cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2022)" : 43 Documents clear
Pengembangan Media POVIDTIF (Power Point Video Interaktif) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Dwi Hastuti; Endang Indarini
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang sangat penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran. Kurangnya pengembanga media pembelajaran inovatif di sekolah dapat berpengaruh terhadap pembelajaran dan kemampuan berfikir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media POVIDTIF (Power Point Video Interaktif) untuk meningkatan kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran tematik di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan memadukan langkah penelitian Sugiyono dan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi materi memperoleh presentase sebesar 70,5%, validasi pembelajaran memperoleh presentase 80%, dan hasil validasi media memperoleh presentase 79,5%. Hasil Uji Coba Lapangan dapat diukur dari hasil Pretest dan Postest siswa. Hasil Pretes menunjukkan bahwa siswa dengan nilai tuntas  sebesar 19% atau sebanyak 5 siswa, sedangkan siswa dengan nilai tidak tuntas atau <75 sebesar 81% sebanyak 21 siswa. Berbeda dengan hasil Postest yang menunjukkan bahwa siswa yang tuntas dengan nilai  sebesar 81% sebanyak 21 siswa. Sedangkan siswa yang tidak tuntas dengan nilai <75 sebesar 19% sebanyak 5 siswa.
Implementasi Video Pembelajaran Materi Keterampilan Berbicara Siswa Akram Akram; Yulhan Yulhan
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan video pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII Bahasa Indonesia SMPN 1 Bontomarannu. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan video pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII Bahasa Indonesia SMPN 1 Bontomarannu. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 31 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar tes yang terdiri dari tes pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Hasil penelitian dan analisis data mengenai perbandingan skor statistik, kategori hasil tes, dan tingkat ketuntasan, terbukti adanya peningkatan dan pengaruh video pembelajaran terhadap keterampilan berbicara siswa SMPN 1 Bontomarannu. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil pre-test adalah 52,90% dan nilai rata-rata post-test adalah 80,51%, yang berarti telah terjadi peningkatan keterampilan berbicara siswa pada tes pre-test. ke post-test. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan video pembelajaran lebih baik dibandingkan dengan sebelum menggunakan video pembelajaran.
Studi Literatur: Uang Panai dalam Adat Pernikahan Suku Bugis Makassar Asrie Dwi Chaesty; Darmawan Muttaqin
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uang panai merupakan uang yang diberikan oleh calon mempelai laki-laki kepada calon mempelai perempuan sebagai uang penghargaan yang digunakan untuk membiayai semua kebutuhan saat acara resepsi pernikahan. Uang panai diberikan saat akan melangsungkan pernikahan yang telah ditentukan setelah adanya proses lamaran. Apabila lamaran diterima oleh calon mempelai wanita maka tahapan selanjutnya yaitu menentukan uang panai. Besarnya uang panai yang diberikan tergantung pada status sosial calon mempelai perempuan mulai dari tingkat pendidikan, kekayaan, keturunan, umur, kecantikan dan pekerjaan, yang digunakan sebagai patokan dalam menentukan uang panai. Tujuan dari pemberian uang panai merupakan salah satu pemberian prestise atau kehormatan kepada keluarga calon mempelai perempuan yang akan di nikahinya. Tujuan dalam penulisan studi literatur ini yaitu untuk menganalisis uang panai dalam adat pernikahan suku Bugis Makassar dari sudut pandang teori psikologi. Sehingga dengan adanya studi literatur ini diharapkan dapat memahami makna uang panai tersebut, agar tidak memunculkan persepsi negatif mengenai pemberian uang panai.
Ketidaklangsungan Ekspresi “Selamat Menunaikan Ibadah Puisi” Karya Joko Pinurbo Riskayanti Riskayanti; Juanda Juanda; Mahmudah Mahmudah
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan puisi “Selamat Menunaikan Ibadah Puisi” karya Joko Pinurbo. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata dan kalimat yang terdapat pada empat judul puisi dari buku kumpulan puisi Selamat Menunaikan Ibadah Puisi, masing-masing puisi yang dijadikan sebagai objek penelitian ini adalah Kisah Senja 6, Pulang Malam 21, Naik Bus di Jakarta 42, dan Di Pojok Iklan satu Halaman 63. Hasil penelitian ini kumpulan puisi pilihan Selamat Menunaikan Ibadah Puisi karya Joko Pinurbo memiliki ketidaklangsungan ekspresi: pergeseran atri yang terdapat pada penggunaan majas atau bahasa kiasan berupa majas metafora, metonimi, personifikasi, alegori, perumpamaan epos/simile, dan sinekdoke. Penyimpangan arti berupa penggunaan kata atau kalimat yang ambiguitas, kontradiksi, dan nonsense. Penciptaan arti ditemukan bentuk dan bunyi berupa, rima, anjambemen, dan tipografi.
