cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Hubungan Peran Bidan, Dukungan Suami, dan Akses Informasi dengan Kecemasan Ibu Hamil Usia Remaja dalam Menghadapi Persalinan di Puskesmas Johar Baru Sari Wulandari; Siti Syamsiah; Risza Khoirunnisa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.046 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9348

Abstract

ABSTRACT Pregnancy experienced by teenagers is the first experience, so the third trimester is felt to be even more worrying because it is getting closer to the delivery process. Mothers will tend to feel anxious about their pregnancy, feel anxious, and afraid of facing childbirth. Purpose to determine the relationship between the role of midwives, husband's support, and access to information with the anxiety of teenage pregnant women in facing childbirth at the Johar Baru Health Center. Type of quantitative research with cross sectional research design. The research sample was 40 third-trimester pregnant women in their teens who made ANC visits at the Johar Baru Health Center, which were taken using a simple random sampling technique. Data obtained by distributing questionnaires. Univariate and bivariate data analysis with chi-square test. The results of univariate analysis obtained that the majority of respondents experienced moderate anxiety, namely 60.0% of pregnant women, the majority of respondents were in the role of a good midwife, namely 57.5% of pregnant women, the majority of respondents had good husband support, namely 60.0% of pregnant women , and the majority of respondents have good access to information, namely 52.5% of pregnant women. The results of the bivariate analysis showed that the relationship between the midwife's role and the anxiety of teenage pregnant women obtained a p-value of 0.016. The relationship between husband's support and the anxiety of teenage pregnant women obtained a p-value of 0.007. The relationship between access to information and the anxiety of teenage pregnant women obtained a p-value of 0.012. There is a relationship between the role of midwives, husband's support, and access to information with the anxiety of teenage pregnant women in facing childbirth at the Johar Baru Health Center in 2022. Keywords : Anxiety, Childbirth, Adolescents ABSTRAK Kehamilan yang dialami usia remaja merupakan pengalaman pertama kali, sehingga trimester III dirasakan semakin mencemaskan karena semakin dekat dengan proses persalinan. Ibu akan cenderung merasa cemas dengan kehamilannya, merasa gelisah, dan takut menghadapi persalinan. Tujuan untuk mengetahui hubungan peran bidan, dukungan suami, dan akses informasi dengan kecemasan ibu hamil hamil usia remaja dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Johar Baru. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 40 ibu hamil trimester III pada usia remaja yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Johar Baru yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data diperoleh dengan cara membagikan kuesioner. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat diperoleh mayoritas responden mengalami cemas sedang yaitu 60,0% ibu hamil, mayoritas responden berada dalam peran bidan yang baik yaitu 57,5% ibu hamil, mayoritas responden memiliki dukungan suami yang baik yaitu 60,0% ibu hamil, dan mayoritas responden memiliki akses informasi yang baik yaitu 52,5% ibu hamil. Hasil analisis bivariat diperoleh hubungan peran bidan dengan kecemasan ibu hamil usia remaja diperoleh p-value sebesar 0,016. Hubungan dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil usia remaja diperoleh p-value sebesar 0,007. Hubungan akses informasi dengan kecemasan ibu hamil usia remaja diperoleh p-value sebesar 0,012. Ada hubungan peran bidan, dukungan suami, dan akses informasi dengan kecemasan ibu hamil usia remaja dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Johar Baru Tahun 2022. Kata kunci: Kecemasan, Persalinan, Remaja
Penerapan Tepid Sponge pada Asuhan Keperawatan Pasien Hipertermia di RSUD Kabupaten Mamuju Iqra Iqra; Syafruddin Ali Salaka; Rama Kurnia Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.641 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9567

