cover
Contact Name
Erna Muliana
Contact Email
erna.muliana@unimal.ac.id
Phone
+6282366792658
Journal Mail Official
arsitekno@unimal.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Universitas Malikussaleh Jalan Samudera Lama/Sultanah Nahrasiyah Lancang Garam Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Arsitekno
ISSN : 2301945X     EISSN : 27767841     DOI : https://doi.org/10.29103/arj.v7i7.1211
Arsitekno is engaged in several scopes, namely: Architecture and Design Urban Design Landscape Architecture History, Theory & Critic Architecture Building Science and Technology Housing and Human Settlement
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno" : 6 Documents clear
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI SEPEDA: BERDASARKAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN DAN KEGIATAN PADA ERA PASCA-PANDEMI COVID-19 Sutanty, Prisca Bicawasti Budi; Kusuma, Hanson E.; Aprilian, Rizki Dwika
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.18243

Abstract

Meningkatnya jumlah pesepeda setelah munculnya pandemi COVID-19 memberikan peluang bagi pengembangan destinasi khusus pesepeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pesepeda dalam memilih destinasi. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, penelitian ini terdiri dari tahap kualitatif eksploratif untuk mengidentifikasi kata kunci dan kategori, serta tahap kuantitatif eksplanatori untuk mengungkap hubungan sebab akibat antar dimensi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lingkungan, seperti nuansa alami, kenyamanan, dan adanya spot foto, memiliki pengaruh signifikan terhadap aktivitas yang dilakukan oleh pesepeda dan peluang risiko yang mungkin timbul. Destinasi yang paling diminati oleh pesepeda adalah tempat singgah yang menyediakan kuliner, menawarkan suasana yang tenang, serta dikelola dengan baik.
PREFERENSI DALAM MEMILIH HUNIAN PASCA PANDEMI BERDASARKAN PARAMETER IDEAL HOUSING DI TANGERANG Sitanggang, Yosephine
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.16343

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk dan semakin berkembangnya kegiatan perekonomian di kota besar mengakibatkan semakin meningkat kebutuhan akan tempat tinggal. Hunian merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Seiring berjalannya waktu, rumah tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan dasar tetapi juga berfungsi sebagai suatu investasi. Hal ini menimbulkan adanya preferensi dari diri konsumen dalam menentukan hunian mereka. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih hunian mereka khususnya produk properti rumah tinggal bagi kalangan menengah di kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner yang disebar melalui google form dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan parameter ideal housing. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan masukan atau referensi dalam merancang maupun menyediakan arsitektur yang berkelanjutan (sustainable) yang tepat sesuai dengan preferensi konsumen dalam memilih hunian. Berdasarkan hasil penelitian terdapat tiga variabel penting dalam memilih hunian mereka yaitu lokasi, keamanan, dan status kepemilikan. Mayoritas responden memilih lokasi tinggal di pinggiran kota dimana mereka dapat menghindari kepadatan penduduk di kota. Keamanan berkaitan dengan rasa aman yang merupakan kebutuhan dasar manusia sebelum manusia dapat beraktivitas. Dari status kepemilikan, mayoritas responden memilih status kepemilikan hak milik bangunan.
KAJIAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA PERPUSTAKAAN BALAI PEMUDA SEBAGAI SARANA KEGIATAN LITERASI Gultom, Eufrath Moratua; Suryani, Sri
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.16639

Abstract

Di masa kini literasi menjadi kemampuan yang sangat diperlukan dalam menghadapi perkembangan zaman. Perpustakaan sebagai salah satu sarana kegiatan literasi di masa kini berperan penting dalam menumbuhkan budaya literasi di Masyarakat. Surabaya merupakan kota yang memegang predikat kota literasi, dalam menumbuhkan budaya tersebut pemerintah mewadahi kegiatan literasi dengan  adanya Perpustakaan Balai Pemuda. Arsitektur dalam konteks ini berperan dalam memberikan lingkungan yang nyaman dan kondusif untuk kegiatan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dari pendekatan arsitektur perilaku yang memengaruhi perilaku pengunjung pada Perpustakaan Balai Pemuda, serta pengaruhnya terhadap peran perpustakaan sebagai sarana kegiatan literasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder melalui studi literatur penelitian terdahulu. Kemudian hasil temuan dikaitkan dengan kriteria perpustakaan ideal. Berdasarkan hasil temuan didapatkan adanya faktor-faktor arsitektur perilaku yang berpengaruh terhadap perilaku pengunjung perpustakaan yaitu ruang, ukuran, dan bentuk; perabot dan penataannya;  suara; dan kebisingan, temperatur, dan pencahayaan. Sehubungan dengan faktor tersebut dapat diketahui pula Perpustakaan Balai Pemuda telah memenuhi 5 kriteria perpustakaan ideal yaitu flexible, compact, varied, organized, comfortable.
OPTIMALISASI WISATA KAMPUNG SUSU DI KABUPATEN ENREKANG Haq, Izharul; Nur, Yustika
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.16377

