Nursing and Health (JNH) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management).
Articles 217 Documents
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG BAITUL IZZAH I RSI SULTAN AGUNG Nur Azizah Magfiroh; Rahayu Winarti; Endang Supriyati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.250

Abstract

Pendahuluan Pentingnya mutu pelayanan pada pasien di rumah sakit adalah untuk meningkatkan fasilitas kesehatan yang didalamnya terdiri dari pemeriksaan, perawatan informasi, laboratorium dan pelayanan rekam medis sehingga kepuasan terpenuhi. Didapatkan hasil bahwa masih ada pasien yang menyampaikan terkait dengan tentang daya tanggap (respon) yang terlambat dari perawat, kurang ramahnya perlakuan perawat terhadap pasien, dan mengeluh terhadap dekorasi ruangan, maka dilakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di ruang Baitul Izzah I RSI Sultan Agung Semarang.  Metode : Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 85 responden. Dengan kriteria inklusi pasien yang bisa membaca dan menulis, pasien dengan lama perawatan 3-6 hari, dan pasien baru masuk rumah sakit dan pertama kali dirawat di rumah sakit. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan di analisa menggunakan uji rank spearman. Hasil : Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan dalam dimensi berwujud (tangible) dengan tingkat kepuasan pasien p value 0,000 dengan nilai rho 0,401, kehandalan (reliability) dengan tingkat kepuasan pasien p value 0,000 dengan nilai rho 0,377, daya tanggap (responsiveness) dengan tingkat kepuasan pasien dengan nilai p value 0,000 dengan nilai rho 0,400, jaminan (assurance) dengan tingkat kepuasan pasien dengan p value 0,000 dengan nilai rho 0,393,  dan empati (emphaty) dengan tingkat kepuasan pasien dengan nilai p value 0,000 dengan nilai rho 0,380. Kesimpulan : Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Baitul Izzah I RSI Sultan Agung Semarang. Kata Kunci : Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien
PENGETAHUAN PASIEN TB PARU DALAM PENGGUNAKAN MASKER DI PUSKESMAS SENTANI Lisma Natalia Br Sembiring; Septi Baminggen
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 3 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i3.252

Abstract

Latar belakang: Penyakit tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular yang masih diakibatkan perilaku penderita yang beresiko menularkan penyakit pada anggota keluarga dan orang disekitarnya. Salah satu upaya memutus rantai penularan atau pencegahan penularan dengan mengunakan masker. Pemahaman atau pengetahuan seseorang tentang TB paru sangat mempengaruhi seseorang dalam melakukan tindakan pencegahan atau mengurangi penularan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengetahuan pasien TB paru dalam penggunaan masker di Puskesmas Sentani. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2023. Jumlah sampel sebanyak 33 orang penderita TB Paru dengan cara total sampling. Data diperoleh mengggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian: Pengetahuan TB paru penggunaan masker sebanyak 21 orang (63,7%) dengan pengetahuan baik, sebanyak 11 orang (33,3%) pengetahuan cukup dan sebanyak 1 orang (3%) pengetahuan kurang. Kesimpulan: Pengetahuan tentang penyakit TB paru dalam penggunaan masker di Puskesmas Sentani memiliki pengetahuan baik
KEBIASAAN SARAPAN DENGAN KONSENTRASI BELAJAR ANAK KELAS 5-6 DI SEKOLAH DASAR Inayatur Rosyidah; Iva Milia Hani Rahmawati; Ucik Indrawati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.254

Abstract

Pendahuluan kebiasaan tidak sarapan pada anak–anak akan menyebabkan badan menjadi lemas, mengantuk, sulit menerima pelajaran, sulit berkonsentrasiturunnya gairah belajar dan kemampuan merespon. Tujuan penelitian untuk Menganalisis hubungan kebiasaan sarapan dengan konsentrasi belajar anak kelas 5–6 di SDNCandi Mulyo Jombang. Metode penelitian ini menggunakan analitik cross sectional, penelitian ini dilakukan di SDN SDN Candi Mulyo Jombang, populasinya yaitu semua anak kelas 5-6 SDN Candi Mulyo Jombang sejumlah 50 anak, sampel pada penelitian ini 44 responden dengan menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yaitu kuesioner dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 responden sebagian besar yaitu 24 responden (54,5%) memiliki kebiasaan sarapan yang negatif. Sedangkan konsentrasi belajar bahwa dari 44 responden hampir setengah responden mempunyai konsentrasi sangat kurang yaitu 16 orang (36,4%). Tabulasi silang menunjukkan hampir setengahnya yaitu 12 responden (27,3%) memiliki kebiasaan sarapan yang negatif dan konsentrasi sangat kurang. Kesimpulan ada hubungan kebiasaan sarapan terhadap konsentrasi belajar anak di SDN Candi Mulyo Kabupaten Jombang.
UPAYA PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA MELALUI PIJAT BAYI DI GRIYA “MOMBYKIDS” JOMBANG Hidayatun Nufus; Rista Novitasari
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.257