Abstract

ABSTRACT Hyperthermia is the body’s natural process to fight infections that enter the body when the body temperature exceeds normal (>37,50C). One of the non-pharmacological interventions to reduce fever that can be done is the tepid sponge. Objective: To describe how the application of the tepid sponge to patients with disordes of meeting the needs of thermoregulation: hyperthermia at the Mamuju District Hospital. Methods: Descriptive case study where the subjects used were ptients who experienced hyperthermia ang were hospitalized at the Mamuju District Hospital as many as 3 people. Results: The body temperatures of the three respondens before the tepid sponge action all experienced hyperthermia, after the tepid sponge action the body temperature of the three respondents decreaased to the normal body temperature range, this indicates that there was a decrease in body temperature in fever patients after being given the tepid sponge action. Suggestion: Nurse and patiens are expected to use tepid sponge therapy as a therapeutic option to help recude the body temperature of patients with fever.  Keywords : Hyperthermia, Tepid Sponge, Children  ABSTRAK Hipertermia adalah proses alami tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh saat suhu tubuh melebihi normal (>37,5°C). Salah satu intervensi untuk menurunkan demam bersifat non farmakologis yang dapat dilakukan adalah tepid sponge. Tujuan: Menggambarkan bagaimana penerapan tepid sponge terhadap pasien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan termoregulasi: hipertermia di RSUD Kabupaten Mamuju. Metode: Deskriptif studi kasus dimana subyek yang digunakan yaitu pasien yang mengalami hipertermia dan di rawat inap di RSUD Kabupaten Mamuju sebanyak 3 orang. Hasil: Suhu tubuh ketiga responden sebelum dilakukan tindakan tepid sponge semuanya mengalami hipertermia, setelah dilakukan tindakan tepid sponge suhu tubuh ketiga responden mengalami penurunan sampai rentang suhu tubuh normal hal ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan suhu tubuh pada pasien demam setelah diberikan tindakan tepid sponge. Saran: Perawat maupun orang tua diharapkan untuk menjadikan terapi tepid sponge sebagai salah satu pilihan terapi untuk membantu menurunkan suhu tubuh pasien yang mengalami demam. Kata kunci: Hipertermia, Tepid Sponge, Anak 
Depresi Pasca Melahirkan: Pencegahan dan Penatalaksanaan Ayu Ningsih; High Boy Karmulrubog Hutasoit
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.037 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9342

Abstract

ABSTRACT Taking care of a newborn is the biggest challenge in a woman's life during the reproductive age. Many women experience difficulties in coping with this significant life change. Although most women have adequate resilience to the negative impacts of stress, many also experience psychological problems that disrupt their ability to care for a newborn. Postpartum depression is a common and serious mental health condition that affects up to 50-70% of women in Indonesia after giving birth. The pathophysiology of postpartum depression is complex and involves many factors, including hormonal changes, genetic predisposition, and psychosocial stressors. Treatment for this condition usually involves a combination of pharmacotherapy and psychotherapy. Antidepressants, particularly selective serotonin reuptake inhibitors, are the first-line pharmacotherapy choice. Psychotherapy options include cognitive-behavioral therapy, interpersonal therapy, and psychodynamic therapy. Despite progress in developing new treatments, there are still challenges in diagnosis and treatment, including stigma and a lack of access to care. Increased screening and education efforts are needed to raise awareness and reduce the incidence of postpartum depression. This literature review discusses the prevention and management of postpartum depression. This research is a literature review. In conclusion, the best treatment for postpartum depression involves a holistic and integrated approach, which includes various methods of prevention and management, and involves the support of partners and health professionals. Keywords : Postpartum Depression, Prevention, Management ABSTRAK Mengurus bayi yang baru lahir merupakan tantangan terbesar dalam hidup wanita pada usia reproduktif. Banyak wanita yang mengalami kesulitan dalam mengatasi perubahan hidup yang signifikan ini. Meskipun kebanyakan wanita memiliki ketahanan yang memadai terhadap dampak negatif dari stres, banyak juga yang mengalami masalah psikologis yang mengganggu kemampuan mereka dalam mengurus bayi baru lahir. Depresi pasca melahirkan adalah kondisi kesehatan mental umum dan serius yang memengaruhi hingga 50-70%. Wanita di Indonesia setelah melahirkan. Patofisiologi depresi pasca melahirkan kompleks dan melibatkan banyak faktor, termasuk perubahan hormonal, predisposisi genetik, dan stresor psikososial. Perawatan untuk penyakit ini biasanya melibatkan kombinasi farmakoterapi dan psikoterapi. Antidepresan, khususnya inhibitor reuptake serotonin selektif, adalah pilihan farmakoterapi lini pertama. Pilihan psikoterapi meliputi terapi perilaku-kognitif, terapi interpersonal, dan terapi psikodinamik. Meskipun kemajuan dalam pengembangan pengobatan baru, masih ada tantangan dalam diagnosis dan pengobatan, termasuk stigma dan kurangnya akses ke perawatan. Peningkatan upaya penyaringan dan pendidikan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi angka depresi pasca melahirkan.Tinjaun pustaka ini membahas pencegahan dan penatalaksanaan pada depresi pasca melahirkan. Penelitian ini adalah tinjauan pustaka. Dalam kesimpulannya, perawatan terbaik untuk depresi pasca melahirkan melibatkan pendekatan yang holistik dan terpadu, yang mencakup berbagai metode pencegahan dan penatalaksanaan, serta melibatkan dukungan dari pasangan dan tenaga kesehatan profesional. Kata kunci: Depresi Pasca Melahirkan, Manajemen, Pencegahan
Penyembuhan dan Pencegahan pada Kecanduan Narkoba dan Zat Adiktif: Sebuah Tinjauan Pustaka Keith Shawn Jeff Linus; High Boy Karmulrubog Hutasoi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.625 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9273

