cover
Contact Name
Rangga Prayitno
Contact Email
ranggaprayitno0@gmail.com
Phone
+6282287504359
Journal Mail Official
lppm@ejurnal-unespadang.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran No.26B, Purus, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian (EJPP)
Published by Universitas Ekasakti
ISSN : 27467538     EISSN : 27470369     DOI : https://doi.org/10.31933/ejpp
Core Subject : Health, Science,
Jurnal akademik yang mematuhi standar ulasan sejawat tertinggi. Jurnal ini fokus pada Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal ini memiliki "karakter" terbuka dan berkontribusi dari hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan menjelaskan dalam membimbing karakteristik masyarakat, bangsa, dan ideologi. Ethos Journal adalah jurnal ilmiah yang dikhususkan sebagai media studi ilmiah yang dihasilkan dari penelitian dan studi analisis kritis tentang masalah perkembangan kontemporer. Jurnal ini dikelola dan di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ekasakti, Padang (UNES).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 252 Documents
Budaya Keselamatan Pasien dan Fenomena Underreporting Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit: Suatu Systematic Literature Review tentang Peran Just Culture, Dukungan Manajemen, dan Respons Nonpunitif Nidhal Syarifa; Damris Muhammad; Asparian; Dwi Noerjoedianto; Willia Novita Eka Rini; Muldiasman
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1447

Abstract

Fenomena underreporting insiden keselamatan pasien masih menjadi tantangan utama dalam sistem keselamatan pasien di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Rendahnya pelaporan insiden tidak hanya menunjukkan hambatan teknis, tetapi mencerminkan lemahnya budaya organisasi yang mendukung keterbukaan dan pembelajaran dari kesalahan. Menganalisis peran budaya keselamatan pasien, khususnya just culture, dukungan manajemen, dan respons nonpunitif dalam mengatasi fenomena underreporting insiden keselamatan pasien di rumah sakit melalui tinjauan literatur sistematis. Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada lima basis data (Scopus, PubMed, ScienceDirect, Scite, Google Scholar) menggunakan kombinasi kata kunci terstruktur. Dari 500 artikel teridentifikasi, sebanyak 27 artikel memenuhi seluruh kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan sintesis naratif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa just culture, dukungan manajemen, dan respons nonpunitif merupakan determinan organisasi yang secara sinergis berkontribusi dalam meningkatkan pelaporan insiden dan mengurangi fenomena underreporting. Penerapan just culture membangun persepsi keadilan dan keamanan psikologis; dukungan manajemen memperkuat komitmen organisasi; dan respons nonpunitif menghapus ketakutan tenaga kesehatan terhadap sanksi sebagai hambatan utama pelaporan. Upaya mengatasi underreporting memerlukan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan transformasi budaya organisasi. Rumah sakit perlu mengembangkan kebijakan yang mendukung just culture, memperkuat komitmen pimpinan, dan menjamin bahwa pelaporan insiden dipandang sebagai sarana pembelajaran, bukan sebagai dasar pemberian sanksi.
Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Terhadap Pemberian IAA (Indole-3-acetic acid) dan Pupuk Organik Cair (POC) Fefriyanti DS; Fatardho Zudri; Andrik Marta
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1451