Abstract

Pendahuluan Profil Kabupaten Jombang tahun 2019 sebanyak 74.723 balita yang ditimbang mempunyai berat badan kurang, 3.951 (5,29%). balita, persentase balita gizi kurang 5,29%. Di Griya “Mombykids” Jombang balita dengan berat badan kurang sejumlah 5 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat terhadap kenaikan berat badan balita Metode Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan pendekatan non equivalen kontrol group. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia 1-3 tahun pada bulan Juli-Agustus 2021 di Griya “Mombykids” Jombang sebanyak 30 Balita . Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling.Variabel independent penelitian ini yaitu pijat bayi dan variabel dependentnya yaitu Kenaikan berat badan balita. Instrument penelitiaan menggunakan SOP pijat bayi dan timbangan bayi. Penelitian ini menggunakan uji statistik Paired T Test. Hasil uji statistik dengan menggunakan paired t test didapatkan t = 3,767. Oleh karena t hitung (3,767) > t tabel (2,045) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Pembahasan bayi yang dilakukan pemijatan mengalami peningkatan berat badan karena pemijatan dapat meningkatkan mekanisme penyerapan makanan pada syaraf nervus vagus dan menghasilkan efek peningkatan nafsu makan pada bayi sehingga berat badan bertahap akan ikut naik (Prasetyo, 2017) serta hormon stres pada bayi menurun, maka bayi dapat menghisap ASI lebih banyak, sehingga produksi ASI meningkat dan berat badan akan meningkat Marmi (2019). Bayi yang dipijat juga mengalami peningkatan kadar enzim penyerapan dan insulin sehingga penyerapan terhadap sari kandungan dalam makanan menjadi lebih baik. Efeknya, bayi mengalami lebih cepat lapar dan banyak menyusu kemudian meningkatkan produksi ASI Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan balita di Griya “Mombykids” Jombang
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA SISWA/SISWI DI SMAN 1 SAWO NIAS UTARA Ceria Telaumbanua; Lia Natalia
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.259

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan suatu keadaan adanya invasi atau masuknya mikroorganisme pada saluran kemih. Promosi kesehatan perlu diberikan lewat video pembelajaran karena dapat memberikan peranan dan dampak positif bagi remaja untuk menambah pengetahuan dan memperbaiki perilaku pencegahan ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan ISK pada siswa/siswi di SMAN 1 Sawo Nias Utara. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan pre-experimental design one group pre and post test. Teknik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling sebanyak 91 siswa/siswi. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas jumlah responden laki-laki (50,5%), tidak memiliki riwayat ISK (87,9%), memiliki riwayat ISK (12,1%), pengetahuan pre test dan post test (49,5%;85,7%), perilaku pre test dan post test (57,1%;92,3%). Hasil analisis uji Wilcoxon terdapat pengaruh promosi kesehatan sebelum dan sesudah intervensi pada pengetahuan (p value= 0,000), perilaku sebelum dan sesudah diberikan intervensi (p value= 0,000). Promosi kesehatan melalui video menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan ISK pada remaja. Saran untuk siswa/siswi meningkatkan perilaku pencegahan ISK dengan membasuh alat kelamin dari arah depan ke belakang, remaja putri mengganti pembalut secara rutin saat menstruasi minimal 4-6 jam sekali, perlu dukungan keluarga untuk memfasilitasi siswa/siswi handuk bersih untuk membasuh area kelamin. Sekolah disarankan menyediakan fasilitas air bersih dan toilet yang memadai.
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PERAWAT DALAM PELAKSANAAN DISINFEKSI SELAMA PANDEMIK COVID-19 Dhiya Urrahman; Erma Nur Fauziandari
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i2.266