Abstract

ABSTRACT Drugs and substances addiction is a chronic mental disorder that often relapses and is characterized by a strong desire to use the drug despite experiencing severe negative consequences. Further research should highlight the nature of drug addiction as a mental health problem that requires treatment and ongoing support, emphasizing the importance of understanding the complexity of addiction and its impact on individuals and society. This literature review focuses on the treatment of drugs addiction and preventing relapse. Method with Literature review. Drugs and substances addiction is a serious problem that requires appropriate handling and attention. Effective recovery efforts include cognitive behavioral therapy, drugs therapy, and combination therapy. Meanwhile, recommended prevention efforts include education on the dangers of drugs, drugs use prevention in the environment, and social support for individuals at risk of drugs addiction. Risk factors that can affect drugs addiction include individual, environmental, and social factors. It is important to pay attention to these risk factors and take appropriate preventive measures to reduce the likelihood of drugs addiction. Keywords: Addiction, Drugs, Healing, Prevention ABSTRAK Kecanduan narkoba dan zat adiktif adalah gangguan mental kronis yang sering kambuh yang ditandai dengan keinginan yang sangat kuat untuk menggunakan obat tersebut meskipun mengalami konsekuensi negatif yang parah. Penelitian lebih lanjut harus menyoroti sifat kecanduan narkoba sebagai masalah kesehatan mental yang memerlukan pengobatan dan dukungan berkelanjutan, menekankan pentingnya memahami kompleksitas kecanduan dan dampaknya pada individu dan masyarakat. Tinjauan pustaka ini berfokus pada penyembuhan terhadap kecanduan narkoba dan mencegah kekambuhan timbul.Metode Penelitian dengan tinjauan pustaka. Kecanduan narkoba merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan dan perhatian yang tepat. Beberapa upaya penyembuhan yang efektif meliputi terapi perilaku kognitif, terapi obat, dan terapi gabungan. Sementara itu, upaya pencegahan yang dianjurkan meliputi edukasi tentang bahaya narkoba, pencegahan penggunaan narkoba di lingkungan, dan dukungan sosial bagi individu yang berisiko mengalami kecanduan narkoba. Faktor risiko yang dapat mempengaruhi kecanduan narkoba meliputi faktor individu, lingkungan, dan sosial. Penting untuk memperhatikan faktor risiko ini dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi kemungkinan kecanduan narkoba. Kata kunci: Kecanduan, Narkoba, Penyembuhan, Pencegahan 
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Illness Perception pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa di RSU Royal Prima Medan Erika Putri Halawa; Hotma Uli Br Manalu; Devi Novita Rumahorbo; Idama Wati Nduru; Sunarti Sunarti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.106 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i3.9857

