cover
Contact Name
Tria Widyastuti
Contact Email
triawidya06@uny.ac.id
Phone
+6285641420563
Journal Mail Official
journal_psikologi@uny.ac.id
Editorial Address
Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Acta Psychologia
ISSN : -     EISSN : 2746122X     DOI : 10.21831
Acta Psychologia adalah sebuah e-jurnal ilmiah peer-reviewed, yang fokus mempublikasikan artikel hasil penelitian keilmuan psikologi. Jurnal ini terbit setiap enam bulan. Cakupan tema dari jurnal ini mencakup hasil-hasil penelitian Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan Organisasi, dan Psikologi Sosial.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023)" : 5 Documents clear
Self-criticism dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta Ainurrizki, Arummayang Nuansa; Setiawati, Farida Agus
Acta Psychologia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v5i1.68441

Abstract

Selama ini penundaan mengerjakan tugas banyak dikaitkan dengan tuntutan diri untuk mencapai standar yang terlalu tinggi. Konsep menuntut diri untuk mencapai standar performa yang tinggi ini merupakan bagian dari konstruk self-criticism, bersama dengan ekspresi membenci diri ketika standar performa tersebut tidak terpenuhi. Penelitian ini mencoba mengkaji hubungan antara aspek yang dimiliki self-criticism dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan data kuantitatif dilakukan dengan accidental sampling pada 408 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Variabel prokrastinasi akademik diukur menggunakan adaptasi Tuckman Procrastinastion Scale (α=0,800) dan variabel self-criticism diukur dengan Self-criticism Scale (α=0,920). Hasil data diolah dengan analisis korelasi Pearson Product Moment menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antar kedua variabel dengan koefisien determinasi sebesar 0,518 dan kontribusi variabel self-criticism pada variabel prokrastinasi akademik adalah sebesar 0,268 atau 26,8%. Artinya, variabel self-criticism memiliki pengaruh kontribusi sebesar 26,8% terhadap variabel prokrastinasi akademik, yang mana 73,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar self-criticism.
Benarkah teknologi informasi dan teman sebaya berhubungan dengan perilaku seksual berisiko remaja? (studi pada anak binaan pelaku asusila) Karsiyati, Karsiyati; Wicaksono, Nugroho; Iftayani, Itsna
Acta Psychologia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v5i1.72472

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan anak-anak ke dewasa dimana salah satu cirinya ditandai dengan organ seksual yang mulai aktif dan berkembang. Hal tersebut menjadikan dorongan seksual pada remaja juga mulai muncul. Remaja yang tidak dapat mengontrol dorongan seksualnya berpeluang melakukan perilaku seksual berisiko, termasuk melakukan pelecehan seksual pada orang lain sehingga harus berurusan dengan hukum. Di LPKA sendiri kasus tersebut cukup mendominasi, yaitu sekitar 55,6% dari seluruh kasus yang ada. Dari berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku seksual berisiko peneliti ingin mengetahui pengaruh faktor teman sebaya dan teknologi informasi pada perilaku seksual berisiko Andik. Kedua faktor tersebut dipilih karena peneliti melihat karakteristik remaja yang lekat dengan teman sebaya dan keterbukaan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-harinya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional untuk melihat hubungan antara teman sebaya dan teknologi informasi  dengan perilaku seksual berisiko. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling pada Andik dengan kasus kesusilaan dengan sejumlah 30 partisipan. Partisipan kemudian diberikan kuesioner perilaku seksual berisiko, teman sebaya, dan teknologi informasi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara teman sebaya serta informasi dan teknologi terhadap perilaku seksual berisiko Andik. 
Pengaruh work life balance terhadap work engagement pada mahasiswa yang bekerja Wulandari, Rizky Wahyu
Acta Psychologia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v5i1.57773

Abstract

Kuliah sambil bekerja merupakan fenomena yang banyak terjadi pada mahasiswa. Pilihan untuk bekerja, membuat mahasiswa menjalankan peran ganda yakni sebagai mahasiswa dan pekerja sehingga muncul permasalahan yang berkaitan dengan dengan work life balance dan work engagement. Hal ini juga ditandai dengan kurangnya semangat, inisiatif, maupun fokus yang dikerahkan dalam melakukan pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh work life balance terhadap work engagement pada mahasiswa yang bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Subjek yang terlibat ini adalah mahasiswa yang bekerja di Yogyakarta, berjumlah 313 responden. Pengumpulan data menggunakan skala work life balance dan work engagement yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh signifikan terhadap work engagement. Begitu juga untuk masing masing dimensi dari work life balance yaitu work interference with personal life, personal life with interference work, work enhancement of personal life, dan personal life enhancement of work juga berpengaruh signifikan terhadap work engagement.
Regulasi emosi sebagai prediktor kebahagiaan pada individu dewasa awal casual sad-music listener Trisna Murti, Maria Ameylia; Ayriza, Yulia
Acta Psychologia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v5i1.72025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah regulasi emosi mampu menjadi prediktor kebahagiaan pada individu dewasa awal casual sad-music listener. Subjek dalam penelitian ini adalah individu dewasa awal usia 18-40 tahun yang tergabung dalam komunitas penggemar band Day6 atau dikenal dengan "MyDay". Penelitian ini melibatkan 431 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah The PERMA Profiler dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) versi Indonesia. Hipotesis penelitian diuji dengan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai bahwa regulasi emosi mampu berperan sebagai prediktor kebahagiaan individu dewasa awal casual sad-music listener. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para praktisi psikologi, konselor, dan para promotor kesehatan mental terkait dengan cara meningkatkan kebahagiaan, salah satunya dengan meningkatkan regulasi emosi individu ketika menghadapi situasi emosional.
Komitmen sebagai prediktor subjective well being pada dewasa awal yang berpacaran Khoiriyyah, Luthfiana Al; Ayriza, Yulia
Acta Psychologia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ap.v5i1.68912

Abstract

Kebahagiaan sangat penting untuk kesejahteraan individu dewasa awal, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mempertahankan hubungan romantis melalui komitmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komitmen sebagai prediktor subjective well being pada dewasa awal yang berpacaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 497 responden yang diperoleh dengan metode accidental sampling. Instrumen yang digunakan yaitu skala subjective well being dan skala komitmen (The Commitment Inventory). Skala subjective well being memiliki dua subskala yakni, skala PANAS dan skala kepuasan hidup. Validitas skala diuji menggunakan validitas isi melalui expert judgement. Reliabilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach. Koefisien reliabilitas pada skala SWB di antaranya afek positif sebesar 0,804, afek negatif sebesar 0,813, dan kepuasan hidup sebesar 0,872. Pada skala komitmen didapatkan koefisien reliabilitas sebesar 0,844. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Analisis regresi menunjukkan ada pengaruh signifikan komitmen terhadap subjective well being dengan nilai p<0,05. Besar kontribusi (R2) komitmen terhadap subjective well being pada dewasa awal yang berpacaran adalah sebesar 37%, sisanya disumbang oleh variabel-variabel lain

Page 1 of 1 | Total Record : 5