Biografi Sastrawan Lokal dalam Pembelajaran Teks Biografi untuk Peserta Didik SMA Imaniah Kusuma Rahayu; Subyantoro Subyantoro; Rahayu Pristiwati
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum yang digunakan saat ini adalah kurikulum 2013 dimana kurikulum tersebut berbasis teks dengan berbagai jenis teks dipelajari dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Teks biografi merupakan salah satu teks yang terdapat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas, khususnya kelas X. Inspirasi positif bagi peserta didik diharapkan untuk didapatkan pada materi teks biografi ini. Materi mengenai teks biografi yang tercantum dalam materi kelas X, adalah kompetensi dasar 3.14 Menilai hal yang dapat diteladani dari teks biografi; KD 3.15 Menganalisis aspek makna dan kebahasaan dalam teks biografi; KD 4.14 Mengungkapkan kembali hal-hal yang dapat diteladani dari tokoh yang terdapat dalam teks biografi yang dibaca secara tertulis; dan KD 4.15 Menceritakan kembali isi teks biografi baik lisan maupun tulis. Dalam kurikulum 2013, beragamnya penerapan model dengan berbagai variasi diterapkan dalam rangka peningkatan keaktifan dan kreativitas dari peserta didik. Pembelajaran Bahasa Indonesia adalah pembelajaran yang menggunakan tiga pendekatan sekaligus, yaitu pedagogi genre, saintifik, dan CLIL (Content Language Integrated Learning). Pendekatan CLIL merupakan pendekatan untuk memperkaya pembelajaran yang berprinsip pada isi teks (konten) berupa model atau tugas yang memiliki muatan karakter dan pengembangan wawasan serta kepedulian sebagai warganegara dan sebagai warga dunia, unsur kebahasaan (komunikasi) merupakan unsur penting yang digunakan untuk mengutarakan berbagai tujuan berbahasa dalam kehidupan, setiap jenis teks memiliki struktur berpikir (kognisi) yang berbeda-beda yang harus disadari agar komunikasi yang berhasil harus melibatkan etika kesantunan berbahasa, budaya (antarbangsa, nasional, dan lokal).
Pengaruh Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta Masa Pandemi Covid-19 Paltiman Lumban Gaol; Stefen Deni Besare; Alpres Tjuana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta Masa Pandemi Covid-19. Metode Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisis uji regeresi sederhana. Sampel penelitian berjumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (X) berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta Masa Pandemi Covid-19 (Y) yang ditunjukkan dengan t-hitung = 5,030 > t tabel (5%;dk=N-2);(5%;20) = 1,725 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan besarnya pengaruh Pembelajaran Tatap Muka Terbatas terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta pada Mata Pelajaran Tematik Di Masa Pandemi Covid-19 (Y) adalah sebesar 55,9%.
Analisis Tindak Tutur Lokusi pada Video Pembelajaran di Daftar Putar "Bahasa" dari Channel Pahamify Vina Ayu Damayanti; Indah Octa Permatasari; Ken Bagus Yuniarta Zelig; Harry Rahardian Pramana; Asep Purwo Yudi Utomo
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi tindak tutur lokusi yang ada pada video pembelajaran di daftar putar “Bahasa” dari channel Pahamify. Pahamify sendiri adalah sebuah channel YouTube yang berisikan konten pembelajaran. Gaya bahasa yang digunakan dalam channel Pahamify cenderung lebih santai dan mudah dipahami oleh siapapun, terutama anak usia sekolah. Manfaat penelitian ini yaitu sebagai sumber informasi untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang berkaitan dengan tindak tutur lokusi serta dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk penulis lain yang akan melakukan penelitian yang serupa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung lokusi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari beberapa video di daftar putar "Bahasa" yang telah diunggah pada channel Pahamify. Dari analisis yang telah dilakukan, ditemukan adanya 30 data, yaitu (1) tindak tutur lokusi yang bermaksud memberitahukan berjumlah 13, (2) tindak tutur lokusi yang bermaksud menjelaskan berjumlah 9, (3) tindak tutur lokusi yang bermaksud menanyakan berjumlah 5, (4) tindak tutur lokusi yang bermaksud mengajak berjumlah 2, dan (5) tindak tutur lokusi yang bermaksud mengingatkan berjumlah 1.