Abstract

ABSTRACT Patients with chronic kidney failure require treatment that can replace the work of the kidney, which is permanent in the form of dialysis or kidney transplant. Treatment is carried out with family support so that the patient can survive the disease. Family support plays an important role in solving patient problems and can be implemented through encouragement, attention, empathy, motivation and emotional support. Perception of disease is an organized way of thinking that is considered as a human response to threats to health. The purpose of this study is to find out how the correlation of family support with illness perception in patients with chronic kidney failure. The method used in this research consists of primary and secondary data, so the data collection approach is carried out through observation sheets. The total population obtained during the study was 113 patients with chronic kidney failure and 30 respondents were included in the study sample. The sample collection method applies the Accidental Sampling approach or as a random sampling method where the sample taken by chance is present or available at the research location. The Likert scale is used in the questionnaire as a parameter in assessing family support, and the Brief Illness Perception (B-IPQ) is a questionnaire used to measure perceptions of disease with an interval scale. The data analysis used is univariate analysis where the data is presented in a frequency distribution table and bivariate analysis which describes the presentation of data and two variables using chi-square. The discussion of the research results is then linked using theory. The results obtained in the study of the relationship between family support and illness perception using the chi-square test obtained a p-value of 0.006, so this interprets that there is a positive relationship between family support and illness perception. Based on the research result obtained, it can be concluded that there is a relationship between family support and illness perception in chronic kidney failure patients. Keywords: Chronic Renal Failure. Family Support, Illness Perception ABSTRAK  Pasien penyakit gagal ginjal kronis  memerlukan pengobatan yang dapat menggantikan kerja ginjal, yang bersifat tetap berupa cuci darah atau transpalansi ginjal. Pengobatan dilakukan dengan dukungan keluarga agar pasien dapat bertahan dari penyakitnya. Dukungan keluarga berperan penting dalam penyelesaian masalah pasien dan dapat diimplementasikan melalui dorongan, perhatian, empati, motivasi beserta dukungan emosional. Persepsi penyakit merupakan cara berpikir terorganisir yang dianggap sebagai respon manusia terhadap ancaman bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna mengetahui bagaimana korelasi dukungan keluarga dengan illness perception pada penderita gagal ginjal kronis. Metode yang diterapkan pada riset ini terdiri dari data primer dan sekunder, sehingga pendekatan penghimpunan datanya dilakukan melalui lembar observasi. Total populasi yang diperoleh disaat penelitian sebanyak 113 orang pasien yang mengalami gagal ginjal kronik dan 30 responden dimasukkan dalam sampel penelitian. Metode pengumpulan sampel mengaplikasikan pendekatan Accidental Sampling  atau sebagai metode random sampling dimana sampel yang diambil secara kebetulan ada atau tersedia dilokasi penelitian. Skala likert digunakan pada kuesioner sebagai parameter dalam menilai dukungan keluarga, dan Brief Illnes Perception (B-IPQ) adalah kuesioner yang digunakan untuk pengukuran persepsi terhadap penyakit dengan skala interval. Analisa data  yang digunakan yaitu Analisa univariat dimana data yang disajikan dalam tebel distribusi frekuensi dan Analisa bivariat yang menggambarkan penyajian data dan dua variable dengan menggunakan chi-square. Pembahasan  hasil penelitian kemudian dibaut dengan menggunakan teori. Hasil yang didapatkan dalam penelitian hubungan dukungan keluarga dengan illness perception dengan menggunakan uji chi-square didapatkan p-value sebesar 0,006, sehingga ini menginterpretasikan jika adanya hubungan yang positif antara dukungan keluarga dengan illness perception. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan dukungan keluarga dengan illness perception pada pasien gagal ginjal kronik Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik. Dukungan Keluarga, Illness Perception
Efektifitas Penyuluhan Kesehatan melalui Media Audiovisual Berbasis Web dan Media Cetak terhadap Pengetahuan Ibu tentang Pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Neni Fitra Hayati; Wira Heppy Nidia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.581 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9113