Abstract

Latar belakang: Pandemi covid-19 meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan di fasilitas pelayanan kesehatan. Disinfeksi merupakan bagian dari pencegahan infeksi yang dilakukan oleh perawat. Faktor yang berperan dalam perilaku perawat dalam tindakan pencegahan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap perawat dalam pelaksanaan disinfeksi. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat dengan perilaku perawat dalam pelaksanaan disinfeksi selama pandemik Covid 19. Metode: Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 211 responden diambil dengan teknik snowball sampling. Analisa data menggunakan analisa univarit dengan penyajian distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji Kendall Tau Hasil: Sebagian besar pengetahuan perawat tentang disinfeksi adalah tinggi yaitu 141 orang (66,8%), sikap perawat sebagian besar adalah baik yaitu 133 orang (63%) dan mayoritas perilaku perawat adalah baik yaitu 146 orang (69,2%). Hasil uji analisis menunjukkan bahwa pengetahuan perawat berhubungan dengan perilaku perawat (p=0,00) dan sikap perawat berhubungan dengan perilaku perawat dalam pelaksanaan disinfeksi (p=0,00). Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat dengan perilaku perawatan dalam pelaksanaan disinfeksi selama pandemi covid-19 Kata kunci: covid-19, disinfeksi, pengetahuan,perilaku, perawat, sikap
EFEKTIFITAS PENKES PERSONAL HYGIENE DAN PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL PADA PASIEN DENGAN DERMATITIS KONTAK IRITAN Sutanto Sutanto; Madyo Maryoto
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.276

Abstract

Pendahuluan Dermatitis kontak iritan adalah peradangan non- inflamasi kulit bersifat akut dipengaruhi banyak faktor. Peradangan kulit (epidermis dan dermis) sebagai respon terhadap pengaruh eksogen dan endogen, menimbulkan kelainan berupa efloresensi polimorfik, keluhan gatal memunculkan bercak berisi cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Mampu mengelola Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. S Dengan Dermatitis Kontak Irirtan Dengan Pemberian Penkes Prsoanl Hygine Dan Virgin Coconut Oil Di Desa Mipiran Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga. Metode Desain penelitian ini adalah deskriptif melalui studi kasus pada Keluarga Tn. S Dengan Dermatitis Kontak Irirtan. Peneliti dalam mengumpulkan data melalui tahapan proses anamnesis, pengamatan, phsysical assessment, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perkembangan kondisi keluarga Tn. S sebelum dan sesudah diberikan implementasi  berupa pendidikan kesehatan tentang pentingnya personal hygiene dan pemberian virgin coconut oil pada luka dan bekas luka dermatitis kontak iritan. Kesimpulan masalah keperawatan menagemen kesehatan keluarga tidak efektif dapat teratasi dengan hasil keluarga Tn. S mengatakan menjadi lebih paham bagaimana cara hidup bersih dan sehat untuk mencegah terjadinya dermatitis kontak iritan (gatal-gatal) dengan cara melakukan personal hygiene secara teratur dan memberikan virgin coconut oil pada luka dan bekas luak dermatitis kontak iritan.
ASUHAN KEPERAWATAN PENURUNAN KAPASITAS ADAPTIF INTRACRANIAL PADA NY. T DENGAN DIAGNOSA MEDIS TUMOR OTAK DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD PROF DR. MARGONO SOEKARJO Wulan Wulan Sari; Indri Heri Susanti Susanti
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.278