Communication on Early Childhood Education (PAUD) in the State Kinderganden School of Waingapu Putri Ekaresty Haes; Gede Suardana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is the right of every citizen, including early childhood education (PAUD). The purpose of this study was to describe the implementation of educational communication carried out at the state kindergarden school of Waingapu in shaping the man or woman of youngsters. The sort of qualitative research with a descriptive method turned into chosen to describe the consequences of this take a look at thru observation, interviews, and documentation strategies, while the data validity technique used techniques and sources. The results of this observe screen that the state kindergarten school of Waingapu has implemented educational communication effectively. Not only in classroom learning, but also with parents of students, so that the interaction between educators and external stakeholders becomes effective. In addition, educational communication that has been implemented has been able to shape the character of early childhood, through learning messages given by the educator providing a strong character basis for early childhood so that children can adapt to the environment.
Makna Ungkapan Maritim Bahasa Makassar Serliana Serliana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ungkapan pengunaan kata-kata maritim sudah tidak banyak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam setiap ungkapan yang menggunakan kata-kata maritim. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa ungkapan-ungkapan yang menggunakan kata-kata maritim yang diperoleh dari nelayan. Teknik pegumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari, (1) observasi (pengamatan), (2) wawancara, dan (3) catat. Pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data yaitu pendekatan semantik dengan menggunakan teori makna denotatif dan konotatif. Langkah-langkah teknik analisis data yang digunakan terdiri dari, (1) penerjemahan, (2) identifikasi, dan (3) interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada empat makna denotatif dan konotatif. Makna denotatif tersebut, yakni: data (1) menggambarkan bahwa laut juga adalah kuburan dan seperti itulah kehidupannya; data (2) menggambarkan kerelaan nelayan menjadikan air sebagai kuburannya yang penting ada yang bisa dimakan oleh keluarganya; data (3) menggambarkan ketidakpedulian jika air juga menjadi kuburan; dan data (4) panggilan kepada angin agar datang membawa angin yang baik. Makna konotatif meliputi: data (1) berisi etos kerja para nelayan menjadikan air sebagai kuburannya yang penting ada yang bisa dimakan oleh keluarganya; data (2) menggambarkan kegigihan dan etos kerja nelayan yang rela mati di laut demi mencari rezeki agar keluarganya bisa makan; data (3) menggambarkan etos kerja dan pantang menyerah nelayan dengan segala bahaya yang dihadapi nelayan karena baginya ia tidak masalah jika harus mati di laut demi mencari rezeki; dan (4) menggambarkan harapan seorang nelayan agar segera datang kehidupan yang lebih baik. Kesimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa ungkapan tersebut tidak hanya sekadar ungkapan tetapi ada yang bermakna sebagai penyemangat dan harapan.
Anxiety/Uncertainty Management sebagai Pengelolaan Dampak dari Fenomena “Catcalling” Melati Budi Srikandi; Mira Adita Widianti
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terdapat fenomena catcalling membaur menjadi hal biasa yang terjadi di masyarakat. Catcalling didefinisikan sebagai siulan, panggilan, dan komentar yang bersifat seksual dan tidak diinginkan dengan korbannya yang rata-rata adalah seorang perempuan. Rendahnya literasi mengenai pelecehan seksual secara verbal ini menjadi pemicu terjadinya catcalling secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk untuk melihat kontribusi disiplin ilmu komunikasi dalam membantu mengelola dampak dari pelecehan seksual secara verbal, serta untuk menelaah apakah Anxiety/Uncertainty Management Theory (AUM) dalam komunikasi memiliki peranan dalam mengelola dampak catcalling sehingga korban catcalling dapat kembali beraktivitas. Maka dilakukan studi pustaka mengenai perkembangan budaya populer, catcalling di Indonesia, kecemasan komunikasi interpersonal, dan Anxiety/ Uncertainty Management Theory. Hasil studi pustaka menunjukkan korban catcalling yang notabene adalah kaum perempuan mengalami kecemasan dan ketakutan pacsa mengalami catcalling. Untuk menangani hal tesebut, terdapat konsep-konsep dasar pada AUM yang dapat menjadi landasan atau pertimbangan korban catcalling dalam mengelola dampak yang terjadi dalam dirinya. Konsep-konsep dasar AUM dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pasca menghadapi peristiwa catcalling adalah self-concept atau konsep diri, kemudian proses situasional dalam catcalling, motivasi melawan catcalling, serta mengantisipasi terjadinya catcalling pada diri sendiri.