Abstract

ABSTRACT Nutrition is very important in maintaining a healthy and prosperous life. Inadequate nutrition can cause nutritional problems, especially related to chronic energy deficiency (CED) which is still experienced by many pregnant women and women of childbearing age. Lack of consumption of nutrients and wrong diet patterns related to low knowledge of mothers about nutrition. Health education is a strengthening method to increase knowledge about nutrition to reduce the prevalence of anemia and CED. Online media (web-based audiovisual) and offline (print/book) media are very appropriate as a means of conveying health information. This study aims to analyze the effectiveness of health education through web-based audiovisual media and print media on mothers' knowledge about preventing Chronic Energy Deficiency (CED) in Koto Tangah District, Padang City. This study was a quasi-experimental study with a pretest-posttest with a control group design. The population of this study was all mothers who experienced CED and Anemia in Kota Tangah District, Padang City, totaling 82 mothers. The sampling technique is total sampling, according to the inclusion criteria. The results of the independent sample t-test showed that there was a significant influence between health education through web-based audiovisual media and print media on mothers' knowledge about CED prevention with a p-value of 0.004 (p<0.05). The conclusion is that there is an increase in mothers' knowledge about the prevention of CED after health education through both audiovisual and print media. So, it is hoped that health workers can design educational videos that are short, clear, and interesting in providing health education, especially related to CED prevention, so that people can enjoy health education videos properly. Keywords: Anemia, CED, Knowledge; Health Education ABSTRAK Nutrisi sangat penting dalam mempertahankan keberlangsungan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Ketidakcukupan zat gizi dapat menimbulkan masalah nutrisi, khususnya terkait kekurangan energi kronis (KEK) masih banyak dialami baik pada wanita hamil maupun wanita usia subur. Kurangnya konsumsi nutrisi dan pola diet yang salah berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi. Penyuluhan kesehatan merupakan cara penguatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi dalam rangka menurunkan prevalensi anemia dan KEK. Media online (audiovisual berbasis web) maupun offline (cetak/buku) sangat tepat menjadi sarana penyampaian informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektifitas penyuluhan kesehatan melalui media audiovisual berbasis web dan media cetak terhadap pengetahuan ibu tentang pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mengalami KEK dan Anemia di Kecamatan Kota Tangah Kota Padang yang berjumlah 82 ibu. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling, sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil uji independent sample t test menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara penyuluhan kesehatan melalui media audiovisual berbasis web dan media cetak terhadap pengetahuan ibu tentang pencegahan KEK dengan p-value 0.004 (p<0.05). Kesimpulan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang pencegahan KEK setelah penyuluhan kesehatan baik melalui media audiovisual maupun media cetak. Maka, diharapkan petugas kesehatan agar dapat mendesain video edukasi yang singkat, jelas dan menarik dalam memberikan penyuluhan kesehatan khususnya terkait pencegahan KEK, sehingga masyarakat dapat menikmati video edukasi kesehatan dengan benar. Kata kunci: Anemia, KEK, Pengetahuan; Penyuluhan Kesehatan
Hubungan Gadget Addiction dengan Mental Emosional Anak Usia Prasekolah Selama Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak Rizqy Ananda Rachmaniah; Berthy Sri Utami Adiningsih; Triyana Harlia Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.245 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i3.9909

Abstract

ABSTRACT The use of gadgets in preschool children is not a new phenomenon, but due to the Covid-19 pandemic which is still endemic to this day, children often play at home. So that the duration of using gadgets increases from before and can cause children to become addicted to playing gadgets. Gadget addiction is a concern for parents if its use is excessive, which can have an impact on children's development, one of which is emotional development. To analyze the relationship between gadget addiction and mental emotional of preschool-age children during the Covid-19 pandemic at Puskesmas Perumnas II Pontianak. Quantitative research uses analytical observational design with a cross sectional approach. The sampling technique used was proportional sampling with a total sample of 100 respondents. Data analysis using pearson chi square test. Gadget addiction behavior in children as many as 31% experienced severe dependence, 37% moderate, 32% mild, and 4% non-dependent. Emotional mental development of children is 45% likely to have emotional mental problems and 55% have a normal emotional mentality. The Pearson chi square test showed that the P-value = 0.000 (<0.005).There is a relationship between gadget addiction and mental emotional in preschool children during the covid-19 pandemic at Puskesmas Perumnas II Pontianak. Keywords: Gadget Addiction, Mental Emotional Problems, Preschool  ABSTRAK Penggunaan gadget pada anak usia prasekolah bukanlah fenomena yang baru, tetapi akibat pandemi Covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini membuat anak lebih sering bermain di rumah. Sehingga durasi penggunaan gadget meningkat dari sebelumnya dan bisa menyebabkan anak menjadi kecanduan dalam bermain gadget. Kecanduan gadget menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua jika penggunaannya sangat berlebihan, yaitu dapat berdampak pada perkembangan anak, salah satunya adalah perkembangan emosional. Menganalisis hubungan gadget addiction dengan mental emosional anak usia prasekolah selama masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak. Penelitian kuantitatif menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Analisa data menggunakan uji pearson chi square. Perilaku gadget addiction pada anak sebanyak 31% mengalami ketergantungan berat, 37% sedang, 32% ringan, dan 4% tidak ketergantungan. Perkembangan mental emosional anak sebanyak 45% kemungkinan mengalami masalah mental emosional dan 55% memiliki mental emosional normal. Uji pearson chi square menunjukkan bahwa P-value = 0,000 (<0,005). Ada hubungan antara gadget addiction dengan mental emosional anak usia prasekolah selama masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak. Kata Kunci: Kecanduan Gadget, Masalah Mental Emosional, Anak Prasekolah
Pengaruh Karakteristik dan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Seksual Remaja di SMA Negeri 7 Lhokseumawe Marlina Marlina; Ernita Ernita; Anda Syahputra; Yenni Fitri Wahyuni; Serlis Mawarni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.16 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9701