Abstract

Pembibitan merupakan fase kritis yang menentukan keberhasilan budidaya kopi arabika. Penelitian ini bertujuan mengkaji respons pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.) terhadap pemberian Indole-3-acetic acid (IAA) dan pupuk organik cair (POC) serta menentukan konsentrasi yang paling efektif. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada April–Juli 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi IAA (0, 60, 120, dan 180 mg L⁻¹) dan faktor kedua konsentrasi POC (0, 15, 30, dan 45 ml L⁻¹), menghasilkan 16 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan uji DNMRT taraf 5%. Hasil menunjukkan pemberian IAA berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, dan jumlah daun, tetapi tidak nyata terhadap diameter batang. Konsentrasi IAA 180 mg L⁻¹ memberikan pertumbuhan vegetatif terbaik, yaitu tinggi tanaman 49,17 cm, panjang daun 20,16 cm, lebar daun 7,68 cm, dan jumlah daun 16,6 helai, berbeda nyata dibandingkan kontrol. Pemberian POC tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh peubah, meskipun secara numerik cenderung meningkat seiring naiknya konsentrasi. Interaksi kedua faktor tidak nyata, namun kombinasi 180 mg L⁻¹ IAA dan 45 ml L⁻¹ POC cenderung memberikan nilai tertinggi pada sebagian besar peubah. Pemberian IAA berpotensi mempercepat tercapainya ukuran bibit siap tanam pada umur lebih dini sehingga memperpendek masa pembibitan.
Hambatan Siswa Dalam Belajar IPS di SMP Negeri 12 Padang Fadli Eka Setiawa; Wibi Wijaya; Harisnawati
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor hambatan belajar siswa dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 12 Padang serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi hambatan tersebut. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru, siswa, dan pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta menggunakan teori Robert K Merton. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 12 Padang, khususnya kelas VII.6 yang memiliki tingkat ketuntasan belajar terendah. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Tinjauan Yuridis Terhadap Penetapan Tanah Terlantar Atas Hak Guna Usaha (HGU) Perkebunan di Kota Palopo Anthon Sattu Pabesak; Yosep Pasolang
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1470

Abstract

Tanah merupakan sumber daya agraria yang memiliki fungsi ekonomi dan sosial sehingga pemanfaatannya harus sesuai dengan tujuan pemberian hak atas tanah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan tanah Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menjadi tanah terlantar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penetapan tanah terlantar atas HGU di Kota Palopo serta mengkaji kedudukan hukum masyarakat yang menguasai dan memanfaatkan tanah yang terindikasi terlantar. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penetapan tanah terlantar dilaksanakan melalui tahapan inventarisasi, identifikasi dan penelitian, pemberian peringatan kepada pemegang hak, serta penetapan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa kurang optimalnya pengawasan dan pemanfaatan lahan oleh pemegang HGU. Penelitian juga menunjukkan bahwa masyarakat yang menguasai dan memanfaatkan tanah yang terindikasi terlantar belum memiliki dasar hukum yang kuat selama hak atas tanah tersebut belum dicabut atau ditetapkan secara resmi sebagai tanah terlantar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan dan percepatan penertiban tanah terlantar guna mewujudkan kepastian hukum, keadilan sosial, dan optimalisasi pemanfaatan tanah bagi kepentingan masyarakat.
Basako: Inovasi Bank Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Kota Pariaman Syaifuddin Islami; Hary Febrianto; Dwikornida; Robert Cenedy; Rahmat Hidayat; Dedet Deperiky; Tri Candra Yoga; Dewi Anggraini
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1467

Abstract

Kota Pariaman menghadapi persoalan sampah yang ditandai oleh ketergantungan pada TPA Tungkal Selatan, belum optimalnya pemilahan dari sumber, dan lemahnya kelembagaan bank sampah. RPJMD Kota Pariaman 2025-2029 mencatat timbulan sampah tahun 2024 sebesar 41,11 ton per hari, Pusat Daur Ulang, bank sampah, dan TPS3R belum beroperasi optimal, serta 74,43% sampah masih terangkut ke TPA dengan pola kumpul-angkut-buang. Artikel ini bertujuan menyempurnakan model BASAKO, yaitu Bank Sampah Jadi Pusako, sebagai solusi pengabdian masyarakat berbasis ekonomi sirkular dan kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah partisipatif-edukatif melalui analisis situasi, pelatihan pemilahan, simulasi tabungan sampah, penguatan kelembagaan, dan perumusan model operasional. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembelajaran dari Kota Padang, yang menghasilkan sekitar 660 ton sampah per hari, menegaskan pentingnya pemilahan, pengolahan organik, jejaring pasar, dan monitoring. BASAKO menawarkan lima solusi: Pilah Pusako, Tabungan BASAKO, Olah Organik, Jejaring Pusako, dan Dashboard BASAKO untuk mengurangi beban TPA dan mendukung Pariaman Blue Green City.
Studi Eksperimental Koefisien Kekasaran Menggunakan Variasi Kekasaran Dasar Saluran Nabila; Totoh Andayono; Fahmi Rizal; Syaiful Haq
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1487