Abstract

Pendahuluan: Tumor otak merupakan sebuah lesi yang terletak pada kongenital yang menempati ruang dalam tengkorak. Tumor-tumor selalu bertumbuh sebagai sebuah massa yang berbentuk bola tetapi juga dapat tumbuh menyebar, masuk ke dalam jaringan neoplasma terjadi akibat dari komppresi dan infiltrasi jaringan. Sel ini akan terus berkembang mendesak jaringan otak yang ada disekitarnya, mengakibatkan gangguan neurologis (gangguan fokal akibat tumor dan peningkatan tekanan intracranial). Tujuan : Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan Pada Ny.T Dengan diagnosa medis Tumor Otak Di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dengan populasi pasien sejumlah 1 responden. Metode : Penelitian ini menggunakan teknik pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup pengkajian, penentuan diagnosa, penentuan intervensi keperawatan, implementasi hingga evaluasi. Hasil : Setelah dilakukan pengkajian terhadap Ny. T didapatkan bahwa penurunan kapasitas adaptif intracranial merupakan salah satu masalah prioritas yang sering terjadi pada pasien dengan tumor otak. Implementasi keperawatan yang dilakukan adalah memonitor tanda – tanda vital meliputi tekanan darah, nadi, pernafasan, dan suhu. Memposisikan tinggi kepala tempat tidur 30-45° dengan menghindari fleksi leher dan mempertahankan kepatenan jalan napas. Kesimpulan : Rekomendasi dari peneliti adalah perawat agar lebih memperhatikan hambatan yang mungkin bisa terjadi. Salah satunya dalam melakukan posisi elevasi kepala 30–45º, seharusnya lebih ditingkatkan dalam memonitor posisi pasien. 
PENERAPAN TERAPI MUROTAL PADA ASUHAN KEPERAWATAN NYERI AKUT PADA PASIEN POST MASTECTOMY Nida Fitriani; Suci Khasanah; Agustina Desy Putri
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.287

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Ca mamae sering terjadi pada wanita karena faktor genetik, salah satu tindakan medis yang sering dilakukan pada pasien ca mamae yaitu pembedahan mastectomy. Post mastectomy dapat memberikan efek nyeri yang mengganggu aktifitas pada penderitanya. Penatalaksanaan post mastectomy yaitu dengan tindakan farmakologi dan nonfarmakologi. Tujuan: Penelitian ini untuk menggambarkan penerapan terapi murotal terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post mastectomy. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keparawatan sebagai metode deskriptif. Studi kasus denan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan terhadap satu orang partisipan. Pemberian terapi murotal dilakukan setiap pagi dengan durasi 25 menit, selama 3 hari. Hasil: Setelah dilakukan intervensi pemberian terapi murotal didapatkan hasil penurunan skala nyeri yang diukur menggunakan numeric rating scale (NRS) dari skala 5 (nyeri sedang) menjadi skala 3 (nyeri ringan). Kesimpulan: Penerapan tindakan terapi murotal membantu untuk mengurangi skala nyeri pada pasien post mastectomy.
BERMAIN PERAN TERHADAP KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK STUDI PENELITIAN DI PAUD DESA SIDOREJO KECAMATAN PARE Dwi Prasetianingati; Endang Yuswatiningsih
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.301

Abstract

Pendahuluan: Anak usia prasekolah sangat penting dalam tahap perkembanganya khususnya dalam aspek sosialisasi. Perkembangan sosialisasi anak cenderung memiliki perilaku secara norformatif, seperti anak yang terisolasi, penakut, agresif, dan bergantung kepada orang lain Keterlambatan perkembangan anak dalam aspek sosial dapat menunjukkan masalah dalam berinteraksi dengan teman sebayanya karena sikap pasif dan ketidakpedulian mereka dalam menanggapi upaya teman sebayanya melalui interaksi Bermain peran merupakan bentuk bermain aktif anak-anak melalui perilaku dan bahasa yang jelas, berhubungan dengan  situasi, sehingga anak dapat mengembangkan sosialisasi. Tujuan: menganalisis pengaruh terapi bermain dengan kemampuan sosialisasi Anak di pendidikan PAUD Desa Sidorejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Metode: Penelitian ini adalah quasy eksperimental, dengan mengambil jenis “one group pretest-posttest. Jumlah responden adalah 60 responden. Instrumen untuk mengukur kemampuan sosialisasi menggunakan cheklist. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon dengan p<0.05. Hasil : Kemampuan sosialisasi anak PAUD sebelum dilakukan bermain peran hampir sebagian responden dalam ketegori kurang yaitu 21,7%, baik yaitu ada 48,3%, sangat baik 30%, sementara kemampuan sosialisasi anak setelah dilakukan bermain peran mengalami peningkatan yaitu ketegori baik 18,3 % dan sangat baik 81, 7%. Analisis statistik uji Wilcoxon didapatkan p: 0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh bermain peran terhadap kemampuan sosialisasi anak  PAUD YBPK Sidorejo Kecamatan Pare Kata Kunci: Bermain Peran, Kemampuan Sosialisasi, PAUD