Abstract

Tingkat kebutuhan susu sapi dalam negeri saat ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, seiring dengan meningkatnya produksi susu sapi di berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Kabupaten Enrekang. Kabupaten ini memiliki sejumlah desa yang dikenal sebagai Kampung Susu, yang tidak hanya menghasilkan susu sapi dalam jumlah besar tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan alam dan potensi pariwisata di Kampung Susu Kabupaten Enrekang kepada dunia luar, dengan harapan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk menikmati keindahan alam dan produk susu sapi yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan komparatif. Pendekatan deskriptif dilakukan dengan menggambarkan kondisi nyata berdasarkan fakta-fakta di lapangan, sementara pendekatan komparatif dilakukan dengan membandingkan Kampung Susu dengan objek wisata serupa di daerah lain. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan penduduk lokal dan wisatawan, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kabupaten Enrekang memiliki potensi wisata yang besar, fasilitas yang ada saat ini belum memenuhi standar yang diperlukan untuk menarik wisatawan secara optimal. Diperlukan penerapan elemen perancangan yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik fasilitas wisata di Kampung Susu. Dengan demikian, Kabupaten Enrekang dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memperkuat ekonomi lokal melalui pengembangan pariwisata berbasis susu sapi.
IDENTIFIKASI PENERAPAN ATRIBUT USE AND ACTIVITIES DALAM CREATIVE PLACEMAKING PADA LOKANANTA BLOC SURAKARTA Sari, Marchelia Gupita; Sutapa, Widasapta
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.17867

Abstract

Lokananta Bloc, hasil adaptive reuse kompleks kawasan dan bangunan studio Lokananta Surakarta. Ditujukan sebagai Titik Nol Musik Indonesia. Lokananta bertransformasi sebagai destinasi wisata musik Indonesia dan ruang publik komersial insan kreatif. Pendekatan yang digunakan adalah placemaking. Makalah ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan key feature dari creative placemaking dalam pengembangan fase 1 kompleks bangunan. Untuk skala ruang interior, makalah ini mengidentifikasi indikator karakter ruang use and activity placemaking di Galeri Lokananta berdasarkan teori Creative Placemaking. Metode penelitian adalah kuasi-kualitatif karena mengambil indikator dari kajian pustaka ke dalam pengambilan data. Teknik pengambilan data adalah observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Analisis data dilakukan photomapping dan interpretasi menggunakan tabel. Temuan penelitian adalah teridentifikasinya atribut uses and activities placemaking pada bangunan Lokananta secara keseluruhan. Key features yang menonjol adalah keragaman aktivitas kreatif yang ditawarkan. Indikator streetlife belum banyak terlihat di weekdays. Namun begitu, Lokananta mampu menyumbang vibrancy kota dengan menyediakan wadah bagi komunitas urban untuk mengembangkan kreativitas.
KARAKTERISTIK STRUKTUR RUANG PERMUKIMAN TRADISIONAL DATARAN TINGGI GAYO STUDI KASUS: KAMPUNG LINGE, KECAMATAN LINGE, KABUPATEN ACEH TENGAH Wulandari, Elysa; Hidayah, M. Fariq; Arafat, Pratitou; Djamaluddin, Masdar; Muliadi, Muliadi
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.18175

Abstract

Tumbuh kembang suatu permukiman tampak pada struktur ruangnya, yang merupakan  produk budaya yang panjang, yang berkembang sesuai konteks tempat dan dinamika kehidupan sosial budaya masyarakatnya. Kampung Linge sebagai permukiman tradisional tua merupakan peninggalan jejak kerajaan tua sejak abad 13 di pedalaman dataran tinggi Gayo, di kawasan berbukit pergunungan Bukit Barisan Provinsi Aceh, yang dilintasi aliran sungai. Tujuan penelitian untuk melihat faktor-faktor pengaruh dalam proses pembentukan struktur ruang permukiman kampung Linge hingga saat ini. Penelitian ini penting terkait dengan penetapan kampung Linge sebagai kampung adat dalam RTRW Kabupaten Aceh Tengah. Pendekatan penelitian merupakan penelitian etnografi bidang arsitektur, melihat fenomena jejak sejarah arsitektur lingkungan binaan, dengan metoda penelitian kualitatif interpretatif. Data berupa: a) sejarah social budaya dan ekonomi masyarakat, di dapat melalui wawancara dan studi pustaka; b) peta kawasan permukiman, yang di dapat melalui pemetaan ulang dengan Arcgiz dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan 2 hal: 1) Karakter perbukitan mempengaruhi struktur ruang dan olahan tempat permukiman, yang terbagi dalam 2 zona berdasarkan fungsi social budaya.yaitu: Zona Reje di bukit terpisah dan Zona rumah masyarakat biasa di bagian bawah, yang terbagi dalam 4 klan (Pasak); 2) Sebaran fasilitas sakral terkait dengan nilai nilai spiritual tempat dan ancaman banjir dari aliran sungai, Yaitu: makam di atas bukit, masjid di dalam permukiman dan dekat pinggiran aliran air dan persawahan.  Kesimpulan penelitian bahwa karakteristik struktur ruang permukiman tampak pada sistem penzonaan kegiatan berdasarkan nilai sosial budaya yang harmonis dengan kondisi geografis. Sistem tersebut masih terjaga hingga saat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6