cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022" : 9 Documents clear
EVALUASI PELATIHAN KONSELING PEMBERIAN MAKAN BAGI BAYI DAN ANAK (PMBA) DI BAPELKES MATARAM Nani Fitriani
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mengintervensi anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupannya adalah dengan Pelatihan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) bagi petugas kesehatan sebagai promotor kesehatan kepada masyarakat. Untuk mengetahui efektivitas pelatihan, sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Kirkpatrick ada 4 level dalam melakukan evaluasi kegiatan diklat yaitu level reaction (reaksi), learning (pembelajaran), behaviour (perilaku), dan result (hasil). Penelitian kali ini akan mengevaluasi pelatihan konseling PMBA pada tingkat reaksi dan pembelajaran dengan menampilkan analisa setiap butir soal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi tingakt reaksi dan tingkat pembelajaran pada pelatihan konseling PMBA di Bapelkes Mataram tahun 2021. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sampel 20 orang yaitu alumni pelatihan konseling PMBA. Data yang dikumpulkan adalah data evaluasi penyelenggaraan dan data pre/post test peserta. Data dianalisa menggunakan aplikasi excel. Hasil: Proporsi terbesar peserta memberikan penilaian “Baik” (B) untuk komponen proses. Untuk komponen peserta diketahui sebagian besar peserta memberikan penilaian “baik” dan “sangat baik”, namun masih ditemukan peserta memberikan nilai “cukup baik”. Untuk evaluasi komponen penunjang dapat diketahui hasil penilaian peserta untuk semua poin sebagian besar menilai “baik”. Namun penilaian “cukup baik” juga masih ada bahkan persentasenya cukup besar mencapai 30%. Pada evaluasi tingkat pembelajaran dapat diketahui nilai terendah pada saat post test meningkat 46,67 poin demikian juga dengan nilai rata-rata pada saat post test meningkat 20,66. Kesimpulan: Sebagian besar evaluasi untuk tingkat reaksi masing-masing komponen adalah “Baik”, walaupun masih ditemukan peserta yang memberikan penilaian “Cukup Baik”. Evaluasi tingkat pembelajaran pada pelatihan konseling PMBA adalah sebagian besar (85%) peserta meningkat nilainya pada saat post test. Hal ini menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta khususnya pada materi-materi yang diajarkan pada pelatihan ini.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANIN DAN SAPONIN PADA HIJAUAN PAKAN TERNAK KERBAU DI DESA LOPOK KECAMATAN LOPOK KABUPATEN SUMBAWA Dandi Fibryansah; Mashur; Supriadi; Novariana SulsiaIsta’in Ningtyas
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerbau merupakan ternak ruminansia yang tidak terlepas dari gangguan berbagai penyakit yang dapat menghambat peningkatan produktivitasnya. Gangguan penyakit tersebut dapat berupa infeksi bakteri, virus, cendawan maupun agen parasitik seperti cacing. Untuk mengurangi kejadian penyakit cacing dan mengurangi biaya pengobatan ternak dapat menggunakan hijauan pakan ternak yang mengandung senyawa metabolit sekunder, yaitu tanin dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan tanin dan saponin pada daun ubi kayu, daun pisang kepok dan daun katuk yang digunakan sebagai hijauan pakan ternak kerbau di Desa Lopok Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa. Sebanyak masing-masing 50 mg ekstrak hijauan dianalisis menggunakan metode spektrofotometri Ultra Violet-Visible Spectroscopy untuk menentukan kadar tanin dan saponin yang dikandungnya. Hasil penelitian menunjukkan kadar tanin daun ubi kayu 1,77% dan saponin 1,17%; kadar tanin daun pisang kepok 1,48% dan kadar saponin 2,34% dan kadar tanin daun katuk 3,44% dan kadar saponin 2,92%. Kesimpulannya ketiga jenis hijauan pakan ternak kerbau tersebut mengandung tannin dan saponin yang berbeda-beda.