Abstract

ABSTRACT In this era of globalization, sexual behavior is widely practiced by teenagers because of the lack of knowledge and the lack of parental roles in guiding teenagers. There are still many parents who do not provide information about sex and reproductive health to their children because they still feel it is taboo. Lack of sex education causes children to seek outside information which can actually lead them to harm and harm them. To find out the characteristics and parenting styles of parents with adolescent sexual behavior at SMA Negeri 7 Lhokseumawe in 2022. The type of research used is analytic with a cross-sectional approach. sampling technique as many as 40 students in science class. IPS at SMA Negeri 7 Lhokseumawe. Use of data using a questionnaire. Data analysis in this study used the Chis square test. The results of testing knowledge, attitudes, and family roles have a relationship with adolescent sexual behavior at SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe and the role of peers has no relationship with adolescent sexual behavior. The role of parents is the most influential factor in adolescent sexual behavior. There is a relationship between knowledge, attitudes, and family roles related to adolescent sexual behavior. The role of parents is the most influential factor in adolescent sexual behavior at SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe. Keywords: Knowledge, Attitudes, Family Roles, Sexual Behavior ABSTRAK Di era globalisasi ini, perilaku seksual marak dilakukan oleh para remaja karena minimnya pengetahuan dan kurangnya peran orang tua dalam membimbing para remaja. Masih banyak orang tua tidak memberikan informasi mengenai seks dan kesehatan reproduksi kepada anaknya karena masih merasa tabu. Pendidikan seks yang kurang menyebabkan anak mencari informasi di luar yang justru dapat menjerumuskan dan merugikan mereka sendiri. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui karakteristik dan pola asuh orang tua dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 7 Lhokseumawe Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel sebanyak 40 siswa kelas IPA danIPS di SMA Negeri 7 Lhokseumawe. Penggunaan data menggunakan kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji chis square dan regresi logistic berganda. Hasil uji pengetahuan, sikap dan peran keluarga memiliki hubungan dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe dan peran teman sebaya tidak ada hubungan dengan prilaku seksual remaja. Peran orang tua merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap prilaku seksual remaja. Ada hubungan pengetahuan, sikap dan peran keluarga berhubungan dengan perilaku seksual remaja. Peran orang tua merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap prilaku seksual remaja di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe.                      Kata Kunci:Pengetahuan, Sikap, Peran Keluarga, Perilaku Seksual 
Hubungan antara Perilaku CERDIK dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Ernawati Ernawati; Afni Dewi Aprilia; Baik Heny Rispawati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.489 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i3.9970