Abstract

Kecepatan aliran pada saluran terbuka merupakan salah satu parameter penting dalam analisis hidrolika karena berpengaruh terhadap kapasitas aliran, kehilangan energi, serta proses transportasi sedimen. Salah satu faktor yang memengaruhi studi ekperimental koefisien kekasaran permukaan dasar saluran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kekasaran dasar saluran terhadap profil studi ekperimental koefisien variasi kekasaran dasar saluran aliran melalui pengujian laboratorium. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di Laboratorium Hidro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang menggunakan model saluran terbuka. Variasi kekasaran dibuat pada dasar saluran, kemudian dilakukan pengukuran kecepatan aliran pada beberapa titik kedalaman menggunakan alat ukur kecepatan aliran. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif untuk mengetahui perubahan kecepatan akibat variasi kekasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekasaran dasar menyebabkan penurunan kecepatan aliran pada daerah dekat dasar saluran, sedangkan kecepatan maksimum bergeser menuju permukaan air. Variasi kekasaran juga memengaruhi bentuk ekperimental terhadap kekasaran akibat meningkatnya gaya gesek antara aliran dan permukaan dasar saluran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam analisis hidrolika saluran terbuka serta perencanaan bangunan air yang mempertimbangkan kondisi kekasaran permukaan saluran.
Penggunaan Aplikasi Geogebra Untuk Menyelesaikan Permasalahan Materi Fungsi di SMK Teni Suriani; Yuliani Fitri; Dina Novarina Perdana
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1495

Abstract

Guru matematika di SMKN 6 Padang masih menghadapi kesulitan dalam pembuatan media pembelajaran matematika terutama materi fungsi. Salah satu media pembelajaran yang digunakan guru adalah komputer. Komputer yang digunakan dalam pembelajaran matematika hanya sebatas penggunaan powerpoint (ppt). Proses pembelajaran yang terjadi masih bersifat konvensional sehingga siswa kesulitan memahami materi terutama materi Fungsi. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah dalam kegiatan ini adalah memberikan pelatihan bagaimana cara penggunaan aplikasi GeoGebra dalam menyelesaikan permasalahan fungsi kepada siswa fase F SMKN 6 Padang agar lebih terdorong dan bersemangat dalam mempelajari matematika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada minggu keempat bulan November 2025. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMKN 6 Padang menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi GeoGebra dalam menyelesaikan permasalahan fungsi memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan peningkatan motivasi serta keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran matematika. Melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan GeoGebra tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep fungsi, tetapi juga memperkuat keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan literasi digital yang sangat relevan dengan tuntutan Pendidikan dan dunia kerja masa kini.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG HAK MASYARAKAT NELAYAN ATAS PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DI DESA KEBINTIK KECAMATAN PANGKALAN BARU KABUPATEN BANGKA TENGAH Abdul Rasyid Saliman; Yandi; Heri Suseno Putra; Rewi Sukandri
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2023): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pegabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v3i2.1549