PENGUJIAN TANAH METODE PEMADATAN STANDARD PROCTOR I Gede Utama Hadi Sutrisna; Indah Arry Pratama
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan material yang dapat memiliki fungsi sebagai landasan struktur jalan atau struktur suatu bangunan, sehinga tanah berperan sangat penting maka, material tersebut harus memiliki karakter yang disyaratkan sehingga dapat di gunakan sesui dengan fungsinya, untuk itu syarat – syarat kreteria sifat tanah yang akan di fungsikan mengikuti sesui dengan peraturan yang berlaku seperti SNI. Dari analisis uji saringan didapat 21,78 % tertahan saringan No 4 (4,75 mm), berat jenis tanah sebesar (Gs) 2,679 , berat kering ɣd = 1,720 gr/cm³ dan nilai indeks plastisitasnya PI = 10,19% senginnga dinyatakan tanah tersebut termasuk tanah Lanau.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANNIN DAN SAPONIN HIJAUAN PAKAN KAMBING DI DESA TUANANGA KECAMATAN POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the levels of tannin and saponin compounds contained in Moringa leaves, bidara leaves and Javanese/jaranan leaves used as forage for goats in Tuananga Village, Poto Tano District, West Sumbawa Regency. The research method used is laboratory observation using Ultra Violet-Visible Spectroscopy (UV-VIS) Spectrophotometer at the Integrated Chemistry Laboratory, Faculty of Pharmacy, Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun. The results showed that the tannin and saponin content quantitatively in the three types of goat forage, namely moringa leaf tannins 15.31%, bidara leaf 6.69% and Java/jaranan leaf 15.01%. The content of saponins in Moringa leaves is 13.10% in bidara leaves 20.10% and Java/jaranan leaves are 14.74%. Based on these data, it can be concluded that the tannin content of moringa leaves in this study was higher than that of bidara leaves and javan/jaranan leaves and saponins were higher in bidara leaves compared to moringa leaves and javan/jaranan leaves.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN TANIN DAN SAPONIN HIJAUAN PAKAN TERNAK SAPI POTONG YANG DIGEMBALAKAN DI DESA MURA KECAMATAN BRANG ENE SUMBAWA BARAT Agung Satria; Mashur; Candra Dwi Atma; Maratun Janah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Substitution of chemical anthelmintics with anthelmintics derived from plants needs to be considered, if proven to have an effect on mortality of the worm Haemonchus contortus, so that the negative impact can be anticipated. The purpose of this study was to determine the content of tannins and saponins in forage fodder (corn leaves, gamal leaves and odot grass) given to beef cattle in Mura Village, West Sumbawa Regency. This research was conducted in March-April 2022. Sampling of the three types of forage studied was carried out in Mura Village, Brang Ene District, West Sumbawa Regency. Analysis of tannin and saponoin levels was carried out at the Pharmacy Laboratory of Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun using Ultra Violet-Visible Spectroscopy Spectrophoto meter. Each unit of sample prepared as much as 2500 grams of wet leaves. The results showed that the tannin content of corn leaf was 3.52%, gamal leaf was 16.29% and odot grass was 7.88%, while the saponin content of corn leaf was 9.19%; 15.1% of gamal leaves and 6.46% of odot grass. In conclusion, gamal leaves contain higher tannins than odot grass and corn leaves, while for saponins gamal leaves are higher than corn leaves and odot grass.
PELAKSANAAN SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) AB-HAR SURADADI TIMUR Ira Dianti
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan system pengelolaan keuangan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AB-HAR Suradadi Timur dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah diskriptif, metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap Kepala Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan ustadz/ustadzah. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi keuangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AB-HAR Suradadi Timur meliputi pencatatan laporan keuangan internal dan eksternal kepada pihak-pihak terkait, yaitu donatur dan wali santri. Maka dibutuhkanlah sistem pengelolaan keuangan yang baik untuk menyusun laporan keuangan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
PREVALENSI NEMATODIASIS GASTROINTESTINAL PADA KUDA CIDOMO DI DUSUN GILI TRAWANGAN DESA GILI INDAH KABUPATEN LOMBOK UTARA Pasrul Rosidi; Supriadi; Mashur
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuda merupakan salah satu golongan ternak di masyarakat dengan populasi yang tidak terlalu tinggi. Keberadaan kuda saat ini lebih berperan sebagai alat transportasi, olahraga dan rekreasi. Eksistensi peran kuda bagi kehidupan manusia dapat dipengaruhi oleh pakan, nutrisi, sanitasi dan infeksi agen penyakit, salah satunya cacing nematoda. Cacing nematode merupakan salah satu kelompok cacing yang yang berdistribusi luas pada kuda cidomo diantaranya dapat menyebabkan anemia, rambut rontok, terlihat kusam, dan nafsu makan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi nematoda gastrointestinal pada kuda cidomo di Dusun Gili Trawangan di Desa Gili Indah Kabupaten Lombok Utara. Sebanyak 15 sampel feses kuda cidomo telah dikoleksi selama bulan Mei 2022 dengan metode purposif. Seluruh sampel telah diperiksa di Laboratorium dengan menggunakan metode natif dan pengapungan. Hasil pemeriksaan sampel menunjukkan terdapat 7 sampel positf mengandung telur cacing nematoda. Berdasarkan hasil identifikasi lebih lanjut diperoleh bahwa jenis telur cacing yang ditemukan adalah : Strongyiloides sp 33%, Trichostrongylus sp 20%, sehingga total nilai prevalensi keseluruhan cacing yang ditemukan adalah sebesar 53%. Perlu dilakukan Tindakan pencegahan dan pengobatan kuda cidomo di Gili Trawangan untuk meminimalisir prevalensi cacing nematoda di daerah ini.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA JASA KURIR PT. “X” CABANG MATARAM Tama Krisnahadi; Baiq Herdina Septika
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen, mengetahui pengaruh kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen dan pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen dengan kata lain loyalitas konsumen dapat ditingkatkan dengan memberikan kualitas layanan terbaik melalui tingkat kepuasan konsumen pengguna jasa kurir PT. “X” Cabang Mataram.
REVIEW RISET ANALISIS SIDIKJARI PADA SPESIES GAHARU GENUS AQUILARIA DAN GYRINOPS I Gde Adi Suryawan Wangiyana; I Gusti Agung Ayu Hari Triandini
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aquilaria dan Gyrinops merupakan 2 genus utama dalam family Thymeleaceae yang menjadi bahan baku komoditi gaharu berkualitas tinggi. Sebagai produsen utama gaharu, studi taksonomi terhadap kedua genus ini merupakan topik riset yang banyak dilakukan. Analisis sidikjari merupakan salah satu pendekatan studi taksonomi pada genus Aquilaria dan Gyrinops secara numerik fenetik dengan menggunakan sebanyak – banyaknya karakter acuan. Pada artikel review ini dipaparkan karakter apa saja yang dapat digunakan dalam analisis sidikjari genus Aquilaria dan genus Gyrinops serta metode pengolahan datanya. Karakter yang digunakan dalam analisis sidikjari secara umum dibedakan menjadi karakter non – molekular dan karakter molekular. Karakter morfologi dan anatomi organ serta karakter kimiawi berupa komposisi molekul merupakan karakter non-molekular. Sidikjari DNA (DNA fingerprinting) merupakan karakter molekular. DNA fingerprinting ini menggunakan berbagai marker dalam analisisnya diantaranya: RAPD, AFLP, ISSR, dan mikrosatelit. Analisis sidikjari pada Aquilaria dan Gyrinops menggunakan tahapan sistematis meliputi: 1) pengumpulan data karakter, 2) tabulasi tabel n x t, 3) konversi bilangan biner, 4) anlisis klastering, 5) konstruksi dendrogram, 6) analisis kofenetik – korelasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 9