Abstract

ABSTRACT The prevalence of hypertension globally is still increasing and the main cause of stroke, heart attack and various other chronic diseases. The government calls for the implementation of CERDIK behavior to prevent complications in patients with hypertension. However, the lack of compliance with the application of these behaviors is one of the factors that causes an increase in blood pressure even though there is a lot of information and is widespread in the Hypertension community. This study was to determine the relationship between CERDIK behavior and blood pressure in patients with hypertension in the working area of Kuripan Health Center. This study with a cross sectional study design with samples taken by purposive sampling. The results of the study obtained CERDIK behavior on the Enough criteria as many as 27 respondents (35.5%) with uncontrolled blood pressure as many as 51 respondents (51.7%), while based on the spearman rho correlation analysis test, the value with p-value <0.05, means that there is a significant relationship between the relationship between CERDIK behavior and blood pressure in patients with hypertension at the Kuripan Health Center and the results on the correlation coefficient show 0.513 with a positive value meaning that the level of correlation strength is moderate with the direction of the correlation being unidirectional. There is a significant relationship between the relationship between CERDIK behavior and blood pressure in patients with hypertension at the Kuripan Health Center Keywords: Hypertension, CERDIK, Blood Pressure, Control  ABSTRAK Prevalensi hipertensi secara global masih terus mengalami peningkatan dan penyebab utama kejadian strok, serangan jantung dan berbagai penyakit kronik lainnya. Pemerintah mengimbau penerapan perilaku CERDIK untuk mencegah komplikasi pada penderita hipertensi. Namun masih kurangnya kepatuhan penerapan perilaku tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan tekanan darah walaupun informasi telah banyak dan berkembang luas  di masyarakat hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara perilaku CERDIK dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kuripan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional study dengan sampel diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi spearman rho. Hasil penelitian didapatkan perilaku CERDIK pada kriteria cukup sebanyak 27 responden (35,5%) dengan tekanan darah tidak terkontrol sebanyak 51 responden (51,7%), sedangkan berdasarkan uji analisa korelasi spearman rho didapatkan nilai dengan p-value < 0,05 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan antara perilaku CERDIK dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Kuripan serta hasil pada koefisien korelasi menunjukkan 0,513 dengan nilai positif artinya tingkat kekuatan korelasi sedang dengan arah korelasi bersifat searah, semakin meningkat perilaku cerdik seseorang maka tekanan darah semakin bisa terkontrol dengan p-value sebesar < 0,05 (0,000). Penguatan promosi kesehatan pada penderita risiko tinggi Hipertensi dan meningkatkan deteksi dini sehingga meminimalisir komplikasi penyakit. Kata Kunci: Hipertensi, CERDIK, Tekanan Darah, Kontrol
Analisis Intervensi Optimalisasi Kemampuan untuk Meningkatkan Harga Diri Pada Klien Stroke Wiwie Herdalisa; Ricky Riyanto Iksan; Rima Berlian Putri; Roza Indra Yeni; Salamah Thomasita Batubara; Putri Permatasari
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.975 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i3.9862

Abstract

ABSTRACT Stroke is a condition that occurs when blood flow to a part of the brain is suddenly disrupted. This condition can have psychological effects including hopelessness and low self-esteem. The purpose of this research is to identify ability optimization, which is a person's ability to move his body until there is independence for a person. This research method is descriptive and case study. The interventions carried out are teaching ROM and motivating patients to use their body parts so that the patient's self-esteem can increase. The results of this study are optimization in stroke patients. The conclusion is that increasing the ability and self-esteem of clients who have had a stroke really needs to be done in stroke patients and other patients. Keywords: Low Self-Esteem, Stroke, Bibliography Optimization  ABSTRAK Stroke yaitu suatu kondisi yang terjadi ketika aliran darah ke bagian otak secara tiba- tiba sehingga dapat mengalami gangguan. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak psikologi termasuk keputusasaan dan harga diri rendah. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi Optimalisasi kemampuan adalah kemampuan seseorang dalam pergerakan tubuhnya sampai adanya kemandirian bagi seseorang. Metode Penelitian ini bersifat deskritif dan studi kasus. Intervensi yang dilakukan adalah mengajarkan ROM dan memotivasi pasien untuk menggunakan bagian tubuhnya sehingga harga diri pasien dapat meningkat.  Hasil Penelitian ini optimalisasi pada pasien stroke. Kesimpulan adanya  peningkatan kemampuan dan harga diri pada klien yang terkena stroke ini sangat perlu dilakukan pada pasien stroke dan pasien lain. Kata Kunci: Harga Diri Rendah, Stroke, Optimalisasi Daftar Pustaka

Page 18 of 158 | Total Record : 1573


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue