cover
Contact Name
‪Khofidotur Rofiah
Contact Email
khofidoturrofiah@unesa.ac.id
Phone
+6285791234030
Journal Mail Official
jurnalpendidikaninklusi@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung O6 Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan Jl. Lidah Wetan, Kec. Lakar Santri - Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi)
ISSN : -     EISSN : 25809806     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/inklusi.v2n1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Inklusi is a scientific publication that publishes scientific articles of research, study and development in the field of inclusive education.This scientific journal contains research articles related to the study of education, special need children, and inclusive education. The scope of the field of study is as follows: Best practice of inclusive education Education for children with visual impairment Education for children with hearing impairment Education for children with physical impairment Education for children with mental retardation Education for children with autism
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2" : 7 Documents clear
The Challenges of Parental Involvement in Early Childhood Inclusion Sari, Lily Eka
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p92-101

Abstract

AbstrakPendidikan inklusif di usia dini mengharuskan adanya kolaborasi orang tua murid dan guru. Penelitian ini bertujuan menguraikan beberapa tantangan yang ternyata timbul ketika orang tua berusaha terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan metode evaluatif. Data diambil melalui kuesioner dan wawancara orang tua dan guru Kelompok Bermain dan TK Gita Kasih I, Gresik, Jawa Timur, Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan dua masalah utama, yakni: 1) rendahnya sumberdaya berupa latar belakang pendidikan dan pembekalan pelatihan secara profesional; dan 2) kesiapan anak mengenyam pendidikan di sekolah. AbstractInclusive education in early childhood setting requires collaboration between parents and teachers. This study sought to investigate the challenges which arise when parents make efforts to involve themselves in the learning process. This is a qualitative study with evaluative method. Data were collected by distributing questionnaires and interviewing parents and teachers of Gita Kasih I Preschool and Kindergarten in Gresik, East Java, Indonesia. The result suggests that there are two major areas of challenges, namely: 1) the lack of resources in terms of educational and professional training background; and 2) school readiness.
Video Animasi Lagu Anak Berbasis Signalong Indonesia Kholidya, Citra Fitri; Rofiah, Khofidotur; Mudjito, Mudjito
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p129-135

Abstract

AbstrakKomunikasi merupakan hal terpenting dalam interaksi sosial manusia. Begitupun bagi anak berkebutuhan khusus. Keterlambatan komunikasi menjadikan anak berkebutuhan khusus terhambat dalam memahami lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media video animasi lagu anak berbasis Signalong Indonesia sebagai solusi bagi anak berkebutuhan khusus pada keterlambatan atau kendala komunikasi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Research and Development dengan prosedur pengembangan sebagai berikut, (1) potensi masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) ujicoba produk, (7) revisi produk, (8) ujicoba pemakaian, (9) revisi produk, Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa prototype video animasi yang telah melalui uji kelayakan berupa, uji validasi ahli media dengan skor 94.5% dengan kategori baik dan layak digunakan, ahli materi dengan skor 98.5% dengan kategori sangat baik dan layak digunakan, dan uji coba produk dengan hasil 88% dengan kategori baik dan layak digunakan. AbstractCommunication is the most important thing in human social interaction. Likewise for children with special needs. Delay in communication makes children with special needs hampered in understanding the surrounding environment. This study aims to produce a video animation for children song based on Signalong Indonesia as a solution for children with special needs on delays or communication constraints. This study uses a Research and Development development model with the following development procedures, (1) potential problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, (6) product testing, (7) product revision, (8) trial of use, (9) product revision, The results of this research and development in the form of a prototype of an animated video that has gone through a feasibility test in the form of validation, a media expert with a score of 94.5% with a good category and suitable for use, expert material with a score of 98.5% with a very good category and suitable for use, and product trials with 88% results with a good category and are suitable for use.
Perspektif Orang Tua Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif Jesslin, Jesslin; Kurniawati, Farida
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p72-91

Abstract

Perspektif adalah cara berpikir dan sikap tertentu tentang sesuatu, kemampuan untuk berpikir tentang masalah dan keputusan dengan cara yang masuk akal tanpa membesar-besarkan minat mereka, dalam penelitian ini yaitu tentang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif orang tua terhadap ABK di sekolah inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan artikel yang diperoleh secara online dari 2 database, yaitu Scopus, dan Taylor & Francis Online. Terdapat 9 artikel yang memenuhi kriteria dan hasil studi literatur sistematis ini menunjukkan bahwa secara umum orang tua memiliki perspektif positif dan mendukung keberadaan sekolah inklusif. Meskipun demikian, orang tua juga memperhatikan beberapa hal dalam proses penerapan pendidikan inklusif yang dikelompokkan ke dalam empat tema utama, yaitu sekolah, komunitas, pemerintah, dan keluarga. Tema-tema ini mewakili keprihatinan, keprihatinan, pengalaman, dan saran orang tua selama berselisih dengan Anak Berkebutuhan Khusus di sekolah inklusif.
Modification of Puzzle Play as Mathematical Learning Media in Lightweight Mental Retardation Children Sudarto, Zaini; Sasongko, Tri Budi
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p117-128

Abstract

AbstrakMasalah pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang hingga kini masih perlu dipecahkan adalah keberadaan perangkat pembelajaran, dalam hal ini media pembelajaran yang dapat berfungsi sebagai pengantar informasi yang optimal. Terutama untuk ABK, terutama anak-anak dengan keterbelakangan mental yang memiliki hambatan psikologis, intelektual, dan sosial. Berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan beberapa guru dan Kepala Sekolah SLB-C Siti Hajar, Kec. Kabupaten Buduran. Sidoarjo, ada cukup banyak media pembelajaran yang tersedia di Institut, tetapi fungsi media tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. sisi lain adalah kurangnya kreativitas guru kelas dalam menyiapkan media yang sesuai dengan karakteristik siswa. Berdasarkan hal tersebut di atas, Tim Pengembangan Unip FIP PLB bekerja sama dengan Kepala Sekolah SLB-C Siti Hajar, melalui kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun ajaran 2016-2017. Bentuk kegiatan ini adalah mengadakan pelatihan (workshop) untuk staf pengajar di SLB-C Siti Hajar dalam membuat media pembelajaran yang cocok untuk siswa berkebutuhan khusus. untuk menjadwalkan pelaksanaan kegiatan setiap hari Jumat dan Sabtu. Tema pelatihan (workshop) adalah membuat "Modifikasi Game Teka-Teki sebagai media pembelajaran matematika untuk Anak-anak dengan Cacat Perkembangan Ringan di SLB-C Siti Hajar Sidoarjo". Dengan tujuan utama adalah untuk meningkatkan minat dan kemampuan guru kelas dalam membuat media pembelajaran yang memiliki relevansi dari siswa mereka di SLB-C Siti Hajar di Buduran Kabupaten Sidoarjo.AbstractThe problem of education for Children with Special Needs which until now still needs to be solved is the existence of a learning device, in this case a learning media that can function as an optimal introduction of information. Especially for ABK especially mentally retarded children who have psychological, intellectual, and social barriers. Based on observations and interviews with several teachers and the Principal of SLB-C Siti Hajar, Kec. Buduran Regency. Sidoarjo, there are quite a lot of learning media available at the Institute, but the function of the media cannot be utilized optimally for children with special needs. the other side is the lack of class teacher creativity in preparing media that is appropriate to the characteristics of the students. Based on the foregoing, the PLB FIP Unesa Development Team cooperated with SLB-C School Principal Siti Hajar, through community service activities in the 2016-2017 school year. The form of these activities is to carry out training (workshops) for teaching staff at SLB-C Siti Hajar in making learning media that is suitable for students with special needs. to schedule the implementation of activities every Friday and Saturday. The theme of the training (workshop) is to make "Modification of Puzzle Games as a medium for learning mathematics for Children with Light Developmental Disabilities in SLB-C Siti Hajar Sidoarjo". With the main objective is to increase the interest and ability of class teachers in making learning media that has relevance from their students in SLB-C Siti Hajar in Buduran Kabupaten Sidoarjo.
Identifikasi Bakat Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) di Madrasah Inklusi Kabupaten Lombok Widodo, Arif; Indraswati, Dyah; Sutisna, Deni; Nursaptini, Nursaptini; Novitasari, Setiani
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p102-116

Abstract

Talent is a special ability possessed by someone, is no exception to Students with Special Needs (PDBK). The talent that is in PDBK should be identified early so that the learning program it gets is right on target following its talents and abilities. Through appropriate learning and services, it is expected that talent development as a provision for the future of PDBK can run optimally. This study aims to identify the talent of PDBK in MI NW Tanak Beak, Narmada District, West Lombok Regency. The main problem in this research is to explain whether all of the PDBK have been identified as talents and also identify what talents are in themselves PDBK. The subjects in this study were GDPK, amounting to 54 people. The approach used in this research is descriptive qualitative. The research phase consists of data collection, data analysis and concluding. Data collection is done through observation, interviews, and documentation. Data analysis is performed together with data collection in the field. The data that has been collected is then presented in the form of a table or diagram and then described. Based on the results of research, most of the GDPK talent has not been identified. PDBK whose talent has been identified is in the high class, whereas for the low class the talent has not been identified. Most PDBK have talents in sports, art, and a small proportion have logical-mathematical, linguistic and recitational talents. AbstrakBakat merupakan kemampuan spesial yang dimiliki seseorang, tidak terkecuali dengan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Bakat yang terdapat pada PDBK seharusnya dapat terindentifikasi sejak dini agar program pembelajaran yang didapatkannya tepat sasaran sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimilikinya. Melalui pembelajaran dan layanan yang tepat diharapkan pengembangan bakat sebagai bekal masa depan PDBK dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat dari PDBK di MI NW Tanak Beak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Masalah utama dalam penelitian ini adalah menjelaskan apakah semua PDBK telah teridentifikasi bakatnya dan juga mengidentifikasi bakat apa saja yang ada pada diri PDBK. Subyek dalam penelitian ini adalah PDBK yang berjumlah 54 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tahap penelitian terdiri dari pengumpulan data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data di lapangan. Data yang telah terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk tabel atau diagram kemudian dideskripsikan. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar dari PDBK belum teridentifikasi bakatnya. PDBK yang telah teridentifikasi bakatnya berada di kelas tinggi, sedangkan untuk kelas rendah belum teridentifikasi bakatnya. Sebagian besar PDBK mempunyai bakat dibidang olahraga, seni prakarya, dan sebagian kecil mempunyai bakat logis matematis, linguistik dan tilawah. 
Comparison of JAWS and NVDA as Assistive Technology for College Students with Special Needs at Universitas Negeri Surabaya Ersanty, Dhany; Wibisono, Sindu Sony; Niratama, Fairus; Sasongko, Tri Budi
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p136-146

Abstract

Today Assistive technology is an important point that cannot be released from MBK (Students with Special Needs) as supporting advice in the lecture. This is also based on Article 5 paragraph (2) letter g Permendikbud number 46 of 2014; where one of them mentioned that universities should have a talking book . for Students with Special Needs, application is a support in daily activities, especially in the lecture process to facilitate these students in processing the information submitted in the discussion process. Some applications used by Students with Special Needs Especially blind people are JAWS and NVDA. JAWS itself is Job Access With Speech which is a screen reader application or (screen reader) is a software for help blind people operate a computer or PC. This study uses a qualitative approach with a subject of 5 people. Technique data collection through interviews and observations. from the results of the study of 5 subjects the majority use a combination of the two applications on the device. Results found analysis that the two applications do not affect learning outcomes and do not exist more effectively, both applications support simultaneously when used both offline and online.
Critical Analysis of the Inclusive Education Implementation in the Concept of Freedom of the Soul and Zona Proximal Development Wijiastuti, Asri; Masitoh, Siti; Ainin, Ima Kurrotun; Ardianingsih, Febrita
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p62-71