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum masyarakat nelayan mengenai hak-hak mereka dalam pengelolaan wilayah pesisir di Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. Permasalahan yang dihadapi masyarakat nelayan antara lain masih rendahnya pengetahuan tentang regulasi pengelolaan wilayah pesisir, hak akses pemanfaatan sumber daya laut, serta perlindungan hukum terhadap aktivitas ekonomi dan lingkungan pesisir. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan hukum dengan pendekatan partisipatif berupa ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab kepada masyarakat nelayan. Materi penyuluhan meliputi ketentuan hukum terkait pengelolaan wilayah pesisir, hak dan kewajiban masyarakat nelayan, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai hak hukum mereka dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut sebagai sumber penghidupan utama. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dan perlindungan wilayah pesisir dari aktivitas yang dapat merusak lingkungan. Dengan demikian, penyuluhan hukum ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dalam memperkuat kapasitas masyarakat nelayan serta mendukung pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan dan berkeadilan.
EDUKASI HUKUM KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN HIDUP BAGI MASYARAKAT DESA PEDINDANG KECAMATAN PANGKALAN BARU KABUPATEN BANGKA TENGAH Muhamad Adystia Sunggara; Hairullah; Poppy Rinafani
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2023): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v4i1.1550

Abstract

Keberlanjutan lingkungan hidup merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, rendahnya pemahaman hukum lingkungan pada tingkat masyarakat desa masih menjadi tantangan dalam mewujudkan perilaku yang sadar dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemahaman hukum masyarakat Desa Pedindang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah terkait pentingnya keberlanjutan lingkungan hidup serta regulasi hukum yang mengaturnya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif berupa penyuluhan hukum, diskusi interaktif, serta pemberian materi mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sasaran kegiatan adalah masyarakat desa yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban dalam menjaga lingkungan, pentingnya pengelolaan sampah, pelestarian sumber daya alam, serta dampak hukum terhadap pelanggaran lingkungan. Selain itu, masyarakat mulai menunjukkan kesadaran kolektif untuk berpartisipasi aktif dalam upaya perlindungan lingkungan melalui perilaku yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan demikian, edukasi hukum ini berkontribusi dalam membangun budaya hukum dan kesadaran lingkungan masyarakat desa sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Bangka Tengah.
PENYUSUNAN MODEL KLINIK HUKUM BERBASIS KOMUNITAS BAGI NELAYAN DESA TANJUNG PURA KECAMATAN SUNGAI SELAN KABUPATEN BANGKA TENGAH Wijayono Hadi Sukrisno; I Wayan Teguh Subarata; Eriska Tamara
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v4i2.1551

Abstract

Akses terhadap layanan hukum yang mudah, cepat, dan berkelanjutan merupakan salah satu kebutuhan penting dalam mewujudkan perlindungan hak-hak masyarakat nelayan. Namun, rendahnya literasi hukum serta terbatasnya akses bantuan hukum di wilayah pesisir masih menjadi tantangan yang dihadapi oleh nelayan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan hukum yang berkaitan dengan aktivitas sosial, ekonomi, dan pengelolaan sumber daya pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan Model Klinik Hukum Berbasis Komunitas bagi nelayan di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah sebagai upaya meningkatkan akses keadilan dan kesadaran hukum masyarakat pesisir. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan hukum masyarakat, penyuluhan hukum, diskusi kelompok terarah (FGD), pendampingan, serta penyusunan model klinik hukum yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok nelayan, akademisi, dan praktisi hukum. Sasaran kegiatan adalah masyarakat nelayan beserta pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam penguatan kapasitas hukum masyarakat pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban hukum, mekanisme penyelesaian sengketa, perlindungan hukum terhadap nelayan, serta pentingnya akses bantuan hukum yang berkelanjutan. Selain itu, terbentuknya rancangan Model Klinik Hukum Berbasis Komunitas menjadi wadah konsultasi, edukasi, dan pendampingan hukum yang dapat diakses oleh masyarakat secara lebih mudah dan partisipatif. Dengan demikian, penyusunan model ini berkontribusi dalam memperkuat budaya hukum masyarakat nelayan, meningkatkan akses terhadap keadilan, serta mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir yang berkelanjutan di Kabupaten Bangka Tengah.