cover
Contact Name
Rangga Prayitno
Contact Email
ranggaprayitno0@gmail.com
Phone
+6282287504359
Journal Mail Official
lppm@ejurnal-unespadang.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran No.26B, Purus, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian (EJPP)
Published by Universitas Ekasakti
ISSN : 27467538     EISSN : 27470369     DOI : https://doi.org/10.31933/ejpp
Core Subject : Health, Science,
Jurnal akademik yang mematuhi standar ulasan sejawat tertinggi. Jurnal ini fokus pada Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal ini memiliki "karakter" terbuka dan berkontribusi dari hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan menjelaskan dalam membimbing karakteristik masyarakat, bangsa, dan ideologi. Ethos Journal adalah jurnal ilmiah yang dikhususkan sebagai media studi ilmiah yang dihasilkan dari penelitian dan studi analisis kritis tentang masalah perkembangan kontemporer. Jurnal ini dikelola dan di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ekasakti, Padang (UNES).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 252 Documents
Pembinaan Kelompok Sadar Hukum (Kadarkum) dalam Pengelolaan SDA Berkelanjutan di Desa Guntung Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah Muhamad Adystia Sunggara; Hairullah; Mimi
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v5i1.1552

Abstract

Pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif masyarakat yang didukung oleh pemahaman hukum yang memadai. Namun, rendahnya kesadaran hukum masyarakat sering menjadi kendala dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan SDA secara bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran hukum masyarakat melalui pembinaan Kelompok Sadar Hukum (Kadarkum) di Desa Guntung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan hukum, diskusi kelompok, serta pendampingan dalam penyusunan program kerja Kadarkum yang berorientasi pada pengelolaan SDA berkelanjutan. Materi yang diberikan mencakup regulasi terkait lingkungan hidup, hak dan kewajiban masyarakat dalam pengelolaan SDA, serta peran masyarakat dalam pencegahan pelanggaran hukum di bidang lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai aspek hukum pengelolaan SDA, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelestarian lingkungan, serta terbentuknya komitmen bersama untuk mendukung pengelolaan SDA yang berkelanjutan. Pembinaan Kadarkum juga mendorong terciptanya agen-agen perubahan di tingkat desa yang mampu menjadi penggerak kesadaran hukum dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya hukum masyarakat sekaligus mendukung upaya pembangunan berkelanjutan di Desa Guntung.
Pemberdayaan Hukum Untuk Perempuan Pesisir dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut yang Berkeadilan di desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah Enny Agustina; Wulan Permatasari; Shabarudin
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2025): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i1.1553

Abstract

Perempuan pesisir memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut, namun keterlibatan mereka dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya pesisir masih relatif terbatas akibat rendahnya akses terhadap informasi hukum, partisipasi publik, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Kondisi ini juga ditemukan di Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, yang masyarakatnya sangat bergantung pada sektor kelautan dan perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, pemahaman hak-hak perempuan, serta kapasitas perempuan pesisir dalam mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkeadilan dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi hukum, penyuluhan partisipatif, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendampingan komunitas yang melibatkan kelompok perempuan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. Materi yang diberikan mencakup regulasi pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, hak partisipasi perempuan dalam pembangunan, perlindungan lingkungan laut, serta prinsip keadilan sosial dalam pemanfaatan sumber daya kelautan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hak dan kewajiban hukum dalam pengelolaan sumber daya laut, meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan, serta terbentuknya komitmen bersama untuk mendorong pengelolaan sumber daya laut yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan kelompok perempuan dalam mewujudkan tata kelola sumber daya laut yang berkeadilan. Dengan demikian, program pemberdayaan hukum ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas perempuan pesisir sebagai agen perubahan sekaligus mendukung pembangunan pesisir yang partisipatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada keadilan sosial.