Abstract

AbstractKi Hadjar Dewantara laid the foundation of education in Indonesia through his thoughts related to the nature of children in 1913-1919. On the other hand Lev Vygotsky (1896-1934) stated a theory that children are able to learn with the help of competent people. Both theories illustrate that the implementation of education will provide freedom and happiness for children in learning to learn by understanding children naturally and as they are. Research that has been done using ethnographic design aims to dissect and trace Ki Hadjar Dewantara's thoughts and Vygotsky's theory in the implementation of inclusive education. Data collection is done through documentation studies, guided group discussions, and questionnaires. The results of the analysis of the position of Vygotsky's theory in the implementation of inclusive education in the concept of the Zone of Proximal Development are focused on how children construct knowledge according to their culture and ways. The ZPD concept which focuses on cognitive theory emerged around 1993 which in Indonesia itself had been developed by Ki Hadjar Dewantara in 1913-1919 the emphasis was on teaching according to the nature of the child. Ki Hadjar's philosophy is heavily influenced by Maria Montessori's thoughts which emphasize the value of children's independent activities and the importance of children's growth as individuals. In 1952 Ki Hadjar Dewantara created a "system among" approach that put forward “Freedom of the Soul”. The system that supports the child's natural nature in order to develop inner and outer life according to his own nature. Knowledge and intelligence are only tools, the fruit is the maturity of the soul that can realize life and livelihood in an orderly, holy, and useful for others. The concepts of “Freedom of the Soul” and ZPD, are aligned in the cognitive view and efforts of children in obtaining the concept of knowledge in the implementation of education in the classroom. AbstrakKi Hadjar Dewantara meletakkan dasar pendidikan di Indonesia melalui pemikirannya terkait dengan sifat anak-anak pada tahun 1913-1919. Di sisi lain, Lev Vygotsky (1896-1934) menyatakan teori bahwa anak-anak dapat belajar dengan bantuan orang yang kompeten. Kedua teori tersebut menggambarkan bahwa implementasi pendidikan akan memberikan kebebasan dan kebahagiaan bagi anak dalam belajar belajar dengan memahami anak secara alami dan sebagaimana adanya. Penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan desain etnografi bertujuan untuk membedah dan melacak pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan teori Vygotsky dalam implementasi pendidikan inklusif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, diskusi kelompok terpimpin, dan kuesioner. Hasil analisis posisi teori Vygotsky dalam penerapan pendidikan inklusif dalam konsep Zona Pengembangan Proksimal difokuskan pada bagaimana anak-anak membangun pengetahuan sesuai dengan budaya dan cara mereka. Konsep ZPD yang berfokus pada teori kognitif muncul sekitar tahun 1993 yang di Indonesia sendiri telah dikembangkan oleh Ki Hadjar Dewantara pada tahun 1913-1919 penekanannya adalah pada pengajaran sesuai dengan sifat anak. Filosofi Ki Hadjar sangat dipengaruhi oleh pemikiran Maria Montessori yang menekankan nilai kegiatan mandiri anak-anak dan pentingnya pertumbuhan anak sebagai individu. Pada tahun 1952 Ki Hadjar Dewantara menciptakan pendekatan "sistem di antara" yang mengedepankan "Kebebasan Jiwa". Sistem yang mendukung sifat alami anak untuk mengembangkan kehidupan dalam dan luar sesuai dengan sifatnya sendiri. Pengetahuan dan kecerdasan hanyalah alat, buah adalah kematangan jiwa yang bisa mewujudkan kehidupan dan mata pencaharian secara tertib, suci, dan bermanfaat bagi orang lain. Konsep "Kebebasan Jiwa" dan ZPD, diselaraskan dalam pandangan kognitif dan upaya anak-anak dalam memperoleh konsep pengetahuan dalam implementasi pendidikan di kelas. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7